Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

Fahrizal dan Politik Hakouman

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 18 Jul 2022
  • print Cetak

Anggota DPRD Sumatera Utara, Fahrizal Efendi Nasution (kiri) saat reses di Desa Pastap Julu, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, Sabtu (16/7/2022)

Parkouman, koum markoum, hakouman adalah kosa kata-kosa kata yang sudah berurat berakar dalam sistem sosial di tanah Mandailing.

Pengertian parkouman mengarah pada hubungan kekeluargaan dalam kelompok kekerabatan. Baik kerabat dekat maupun kerabat jauh.

Koum markoum suatu jalinan tali temali kekerabatan satu sama lain dalam kerangka kekerabatan dekat dan kekerabatan jauh.

Hakouman adalah hal yang menyangkut suatu sistem hubungan kekerabatan.

Koum itu sendiri adalah kerabat.

Dan sesunghuhnya fakta-fakta sejarah menunjukkan bahwa esensi hakouman dan koum markoum ini telah lama berlaku di tanah Mandailing dalam sistem sosial, bahkan di ranah politik.

Keharmonisan hubungan antara kerajaan-kerajaan Nasution di Mandailing Godang dengan kerajaan-kerajaan Lubis di Mandailing Julu sangtlah kuat.

Keharmonisan itu tercipta oleh apa yang disebut marsibuotan. Putra raja dari Mandailing Godang menikahi putri dari kerajaan Mandailing Julu. Begitu juga sebaliknya.

Marsibuotan itu membentuk suatu hubungan hakouman dan koum markoum dalam bingkai marmora dan maranakboru serta marpareban.

Pihak-pihak yang koum markoum ini berada pula di lingkup parkahanggian yang disebut markahanggi. Sehingga secara otomatis kahanggi dari kelompok mora akan memiliki hubungan hakouman dengan pihak kahanggi dari kelompok anakboru.

Dan semua itu berada dalam landasan dalian na tolu.

Talian koum markoum ini menyebar dari satu huta ke huta lain seiring regenerasi dari waktu ke waktu. Membentuk suatu ikatan hakouman dari satu pihak ke pihak lainnya.

Esensi hakouman ini pula membentuk suatu ikatan emosional antara satu individu dengan individu lainnya.

Hubungan politik berlandaskan hakouman yang berlangsung di era kerajaan telah menciptakan keharmonisan antar kerajaan di Mandailing masa lalu.

Esensi ini juga sejatinya menjadi kekayaan yang bernilai luhur dalam format hubungan timbal balik antara seorang legislator dengan konstituen pada tataran politik masa kini.

Hubungan hakouman itu berbeda esensinya dengan hubungan seperti dimaksud politik demokrasi Barat.

Pun tidak bisa disamakan dengan apa yang kita maksud hubungan konstituen-legislator dalam sistem perwakilan yang selama ini esensinya lebih pada hubungan berlandaskan konstitusional.

Hubungan politik hakouman lebih mermakna kepada hubungan rasa persaudaraan berlandaskan ikatan emosional koum markoum atau parkouman.

Karena begitu tingginya esensi yang terkandung dalam hubungan hakouman inilah menyebabkan hampir di tiap pelaksanaan reses, anggota DPRD Sumatera Utara, Fahrizal Efendi Nasution senantiasa menekankan esensi hakoumanparkouman, koum markoum itu.

Bagi politisi Hanura ini, hakouman akan lebih membentuk rasa holong antara seorang legislator dengan konstituen.

Hubungan hakouman ini menyebabkan simbiosis mutualisme yang ikhlas dan murni antara legislator dengan konstituen. Dan berbeda takaran keikhlasaannya dengan simbiosis mutualisme yang hanya dilandasi konstitusi semata.

Seorang legislator merasa lebih dekat dengan konstituen jika hubungan itu berlandaskan rasa persaudaraan. Pun konstituen melihat seorang legislator itu seorang saudara.

Dan esensi hakouman ini bisa jadi suatu jalan keluar bagi kekeringan hubungan legislator-konstituen pada politik masa kini yang banyak menuai kritik.

