Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Dinilai Bermasalah, DPRD Riau Minta Jembatan Siak III Ditutup Sementara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak



Pekanbaru,
Komisi C DPRD Riau sebagai mitra kerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengingatkan instansi tersebut tentang kekokohan dana beban Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah (Jembatan Siak III). Pasalnya, baru beberapa bulan diresmikan kontruksi jembatan sudah mengalami penurunan dan di bagian tengah bergelombang.
“Ini menyangkut nama orang banyak. Jangan korbankan nyawa manusia hanya karena ketidaktahuan kita. Kita tidak ingin musibah ambruknya Jembatan Kukar (Kutai Kartanegara, Red) juga terjadi pada Jembatan Siak III. Makanya kita meminta pemerintah provinsi (Pemprov) Riau untuk sementara menutup akses jembatan tersebut dan segera dilakukan perbaikan,” kata Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua Komisi C DPRD Riau dalam perbincangan dengan Analisa, Rabu siang (8/2).

Politisi dari Partai Demokrat Riau ini menambahkan, setelah melihat langsung kondisi bangunan Jembatan Siak III, Noviwaldy berkesimpulan berbahaya bagi warga yang melintasi akses jembatan yang menghubungkan bagian Utara-Selatan Kota Pekanbaru tersebut.

Menurutnya, dari awal dirinya menolak jembatan itu difungsikan karena tidak sesuai dengan spesifikasi. Dan ia meminta Dinas PU Riau untuk memerintahak kontraktor pembangunan Jembatan Siak III secepatnya melakukan perbaikan. “Sejak diresmikan sudah saya ingatkan, jembatan itu (Jembatan Siak III) memang tidak dalam posisi sesuai dengan spesifikasi dan kaedah-kaedah sipil konstruksi,” tukasnya.

Konstruksi yang tak sesuai dengan spesifikasi itu, menurut pria yang akrab disapa Dedet ini, antara lain kondisi gelagar yang tidak beraturan dan “camber” yang negatif atau melengkung ke bawah. Sehingga ini sangat-sangat diragukan untuk menopang beban sesuai yang direncanakan sejak semula.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau, SF Hariyanto yang ditemui Analisa usai rapat dengar pendapat di ruang medium kantor DPRD Riau, tidak sependapat dengan Noviwaldy. Dikatakannya, kekhawatiran Wakil Ketua Komisi C DPRD Riau itu berlebihan.

“Memang ada bagian di konstuksi itu yang cacat. Namun cacatnya hanya sedikit dan tidak tidak membahayakan,” tuturnya.

Apalagi, tambah Kadis PU Riau, setelah diresmikan sekali dalam empat hari dilakukan pengecekan terhadap ketahanan Jembatan Siak III. Meskipun begitu dirinya menerima masukan yang disampaikan anggota Komisi C DPRD Riau tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan uji kelayakan kembali oleh konsultan independen.

“Dana untuk itu sudah dianggarkan pada APBD Riau tahun 2012 yang telah disahkan kemarin,” kata Hariyanto lagi. (dw.analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MUSUH ABADI KAPITALISME

    MUSUH ABADI KAPITALISME

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Aswiroh Nasution*   Mereka tahu kami benar Mereka tahu kami bisa Tapi, mereka takut kami besar Mereka takut kami ada Berjuta sikap kau suguhkan Berjuta fitnah kau berikan Bahkan bermilyar kata kau lemparkan Tapi kami takkan bisa dibungkam Kalian suguhkan berita dusta Demi hancurnya ideologi mulia Ditengah kebingungan manusia Demokrasi seolah olah pelita […]

  • Garda Bangsa Deklarasi “Perang Transparansi”, Tagih Pemkab Madina Buka Data APBD 2025

    Garda Bangsa Deklarasi “Perang Transparansi”, Tagih Pemkab Madina Buka Data APBD 2025

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online– Garda Bangsa Mandailing Natal resmi menyatakan “Perang Transparansi” ke Pemkab Madina. Pemicunya portal resmi Pemkab kosong melompong soal realisasi APBD 2025 dan capaian 1 tahun pemerintahan. “Perang yang kami maksud adalah perang data, perang argumen, dan perang akuntabilitas di ruang publik. Bukan kekerasan, bukan fitnah,” tegas Ketua Plt Bidang Advokasi Garda Bangsa Madina, […]

  • Letkol Nurcahyo Kahubdam I/BB

    Letkol Nurcahyo Kahubdam I/BB

    • calendar_month Minggu, 6 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Pangdam I/BB Mayjen TNI Leo Siegers memimpin upacara serah terima jabatan Kahubdam I/BB dari Kolonel Chb Masri kepada Letnan Kolonel Chb Nurcahyo Utomo sebagai Kahubdam I/BB yang baru di Serambi Kehormatan Makodam I/BB, Jalan Gatot Subroto Km 7,5, Medan, Jumat (04/02/2011). Pangdam dalam sambutannya mengatakan, serah terima jabatan ini, merupakan realisasi dari kebijakan Pimpinan […]

  • Ombudsman RI Menilai Security LP Kelas IIB Panyabungan Lemah

    Ombudsman RI Menilai Security LP Kelas IIB Panyabungan Lemah

    • calendar_month Rabu, 2 Agt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Disaat Lapas kelas IIB Panyabungan kecolongan karena seorang Nara Pidana kasus narkoba kabur pada senin 31/7/2023 kemaren,  Ombudsman RI melakukan inspeksi mendadak ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II B Panyabungan, Kanwil Kemenkumham Sumatera Utara. Rabu 2/8/2023. Saat melakukan sidak, anggota Ombudsman RI Jemsly Hutabarat bersama Kepala Ombudsman RI perwakilan Sumut Abyadi […]

  • Atika Sidak di Beberapa Instansi Layanan Publik

    Atika Sidak di Beberapa Instansi Layanan Publik

    • calendar_month Rabu, 5 Feb 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Sumut, Atika Azmi Utammi Nasution melakukan speksi mendadak (sidak) di sejumlah instasi di Madina, Selasa (4/2/2025). Beberapa instansi itu bersentuhan langsung dengan masyarakat dalam hal layanan pemerintah daerah, yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, DPMPTSP, dan Puskesmas Panyabungan Jae. Atika menyebut, sidak ini bagian dari pengawasan […]

  • Nelayan di Pantai Barat Madina Terpaksa Berhenti Melaut Karena Kelangkaan Solar Bersubsidi

    Nelayan di Pantai Barat Madina Terpaksa Berhenti Melaut Karena Kelangkaan Solar Bersubsidi

    • calendar_month Minggu, 7 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    NATAL ( Mandailing Online ): Nelayan di Pantai Barat Madina, sedang mengalami kesulitan besar. Kelangkaan BBM jenis solar bersubsidi membuat mereka terpaksa berhenti melaut sejak November lalu. Padahal, solar adalah kebutuhan pokok untuk menggerakkan kapal mereka. Menurut nelayan, kelangkaan ini akibat banjir dan putusnya jalan menuju Pantai Barat Madina. Meski minggu ini pasokan BBM jenis […]

expand_less