Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Dinilai Bermasalah, DPRD Riau Minta Jembatan Siak III Ditutup Sementara

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Feb 2012
  • print Cetak



Pekanbaru,
Komisi C DPRD Riau sebagai mitra kerja Dinas Pekerjaan Umum (PU) mengingatkan instansi tersebut tentang kekokohan dana beban Jembatan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzamsyah (Jembatan Siak III). Pasalnya, baru beberapa bulan diresmikan kontruksi jembatan sudah mengalami penurunan dan di bagian tengah bergelombang.
“Ini menyangkut nama orang banyak. Jangan korbankan nyawa manusia hanya karena ketidaktahuan kita. Kita tidak ingin musibah ambruknya Jembatan Kukar (Kutai Kartanegara, Red) juga terjadi pada Jembatan Siak III. Makanya kita meminta pemerintah provinsi (Pemprov) Riau untuk sementara menutup akses jembatan tersebut dan segera dilakukan perbaikan,” kata Noviwaldy Jusman, Wakil Ketua Komisi C DPRD Riau dalam perbincangan dengan Analisa, Rabu siang (8/2).

Politisi dari Partai Demokrat Riau ini menambahkan, setelah melihat langsung kondisi bangunan Jembatan Siak III, Noviwaldy berkesimpulan berbahaya bagi warga yang melintasi akses jembatan yang menghubungkan bagian Utara-Selatan Kota Pekanbaru tersebut.

Menurutnya, dari awal dirinya menolak jembatan itu difungsikan karena tidak sesuai dengan spesifikasi. Dan ia meminta Dinas PU Riau untuk memerintahak kontraktor pembangunan Jembatan Siak III secepatnya melakukan perbaikan. “Sejak diresmikan sudah saya ingatkan, jembatan itu (Jembatan Siak III) memang tidak dalam posisi sesuai dengan spesifikasi dan kaedah-kaedah sipil konstruksi,” tukasnya.

Konstruksi yang tak sesuai dengan spesifikasi itu, menurut pria yang akrab disapa Dedet ini, antara lain kondisi gelagar yang tidak beraturan dan “camber” yang negatif atau melengkung ke bawah. Sehingga ini sangat-sangat diragukan untuk menopang beban sesuai yang direncanakan sejak semula.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Riau, SF Hariyanto yang ditemui Analisa usai rapat dengar pendapat di ruang medium kantor DPRD Riau, tidak sependapat dengan Noviwaldy. Dikatakannya, kekhawatiran Wakil Ketua Komisi C DPRD Riau itu berlebihan.

“Memang ada bagian di konstuksi itu yang cacat. Namun cacatnya hanya sedikit dan tidak tidak membahayakan,” tuturnya.

Apalagi, tambah Kadis PU Riau, setelah diresmikan sekali dalam empat hari dilakukan pengecekan terhadap ketahanan Jembatan Siak III. Meskipun begitu dirinya menerima masukan yang disampaikan anggota Komisi C DPRD Riau tersebut. Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan uji kelayakan kembali oleh konsultan independen.

“Dana untuk itu sudah dianggarkan pada APBD Riau tahun 2012 yang telah disahkan kemarin,” kata Hariyanto lagi. (dw.analisa)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Calo PNS Ditindak Tegas

    Calo PNS Ditindak Tegas

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan dan RB) AA Mangindaan mengingatkan proses penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) agar tidak terjadi percaloan. Jika ada calo yang bermain dalam proses penerimaan dan pelaksanaan ujian CPNS akan di proses secara hukum. ” Siapapun calo yang berani akan kita tindak tegas dan diajukan ke […]

  • BK Imbau Angota DPRD Madina Taati Kode Etik

    BK Imbau Angota DPRD Madina Taati Kode Etik

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Badan kehormatan DPRD Mandailing Natal (Madina) mengeluarkan surat imbauan yang ditujukan pada setiap fraksi agar dapat memperingati anggotanya supaya bekerja sesuai dengan aturan dan kode etik. Surat tersebut bernomor 170/018/BKD/2010 dan diteken Ketua BK H Sariful Lubis. Dalam surat itu diutarakan bahwa untuk mewujudkan DPRD sebagai lembaga yang bermartabat, maka para anggotanya harus menjungjung […]

  • Kades Tegal Sari Natal Ingin Tempuh Jalur Damai Terkait Video Viral Penganiayaan Anak

    Kades Tegal Sari Natal Ingin Tempuh Jalur Damai Terkait Video Viral Penganiayaan Anak

    • calendar_month Senin, 24 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Kepala Desa Tegal Sari Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) Rizal Efendi mengaku koperatif terkait dirinya yang di polisikan perihal video viral penganiayaaan anak di desa nya pada 7 juni 2024 lewat. ” Kalau pemukulan seperti di video yang viral saya tidak terlibat tapi untuk warga dan karang taruna […]

  • Lahirnya Generasi Stres

    Lahirnya Generasi Stres

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN :Ketua Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait mengatakan, ketidaktahuan orang tua dalam mendidik anak sering menyebabkan lahirnya “generasi stres”. “Karena melupakan hak anak, tanpa sadar kita melahirkan `generasi stres`,” katanya dalam seminar “Anakku Masa Depanku” yang diselenggarakan Blessing Community dan Dinas Pendidikan Kota Medan di di Medan, Sabtu 27 November 2010. Sebenarnya, kata dia, […]

  • Mandailing Terus Diguyur Hujan, Pengendara Diminta Hati-Hati

    Mandailing Terus Diguyur Hujan, Pengendara Diminta Hati-Hati

    • calendar_month Minggu, 28 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wilayah Mandailing terus diguyur hujan hampir sebulan terakhir, para pengguna jalan terutama Jalan Lintas Sumatera mulai titik Muara Sipongi di Mandailing Natal hingga titik Sipirok di Tapanuli Selatan atau jalur Tapsel-Palas. Sejumlah supir antar kota antar provinsi kepada Mandailing Online, Minggu (28/10) mengungkapkan jalanan sepanjang wilayah Mandailing banyak yang licin akibat […]

  • Referendum Aceh, Cermin Kegagalan Indonesia

    Referendum Aceh, Cermin Kegagalan Indonesia

    • calendar_month Jumat, 31 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Permintaan Referendum di Aceh merupakan sikap politik yang tegas menghadapi Indonesia yang terus menuju kegagalan dalam berdemokrasi. Pimpinan Komite I DPD RI, Fachrul Razi meminta pemerintah pusat bersikap dan memberikan perhatian serius terhadap permintaan dilakukannya referendum Aceh secara resmi. Apalagi, kata Fachrul, yang berbicara referendum itu adalah Ketua Komite Peralihan Aceh […]

expand_less