Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

Bupati: Madina Sentra Produksi Beras di Sumut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
  • print Cetak


Panyabungan,
Sejak dulu, Kabupaten Mandailing Natal sudah dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki areal persawahan luas. Pada sub sektor tanaman pangan, Madina merupakan salah satu wilayah sentra produksi beras di Sumatera Utara.

Hal tersebut disampaikan Pj. Bupati Mandailing Natal dalam sambutannya dalam acara panen raya BLBU LL-PTT padi non hibrida di Desa Tambiski Kecamatan Naga Juang Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (9/2).

Beras yang enak merupakan produksi pertanian dari Kabupaten Madina seperti Sigudang, Sipulo Pandan, Sulatihang di samping padi darat dan padi hauma lainnya.

“Saat ini seiring dengan peningkatan jumlah penduduk yang sangat besar serta juga diiringi dengan peningkatan pemenuhan kebutuhan pangan demi terciptanya ketahanan pangan di wilayah Kabupaten Madina khususnya dan provinsi Sumut, bahkan nasional pada umumnya, yang dilakukan peningkatan produksi dan produktivitas komoditas tanaman pangan khususnya beras, serta jagung, kacang-kacangan dan umbi-umbian,” katanya.

Pemkab Madina-Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Holtikultura-melalui APBD dan APBN telah dan akan terus berupaya untuk dapat meningkatkan produksi dan produktivitas tanaman pangan baik melalui intensifikasi dengan teknologi pengolahan tanaman terpadu yaitu penggunaan benih unggul berproduksi tinggi.

“Melalui pengendalian OPT, perbaikan dan pembangunan saluran irigasi, bantuan langsung benih unggul, bantuan langsung pupuk dan penerapan sekolah lapangan serta melalui ekstensifikasi dengan perluasan lahan sawah baru dan optimalisasi lahan sehingga tercapainya peningkatan produksi dan produktivitas tanaman pangan dalam menunjang pemantapan ketahanan pangan,” katanya.

Disadari akhir-akhir ini sering terjadi penurunan produksi dan produktivitas di sektor pertanian sebagai akibat dari adanya anomali iklim dan terjadinya serangan organisme pengganggu tanaman pada tingkat yang sangat mengkhawatirkan bahkan merugikan.

“Namun sebagai manusia makhluk Tuhan yang sangat mulia di atas bumi ini kita tidak boleh menyerah, mari kita bersama-sama memperbaiki diri, bahu membahu dan bersama-sama untuk mencari solusi, saling mengisi melalui penerapan inovasi, dehingga peningkatan produksi dan produktivitas akan tercapai,” harapnya.

Beberapa bulan yang lalu para Petani, bersama pemerintah daerah telah melaksanakan pengendalian organisme pengganggu tanaman yaitu serangan hama tikus melalui pengumpanan dan perburuan, sehingga dengan kerja keras dan kerja sama dari kita semua sehigga kita dapat memetik hasil dengan secara bersama-sama melaksanakan panen raya. “Kepada Kelompok tani dan Gabungan kelompok tani teruslah berkerja sama dengan para PPL dan yang lainnya sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas demi kesejahteraan petani,” jelasnya. (man)
Sumber : Analisa

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kagumi Ibadah Shalat, Don Trammell Akhirnya Memeluk Islam

    Kagumi Ibadah Shalat, Don Trammell Akhirnya Memeluk Islam

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    “Perjalananku menuju Islam cukup berbelit. Namun pada akhirnya, itu membawaku pada penantian kasih sayang Allah,” ujar Don Trammell, memulai kisahnya menuju hidayah. Perjalanan Don hingga memeluk Islam membutuhkan waktu yang tak singkat. Prosesnya cukup panjang dengan awal mula ketika ia bertugas ke Kairo di Mesir. Di sana pula Don mendapat banyak teman muslim yang membantunya […]

  • Fahrizal dan Politik Hakouman

    Fahrizal dan Politik Hakouman

    • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Parkouman, koum markoum, hakouman adalah kosa kata-kosa kata yang sudah berurat berakar dalam sistem sosial di tanah Mandailing. Pengertian parkouman mengarah pada hubungan kekeluargaan dalam kelompok kekerabatan. Baik kerabat dekat maupun kerabat jauh. Koum markoum suatu jalinan tali temali kekerabatan satu sama lain dalam kerangka kekerabatan dekat dan kekerabatan jauh. Hakouman adalah hal yang menyangkut […]

  • Film Si Bisuk Naoto Sudah Beredar

    Film Si Bisuk Naoto Sudah Beredar

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Film Mandailing “Si Bisuk Naoto” sudah beredar di Mandailing Natal, Tapanuli Selatan dan Sidempuan pasca lebaran ini. Bagi para peminat sudah bisa mendapatkannya di toko-toko kaset terdekat. Film ini bercerita tentang gadis desa diperankan Nila Sari yang jatuh cinta kepada Si Bisuk Naoto diperankan Jul Fikar, pemuda lugu dengan sedikit […]

  • Ujicoba Lawan Indonesia, Timnas Palestina Boyong 21 Pemain

    Ujicoba Lawan Indonesia, Timnas Palestina Boyong 21 Pemain

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Timnas Palestina besok (20/8/2011) sekitar pukul 14.20 akan tiba di Bandara Soekarno Hatta. Mereka kemudian akan langsung terbang ke Solo guna melakoni laga ujicoba melawan Timnas Indonesia di Stadion Manahan Solo, Senin (22/8/2011). Dikutip dari pssi-football.com, Timnas Palestina datang ke Indonesia membawa 21 pemain dan 8 offisial. Dari daftar pemain yang dibawa, mayoritas […]

  • Tuntut 3 Pelaku Pemerkosaan Ditangkap, Warga Desa Pidoli Lombang Bloked Jalan Nasional

    Tuntut 3 Pelaku Pemerkosaan Ditangkap, Warga Desa Pidoli Lombang Bloked Jalan Nasional

    • calendar_month Jumat, 22 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ratusan Warga Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) bloked jalan nasional tepatnya di kawasan titi kuning dekat kantor Polisi Militer. mereka juga membakar ban bekas ditengah jalan sebagai bentuk kekecewaan kepada Polres Madina yang dinilai lamban menangkap 3 pelaku perkosaan SN warga desa pidoli yang terjadi […]

  • Uning-uningan ni Ompunta (1)

    Uning-uningan ni Ompunta (1)

    • calendar_month Kamis, 7 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution Orang Mandailing menyebut musik tradisional mereka dengan ungkapan “uninguningan di ompunta na parjolo sundut i”. Artinya, seni musik dari para leluhur, yang diwariskan secara turun-temurun. Tradisi musik yang cukup terkenal dari Mandailing adalah seni pertunjukan gordang sambilan dan gondang boru (*1 yang dimainkan pada berbagai upacara adat dan ritual. Pada horja siriaon […]

expand_less