Senin, 20 Apr 2026
light_mode

Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


Medan,

Fantastis! Ungkapan ini tampaknya tepat terkait jumlah gaji pegawai honor Dinas Pertamanan Pemko Medan yang belum dibayar. Mau tahu jumlahnya? Rp1.617.000.000. Dari mana angka sebesar itu? Berikut penjelasannya.

Informasi yang diperoleh di Medan, Jumat (27/05/2011), pada Tahun 2010, Dinas Pertamanan menerima sebanyak 60 honorer sesuai SK Walikota Medan No 840/301 K Tanggal 12 Februari 2010 Tentang Pengangkatan Tenaga Harian Lepas Pemerintah Pemko Medan Khusus Pada Dinas Pertamanan Kota Medan. SK ditandatangani Pj Walikota Medan Rahudman Harahap.

Dalam SK disebutkan, honorer yang diangkat khusus pada Dinas Pertamanan Pemko Medan sebanyak 60 orang. Kepada honorer diberikan gaji masing-masing sebesar Rp1,1 juta per bulan. Keputusan ini berlaku sejak 1 Januari 2010.

Ironisnya, honorer Dinas Pertamanan hingga saat ini belum pernah sekalipun menerima gaji. Jika 60 orang dikali Rp1,1 juta dikali 12 bulan (Januari-Desember 2010), maka total gaji yang belum dibayarkan sebesar Rp792 juta.

Kemudian pada Tahun 2011, Dinas Pertamanan disebut-sebut menerima kembali honorer sebanyak 90 orang. Jika ditotal pegawai honor yang diterima Tahun 2010 dan 2011, jumlahnya menjadi 150 orang. Lagi-lagi, honorer sampai saat ini tak gajian.

Jika dihitung 150 honorer dikali Rp1,1 juta dikali 5 bulan (Januari-Mei 2011), maka total gaji yang belum dibayar Rp825 juta. Jika ditotal keseluruhan, jumlah gaji 150 orang honorer yang belum dibayar berjumlah Rp792 juta ditambah Rp825 juta yakni sebesar Rp1.617.000.000.

Para honorer berharap Walikota Medan Rahudman Harahap turun tangan menuntaskan permasalahan ini. Mereka yakin gaji selama ini akan dirapel dan dicairkan dalam bulan ini juga karena Rahudman dikenal sebagai pemimpin yang memperhatikan bawahan. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    Kades Rantobi Mengaku Parman Pemilik Lahan Tambang Maut di Desanya. Polisi Masih Lakukan Penyelidikan

    • calendar_month Jumat, 30 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): Kepala Desa ( Kades) Rantobi di Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madima ) Fajaruddin akhirnya bersuara berkaitan dengan teka teki siapa pemilik kolam tambang emas ilegal yang mengakibatkan dua bocah perempuan warga setempat ditemukan tewas tenggelam ” Iya pemilik lobang galian tambang ilegal itu adalah Parman warga Aek Baru […]

  • Komisi II DPRD Loyo Berhadapan Dengan PTPN IV

    Komisi II DPRD Loyo Berhadapan Dengan PTPN IV

    • calendar_month Sabtu, 26 Apr 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPRD Mandailing Natal (Madina) kembali mempertontonkan sikap loyo di hadapan pengusaha pada rapat dengar pendapat di gedung DPRD Madina, Kamis (25/4/2014). Sekian banyaknya persoalan-persoalan warga dengan Perusahaan Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) di Kecamatan Batahan dan Ranto Baek, Kabupaten Madina ternyata tidak mampu diungkap oleh Komisi II DPRD Madina. Pantauan wartawan, […]

  • Jalan Masih Amburadul, Warga Tanjung Mompang Tagih    Janji Politik Anggota DPRD Madina

    Jalan Masih Amburadul, Warga Tanjung Mompang Tagih Janji Politik Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Senin, 15 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN UTARA (Mandailing Online) – Infrastruktur jalan di Desa Tanjung Mompang, Kecamatan Panyabungan Utara, Madina, sama sekali amburadul tak perah diperbaiki pemerintah. Masyarakat desa berpenduduk 423 KK tersebut pertanyakan janji politik keenam Anggota DPRD Madina yang berasal dari Dapil Madina 5. Kepala Desa (Kepdes) beserta Sekretaris Desa (Sekdes) Tanjung Mompang mengungkapkan hal itu kepada […]

  • SBY salah membuat kebijakan

    SBY salah membuat kebijakan

    • calendar_month Kamis, 19 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengevaluasi periode kedua kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). JK menilai, Presiden SBY telah membuat kebijakan yang tidak tepat membentuk sekretariat gabungan (setgab) parpol koalisi. “Sekarang ini pemerintah dengan sadar membuat oposisi, dengan sadar, karena membikin Setgab. Setgab itu ya partai pemerintah, di luar Setgab ialah oposisi,” […]

  • Harga Cabe Merah Turun

    Harga Cabe Merah Turun

    • calendar_month Minggu, 10 Mar 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Bentrok Pasokan Siborong-borong dan Petani Lokal PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa hari terakhir harga cabe merah di pasar teradisional di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) menurun tajam. Penurunan harga sekitar 10 ribu rupiah. Ini akibat pasokan sedang banjir dimana produksi cabe meningkat di  sejumlah sentra budidaya cabe di Madina serta pasokna yang melimpah dari […]

  • Pilkades Tabuyung Janggal, Butuh Hitung Ulang

    Pilkades Tabuyung Janggal, Butuh Hitung Ulang

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS (Mandailing Online) – Sejumlah kejanggalan diduga terjadi pada pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (pilkades) Tabuyung Kecamatan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal, Sumut. Pencoblosan pilkades itu berlangsung tanggal 19 Desember 2022. Terdiri 6 TPS (Tempat Pemungutan Suara), diikuti 5 calon kepala desa (calon kades) atau kontestan. Sejumlah kejanggalan itu melahirkan gugatan dari dua calon […]

expand_less