Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Dua Sungai Di Madina Bisa Hasilkan 30 MW Listrik

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 13 Okt 2012
  • print Cetak

bendungan batang gadis 131012PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Natal di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dapat menghasilkan arus listrik 20 hingga 30 mega watt (MW) dengan pola Pembangkit Listrik Tenaga Mini Hitro (PLTMH).

Tiga perusahaan swasta sudah melirik Madina dalam rencana investasi. Ketiganya adalah PT.Demarco Energi Sejati, PT.Terrasys Energi Madina dan PT. Hesa Laras Cemerlang.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Madina Ir.Arpan Harapan Siregar, MT didampingi Kabid kelistrikan Budi Rahmat ST kepada wartawan, Kamis (11/10), PLTMH ini adalah salah satu energy yang ramah akan lingkungan dengan memanfaatkan aliran sungai yang mempunyai daya tinggi dan juga sebagai sumber energi alternatif.

“Saat ini di Sungai Batang Natal dan Batang Gadis sedang dilakukan study design oleh perusahan swasta tersebut,” katanya.

Jika berlanjut akan segera melakukan tahapan konstruksi. “Disamping itu juga sedang dilakukan survey potensi diwilayah Mandailing Julu yang diperkirakan akan mencapai 10 hingga 15 MW,” ujarnya.

“Kondisi Madina saat ini masih devisit listrik dan masih membutuhkan tenaga ekstra untuk mendongkrak rasio elektifikasi. Dimana dari 450 desa di daerah kita terdapat 53 desa lagi yang belum dialiri listrik oleh PT PLN,” jelas Arpan.

Energi listrik yang dihasilkan dari dua sungai tersebut akan dikoneksikan ke Jaringan Trasmisi Sumatra (JTS) kerjasama pola bagi hasil dengan pihak PT. PLN.

Arpan menyatakan, pihak PLN sebagai penyedia usaha ketenagalistrikan telah mempunyai rencana jangka panjang untuk membangun sarana infrstruktur khususnya bagi daerah-daerah yang belum menikmati aliran listrik dan memproritaskan transmisi dan distribusinya khusus untuk Madina.

“Pada prinsipnya Pemkab Madina sangat mendukung rencana pengembangan potensi aliran sungai pola PLTMH yang akan memberikan manfaat besar kepada daerah, seperti membuka peluang menambah lapangan kerja baru,” katanhya.

Selain itu, pembangkit listrik ini tidak mengganggu ekositem sungai di satu sisi dan iklim investasi terbuka kerena permasalahan listrik sudah dapat terpenuhi sebagai salah satu pertimbangan untuk investasi. (mar)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Prihatin Kondisi Idil Adha, Tim SAHATA Serahkan Bantuan

    Prihatin Kondisi Idil Adha, Tim SAHATA Serahkan Bantuan

    • calendar_month Jumat, 8 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    NATAL (Mandailing Online) – Tim pasangan calon bupati dan wakil bupati Mandailiang Natal (Madina) Saipullah-Atika (SAHATA) menyerahkan bantuan kepada Idil Adha, korban tabrakan di PT SSS tiga bulan lalu, yang masih terbaring dengan luka parah, Kamis (7/11/2024). Warga Desa Patiluban Mudik, Kecamatan Natal itu pada Agustus 2024 lalu mengalami kecelakaan saat dumtruck yang dikemudikannya bertabrakan […]

  • Ketimpa Pohon, 4 Warga Batang Natal Meninggal Dunia

    Ketimpa Pohon, 4 Warga Batang Natal Meninggal Dunia

    • calendar_month Senin, 31 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    BATANAG NATAL ( Mandailing Online ) 4 orang warga Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal dikabarkan meninggal dunia karena tertimpa pohon besar saat beristirah. Kejadian terjadi pada Minggu malam 30/7/2023 sekitar pukul 24.00 wib. Kadis Kominfo Mandailing Natal Martua Batubara  yang menghubungi Sekcam Camat Batang Natal Senin 31/7/2023 membenarkan periatiwa tersebut. ” ya benar, ada […]

  • Nakhodai Srikandi PP Madina, Ida Rosita: Kita Bangkitkan Pergerakan Perempuan

    Nakhodai Srikandi PP Madina, Ida Rosita: Kita Bangkitkan Pergerakan Perempuan

    • calendar_month Jumat, 25 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Nakhoda Baru Srikandi Pemuda Pancasila (PP) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Ida Rosita yang terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Cabang I mengatakan saatnya pergerakan kaum perempuan dibangkitkan. “Melalui Srikandi kita bangkitkan pergerakan perempuan di Madina. Ini sesuai dengan tema Muscab kita, yaitu Mengukuhkan Kiblat Pergerakan Perempuan,” katanya dalam sambutan usai terpilih. Ia […]

  • PKS Rekomendasi Sukhairi-Atika

    PKS Rekomendasi Sukhairi-Atika

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menerbitkan rekomendasi kepada pasangan Jakfar Sukhairi Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution sebagai calon bupati/wakil bupati Madina dari PKS. Dokumen rekomendasi diserahkan Ketua DPW PKS Sumut, DR. Heriyanto Lc. MA di sekretariat DPD PKS Madina, Jl. Willem Iskander, Panyabungan, Kamis (25/6/2020). Penyerahan disaksikan Ketua MPW DPD PKS Sumut, Ustad […]

  • Dugaan Korupsi Kades Hutaraja Terus Mencuat. Kegiatan Keagamaan dan Budaya Juga Diduga Takrealisasi

    Dugaan Korupsi Kades Hutaraja Terus Mencuat. Kegiatan Keagamaan dan Budaya Juga Diduga Takrealisasi

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – (Mandailing Online) – Ternyata selain  gaji aparat desa, insentif BPD, Guru Magrib mengaji, Kepala MDA, Bilal Mayit, serta insentif petugas Kesehatan desa yang diduga digelapkan Rahmad Parmonangan selaku Kepala Desa Hutajara Panyabungan Selatan, Madina. Uang kegiatan Program Keagamaan serta Kebudayaan juga di diduga diembat. Ratusan Juta Anggaran Dana Desa dan Dana Desa Tahun […]

  • Dua Desa Bakal Gagal Penen, Ratusan Ha Padi Direndam Banjir

    Dua Desa Bakal Gagal Penen, Ratusan Ha Padi Direndam Banjir

    • calendar_month Kamis, 8 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Lahan persawahan di Desa Hutapuli dan Hutaraja Kecamatan Siabu dinyatakan akan gagal panen akibat terrendam banjir. Padahal padi-padi itu sudah diambang panen. Tanaman padi yang mayoritas telah menguning itu pun diprediksi akan gagal panen karena rendaman banjir sudah seminggu berlangsung yang menyebabkan bulir padi bakalan busuk. Sejauh ini belum ada data […]

expand_less