Minggu, 6 Sep 2026
light_mode

Gaji Honorer Pertamanan Belum Dibayar Rp1,6 Miliar

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 28 Mei 2011
  • print Cetak


Medan,

Fantastis! Ungkapan ini tampaknya tepat terkait jumlah gaji pegawai honor Dinas Pertamanan Pemko Medan yang belum dibayar. Mau tahu jumlahnya? Rp1.617.000.000. Dari mana angka sebesar itu? Berikut penjelasannya.

Informasi yang diperoleh di Medan, Jumat (27/05/2011), pada Tahun 2010, Dinas Pertamanan menerima sebanyak 60 honorer sesuai SK Walikota Medan No 840/301 K Tanggal 12 Februari 2010 Tentang Pengangkatan Tenaga Harian Lepas Pemerintah Pemko Medan Khusus Pada Dinas Pertamanan Kota Medan. SK ditandatangani Pj Walikota Medan Rahudman Harahap.

Dalam SK disebutkan, honorer yang diangkat khusus pada Dinas Pertamanan Pemko Medan sebanyak 60 orang. Kepada honorer diberikan gaji masing-masing sebesar Rp1,1 juta per bulan. Keputusan ini berlaku sejak 1 Januari 2010.

Ironisnya, honorer Dinas Pertamanan hingga saat ini belum pernah sekalipun menerima gaji. Jika 60 orang dikali Rp1,1 juta dikali 12 bulan (Januari-Desember 2010), maka total gaji yang belum dibayarkan sebesar Rp792 juta.

Kemudian pada Tahun 2011, Dinas Pertamanan disebut-sebut menerima kembali honorer sebanyak 90 orang. Jika ditotal pegawai honor yang diterima Tahun 2010 dan 2011, jumlahnya menjadi 150 orang. Lagi-lagi, honorer sampai saat ini tak gajian.

Jika dihitung 150 honorer dikali Rp1,1 juta dikali 5 bulan (Januari-Mei 2011), maka total gaji yang belum dibayar Rp825 juta. Jika ditotal keseluruhan, jumlah gaji 150 orang honorer yang belum dibayar berjumlah Rp792 juta ditambah Rp825 juta yakni sebesar Rp1.617.000.000.

Para honorer berharap Walikota Medan Rahudman Harahap turun tangan menuntaskan permasalahan ini. Mereka yakin gaji selama ini akan dirapel dan dicairkan dalam bulan ini juga karena Rahudman dikenal sebagai pemimpin yang memperhatikan bawahan. (BS-002)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Harus Mengkaji Ulang TNBG

    Pemerintah Harus Mengkaji Ulang TNBG

    • calendar_month Kamis, 4 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah diminta melakukan pengkajian ulang keberadaan Taman Nasional Batang Gadis (TNBG) di Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Sebab, banyak desa-desa yang bersentuhan dengan wilayah TNBG menolak kehadiran taman nasional ini. Proses awal pembentukan TNBG juga ditengarai penuh muatan kepentingan kelompok. “Terbukti beberapa desa di Kecamatan Batang Natal malah menolak kehadiran TNBG, karena […]

  • Bupati Madina Ke Depan Jangan Lagi Hobi Menangis

    Bupati Madina Ke Depan Jangan Lagi Hobi Menangis

    • calendar_month Selasa, 7 Jul 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Memperjuangkan wilayah Mandailing Natal menjadi sebuah Daerah Otonomi Baru bukanlah semudah membalik telapak tangan, karena itu membicarakan seorang bupati/wakil bupati (pemimpin) untuk wilayah kita sangat tidak elok sekali kalau seorang pemimpin suka menangis dan juga tak tegar. Sebab menjadi pemimpin di Bumi Gordang Sambilan harus tegar dan tidak boleh menangis menghadapi masyarakat. Demikian sekelumit […]

  • Oww.. Ternyata Ini Modus DPRD Rajin Kunker ke Luar Daerah

    Oww.. Ternyata Ini Modus DPRD Rajin Kunker ke Luar Daerah

    • calendar_month Senin, 12 Okt 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Tak berlebihan jika rombongan DPRD kota maupun daerah sering mendatangi kementerian atau lembaga. Sebab, dari kunjungan kerja itu, mereka bisa mendapatakn tambahan pemasukan. “Ya memang rata-rata anggota DPRD 70-80 persen waktunya ada di luar daerah. Padahal harusnya mereka kan mengabdi di daerahnya. Bisa kunker tapi porsinya cukup 40 persen saja,” kata Bambang Riyanto, […]

  • Pelunasan untuk Guru Swasta Dulu

    Pelunasan untuk Guru Swasta Dulu

    • calendar_month Jumat, 20 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Kemenag Cicil Hutang Tunjangan Sertifikasi JAKARTA, – Kementerian Agama (Kemenag) akhirnya menunjukkan tanda-tanda kewalahan menuntaskan tunggakan hutang pembayaran sertifikasi guru. Mereka memutuskan melunasinya dengan sistem dicicil. Pelunasan dimulai tahun depan dengan mendahulunan guru swata. Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Nur Syam menuturkan bahwa total hutang Kemenag untuk membayar sejumlah tunjangan, termasuk tunjangan sertifikasi […]

  • Aktivis Sebut Saipullah Layak Pimpin Madina

    Aktivis Sebut Saipullah Layak Pimpin Madina

    • calendar_month Kamis, 3 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aktivis dan mantan ketua DPD Partai Berkarya Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Salman Rais menilai H. Saipullah Nasution layak dan tepat memimpin kabupaten paling selatan sumatera Utara ini lima tahun mendatang, karena memiliki kematangan memimpin birokrasi. “Bang Saipullah pulang kampung karena terpanggil untuk membenahi Kabupaten Madina ke arah yang lebih baik,” kata […]

  • “Lukanya Kemaluan Anak Ibu Itu Hanya Sedikitnya, Jadi Untuk Apalah Permasalahan Ini Diperpanjang”

    “Lukanya Kemaluan Anak Ibu Itu Hanya Sedikitnya, Jadi Untuk Apalah Permasalahan Ini Diperpanjang”

    • calendar_month Sabtu, 3 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Seputar Kasus Pencabulan Anak di Natal NATAL (Mandailing Online) – Peristiwa pencabulan terhadap bocah perempuan umur 4,7 tahun di Kelurahan Pasar I Natal, Mandailing Natal (Madina) hingga kini kian menyayat hati keluarga korban. Sebab, pelakunya berinisial SMH pelajar SMA dan anak seorang anak oknum pejabat Pemkab Madina yang juga tetangga korban masih berkeliaran karena kebijakan […]

expand_less