Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Dana BOS Untuk Beli Kijang?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
  • print Cetak


Humbahas, Beberapa oknum kepala sekolah di Kabupaten Humbang Hasundutan diduga mengalihkan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut dikatakan masyarakat Desa Naga Saribu, L Silaban di Naga Saribu, Senin (03/01/2011).

Silaban menjelaskan, salah satu SD yang diduga menggunakan BOS untuk kepentingan pribadi adalah SD 174535 Sitonggi-tonggi. SD tersebut merupakan yang paling banyak jumlah siswanya, akan tetapi di sekolah tersebut masih banyak dilakukan kutipan-kutipan bagi siswa. Padahal untuk kepentingan peralatan sekolah tidak dibenarkan lagi dilakukan pengutipan.

“Kita melihat selama ini, fasilitas sekolah tidak ada yang dibenahi dari dana BOS. Akan tetapi yang dibenahi kepala sekolah tersebut adalah kepribadiannya, antara lain membeli mobil Kijang Kapsul. Untuk itu, kita meminta penegak hukum agar melakukan pemeriksaan dan juga kepada Bupati Humbang Hasundutan agar memutasi oknum kepala sekolah tersebut, sebab metode kepala sekolah tersebut bukan meningkatkan mutu pendidikan siswa melainkan diduga untuk meningkatkan pendapatan pribadinya,” beber Silaban.

Hal senada dikatakan beberapa guru yang mengaku mengajar di SD Negeri 174535 Sitonggi-tonggi yang tidak mau disebut jati dirinya. Para guru mengaku tidak mengetahui kemana dana BOS mulai Tahun 2005 sampai saat ini, digunakan kepala sekolah.

Jumlah siswa di SD Sitonggi-tonggi kurang lebih 400 siswa dan dana BOS yang diterima setiap triwulan sebesar Rp 30 juta. Apabila dihitung mulai Tahun 2005 sampai saat ini jumlah dana BOS sebesar Rp 600 juta. Apabila dana tersebut digunakan sesuai peruntukannya kemungkinan besar sekolah tersebut tidak terbebani lagi dan fasilitas sekolah sudah sangat lengkap. Akan tetapi, kenyataannya sekolah tersebut masih banyak kekurangan.

“Yang jelasnya, dana BOS Tahun 2005 sampai saat ini diduga kuat diperuntukkan untuk kepentingan pribadi kepala sekolah membeli mobil Kapsul. Untuk itu kita meminta penegak hukum agar mengaudit penggunaan dana BOS dan siapa yang membelanjakan dana BOS. Kepala sekolah atau bendahara sekolah? Yang jelas, bendahara diduga hanya sebagai alat untuk pencairan dana BOS dari bank dan yang membelanjakan adalah kepala sekolah,” terang guru yang mengaku mengajar di SD Sitonggi-tonggi.

Kepala SDN 174535 Sitonggi-tonggi Br Sianipar, saat dijumpai baru-baru ini, membantah menggunakan dana BOS untuk kepentingan pribadi. Apalagi dikatakan dana BOS ia gunakan untuk membeli mobil Kijang Kapsul. “Itu tidak benar, semua kita jalankan sesuai prosedur,” ujarnya.

Saat ditanya apakah bisa menunjukkan Dana Penggunaan Anggaran (DPA) BOS? Br Sianipar menjelaskan, itu tidak bisa ditunjukkan. Sebab DPA rahasia dan tidak boleh dipublikasikan. Namun yang jelas pihaknya tidak ada melakukan penyimpangan dana BOS selama ia menjabat kepala sekolah mulai Tahun 2005 sampai saat ini. (BS-027)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Fadli Sadama, teroris paling bahaya kabur dari LP Tanjung Gusta

    Fadli Sadama, teroris paling bahaya kabur dari LP Tanjung Gusta

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Jakarta, – 22 Narapidana teroris ikut melarikan diri saat kerusuhan di Lapas Kelas I Tanjung Gusta, Medan. Dari ke-22 napi tersebut, ada satu teroris yang paling berbahaya. “Semua teroris berbahaya, tetapi ada satu yang paling bahaya yaitu Fadli Sadama,” ujar Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Ansyaad Mbai di kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Jumat (12/7). […]

  • Usulan Wabup Terkait Penutupan PT SMGP Hanya Cakap-Cakap

    Usulan Wabup Terkait Penutupan PT SMGP Hanya Cakap-Cakap

    • calendar_month Senin, 12 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Usulan penutupan perusahaan panas bumi PT SMGP yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sebagaimana dimuat beberapa media menurut Ketua Dewan Pengurus Cabang Partai Persatuan Pembangunan (DPC PPP) Muhammad Irwansyah Lubis hanya sebatas lip service. “Kita tidak pernah mendengar usulan itu diajukan secara resmi kepada pemerintah pusat […]

  • H+5 Lebaran, Sopo Tinjak Masih Dipadati Pengunjung

    H+5 Lebaran, Sopo Tinjak Masih Dipadati Pengunjung

    • calendar_month Kamis, 16 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Meskipun sudah memasuki H+5 Lebaran, Rabu (15/9) masyarakat Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masih memadati objek wisata Sopo Tinjak untuk menikmati panorama alam Madina yang indah dan dikelilingi pegunungan. Objek wisata Sopo Tinjak yang berjarak sekitar 20 kilometer dari Kota Panyabungan menuju Natal dengan jarak tempuh kurang lebih 1 jam, karena kondisi jalan yang penuh dengan […]

  • Siswi SMP Prostitusi Ini Juga Jual Kakak Kandungnya

    Siswi SMP Prostitusi Ini Juga Jual Kakak Kandungnya

    • calendar_month Senin, 10 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SURABAYA – NA (15), siswi SMP di Surabaya yang berprofesi sebagai mucikari ternyata tidak hanya menjual rekannya sendiri sesama siswi SMP kepada lelaki hidung belang. Dia juga menjual kakak kandungnya sendiri yang usianya tidak beda jauh dengannya. Kakak kandung tersangka ternyata juga ditangkap bersama dua korban lainnya di sebuah hotel di Jalan Darmokali Surabaya, pekan […]

  • 3 Pebruari Lubuk Larangan Tano Bato Dibuka

    3 Pebruari Lubuk Larangan Tano Bato Dibuka

    • calendar_month Senin, 28 Jan 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIDIMPUAN, (MO) – Kabar gembira buat para mancing mania, pasanya 3 Pebruari nanti, akan dibuka Lubuk Larangan Tano Bato, Kelurahan Tano Bato, Kecamatan Padangsidimpuan (Psp Utara), Psp. Nantinya, Hasil penjualan tiket dari lubuk larangan ini akan digunakan untuk kepentingan sosial masyarakat sekitar. Ketua Panitia Amin Harahap Minggu (27/1) menuturkan, lubuk larangan ini sudah lama dijaga […]

  • Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Wanda Maryam Syam Mahasiswi Sudah satu tahun lamanya, Covid-19 menetap di Indonesia. Dari berita tak biasa hingga akhirnya menjadi terbiasa kita dengar. Sempat beredar kabar bahwa virus satu ini akan usai, melihat penurunan lonjakan beberapa waktu lalu. Sayangnya, penurunan tersebut segera dimakan oleh berita lonjakan kedua gelombang Covid-19. Berita melonjaknya Covid-19 ini tentunya […]

expand_less