Minggu, 7 Jun 2026
light_mode

Dana BOS Untuk Beli Kijang?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
  • print Cetak


Humbahas, Beberapa oknum kepala sekolah di Kabupaten Humbang Hasundutan diduga mengalihkan dana Biaya Operasional Sekolah (BOS) untuk kepentingan pribadi. Hal tersebut dikatakan masyarakat Desa Naga Saribu, L Silaban di Naga Saribu, Senin (03/01/2011).

Silaban menjelaskan, salah satu SD yang diduga menggunakan BOS untuk kepentingan pribadi adalah SD 174535 Sitonggi-tonggi. SD tersebut merupakan yang paling banyak jumlah siswanya, akan tetapi di sekolah tersebut masih banyak dilakukan kutipan-kutipan bagi siswa. Padahal untuk kepentingan peralatan sekolah tidak dibenarkan lagi dilakukan pengutipan.

“Kita melihat selama ini, fasilitas sekolah tidak ada yang dibenahi dari dana BOS. Akan tetapi yang dibenahi kepala sekolah tersebut adalah kepribadiannya, antara lain membeli mobil Kijang Kapsul. Untuk itu, kita meminta penegak hukum agar melakukan pemeriksaan dan juga kepada Bupati Humbang Hasundutan agar memutasi oknum kepala sekolah tersebut, sebab metode kepala sekolah tersebut bukan meningkatkan mutu pendidikan siswa melainkan diduga untuk meningkatkan pendapatan pribadinya,” beber Silaban.

Hal senada dikatakan beberapa guru yang mengaku mengajar di SD Negeri 174535 Sitonggi-tonggi yang tidak mau disebut jati dirinya. Para guru mengaku tidak mengetahui kemana dana BOS mulai Tahun 2005 sampai saat ini, digunakan kepala sekolah.

Jumlah siswa di SD Sitonggi-tonggi kurang lebih 400 siswa dan dana BOS yang diterima setiap triwulan sebesar Rp 30 juta. Apabila dihitung mulai Tahun 2005 sampai saat ini jumlah dana BOS sebesar Rp 600 juta. Apabila dana tersebut digunakan sesuai peruntukannya kemungkinan besar sekolah tersebut tidak terbebani lagi dan fasilitas sekolah sudah sangat lengkap. Akan tetapi, kenyataannya sekolah tersebut masih banyak kekurangan.

“Yang jelasnya, dana BOS Tahun 2005 sampai saat ini diduga kuat diperuntukkan untuk kepentingan pribadi kepala sekolah membeli mobil Kapsul. Untuk itu kita meminta penegak hukum agar mengaudit penggunaan dana BOS dan siapa yang membelanjakan dana BOS. Kepala sekolah atau bendahara sekolah? Yang jelas, bendahara diduga hanya sebagai alat untuk pencairan dana BOS dari bank dan yang membelanjakan adalah kepala sekolah,” terang guru yang mengaku mengajar di SD Sitonggi-tonggi.

Kepala SDN 174535 Sitonggi-tonggi Br Sianipar, saat dijumpai baru-baru ini, membantah menggunakan dana BOS untuk kepentingan pribadi. Apalagi dikatakan dana BOS ia gunakan untuk membeli mobil Kijang Kapsul. “Itu tidak benar, semua kita jalankan sesuai prosedur,” ujarnya.

Saat ditanya apakah bisa menunjukkan Dana Penggunaan Anggaran (DPA) BOS? Br Sianipar menjelaskan, itu tidak bisa ditunjukkan. Sebab DPA rahasia dan tidak boleh dipublikasikan. Namun yang jelas pihaknya tidak ada melakukan penyimpangan dana BOS selama ia menjabat kepala sekolah mulai Tahun 2005 sampai saat ini. (BS-027)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Didesak Siapkan Antisipasi Hadapi Corona

    Pemkab Madina Didesak Siapkan Antisipasi Hadapi Corona

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Madina didesak menyiapkan langkah-langkah antisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19 di Mandailing Natal (Madina). Desakan itu disampaikan mantan anggota DPRD Madina, Binsar Nasution kepada Mandailing Online di Panyabungan, Senin pagi (16/3/2020). Langkah persiapan itu dipandang perlu sebelum ada kasus pengidap virus Corona di Madina. “Mulai dari persiapan tenaga medis dan […]

  • Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    Ivan Batubara dan Pesan Sang Ayah

    • calendar_month Jumat, 21 Jun 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    (Bagian 3 dari 4 Tulisan) Oleh: Ludfan Nasution, S.Sos Ivan Iskandar Batubara memeragakan tortor Mandailing ketika tampil sebagai Nara Sumber pada acara “Pertunjukan & Diskusi” Gondang Boru Mandailing, buah kerjasama Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara dan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah II di Medan, Juni 2024. Dalam penghayatannya, sekalipun tidak sempat memberi perintah langsung, […]

  • DCS Dapil1 PKS Madina

    DCS Dapil1 PKS Madina

    • calendar_month Sabtu, 6 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DAFTAR CALON SEMENTARA ANGGOTA DEWAN PERWAKILAN RAKYAT PEMILIHAN UMUM TAHUN 2014 Partai Keadilan Sejahtera ( PKS ) Dapil 1 Madina.

  • Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    Pemeriksaan KPK Dugaan Korupsi Syamsul Arifin Berlanjut

    • calendar_month Selasa, 7 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melanjutkan pemeriksaan terhadap dugaan korupsi mantan bupati Langkat Syamsul Afirin terkait penyalahgunaan APBD Langkat periode 2000-2007. Syamsul yang mengenakan kemeja lengan pendek dan sandal masuk ke dalam gedung KPK dengan tidak menghiraukan pertanyaan wartawan. Selain tersangka Syamsul Arifik, KPK hanya menjadwalkan pemeriksaan terhadap pegawai Bank Sumatera Utara (Sumut) sebagai […]

  • Rahudman mau jadi Ketum PSMS

    Rahudman mau jadi Ketum PSMS

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Mundurnya Dzulmi Eldin sebagai Ketua Umum PSMS hari ini membuat wacana baru timbul, siapa yang akan memimpin Ayam Kinantan selanjutnya. Dan nama Rahudman Harahap pun digadang-gadang akan menggantikan Eldin. “Memang ada beberapa kandidat ketua yang mencalonkan,” kata Sekretaris Umum PSMS yang menjabat sebagai Plt Ketum PSMS, Idris, kepada Waspada Online, malam ini. Menurut […]

  • Detik Pertemuan yang Mungkin Tak Dapat Dilupakan

    Detik Pertemuan yang Mungkin Tak Dapat Dilupakan

    • calendar_month Selasa, 20 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JEJAK KASIH 100 TAHUN (2) Catatan : RAMLI BIN ABDUL KARIM HASIBUAN – Kuala Lumpur, Malaysia   SEKITAR pukul 3.20 petang, Datuk Habibah Zon Lubis terpaksa mengucapkan selamat tinggal kepada sanak saudaranya di Pakantan Dolok untuk memberi laluan pula pencarian keluarga Datuk Mohd. Shuhaili Mohd. Taufek Nasution. Selepas 50 kilometer menuruni perbukitan, Mohd. Shuhaili dan […]

expand_less