Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Diganggu Preman, SMS ke Nomor Ini: 085381881993

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 22 Feb 2016
  • print Cetak

 

MEDAN  – Aksi premanisme berkedok Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) masih sering terjadi di Kota Medan. Kali ini korbannya adalah salah satu tempat usaha yang berada di kawasan Jalan Sakti Lubis. Modus yang mereka lakukan pun beragam. Dari meminta bantuan dana buat operasional kegiatan, hingga kemalangan salah satu anggotannya.

Para pemalak ini tidak sungkan mendatangi tempat-tempat usaha dengan mengenakan atribut OKP-nya. Sebagai bentuk dukungan agar aksinya berjalan lancar, sebuah proposal yang bertuliskan logo OKP pun ditunjukkan.

Kondisi ini diungkapkan salah seorang pengelola usaha di Jalan Sakti Lubis Medan. Berdasarkan pengakuan sumber yang enggan namanya disebut, lokasi usahanya kerap didatangi oknum OKP untuk meminta bantuan. Namun adakalanya bantuan yang diberikan itu tidak semuanya Ia penuhi.

“Kalau kami apalah bang. Pekerja-nya kami di sini. Tapi kalau terus seperti ini, mana tahan kami. Yang dijual pun belum tentu laku,” keluhnya kepada Waspada Online, Minggu (21/2).

Sementara itu, Polresta Medan beberapa waktu lalu sudah membentuk tim khusus pemberantas premanisme sekaligus sudah membuka layanan pengaduan langsung melalui SMS. Wacana ini dibuat sehubungan maraknya pungutan liar dan aksi premanisme akhir-akhir ini.

Kapolresta Medan, Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto, menyebutkan bahwa maraknya aksi premanisme ini menjadi perhatian jajarannya. Apalagi menjelang HUT Kemerdekaan RI. Banyak oknum-oknum tertentu melakukan pungutan liar melalui proposal.

“Kita sudah menyiapkan layanan pengaduan aksi premanisme melalui pesan singkat 085381881993. Silahkan kirim pengaduan ke nomor yang sudah kita persiapkan, dengan menuliskan keluhan dan alamat yang jelas. Dengan sigap, petugas kita akan menginformasikan ke Polsek terdekat untuk menindaklanjutinya,” ucap Mardiaz.

Mantan Kapolres Madina ini juga mengimbau masyarakat agar tidak takut melaporkan ke kantor polisi terdekat segala bentuk praktik pungli dengan berbagai modus, termasuk mengatasnamakan ormas dan OKP. Hanya saja jika permohonan dana sumbangan perayaan HUT Kemerdekaan RI sah-sah saja, apabila sudah disepakati masyarakat dan pelaksana perayaan.

“Bersama Kodim dan Pemko Medan, kita sudah mengundang seluruh elemen OKP dan ormas untuk membahas pemberantasan aksi premanisme dan pungutan liar. Agar masyarakat tidak lagi diresahkan dengan aksi seperti ini,” pungkasnya.

Sumber : Waspada Online

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polisi dan TNI Berjaga di Desa Sirambas, Korban Pengeroyokan Malam ini Buat Laporan Polisi

    Polisi dan TNI Berjaga di Desa Sirambas, Korban Pengeroyokan Malam ini Buat Laporan Polisi

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – kasus pengeroyokan 6 remaja warga Desa Sirambas, Kecamatan Panyabungan Barat, Madina yang diduga dilakukan warga Desa Sabajior akhirnya menemui kata sepakat setelah dilakukan musyawarah desa di Balai Desa Sirambas. Ke 6 orang tua korban sepakat melaporkan kasus ini ke Polres Madina malam ini “Setelah berupaya mencari solusi permasalahan kejadian itu, orang […]

  • Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

    Curi- Curi Pandang, Murid SMP Dicabuli Gurunya

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN :Salah satu guru SMP berpacaran dengan muridnya di sebut saja namanya KS, 28, warga Kelurahan Simangambat, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal tega mencabuli siswinya sendiri yang masih berusia 16 tahun. Kasus itu berawal saat KS yang masih melajang ini mengajar di salah satu sekolah tingkat SMP swasta di Kabupaten Mandailing Natal . KS sering […]

  • Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    Tunjangan PNS Madina dibayar Januari 2011

    • calendar_month Sabtu, 25 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, akan membayarkan tunjangan kenaikan beras, tunjangan kenaikan gaji sebesar 5 persen 5 bulan, kekurangan gaji CPNS selama 2 bulan, serta dana rapel tunjangan jabatan pada Januari 2011 nanti. Demikian dikatakan kepala seksi gaji pada Dinas Keuangan dan aset daerah Pemkab Madina, Kamal Rangkuty, malam ini. Keterlambatan pembayaran segala tunjangan bagi Pegawai […]

  • Emak Emak Pengajian Kerumuni Calon Wakil Bupati “Onma” 

    Emak Emak Pengajian Kerumuni Calon Wakil Bupati “Onma” 

    • calendar_month Jumat, 4 Okt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Siabu (Mandailing Online)- Tiba di lokasi, calon Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 01 Muhammad Ichwan Husein Nasution langsung dikerumuni kaum emak emak pengajian. Selain kaum emak emak, kehadiran calon Wakil Bupati ini ketika menghadiri pengajian yang berada di Desa Hutaraja Kecamatan Siabu itu turut menarik perhatian warga sekitar. Tak hanya itu, emak emak […]

  • Ujicoba Lawan Indonesia, Timnas Palestina Boyong 21 Pemain

    Ujicoba Lawan Indonesia, Timnas Palestina Boyong 21 Pemain

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Timnas Palestina besok (20/8/2011) sekitar pukul 14.20 akan tiba di Bandara Soekarno Hatta. Mereka kemudian akan langsung terbang ke Solo guna melakoni laga ujicoba melawan Timnas Indonesia di Stadion Manahan Solo, Senin (22/8/2011). Dikutip dari pssi-football.com, Timnas Palestina datang ke Indonesia membawa 21 pemain dan 8 offisial. Dari daftar pemain yang dibawa, mayoritas […]

  • Kerugian PT Sorikmas Mining Mencapai Rp70 Miliar

    Kerugian PT Sorikmas Mining Mencapai Rp70 Miliar

    • calendar_month Minggu, 5 Jun 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Demo warga Desa Hutagodang Muda, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) berujung bentrok dan pembakaran camp milik PT Sorikmas Mining di Tor Sihayo, pada 29 Mei 2011 lalu. Akibat pembakaran camp PT Sorikmas Mining yang dilakukan warga, kerugian PT Sorikmas Mining mencapai Rp70 miliar dan tuntutan masyarakat Desa Hutagodang Muda terhadap PT Sorikmas Mining […]

expand_less