Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Dua Nyawa Hampir Melayang

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 9 Des 2010
  • print Cetak


Panyabungan, Isu penculikan anak kembali menelan korban. Diduga komplotan penculik anak, dua orang warga Kelurahan Pasar Hilir, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, nyaris tewas dihajar massa di Desa Aek Banir, Kecamatan Panyabungan, Jumat (04/12/2010) dini hari.

Kedua korban bernama Ali Marsuki dan Ibrahim. Akibat pengeroyokan itu, keduanya menderita luka parah sehingga harus mendapat perawatan secara intensif di Rumah Sakit Permata Madina. Kepala kedua korban harus dijahit akibat luka yang diderita.

Penuturan kedua korban saat ditemui di RS Permata Madina, kejadian pengeroyokan berawal saat kedua korban hendak berkunjung ke Aek Banir dengan mengendarai mobil pribadi jenis Kijang Kapsul. Saat memutar mobil mau mengarah pulang, mobil yang ditumpangi kedua korban dicegat warga untuk memeriksa isi mobil.

Meski telah dilakukan pemeriksaan dan keduanya juga sudah menunjukkan KTP, warga Aek Banir tetap tidak yakin keduanya hanya sekadar berkunjung ke Aek Banir. Keduanya diduga komplotan penculik anak. Dugaan warga didasari merebaknya isu penculikan anak di Madina saat ini. Sejurus kemudian, warga Aek Banir langsung mengeroyok keduanya.

“Kami sempat melarikan diri, saya melarikan diri ke rumah warga sementara kawan saya Ibrahim lari ke hutan untuk meloloskan diri dari amukan masa. Dari rumah warga itu saya diambil massa dan saya langsung dihajar dengan dengan kayu. Tangan dan kaki saya diikat agar tidak ada perlawanan,” cerita Ali.

Kejadian ini diketahui kelurga Ali setelah Ibrahim kawan berhasil melarikan diri menelepon keluarga korban. Setelah keluarga Ali menerima telepon dari Ibrahim, keluarga Ali langsung melapor ke polisi.

Setelah keluarga korban melapor, polisi langsung berangkat ke Aek Banir untuk menyelamatkan Ali. Proses penjemputan korban berlangsung alot karena warga Aek Banir ngotot Ali adalah kompolotan penculik anak.

Wakakolres Madina AKP Hariyatmoko saat dikonfirmasi wartawan membenarkan pengeroyokan yang dilakukan warga Aek Banir. Pengeroyokan bermotif isu penculikan anak yang berkembang di Madina saat ini.

Meski diduga bermotif termakan isu penculikan anak, polisi yang menangani kasus ini berjanji akan tetap menindak para pelaku pengeroyokan sesuai aturan dan hukum yang berlaku.

Memang hampir di setiap desa di Madina isu penculikan anak saat ini disebarluaskan melalui masjid. Masyarakat diimbau menjaga anaknya sehingga membuat warga siaga bahkan terkadang warga panik begitu melihat orang baru.

Padahal pihak kepolisian sudah berusaha memberitahukan kepada masyarakat bahwa isu tersebut tidak benar karena hingga hari ini belum ada warga yang melapor menjadi korban. (BS-026)
Sumber : Berita Sumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepala BIN: Pilkada Ditunda Jika Daerah Hanya ada Satu Calon

    Kepala BIN: Pilkada Ditunda Jika Daerah Hanya ada Satu Calon

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Sutiyoso mengatakan pilkada serentak bisa ditunda jika ada daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon kepala daerah. “Belakangan ini ada beberapa kendala yang tidak disangka-sangka adalah ada Kabupaten atau kota yang tidak ada calonnya. Itu konsekuensinya harus ditunda pada periode berikutnya,” ujar Sutiyoso di Balai Kartini, Jakarta, Kamis […]

  • Prof. Todung: SMGP Jangan Abaikan Hak Madina, Harus Tunduk pada Aturan

    Prof. Todung: SMGP Jangan Abaikan Hak Madina, Harus Tunduk pada Aturan

    • calendar_month Rabu, 5 Okt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Prof. Todung Mulia Lubis menyatakan PT SMGP jangan mengabaikan penduduk sekitar. Pun juga harus tunduk kepada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Di sisi lain, Todung berpendapat bahwa keberadaan perusahaan SMGP di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara sejalan dengan kebijakan pemerintah tentang transisi energi melalui Energi Baru Terbarukan (EBT). Itu dikatakan Todung […]

  • MAKNA NUZULUL QURAN

    MAKNA NUZULUL QURAN

    • calendar_month Jumat, 30 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Setiap Ramadhan kaum Muslim biasanya menyelenggarakan Peringatan Nuzulul Quran. Tentu karena al-Quran Allah SWT turunkan pada Bulan Ramadhan (QS al-Baqarah [2]: 185). Bukan hanya turun pada bulan Ramadhan yang istimewa, al-Quran pun turun pada malam yang sangat istimewa, yakni Lailatul Qadar. Allah SWT berfirman: إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ . وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ […]

  • Provinsi Sumatera Tenggara dibentuk?

    Provinsi Sumatera Tenggara dibentuk?

    • calendar_month Senin, 24 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Bupati Padang Lawas Utara, Bahrum Harahap mengusulkan segera dibentuk panitia pembentukan Provinsi Sumatera Tenggara di lima daerah, berikut panitia di tingkat Provinsi Sumatera Utara. Ia juga berharap kelima daerah menyiapkan dana dalam jumlah yang cukup untuk menyokong gerakan pembentukan provinsi baru tersebut. “Kami sendiri di Padang Lawas Utara sudah menganggarkan Rp1,5 miliar,” ujarnya, […]

  • Sekda Madina dan Kabag Hukum Diperiksa Mabes Polri

    Sekda Madina dan Kabag Hukum Diperiksa Mabes Polri

    • calendar_month Selasa, 29 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Plt.Sekda Kabupaten Mandailing Natal, Syafei Lubis dan Kabag Hukum, Alamulhaq Daulay diperiksa di Mabes Polri terkait pencabutan izin KP USU. Menjawab wartawan via telefon seluler, Selasa (29/9), Alamulhaq Daulay membenarkan adanya pemeriksaan itu pada Senin (28/9). Pihak Mabes Poliri memeriksa kedua pejabat Pemkab Mandailing Natal (Madina) itu menyusul adanya pengaduan […]

  • FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

    FKUB Sosialisasikan Permenag & Permendagri

    • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Madina, Untuk mewujudkan tokoh-tokoh lintas agama yang memiliki pengetahuan dan wawasan yang luas serta toleran dalam menyikapi segala permasalahan, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Madina menyosialisasikan peraturan bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) tentang Pedoman Pelaksanaan Tugas Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dalam memelihara kerukunan umat beragama. Sosialisasi bertempat di […]

expand_less