Selasa, 28 Jul 2026
light_mode

FMI Madina Minta Kejari Transparan Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • print Cetak

Ahmad Husein Lubis Ketua Forum Mahasiswa Intelektual Mandailing Natal (FMI Madina)

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  Forum Mahasiswa Intelektual Mandailing Natal (FMI Madina) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina untuk serius serta tidak menutup informasi (Transparan) terkait perkembangan kasus dugaan korupsi Smart Village yang saat ini sedang ditangani.

Demikian ditegaskan Ketua FMI Madina, Ahmad Husein Lubis kepada wartawan, Rabu (25/06/2025) dalam menanggapi proses hukum penyelidikan dugaan korupsi dana desa program desa digital “Smart Village” yang sedang ditangani Kejari Madina.

Ahmad Husein mengatakan, masyarakat¹ Madina khususnya mahasiswa terus mengawal proses pengungkapan kasus dugaan korupsi ini.

“Langkah pemeriksaan dari Kejari Madina untuk memeriksa AML dan IP yang merupakan oknum pejabat di Pemkab Madina merupakan langkah penting dalam pengungkapan kasus ini,”sebutnya.

Dan sambungnya, kami dari mahasiswa akan terus mengawal proses ini, sehingga kami berharap Kepala Kejari Madina benar-benar serius dan membuka informasi seluas-luasnya untuk masyarakat Madina.

Kasus dugaan Korupsi Program Smart Village ini, sudah sangat mengecewakan masyarakat Madina. Menurutnya, kasus ini menjadi bom waktu, khususnya bagi para Kepala Desa. Sehingga mereka seolah-olah menjadi bagian dari kasus dugaan korupsi ini.

“Kasus ini sudah menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bahkan kepala desa pun sudah mulai merasa ketakutan, karena di lopo-lopo di desa mereka, karena kasus ini mereka dianggap juga ikut menikmati korupsi dana desa tersebut,”ungkapnya.

Ahmad menjelaskan, sudah seharusnya dana desa yang dianggarkan oleh Pemerintah Pusat digunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan di desa. Baik untuk pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusianya.

“Bukan untuk dikorupsi secara berjamaah seperti kasus dugaan korupsi program Smart Village ini. Para pejabat itu sudah mengkhianati masyarakat desa. Ini sangat menyakitkan hati mereka,” tegasnya.

Karena itu, Ahmad pun berharap Kajari Madina, Dr Muhammad Iqbal Hasibuan, SH. MH untuk menyelesaikan penyelidikan dan segera menetapkan tersangka dalam kasus ini. Sehingga masyarakat desa yang mulai tidak mempercayai Kepala Desa ini menjadi semakin berangsur mempercayai Kepala desa mereka.

“Pak Kajari kami harap bisa segera menetapkan tersangkanya. Sehingga bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat desa kepada kepala desa yang mereka pilih. Karena dugaan korupsi ini, dinikmati oleh para pejabat korup di Madina ini,” harapnya.(*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tepati Janji, Sukhairi Bantu Pembangunan Masjid di Aek Galoga

    Tepati Janji, Sukhairi Bantu Pembangunan Masjid di Aek Galoga

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) HM Jakfar Sukhairi Nasution serahkan bantuan pembangunan Masjid Al-Abshor di Lorong Aek Galoga, Desa Pidoli Dolok, Kecamatan Panyabungan, Selasa (5/7). Atas bantuan ini, warga pun menyampaikan terima kasih. “Ini merupakan janji yang pernah Pak Sukhairi utarakan pada kami beberapa waktu yang lalu, untuk itu, saya beserta warga […]

  • Soal Calon Walikota Padangsidimpuan Masyarakat Diminta Nilai secara Obyektif

    Soal Calon Walikota Padangsidimpuan Masyarakat Diminta Nilai secara Obyektif

    • calendar_month Sabtu, 29 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Padangsidimpuan, (MO) –Tokoh Pemuda Kota P. Sidimpuan Rinaldi Simanjutak mengharapkan masyarakat Kota Padangsidimpuan mampu menilai beberapa calon kepala daerah secara obyektif. “Nilailah secara obyektif, maka akan tumbuh keyakinan dalam diri, jika hanya pasangan nomor urut 3 (AMIN) pilihan tepat pada Oktober 2012 nanti, ” ujar tokoh pemuda Kota P. Sidimpuan Rinaldi Simanjutak kepada Analisa, Rabu […]

  • Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

    Mahasiswa Masih Kuasai Kampus FK UISU

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    MEDAN- Mahasiswa Fakultas Kedokteran (FK) Universitas Islam Sumatera Utara (UISU) masih menguasai kampus mereka di Jalan Sisingamangaraja, Medan, Kamis (2/1). Padahal, sebelumnya pihak yayasan telah melaporkan delapan mahasiswa ke Polresta Medan atas penguasaan kampus tersebut. “Sampai saat ini kami masih melakukan penutupan kampus. Hari ini sudah genap 34 hari, sebulan lebih sudah kami tutup dan […]

  • Mudahkan Warga, Dukcapil Madina Lakukan Pelayanan Kepengurusan Adminduk dan E -KTP di Kantor Camat

    Mudahkan Warga, Dukcapil Madina Lakukan Pelayanan Kepengurusan Adminduk dan E -KTP di Kantor Camat

    • calendar_month Rabu, 4 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online)- Sejak pagi tadi Rabu 4/10/2023, Kantor Camat Panyabungan didatangi kaum muda, mereka hendak melakukan pengurusan documen kependudukan. Memang hari ini Kantor Dukcapil Mandailing Natal ( Madina ) sedang melakukan ekselerasi perekaman keliling  seluruh Kecamatan di Madina untuk memudahkan kepengurusan dokumen kependudukan mulai dari E- KTP sampai pada urusan yang berhubungan dengan kependudukan. […]

  • Cedera Berat Pilkada Mandailing Natal

    Cedera Berat Pilkada Mandailing Natal

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ali Sati Nasution SUATU peristiwa menyedihkan yang tidak dinyana itu telah datang. Keputusan pihak paling berwenang dari pusat telah dimaklumatkan. Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan pemungutan suara ulang di seluruh Mandailing Natal. Terkait masalah Pilkada Juni 2010 lalu. “Telah terjadi pelanggaran terstuktur, sistematis dan massif yang terjadi di […]

  • Kontras Minta Kapolda Sumut Diganti

    Kontras Minta Kapolda Sumut Diganti

    • calendar_month Minggu, 1 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Kontras menilai Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Wisnu Amat Sastro tidak tegas dalam mengambil tindakan terhadap anggota yang dinilai melakukan tindakan kekerasan di lapangan. Bisa dilihat banyaknya jumlah kasus yang terjadi, namun sangat disayangkan belum ada pelaku (oknum) sampai ke meja persidangan. “Kapolda dibawah kepemimpinan Wisnu tidak reformis dan tegas dalam mengambil tindakan terhadap […]

expand_less