Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Bupati: Madina Sentra Produksi Beras di Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan,
Sejak dulu, Kabupaten Mandailing Natal sudah dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki areal persawahan luas. Pada sub sektor tanaman pangan, Madina merupakan salah satu wilayah sentra produksi beras di Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Pj. Bupati Mandailing Natal dalam sambutannya dalam acara panen raya BLBU LL-PTT padi non hibrida di Desa Tambiski Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (9/2).

Beras yang enak merupakan produksi pertanian dari Kabupaten Madina seperti Sigudang, Sipulo Pandan, Sulatihang di samping padi darat dan padi hauma lainnya.

“Saat ini seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang sangat besar serta juga diiringi dengan peningkatan pemenuhan kebutuhan pangan demi terciptanya ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Madina khususnya dan provinsi Sumut, bahkan nasional pada umumnya, yang dilakukan peningkatan produksi dan produktivitas komoditas tanaman pangan khususnya beras, serta jagung, kacang-kacangan dan umbi-umbian,” katanya.

Pemkab Madina-Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura-melalui APBD dan APBN telah dan akan terus berupaya untuk dapat meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan baik melalui intensifikasi dengan teknologi pengolahan tanaman terpadu yaitu penggunaan benih unggul berproduksi tinggi.

“Melalui pengendalian OPT, perbaikan dan pembangunan saluran irigasi, bantuan langsung benih unggul, bantuan langsung pupuk dan penerapan sekolah lapangan serta melalui ekstensifikasi dengan perluasan lahan sawah baru dan optimalisasi lahan sehingga tercapainya peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan dalam menunjang pemantapan ketahanan pangan,” katanya.

Disadari akhir-akhir ini sering terjadi penurunan produksi dan produktivitas di sektor pertanian sebagai akibat dari adanya anomali iklim dan terjadinya serangan organisme pengganggu tanaman pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan bahkan merugikan.

“Namun sebagai manusia makhluk Tuhan yang sangat mulia di atas bumi ini kita tidak boleh menyerah, mari kita bersama-sama memperbaiki diri, bahu membahu dan bersama-sama untuk mencari solusi, saling mengisi melalui penerapan inovasi, dehingga peningkatan produksi dan produktivitas akan tercapai,” harapnya.

Beberapa bulan yang lalu para Petani, bersama pemerintah daerah telah melaksanakan pengendalian organisme pengganggu tanaman yaitu serangan hama tikus melalui pengumpanan dan perburuan, sehingga dengan kerja keras dan kerja sama dari kita semua sehigga kita dapat memetik hasil dengan secara bersama-sama melaksanakan panen raya. “Kepada Kelompok tani dan Gabungan kelompok tani teruslah berkerja sama dengan para PPL dan yang lainnya sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas demi kesejahteraan petani,” jelasnya. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    Sekda Palas nyaris aniaya wartawan

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIBUHUAN – Sekda Kabupaten Padanglawas (Palas), Gusnar Hasibuan, nyaris menganiaya salah seorang wartawan di ruang kerjanya. Namun hal tersebut sempat dihindari wartawan. “Kalau tidak menghindar dan menjauh saat diserang, kemungkinan saya sudah babak belur ditinju oknum sekda itu,” ujar Sunardy, oknum wartawan, tadi malam. Dikatakan, kejadian tersebut berawal dari berita yang berjudul “Anggaran Pembinaan Keagamaan […]

  • KIOS DISEGEL BERTAMBAH Plus Pemutusan Aliran Listrik

    KIOS DISEGEL BERTAMBAH Plus Pemutusan Aliran Listrik

    • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Penyegelan kios di Pasar Sangkumpal Bonang terus berlanjut. Sebelumnya kios yang disegel hanya 11 unit, kemarin (27/5) jumlahnya bertambah menjadi 73 kios. Ironinya, penyegelan itu disertai pemutusan aliran listrik di masing-masing kios. Menurut Penasehat Himpunan Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang Erwin Saleh Nasution didampingi Wakil Ketua Lukman, Sekretaris Ashari Siregar, dan pedagang lainnya, jumlah itu sesuai […]

  • Malangnya TKI korban perkosaan

    Malangnya TKI korban perkosaan

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, (MO) – Tiga polisi Malaysia yang memperkosa seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) di dalam Kantor Polisi di Prai, Pinang mendapatkan penangguhan penahanan dari pengadilan dengan menyetor uang jaminan sebesar 25 ribu ringgit setiap orangnya. Dalam persidangan di Pengadilan Sesyen Pulau Pinang, Jumat, Hakim Nabishah Ibrahim membenarkan setiap tertuduh di “ikat jamin” (bayaran […]

  • Guru SD Ditemukan Tewas di Sungai

    Guru SD Ditemukan Tewas di Sungai

    • calendar_month Jumat, 3 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Seorang guru SD Negeri 246 Silatung, Koto Beringin Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina) bernama Nurhelmi (37), Kamis pagi (2/4) ditemukan tewas di Sungai Aek Sipongi, Desa Koto Beringin. Sejauh ini pihak kepolisian belum mengetahui penyebab kematian almarhumah. Pihak medis juga tak menemukan bekas penganiayaan di tubuhnya. Informasi yang […]

  • Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    Pemkab Madina Lamban Pemicu Warga Batahan I Panen Sawit di Lahan Sengketa

    • calendar_month Senin, 18 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kelambanan pemerintah daerah menyelesaikan konflik antara warga Batahan I dengan PT. Pamaris diduga memicu aksi pemanenan buah sawit yang berujung penangkapan 12 warga Batahan I. Di hadapan anggota Komisi II DPRD Madina, Senin (18/4/2014), Kepala Desa Batahan I, Sobirin menjelaskan bahwa aksi pemanenan buah sawit oleh warga Batahan I di lahan […]

  • Harga Bawang Putih 90 Ribu Per Kilo

    Harga Bawang Putih 90 Ribu Per Kilo

    • calendar_month Rabu, 20 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      SIABU (Mandailing Online) –  Harga bawang putih di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) melonjak tajam. Kini sudah mencapai 90 ribu rupiah per kilo garam. Pantauan wartawan sejak Minggu (17/3), hinga Rabu (20/3) laju harga bawang putih ini terus naik tanpa henti hingga menembus angka 90 ribu rupiah. Bawang merah juga mengganas dan […]

expand_less