Sabtu, 7 Mar 2026
light_mode

Diimingi Jadi PNS, Rp200 Juta Lenyap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
  • print Cetak

SIDIMPUAN, – J Siregar (43), warga Desa Ujung Gading Baru, Kecamatan Padang Bolak, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) ditangkap petugas Polres Psp atas pengaduan L Hasibuan (49), warga Jalan Lintas Desa Palopat Maria, Psp Hutaimbaru, Selasa (17/9).

Pelaku yang mengaku sebagai pegawai negeri sipil (PNS) ini, mengimingi korban dapat memasukan anaknya sebagai PNS di salah satu dinas di Paluta.

Kapolres Kota Psp AKBP Budi Harianto melalui KBO Reskrim Iptu CJ Panjaitan menerangkan, pihaknya menerima laporan dari L Hasibuan (49) yang mengaku telah ditipu oknum PNS Paluta. Kejadian itu terjadi akhir tahun 2010 sampai September 2011 lalu. Akibatnya, korban mengalami kerugian mencapai Rp 200 juta.

“Mulanya kita menerima laporan dari warga yang melaporkan tentang kasus penipuan. Perbuatan tersebut dilakukan oknum PNS yang bertugas di daerah Paluta. Akibat perbuatan pelaku, korban mengaku mengalami kerugian Rp200 juta,” terang Panjaitan.

Panjaitan menambahkan, menurut hasil laporan, Desember 2010 pelaku datang ke rumah korban dan meyakinkannya dapat memasukkan anaknya sebagai PNS di Paluta. Saat itu sebagai tanda jadi, pelaku menyerahkan Rp130 juta kepada korban lengkap dengan tanda terimanya (kuitansi, red).

Kemudian, Sepetember 2011 korban kembali menyerahkan uang sebanyak dua kali penyerahan yang masing-masing Rp40 juta dan Rp30 juta, juga beserta tanda terima disertai materai dan ditanda tangani oleh pelaku.

“Setelah itu, korban yang mengaku sebagai kepala sekolah di salah satu sekolah MIN (Madrasah Ibtidaiyah Negeri) di Panobasan Paluta, menghilang. Namun, korban terus berusaha mencari keberadaan korban selama satu tahun ini,” terang Panjaitan.

Dan, sekitar Maret lalu, korban bertemu dengan pelaku di daerah Gunung Tua Paluta. Saat itu, pelaku tidak mau mengembalikan uang milik korban. Selanjutnya, Selasa (17/9), korban memancing pelaku agar datang ke rumahnya dengan iming-iming ada yang mau masuk PNS lagi. Ternyata, undangan korban disetujui pelaku. Saat Pelaku datang ke rumah korban, petugas Polres Kota Psp langsung membekuknya.

“Jadi pelaku kita tangkap di rumah korbannya. Begitu pelaku datang, kita langsung mengamankannya. Untuk sementara kita masih melakukan penyelidikan kepada pelaku untuk mengetahui apa ada korban lainnya,” tukas Panjaitan.

Sementara itu, J Siregar (43), mengaku memang telah melakukan penipuan tersebut. Itu dilakukannya akibat terbelit utang. Perbuatannya tersebut murni dilakukan sendiri tanpa ada pihak ketiga yang ada di belakangnya.

“Mulanya saya tawarkan, kalau saya bisa mengurus anaknya (korban) masuk PNS di Paluta. Waktu itu saya tawarkan di Dinas Kesehatan, saya bilang nanti ada penyisipan tanpa harus mengikuti ujian seleksi. Dan ia menyetujuinya, kemudian diberikannya Rp130 juta.

Dan, itu saya berikan kuitansinya. Tahun berikutnya (2011), saya minta lagi sebanyak Rp70 juta, dengan dua kuitansi pembayaran, masing-masing Rp30 juta dan Rp40 juta,” akunya sambil menutup wajah. (metro).

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Riksus Dinas Perdagangan Madina, Inspektorat Mintai Keterangan Juru Pungut Retribusi, Temuan BPK-RI Sudah Ditindak Lanjuti

    Terkait Riksus Dinas Perdagangan Madina, Inspektorat Mintai Keterangan Juru Pungut Retribusi, Temuan BPK-RI Sudah Ditindak Lanjuti

    • calendar_month Senin, 3 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali meraih prestasi dengan mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Opini WTP ini diraih berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2023 oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sumatera Utara ( BPK RI ). Didapatkannya raihan WTP oleh Pemkab Madina […]

  • Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    Tujuh Kepala Daerah harus Berjuang Bentuk Sumteng

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    SIDIMPUAN (Mandailing Online) – Usulan pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di Komisi II DPR RI tidak akan berjalan maksimal jika kepala daerah tidak satu kata. Untuk itu, empat kabupaten dan satu kota di wilayah Tabagsel plus Labuhan Batu dan Labuhan Batu Selatan harus bersatu memperjuangkan percepatan pembentukan provinsi ini. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Pengurus Pusat Pengurus Pusat […]

  • Polisi Limpahkan Berkas Penculik 96 Anak

    Polisi Limpahkan Berkas Penculik 96 Anak

    • calendar_month Selasa, 1 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Penyidik Kepolisian Resor Metropolitan (Polrestro) Kepulauan Seribu telah melimpahkan berkas pemeriksaan pelaku penculikan 96 anak di bawah usia, Sartono kepada pihak kejaksaan selaku penuntut umum. “Saat ini, polisi tinggal menunggu keputusan kapan P-21 (berkas dianggap lengkap),” kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Polisi Baharudin Djafar di Jakarta, Senin. Baharudin mengatakan, […]

  • Pencucian uang Bupati Tobasa diselidiki

    Pencucian uang Bupati Tobasa diselidiki

    • calendar_month Rabu, 15 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN – Pihak Subdit III/Tipikor Direktorat Reserse Kriminal khusus (Dit Reskrimsus) Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) terus menyelidiki tindakan pidana pencucian uang (TPPU), dugaan hasil korupsi pelepasan lahan proyek pembangunan PLTA Asahan III di Dusun Batumamak, Desa Meranti Utara, Kecamatan Pintu Pohan Meranti, Kabupaten Toba Samosir (Tobasa). Diduga yang  dilakukan Bupati Tobasa, Pandapotan Kasmin […]

  • Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    Pernikahan Beda Agama Legal, Tuntunan Agama Diabaikan Negara?

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dewi Soviariani Pemerhati Umat “Amin kita sama, tapi iman kita berbeda”, begitu kira-kira semboyan generasi milennial dan generasi z dalam mewacanakan kehidupan mereka dalam bingkai liberalisasi beragama. Bebasnya interaksi pergaulan lawan jenis menempatkan hubungan perasaan pada batasan yang sudah melewati rambu rambu akidah. Tak sedikit dari milenial maupun gen z menyatukan perbedaan keyakinan tersebut […]

  • Polisi Buru Anak Ketua DPRD Labuhanbatu yang Menjadi Bandar Judi

    Polisi Buru Anak Ketua DPRD Labuhanbatu yang Menjadi Bandar Judi

    • calendar_month Senin, 11 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN: Petugas Kepolisian Resor (Polres) Labuhanbatu memburu pria berinisial RS yang merupakan anak Ketua DPRD Labuhanbatu Ellya Rosa Siregar, terkait penggerebekan rumah pribadi Ellya yang diduga dijadikan markas perjudian jenis toto gelap (togel). Pengganti Sementara Kepala Bidang (Kabid) Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) Komisaris Besar (Kombes) Pol Herry Subiansauri mengimbau agar RS segera […]

expand_less