Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Cacar Monyet Masuk Indonesia, Bagaimana Sistem Mencegahnya?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 29 Agt 2022
  • print Cetak

Cacar monyet. (Foto: AFP)

Oleh: Radayu Irawan, S.Pt
Penulis, tinggal di Padangsidimpuan

Indonesia telah mengkonfirmasi kasus monkeypox atau cacar monyet pertama pada Jumat (19/8/2022). Indonesia menjadi negara ke-98 yang melaporkan kasus penyakit yang ditetapkan sebagai darurat global pada akhir Juli lalu. (Tribunnews, 26/08/2022)

Penyakit cacar monyet ditemukan di Indonesia. Wabah yang awal mula teridentifikasi di benua Afrika itu dikabarkan telah menyerang seorang pria asal Jakarta berusia 27 tahun yang memiliki riwayat perjalanan luar negeri. (CNBC Indonesia, 22/8/2022).

Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO mengumumkan bahwa status wabah cacar monyet kini menjadi darurat kesehatan global dengan level peringatan tinggi. Keputusan ini diambil karena cacar monyet telah menyebar di 70 negara termasuk meluas di Benua Eropa. Dengan status darurat global ini, WHO mengharap respons internasional secara terkoordinasi baik dari pendanaan serta riset vaksin maupun pengobatan. (Kompas, 24/07/2022)

Dilansir dari Kontan (24/08/2022) sedikitnya 40.000 orang dari 90 negara terinfeksi virus monkeypox. Indonesia mengumumkan temuan kasus cacar monyet pertama pada Sabtu (20/8/2022).

Diketahui cacar monyet adalah penyakit langka yang disebabkan oleh virus cacar. Penyakit ini pertama kali ditemukan tahun 1958 pada kera yang dipelihara untuk penelitian. Sehingga cacar ini disebut sebagai cacar monyet. Penularannya diyakini terjadi akibat perjalanan internasional ke negara yang terpapar virus ini atau melalui masuknya binatang impor. Kemenkes menyatakan bahwa penyakit ini menular lewat kontak langsung dengan orang yang terpapar virus cacar monyet.

Sangat mengherankan, kapitalisme telah memposisikan kepentingan materi di atas penjagaan nyawa manusia. Menutup akses antar negara merupakan sebuah kerugian bagi negara yang menerapkan kapitalisme. Karena menurut mereka, hal ini dapat menghambat distribusi barang dan jasa. Dan tentunya akan merugikan para korporasi yang menjadi pengatur dunia saat ini. Hasilnya, kesehatan dan nyawa manusia yang menjadi taruhannya.

Berbeda dengan khilafah atau negara Islam yang menerapkan Islam secara kaffah. Islam telah menjadikan manusia sebagai fokus segala permasalahannya. Sehingga seluruh kebijakan yang diambil adalah bagaimana agar seluruh permasalahan manusia selesai. Manusia yang dimaksud di sini termasuk dalam muslim dan non muslim yang menjadi warga negara Islam. Penjagaan terhadap jiwa manusia adalah salah satu dari tujuan penerapan Islam. Karena itu saat ditemukan satu saja rakyat yang terkena penyakit menular maka akan segera ditangani untuk mencegah penularannya serta diberikan pengobatan yang profesional. Tanpa menunggu ditemukannnya pasien terjangkit di wilayah lain ataupun kematian karena terjangkit.

Karena wabah hanya dapat dicegah dengan mengisolasi daerah yang terkena wabah, sehingga, penduduk di yang terkena wabah, harus tetap di daerahnya, tak boleh keluar dari daerahnya, sementara penduduk di luar wabah dapat beraktivitas seperti biasa.

Sebagaimana sabda Rasulullah “Wabah thaun adalah kotoran yang dikirimkan oleh Allah terhadap sebagian kalangan bani Israil dan juga orang-orang sebelum kalian. Kalau kalian mendengar ada wabah thaun di suatu negeri, janganlah kalian memasuki negeri tersebut. Namun, bila wabah thaun itu menyebar di negeri kalian, janganlah kalian keluar dari negeri kalian menghindar dari penyakit itu.” (HR Bukhari-Muslim).

Kemudian negara akan segera memisahkan antara orang yang sakit dengan orang yang sehat. Hal ini dilakukan dengan dua pendekatan. Pertama, tracking yaitu pencarian orang-orang yang terjangkit. Setiap orang yang mengalami keluhan kesehatan akan dilakukan pengecekan apakah terpapar ataukah tidak. Kedua, dengan penelusuran umum, yakni pemeriksaan pada masyarakat umum yang berada pada tempat umum seperti bandara, stasiun, terminal dan lain-lain agar diketahui apakah sudah terpapar penyakit menular.

