Jumat, 12 Jun 2026
light_mode

FMI Madina Minta Kejari Transparan Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • print Cetak

Ahmad Husein Lubis Ketua Forum Mahasiswa Intelektual Mandailing Natal (FMI Madina)

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  Forum Mahasiswa Intelektual Mandailing Natal (FMI Madina) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina untuk serius serta tidak menutup informasi (Transparan) terkait perkembangan kasus dugaan korupsi Smart Village yang saat ini sedang ditangani.

Demikian ditegaskan Ketua FMI Madina, Ahmad Husein Lubis kepada wartawan, Rabu (25/06/2025) dalam menanggapi proses hukum penyelidikan dugaan korupsi dana desa program desa digital “Smart Village” yang sedang ditangani Kejari Madina.

Ahmad Husein mengatakan, masyarakat¹ Madina khususnya mahasiswa terus mengawal proses pengungkapan kasus dugaan korupsi ini.

“Langkah pemeriksaan dari Kejari Madina untuk memeriksa AML dan IP yang merupakan oknum pejabat di Pemkab Madina merupakan langkah penting dalam pengungkapan kasus ini,”sebutnya.

Dan sambungnya, kami dari mahasiswa akan terus mengawal proses ini, sehingga kami berharap Kepala Kejari Madina benar-benar serius dan membuka informasi seluas-luasnya untuk masyarakat Madina.

Kasus dugaan Korupsi Program Smart Village ini, sudah sangat mengecewakan masyarakat Madina. Menurutnya, kasus ini menjadi bom waktu, khususnya bagi para Kepala Desa. Sehingga mereka seolah-olah menjadi bagian dari kasus dugaan korupsi ini.

“Kasus ini sudah menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bahkan kepala desa pun sudah mulai merasa ketakutan, karena di lopo-lopo di desa mereka, karena kasus ini mereka dianggap juga ikut menikmati korupsi dana desa tersebut,”ungkapnya.

Ahmad menjelaskan, sudah seharusnya dana desa yang dianggarkan oleh Pemerintah Pusat digunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan di desa. Baik untuk pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusianya.

“Bukan untuk dikorupsi secara berjamaah seperti kasus dugaan korupsi program Smart Village ini. Para pejabat itu sudah mengkhianati masyarakat desa. Ini sangat menyakitkan hati mereka,” tegasnya.

Karena itu, Ahmad pun berharap Kajari Madina, Dr Muhammad Iqbal Hasibuan, SH. MH untuk menyelesaikan penyelidikan dan segera menetapkan tersangka dalam kasus ini. Sehingga masyarakat desa yang mulai tidak mempercayai Kepala Desa ini menjadi semakin berangsur mempercayai Kepala desa mereka.

“Pak Kajari kami harap bisa segera menetapkan tersangkanya. Sehingga bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat desa kepada kepala desa yang mereka pilih. Karena dugaan korupsi ini, dinikmati oleh para pejabat korup di Madina ini,” harapnya.(*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Arsidin: Pemerintah Jangan Beri Peluang PT Rendy Ulur Waktu

    Arsidin: Pemerintah Jangan Beri Peluang PT Rendy Ulur Waktu

    • calendar_month Rabu, 12 Okt 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara meminta pemerintah untuk tidak memberi peluang kepada PT Rendy Permata Raya mengulur waktu dalam merealisasikan kebun plasma bagi warga Singkuang I, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina, Sumut. Hal itu disampaikan Arsidin menanggapi belum tercapainya kesepakatan antara perusahaan dengan masyarakat penerima […]

  • Di Panyabungan Timur, Anggota DPRD Pembaca Proklamasi

    Di Panyabungan Timur, Anggota DPRD Pembaca Proklamasi

    • calendar_month Senin, 17 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Mandailing Natal, Sahriwan Nasution menjadi pembaca teks proklamasi di upacara peringatan HUT RI di Kecamatan Panyabungan Timur, Senin (17/8). Upacara yang dipusatkan di halaman SMP Negeri Gunung Baringin ini, selain dihadiri oleh jajaran Muspika Kecamatan Panyabungan Timur, juga dihadiri  para guru-guru, pegawai puskesmas, aparat kepolisian dari Polpol Panyabungan Timur, […]

  • Kelulusan siswa SMA/MA dan SMK di Madina 99,88%

    Kelulusan siswa SMA/MA dan SMK di Madina 99,88%

    • calendar_month Selasa, 17 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Tingkat kelulusan Ujian Nasional (UN) tingkat SMA, MA dan SMK tahun pelajaran 2010-2011 di Kabupaten Mandailing Natal mencapai 99,88 persen dari 6.008 peserta UN. Sedangkan jumlah siswa yang tak lulus hanya 4 orang. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Madina H Imron Lubis didampingi Kabid Dikmenumjur Mustamin Nasution di Panyabungan. “Tingkat kelulusan peserta […]

  • Bela Palestina Tak Cukup Dengan Retorika

    Bela Palestina Tak Cukup Dengan Retorika

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Novida Sari, S.Kom Ketua Majelis Taklim Islam Kaffah Madina Pidato Presiden Prabowo dalam Forum KTT Developing Eight (D-8) dinilai bagus tapi terkesan menggurui dan abai atas apa yang dilakukan oleh negara-negara tersebut, demikian menurut Pengamat Timur Tengah, Smith Alhadar. Menurutnya, Prabowo tidak mendapatkan cukup informasi tentang perkembangan di Gaza. Meskipun Indonesia sendiri begitu vokal […]

  • Gugah Kesadaran Warga, DLH Madina Akan Rutinkan Jum’at Bersih

    Gugah Kesadaran Warga, DLH Madina Akan Rutinkan Jum’at Bersih

    • calendar_month Jumat, 26 Jul 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA -Mandailing Online: sungai aek mata di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) masih menjadi pekerjaan rumit Dinas Lingkungan Hidup ( DLH). Kurang nya kesadaran masyarakat akan pentingnya melestarikan sungai dengan tidak membuang sampah ke sungai terus disosialisasikan dengan cara turun langsung melakukan pembersihan. Pagi ini saja petugas dari Dinas Lingkungan Hidup dengan Forum […]

  • Harga Karet Terendah Dalam Lima Tahun Terakhir

    Harga Karet Terendah Dalam Lima Tahun Terakhir

    • calendar_month Sabtu, 4 Okt 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Medan – Tekanan terhadap harga karet di pasar dunia belum berakhir. Memasuki awal Oktober, harga karet diperdagangkan di bawah US$1,38 per kg yang merupakan harga terendah dalam 69 bulan terakhir atau sekitar lima tahun terakhir. Sekretaris Gabungan Pengusaha Karet Indonesia (Gapkindo) Sumut, Edy Irwansyah mengungkapkan, khusus selama sepekan terakhir, melemahnya harga karet dipicu turunnya harga […]

expand_less