Dan Fahrizal telah menyampaikan makna hakouman itu di tiap reses: holong mangalap holong, holong mangalap domu. Domu maroban parsaulian. (Dahlan Batubara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Issu Beredar, Sejumlah SKPD dan Pejabat Pemkab Madina Nyetor Kepada Calon Bupati

    Issu Beredar, Sejumlah SKPD dan Pejabat Pemkab Madina Nyetor Kepada Calon Bupati

    • calendar_month Sabtu, 8 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam sepekan ini, satu issu beredar di Panyabungan soal dugaan adanya sejumlah pejabat dan pimpinan SKPD di Pemkab Mandailing Natal (Madina) menyetor uang kepada salah satu pasangan calon bupati/wakil bupati. Rumor itu menyebutkan, penyetoran uang tersebut terjadi beberapa hari menjelang pendaftaran bakal calon bupati ke KPU Madina, akhir Juli lalu. Tak […]

  • Pungli di Jalinsum Sidimpuan-Sipirok Marak

    Pungli di Jalinsum Sidimpuan-Sipirok Marak

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 1Komentar

    Tapsel –  Pungutan liar (pungli) di Jalinsum Padangsidimpuan-Pargarutan-Sipirok belakangan ini semakin marak. Pihak terkait diminta segera menertibkan pungli tersebut. “Pungli ini sangat meresahkan dan harus segera ditertibkan,” kata Iman (37) salah seorang pengendara kepada Medan Bisnis saat melintas di Jalinsum Sipirok-Padangsidimpuan, Rabu (26/11). Dia menyebutkan, para pengendara roda empat atau lebih, resah akibat maraknya pungli […]

  • Mau Jadi Honorer, Rp30 Juta Lenyap

    Mau Jadi Honorer, Rp30 Juta Lenyap

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIANTAR-Raja Umbang Saragih (46), warga Jalan Singosari, Kelurahan Martoba, Kecamatan Siantar Barat, ditipu sebesar Rp 30 juta Rudi Turnip (35), warga Jalan Rindam, Siantar Barat, tahun 2010 lalu. Raja Umbang memberikan uang tersebut kepada Rudi sebagai pelicin agar adiknya dimasukkan jadi tenaga honorer di Pemkab Simalungun. Tapi setahun berlalu, adik korban tak kunjung dipekerjakan sebagai […]

  • Abu Tholut Ditangkap dengan Senjata FN di Rumah Istrinya

    Abu Tholut Ditangkap dengan Senjata FN di Rumah Istrinya

    • calendar_month Jumat, 10 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Abu Tholut alias Mustofa ditangkap Densus 88 Antiteror Polri sekitar pukul 08.00 WIB. “Ditangkap di kamar di rumah,” ujar Kabid Humas Polda Jawa Tengah Kombes Pol Djihartono saat dihubungi, Jumat (10/12/2010). Abu Tholut, lanjut Djihartono, ditangkap tanpa perlawanan sekitar pukul 08.30 WIB. Dia ditangkap setelah Densus 88 memburu dan mengintainya sejak lama. Abu […]

  • Dipicu Keterlambatan Tender, Proyek Dinas PU Banyak Masalah

    Dipicu Keterlambatan Tender, Proyek Dinas PU Banyak Masalah

    • calendar_month Selasa, 9 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Panitia Khusus (Pansus) DPRD Mandailing Natal (Madina) menilai banyaknya proyek yang bermasalah di Dinas Pekerjaan Umum diakibatkan oleh keterlambatan proses lelang paket proyek. Selain itu, ditemukan juga dugaan keterlambatan pelaksanaan beberapa proyek yang tidak mendapatkan punishment sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan yang berlaku. “Dan, berdasarkan pantauan di lapangan, terdapat beberapa […]

  • Pemda Diminta Seriusi Teror Harimau di Ranto Panjang

    Pemda Diminta Seriusi Teror Harimau di Ranto Panjang

    • calendar_month Rabu, 3 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diminta lebih serius menangani teror harimau di Desa Rantau Panjang, Kecamatan Muara Batang Gadis. Tahun ini tercatat 2 penduduk jadi korban. Yakni, Karman Lubis (32) penderes karet, tewas diterkam harimau pada Maret 2013. Kemudian Torkis Lubis (30) penderes karet, diterkam harimau pada 22 Juni 2013. Keduanya merupakan […]

expand_less