Sabtu, 14 Mar 2026
light_mode

FMI Madina Minta Kejari Transparan Terkait Dugaan Korupsi Smart Village

  • account_circle Muhammad Hanapi
  • calendar_month Rabu, 25 Jun 2025
  • print Cetak

Ahmad Husein Lubis Ketua Forum Mahasiswa Intelektual Mandailing Natal (FMI Madina)

PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):  Forum Mahasiswa Intelektual Mandailing Natal (FMI Madina) meminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina untuk serius serta tidak menutup informasi (Transparan) terkait perkembangan kasus dugaan korupsi Smart Village yang saat ini sedang ditangani.

Demikian ditegaskan Ketua FMI Madina, Ahmad Husein Lubis kepada wartawan, Rabu (25/06/2025) dalam menanggapi proses hukum penyelidikan dugaan korupsi dana desa program desa digital “Smart Village” yang sedang ditangani Kejari Madina.

Ahmad Husein mengatakan, masyarakat¹ Madina khususnya mahasiswa terus mengawal proses pengungkapan kasus dugaan korupsi ini.

“Langkah pemeriksaan dari Kejari Madina untuk memeriksa AML dan IP yang merupakan oknum pejabat di Pemkab Madina merupakan langkah penting dalam pengungkapan kasus ini,”sebutnya.

Dan sambungnya, kami dari mahasiswa akan terus mengawal proses ini, sehingga kami berharap Kepala Kejari Madina benar-benar serius dan membuka informasi seluas-luasnya untuk masyarakat Madina.

Kasus dugaan Korupsi Program Smart Village ini, sudah sangat mengecewakan masyarakat Madina. Menurutnya, kasus ini menjadi bom waktu, khususnya bagi para Kepala Desa. Sehingga mereka seolah-olah menjadi bagian dari kasus dugaan korupsi ini.

“Kasus ini sudah menjadi topik hangat di tengah masyarakat. Bahkan kepala desa pun sudah mulai merasa ketakutan, karena di lopo-lopo di desa mereka, karena kasus ini mereka dianggap juga ikut menikmati korupsi dana desa tersebut,”ungkapnya.

Ahmad menjelaskan, sudah seharusnya dana desa yang dianggarkan oleh Pemerintah Pusat digunakan sebaik-baiknya untuk pembangunan di desa. Baik untuk pembangunan infrastruktur maupun pembangunan sumber daya manusianya.

“Bukan untuk dikorupsi secara berjamaah seperti kasus dugaan korupsi program Smart Village ini. Para pejabat itu sudah mengkhianati masyarakat desa. Ini sangat menyakitkan hati mereka,” tegasnya.

Karena itu, Ahmad pun berharap Kajari Madina, Dr Muhammad Iqbal Hasibuan, SH. MH untuk menyelesaikan penyelidikan dan segera menetapkan tersangka dalam kasus ini. Sehingga masyarakat desa yang mulai tidak mempercayai Kepala Desa ini menjadi semakin berangsur mempercayai Kepala desa mereka.

“Pak Kajari kami harap bisa segera menetapkan tersangkanya. Sehingga bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat desa kepada kepala desa yang mereka pilih. Karena dugaan korupsi ini, dinikmati oleh para pejabat korup di Madina ini,” harapnya.(*)

  • Penulis: Muhammad Hanapi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laju Varian Baru Covid-19, Kapitalisme Tak Serius Atasi Pandemi

    Laju Varian Baru Covid-19, Kapitalisme Tak Serius Atasi Pandemi

    • calendar_month Senin, 17 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Ummu Taqiyya Aktivis Dakwah, Mompreneur Sudah dua tahun pandemi melanda dunia, sejak virus SARS-CoV-2 terdeteksi pertama kali di China kemudian menyebar keseluruh dunia. Berbagai upaya ditempuh guna mengatasi wabah, namun tak kunjung teratasi, dan varian virus baru pun kian bertambah. Belum usai penyebaran virus varian Delta dan Omicron, kini bertambah varian baru yang […]

  • Pemkab Madina Belum Tahu Tingkat Pencemaran Asap

    Pemkab Madina Belum Tahu Tingkat Pencemaran Asap

    • calendar_month Senin, 26 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal (Madina) diduga belum tahu tingkat pencemaran asap di Madina dan tingkat bahayanya kepada manusia. Badan Lingkungan Hidup Kebersihan Pertamanan (BLHKP) Madina dan Dinas Kesehatan Madina sejauh ini belum mencuatkan laporan kepada publik. Kabid Darurat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD Kabupaten Madina, Ahmad Hidayat Nasution menjawab Mandailing Online, Senin […]

  • Fahrizal Legislator Sejati di Mata Warga Tambangan Pasoman

    Fahrizal Legislator Sejati di Mata Warga Tambangan Pasoman

    • calendar_month Rabu, 13 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Bagi warga Desa Tambangan Pasoman, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal, kehadiran Anggota DPRD Sumut, Fahrizal Efendi Nasution menjadi peristiwa penting. Betapa tidak, dalam sejarah desa itu, baru kali ini desa tersebut didatangi anggota DPRD. “Seumur-umur jangankan anggota DPRD provinsi, anggota DPRD kabupaten saja tak mau datang,” ungkap tokoh masyarakat, Abdurrahman Lubis dalam […]

  • Komponen Mandailing di Medan Deklarasi Tolak Batak

    Komponen Mandailing di Medan Deklarasi Tolak Batak

    • calendar_month Senin, 13 Nov 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Penolakan terhadap label “Batak” terus bergulir dari kaum Mandailing di Indonesia. Komponen Mandailing di Kota Medan, Senin (13/11/2017) mendeklarasikan pernyataan sikap menolak label Batak terhadap etnis Mandailing. Deklarasi itu bertempat di Amaliun Food Court, Medan. Komponen-komponen kaum mandailing Kota Medan itu meliputi tokoh perantau asal Mandailing, Ikatan Keluarga Nasution (Ikanas) Provinsi […]

  • Tak Berkategori

    PEMKAB MADINA SEPI

    • calendar_month Selasa, 21 Mei 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komplek perkantoran Pemkab Madina sepi, Selasa (21/5/2013). Aktifitas perkantoran juga terlihat lesu. Hari-hari sebelumnya juga terlihat sepi sejak bupati Madina Hidayat Batubara berada di Jakarta sebagai tahanan KPK. Sejumlah staf di perkantoran Pemkab Madina menyebutkan, banyak kepala SKPD yang berangkat ke Jakarta dengan alasan untuk urusan pemerintahan dengan bupati. Sementara itu, […]

  • Basmi korupsi, ketegasan Istana penting

    Basmi korupsi, ketegasan Istana penting

    • calendar_month Selasa, 7 Agt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Negara dan masyarakat di era Presiden SBY harus berperang melawan korupsi secara tegas dan tandas. Karena itu, genderang perang terhadap tindak pidana korupsi yang telah ditabuh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (Istana) sejak lama, harus digelorakan. Cinta Indonesia Cinta Anti Korupsi (CICAK), misalnya, menegaskan, belakangan ini Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dinilai tidak […]

expand_less