Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Do’a Sakti Penangkal Berbagai Keburukan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
  • print Cetak

Oleh: Nazwar, S.Fil.I, M.Phil
Penulis Lepas Lintas Jogja Sumatera

Kenyaatan sebagaimana dipahami berupa takdir sesungguhnya wajib diyakini dalam dua kondisi yaitu baik dan buruk. Baik yang merupakan rahmat atau buah kebaikan dari Allah senantiasa diminta atau dimohonkan agar dikaruniakan baik bagi diri sendiri juga orang lain.

Adapun keburukan atau takdir buruk adalah suatu kenyataan juga yang penting dipahami agar dihindarkan darinya.

Berusaha dengan melatih diri untuk menerima ketetapan Allah yang dihadapi berupa takdir buruk penting, selain takdir baik tentu diharapkan.

Menyikapi kenyataan sebagai ketetapan Allah jika itu baik setidaknya mengucap syukur, alhamdulillah, jika buruk dengan alhamdulillah ala kulli haal atau “qaddarullahu wa maa syaa’a fa’al” yang artinya “sesuai ketetapan Allah, apa yang dikehendakiNya pasti terjadi” menyunjukkan penerimaan atas ketetapan yang merupakan bukti kekuasaan Allah.

Selain sifat, ketetapan berupa takdir buruk penting untuk dimohonkan agar terhindar. Sebab takdir tidak tunduk pada manusia, tidak juga pada takdir itu sendiri, namun sepenuhnya ditentukan Allah. Maka apa pun yang diinginkan terhadap takdir penting untuk menyadari kaidah ini dan memohon kepadaNya yang menjadi penentu secara mutlak.

Selain usaha, do’a sebagaimana yang diajarkan Nabi adalah penting khususnya bagia seorang Muslim untuk menangkal berbagai keburukan. Berikut ini satu do’a yang sangat penting lagi mujarab dalam menjalani kehidupan namun sering kali terlupakan, yaitu:

Allahumma inni a’udzubika min zawaali ni’matika, wa tahawwuli ‘aafiatika, wa fujaa’ati niqmatika, wa min jamii’i sakhotika” artinya: ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari dihilangkannya ni’matMu, dan perubahan sehat (jiwa dan fisik), dan murkaMu secara tiba-tiba (yang menjadikan hilang kesempatan untuk memohon ampun dan bertobat dari dosa-dosa) dan dari semu murkaMu” (H. R. Muslim).

Tidak mengharuskan pada waktu tertentu dan secara berulang-ulang (“taqarroro“) namun mengingat makna yang terkandung dalam do’a tersebut sekaligus merupakan dari tutur kata mulia Nabi Muhammad, makna mengamalkannya adalah suatu kepatutan terutama di waktu-waktu penuh keutamaan, semisal sepertiga atau seperempat malam. “Wallahu a’lam!”

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2013, Pembangunan Tahap II Terminal Kotanopan

    2013, Pembangunan Tahap II Terminal Kotanopan

    • calendar_month Minggu, 17 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTANOPAN (Mandailing Online) – Lanjutan pembangunan terminal Kotanopan, Mandailing Natal (Madina) akan digasak tahun 2013 ini. Sehingga terminal yang dibuka dan beroperasi pada Januari lalu itu, akan sempurna menjelang berakhirnya tahun 2013. Pembangunan terminal ini dimulai sejak tahun 2012 lalu dan masih belum sempurna. Fasilitas yang sudah rampung masih beberapa item dari target seluruhnya. Pelaksanaan […]

  • Rakyat Dua Provinsi Menunggu Keberanian Bupati Pasaman Barat

    Rakyat Dua Provinsi Menunggu Keberanian Bupati Pasaman Barat

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Hari ini hari ke-6 dari target waktu 7×24 jam yang diberikan masyarakat kepada Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, Sumbar. Target waktu penarikan seluruh peralatan aktivitas ilegal logging dan ilegal mining di kawasan hulu Sungai Batang Batahan. Tuntutan penghentian aktivitas ilegal itu disuarakan sekitar 500 massa menuntut bupati Pasaman Barat, menghentikan tambang […]

  • Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

    Uang Palsu di Medan Capai Rp 102,29 Juta

    • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan. Data Kantor Bank Indonesia (BI) Medan mencatatkan, hingga Desember 2011, temuan uang palsu mencapai Rp 106,29 juta. Jumlah temuan ini merupakan rekapitulasi sepanjang tahun 2011 dengan total sebanyak 1.881 lembar. Jumlah nominal yang cukup besar ini tetap didominasi oleh pecahan Rp 50.000 sebanyak 1.271 lembar senilai Rp 63,5 juta. Sementara untuk pecahan Rp 100.000 […]

  • Candi Sipamutung

    Candi Sipamutung

    • calendar_month Selasa, 15 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Candi Sipamutung di Desa Siparau Kecamatan Barumun Tengah, Kabupaten Padang Lawas merupakan bukti sejarah peradaban yang diperkirakan berdiri pada abad XI. Candi yang dikelilingi oleh rangkaian perbukitan rendah tersebut  terletak, di dipinggir Sungai Barumun yang membelah dataran Padanglawas dan berjarak sekitar 40 Km dari ibukota Kabupaten Padanglawas, Sibuhuan dan dari kota Padangsidimpuan berjarak -+ 70 Km […]

  • DCS Dapil 5 HANURA Madina

    DCS Dapil 5 HANURA Madina

    • calendar_month Selasa, 9 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Daftar Calon Sementara Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Pemilihan Umum Tahun 2014 Dapil 5 dari HANURA Madina. Memperebutkan 9 kursi Meliputi Kecamatan Panyabungan Utara, Siabu, Bukit Malintang, Huta Bargot dan Naga Juang.

  • 15 Pemain PSMS Medan Tandatangani Kontrak

    15 Pemain PSMS Medan Tandatangani Kontrak

    • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Sebanyak 15 pemain resmi bergabung dengan tim PSMS Medan setelah melewati proses seleksi dan menandatangani kontrak dengan menajemen klub tersebut. CEO PSMS Medan Sunardi A. di Medan, Sumut, Jumat, mengatakan sebanyak 15 pemain telah setuju meneken kontrak dengan pihak manajemen, dan selanjutnya nama-nama tersebut didaftarkan ke PT.Liga Indonesia. “Ada enam pemain lagi yang […]

expand_less