Konsep sistem kesehatan dalam Islam yaitu negara memeriksa atau memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada seluruh rakyatnya. Tidak ada perbedaan layanan kesehatan terhadap masyarakat miskin ataupun masyarakat kaya. Seluruh warga negara khilafah diberikan pelayanan yang sama, profesional dan berkualitas.

Syariah mewajibkan khilafah memberikan pengobatan gratis bagi seluruh rakyatnya. Jaminan kesehatan dalam Islam ada empat sifat. Pertama, universal yaitu tidak ada pembedaan pelayanan kepada rakyat. Kedua, gratis. Ketiga, seluruh rakyat mudah mendapatkan dan mengakses layanan kesehatan. Keempat, pelayanan mengikuti kebutuhan medis.

Khilafah juga akan melakukan cara efisien untuk mengembangkan obat-obatan yang penting untuk menginfeksi pasien yang terpapar penyakit menular.

Semua Ini, dapat terlaksana hanya di bawah penerapan Islam. Sistem kesehatan yang berkualitas dapat dirasakan oleh seluruh rakyat tanpa pandang bulu. Penyakit menular akan dicegah dan dituntaskan hingga ke akar-akarnya.***

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Hanafi Sang Pengayom Masyarakat

    Hanafi Sang Pengayom Masyarakat

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Mentawai: Hanafi, seorang polisi lalu lintas, pengayom masyarakat yang gemar membagikan ilmu bercocok tanam kepada warga di Dusun Turonia, desa Tuapejat, Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat, Ahad (28/11). Di petang hari dan di waktu luangnya, Hanafi lebih sering terlihat di lahan dekat kantornya bekerja, yang disulap menjadi ladang bercocok tanam. Sejak bertugas di Kepulauan Mentawai, Hanafi […]

  • Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

    Unjukrasa Karyawan PT.RMM Berlanjut

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi unjukrasa sekitar 500 karyawan dan karyawati PT.RMM (Rimba Mujur Mahkota) sejak selasa lalu belum berakhir hingga Jum’at (17/4). Aksi unjukrasa pertama pada selasa berlangsung di kantor distrik PT.RMM Kebun Sikarakara, Kecamatan Natal, Mandailing Natal (Madina). Tak mendapat jawaban sesuai dengan tuntutan, aksi berlanjut ke lapangan kantor Dinas Kependudukan Catatan […]

  • Pelunasan untuk Guru Swasta Dulu

    Pelunasan untuk Guru Swasta Dulu

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Kemenag Cicil Hutang Tunjangan Sertifikasi JAKARTA, – Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menunjukkan tanda-tanda kewalahan menuntaskan tunggakan hutang pembayaran sertifikasi guru. Mereka memutuskan melunasinya dengan sistem dicicil. Pelunasan dimulai tahun depan dengan mendahulunan guru swata. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Nur Syam menuturkan bahwa total hutang Kemenag untuk membayar sejumlah tunjangan, termasuk tunjangan sertifikasi […]

  • Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    Tarif Kereta Api Medan-Tanjungbalai Naik Rp10 Ribu

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan, – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre I Sumatera Utara memastikan bakal menaikkan tarif kereta api kelas ekonomi terhitung 1 April menyusul terjadinya fluktuasi harga bahan bakar minyak, nilai tukar rupiah dan termasuk biaya operasional. “Rencana kenaikan tarif kereta api itu sudah diumumkan dan disosialisasikan sejak awal Maret. Jadi tidak ada alasan menunda […]

  • ISLAM TEGAS MELARANG MIRAS !

    ISLAM TEGAS MELARANG MIRAS !

    • calendar_month Jumat, 27 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Rancangan Undang-Undang Larangan Minuman Beralkohol (RUU Larangan Minol) kembali marak diperbincangkan. Terutama setelah Badan Legislasi (Baleg) DPR RI memulai lagi proses pembahasan RUU tersebut dengan mendengar penjelasan dari pengusul pada tanggal 10 November 2020 lalu. Poin penting dari draft RUU Larangan Minol adalah larangan bagi siapapun untuk memproduksi, memasukkan, menyimpan, mengedarkan dan/atau menjual serta […]

  • Tidak Sesuai Spesifikasi, PU Madina Bongkar Pengaspalan Jalan Sawahan Kotanopan

    Tidak Sesuai Spesifikasi, PU Madina Bongkar Pengaspalan Jalan Sawahan Kotanopan

    • calendar_month Rabu, 16 Nov 2022
    • account_circle Ahmad Effendi
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Dinas Pekerjaaan Umum Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumut melakukan pembongkaran aspal di Jalan Keliling Sawahan, Kotanopan. Pembongkaran ini dilakukan, karena pengerjaan pengaspalan jalan tidak sesuai dengan spesifikasi yang ditentukan. Pantauan Mandailing Online, Rabu (16/11/2022) di lokasi, kondisi jalan sudah teraspal dengan aspal hotmix yang baru. Namun di beberapa titik terlihat aspal […]

expand_less