Senin, 2 Mar 2026
light_mode

DPRD Madina Temukan 18 Proyek Tidak Selesai

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
  • print Cetak

foto Binsar Nasution

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Perjuangan Reformasi DPRD Mandailing Natal (Madina) menemukan 18 proyek fisik tahun 2012 tidak selesai dikerjakan, sementara dananya sudah dicairkan Pemkab Madina 100 persen.

“Kita mendesak Pemkab Madina memberikan penjelasan secara resmi terhadap 18 paket proyek pada anggaran 2012 yang belum selesai dikerjakan sampai dengan Pebruari 2013, sementara itu dana untuk ke 18 paket proyek tersebut telah dicairkan pada pertengahan desember 2012,” kata Ketua Fraksi Perjuangan Reformasi DPRD Madina, Binsar Nasution dalam rapat paripurna DPRD Madina agenda pengesahan perubahan APBD Madina tahun anggaran 2013, Selasa (12/11/2013).

Anehnya, tegas Binsar, dari 18 proyek itu tidak ada satupun perusahaan yang diberikan sanksi oleh pemkab. “Sampai saat ini 18 paket proyek itu belum ada dilakukan PHO-nya,” imbuh Binsar.

“Penggunaan hak-hak dewan yang diatur dalam undang-undang tentu akan berbuntut panjang, maka untuk itu sebelum sampai ke sana kami berharap pemkab untuk segera melakukan penjelasan resmi dalam rapat-rapat kerja,” ujar Binsar.

DPRD memerlukan kepastian apakah semua yang tertera dalam kontrak telah dipenuhi, jika tidak dipenuhi apa langkah yang dilakukan Pemkab Madina.

“Fraksi Perjuang Reformasi akan selalu mengingatkan Pemkab Madina agar tetap mengawasi seluruh pekerjaan dan diselesaikan tepat waktu, dana yang dicairkan harus sesuai dengan perkembangan dilapangan. Jika belum selesai sesuai dengan waktu tertera dalam kontrak, diminta agar uang jangan dicairkan,” ungkap Binsar.

Perusahaan yang bandel harus dilakukan pemutusan kontrak yang akan diikuti dengan sanksi jika menyalahi ketentuan.

“Kita juga meminta Pemkab Madina agar lebih selektif dalam memberikan pekerjaan pada rekanan, baik dari segi kualitas, kemampuan dana maupun rasa keadilan,” imbuh Binsar.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Batumundom Ngadu ke DPRD Madina terkait Narkoba di Desanya

    Warga Batumundom Ngadu ke DPRD Madina terkait Narkoba di Desanya

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah Warga Desa Batu Mundom Kecamatan Muara Batang Gadis sambangi kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Madina. Mereka menyampaikan keresahan mereka terkait maraknya narkoba di desa mereka. Fauzil Siregar salah seorang warga diruangan Ketua DPRD Madina beberkan maraknya penyalahgunaan narkoba jenis sabu sabu dan ganja di lingkungan Desa meraka. Ia […]

  • Utang Indonesia bertambah lagi

    Utang Indonesia bertambah lagi

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indonesia terus menumpuk utang. Di awal 2014, utang luar negeri bertambah senilai US$5,214 miliar atau setara Rp58,824 triliun. Hal itu termuat dalam statistik utang luar negeri Indonesia yang dipublikasikan Bank Indonesia, hari ini. Dengan penambahan utang tersebut, total pinjaman dana asing mencapai US$269,274 miliar. Total utang itu tumbuh 7,1% dibandingkan posisi Januari 2013. […]

  • Akhmad Arjun: Kita Geram dengan Perlakuan Gultom

    Akhmad Arjun: Kita Geram dengan Perlakuan Gultom

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Derman Gultom, Pegawai Lapas II B Natal tega memukul, menendang, menginjak dan mengancam akan membunuh Said Rahman (14 tahun) karena alasan beca korban menyerempet mobil pelaku. Tindakan arogan itu menjadi perhatian masyarakat Mandailing Natal (Madina). Termasuk Ketua MPC Pemuda Pancasila Madina Akhmad Arjun Nasution. Arjun menyebut tindakan Derman Gultom itu tidak […]

  • Singkong, Kripik dan Home Industri Madina

    Singkong, Kripik dan Home Industri Madina

    • calendar_month Kamis, 16 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelaku industri kripik di Madina sudah lama mengeluh soal bahan baku singkong berkualitas yang makin sulit diperoleh. Krisis bahan baku itu memperburuk perkembangan usaha mereka. Jangankan untuk mengembangkan, bertahan saja sudah syukur. Ubi kayu asal Madina memiliki cita rasa yang sangat bagus bagi bahan baku kripik. Tetapi, petani di Madina tak banyak menanam ubi kayu. […]

  • Tradisi Nazar dan Makan 1 kampung di Gunung Baringin

    Tradisi Nazar dan Makan 1 kampung di Gunung Baringin

    • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Masyarakat Kelurahan Gunung Baringin melaksanakan gotong royong gotong memasak bersama didepan depan mesjid Jamik Gunung Baringin, Selasa (15/10). Selain kambing dan lembu yang disembelih juga ditambah dari kurban masyarakat sebagai lauk makan. Tradisi Nazar dan makan 1 kampung ini terjadi terkait dengan nazar warga masyarakat tahun lalu agar kelurahan Gunung Baringin terhindar dari segala bahaya […]

  • Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

    Guru di Kota Berlebih, di Desa Terpencil Kekurangan

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyebaran tenaga pendidik di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak  proporsional. Guru menumpuk di sekolah-sekolah daerah perkotaan, sementara di  daerah pinggiran dan pedalaman banyak sekolah yang kekurangan guru, bahkan  banyak sekolah dasar yang hanya dididik oleh 2 atau 3 orang guru saja. “Kondisi ini tentu sangat memprihatinkan. Dan pemerintah terkesan mengabaikan […]

expand_less