Rabu, 14 Okt 2026
light_mode

Dua Nyawa Hampir Melayang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Isu penculikan anak kembali menelan korban. Diduga komplotan penculik anak, dua orang warga Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, nyaris tewas dihajar massa di Desa Aek Banir, Kecamatan Panyabungan, Jumat (04/12/2010) dini hari.

Kedua korban bernama Ali Marsuki dan Ibrahim. Akibat pengeroyokan itu, keduanya menderita luka parah sehingga harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Permata Madina. Kepala kedua korban harus dijahit akibat luka yang diderita.

Penuturan kedua korban saat ditemui di RS Permata Madina, kejadian pengeroyokan berawal saat kedua korban hendak berkunjung ke Aek Banir dengan mengendarai mobil pribadi jenis Kijang Kapsul. Saat memutar mobil mau mengarah pulang, mobil yang ditumpangi kedua korban dicegat warga untuk memeriksa isi mobil.

Meski telah dilakukan pemeriksaan dan keduanya juga sudah menunjukkan KTP, warga Aek Banir tetap tidak yakin keduanya hanya sekadar berkunjung ke Aek Banir. Keduanya diduga komplotan penculik anak. Dugaan warga didasari merebaknya isu penculikan anak di Madina saat ini. Sejurus kemudian, warga Aek Banir langsung mengeroyok keduanya.

“Kami sempat melarikan diri, saya melarikan diri ke rumah warga sementara kawan saya Ibrahim lari ke hutan untuk meloloskan diri dari amukan masa. Dari rumah warga itu saya diambil massa dan saya langsung dihajar dengan dengan kayu. Tangan dan kaki saya diikat agar tidak ada perlawanan,” cerita Ali.

Kejadian ini diketahui kelurga Ali setelah Ibrahim kawan berhasil melarikan diri menelepon keluarga korban. Setelah keluarga Ali menerima telepon dari Ibrahim, keluarga Ali langsung melapor ke polisi.

Setelah keluarga korban melapor, polisi langsung berangkat ke Aek Banir untuk menyelamatkan Ali. Proses penjemputan korban berlangsung alot karena warga Aek Banir ngotot Ali adalah kompolotan penculik anak.

Wakakolres Madina AKP Hariyatmoko saat dikonfirmasi wartawan membenarkan pengeroyokan yang dilakukan warga Aek Banir. Pengeroyokan bermotif isu penculikan anak yang berkembang di Madina saat ini.

Meski diduga bermotif termakan isu penculikan anak, polisi yang menangani kasus ini berjanji akan tetap menindak para pelaku pengeroyokan sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

Memang hampir di setiap desa di Madina isu penculikan anak saat ini disebarluaskan melalui masjid. Masyarakat diimbau menjaga anaknya sehingga membuat warga siaga bahkan terkadang warga panik begitu melihat orang baru.

Padahal pihak kepolisian sudah berusaha memberitahukan kepada masyarakat bahwa isu tersebut tidak benar karena hingga hari ini belum ada warga yang melapor menjadi korban. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Korban Isu Penculikan Anak

    Korban Isu Penculikan Anak

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ali Marsuki, korban pengeroyokan warga Desa Aek Banir, Kecamatan Panyabungan, Jumat (04/12/2010) dini hari, dirawat secara intensif di Rumah Sakit Permata Madina, Panyabungan. Ali dan Ibrahim dikeroyok warga karena diduga komplotan penculik anak. Isu penculikan anak saat ini merebak di Madina. (Ist) Sumber : Beritasumut

  • Kasus Jasad Bayi di Aek Galoga, Polisi Kantongi Nama Diduga Ayah Bayi

    Kasus Jasad Bayi di Aek Galoga, Polisi Kantongi Nama Diduga Ayah Bayi

    • calendar_month Sabtu, 8 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Penemuan jasad bayi yang di tanam dipekarangan rumah milik Yanuwar warga lorong aek galoga, Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal pada Rabu 5/7/2023 memasuki babak baru. Polisi telah mengantongi nama laki laki yang diduga kuat sebagai ayah dari jasad bayi yang ditemukan tersebut. ” ia benar kita telah mengantongi […]

  • Mobil Box Terjungkal ke Jurang

    Mobil Box Terjungkal ke Jurang

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PARAPAT- Sebuah truk jenis (box) kanvas BK 8916 LW yang dikemudikan Alex Manurung (29) bermuatan garam, arang dan bahan sembako lainnya, terjungkal ke jurang di kawasan jembatan kembar Mar suse, Senin (1/8) sekira pukul 15.00 WIB. Menurut saksi mata bermarga Manik (30) mengatakan, mobil tujuan Siantar dari Parapat itu, terjun ke jurang sekitar pukul 15.00 […]

  • Jalankan Fungsi Pengawasan, Kejari Madina Pastikan Proyek Dinas PUPR Dilaksanakan

    Jalankan Fungsi Pengawasan, Kejari Madina Pastikan Proyek Dinas PUPR Dilaksanakan

    • calendar_month Selasa, 21 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Jalankan fungsi pengawasan, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal ( Madina ) didampingi Kepala Dinas PUPR Elpiyanti Harahap lekukan pengawasan proyek Dinas PUPR tahun 2023 khusus bidang Jalan dan Jembatan. Selasa 21/11/2023. Ada 4 Kecamatan yang dilakukan pengawasan oleh tim Kejaksaan, kesemuaan bidang jalan dan jembatan. Selain melakukan pengukuran terhadap proyek yang […]

  • Pjs Bupati Minta RSU Panyabungan Tegas Kepada Keluarga Pasien Covid

    Pjs Bupati Minta RSU Panyabungan Tegas Kepada Keluarga Pasien Covid

    • calendar_month Jumat, 16 Okt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pjs Bupati Madina, Ir. H. Dahler Lubis kelihatan marah kepada pimpinan RSU Panyabungan yang dinilai teledor menangani keluarga pasien Covid-19. Kepada wartawan, Jum’at (16/10/2020) Dahler menyikapi keteledoran pihak RSU Panyabungan yang diduga membiarkan orangtua pasien Covid dari Muarasipongi keluyuran keluar masuk kamar pasien. Harusnya RSU Panyabungan tidak mentolelir itu, agar keluarga […]

  • Kasus Suap, Bupati Simalungun JR Saragih Bersedia Beri Keterangan

    Kasus Suap, Bupati Simalungun JR Saragih Bersedia Beri Keterangan

    • calendar_month Sabtu, 8 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA: Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan Bupati Simalungun HR Saragih sudah menyatakan bersedia memberikan keterangan kepada Majelis Kehormatan Hakim (MKH). “Dia sudah menyatakan bersedia, tinggal kapan dia datang untuk memberikan keterangan,” kata Mahfud, kepada wartawan di Jakarta, Jumat, 7 Januari 2011. Sementara tentang bekas calon bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, lanjutnya, MKH akan […]

expand_less