Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Gaji SBY naik, daerah bangkrut

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
  • print Cetak

JAKARTA – Rencana menaikkan gaji presiden dipandang dapat menimbulkan dampak negatif terhadap anggaran keuangan daerah. Kenaikan gaji presiden yang akan diikuti dengan kenaikan sekitar 8000 pejabat negara lainnya hingga ke daerah akan menguras anggaran daerah.

“Kalau presiden naik gaji, pejabat naik juga, akan bebani APBD karena kepala daerah juga akan ikut naik,” ujar Koordinator Investigasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Ucok Khadafy, di Jakarta, Kamis.

Pada 25 Januari 2011, Menteri Keuangan memastikan gaji presiden akan dinaikkan pada tahun ini. Pernyataan Agus Martowardojo ini tidak berselang lama dari ungkapan Presiden SBY bahwa gajinya tidak naik selama 7 tahun. “Tidak ada alasan naikkan gaji presiden, sudah gaji 62 juta dan kebutuhan semuanya dipenuhi oleh Negara. Kuncinya bukan menaikkkan,” ujar Ucok Khadafy menambahkan.

Apalagi, kenaikan gaji presiden yang akan diikuti kenaikan ribuan pejabat negara akan menyedot anggaran yang sangat besar. Ucok Khadafi bahkan menyebut kenaikan tersebut dapat menyebabkan sejumlah daerah bangkrut. “Angka pendapatan asli daerah dibanding dengan besaran gaji, maka ada beberapa daerah akan bangkrut”, tegasnya.

Sementara, kritik terhadap rencana kenaikan gaji tersebut juga terus mendapat kritik dari anggota DPR. Anggota Komisi XI DPR, Maruarar Sirait mempertanyakan motif Menkeu yang merespon pernyataan SBY dengan rencana kenaikan gaji presiden. “Menkeu melakukan itu atas dasar apa? Atas inisiatif dia atau apa?”, ujar Maruarar Sirait.

Menteri Keuangan menyatakan bahwa anggaran untuk kenaikan gaji pejabat negara sudah disusun sejak 3 tahun lalu namun tertunda permasalahan remunerasi. Meskipun demikian, rencana kenaikan gaji presiden dan pejabat negara lainnya terus mendapat tentangan dari sejumlah pihak.
Sumber : waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terkait Smart Village, 2 Pejabat Pemkab Madina Tak Hadiri Panggilan Jaksa

    Terkait Smart Village, 2 Pejabat Pemkab Madina Tak Hadiri Panggilan Jaksa

    • calendar_month Kamis, 12 Jun 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Kejaksaan Negeri Mandailing Natal (Kejari Madina) telah melakukan pemanggilan pertama terhadap 2 pejabat pemkab Madina terkait “Smart Village”, namun tidak dihadiri. Demikian penjelasan Kajari Madina, Dr Muhammad Iqbal, SH, MH melalui Kasi Pidsus, Herianto, SH kepada wartawan, Kamis (12/06/2025). ”mereka belum datang, kemaren jadwalnya dan akan kita panggil ulang,”pungkas Kasi […]

  • Menang di Hari Kemenangan

    Menang di Hari Kemenangan

    • calendar_month Sabtu, 23 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Ummu Taqiyya   Sebulan penuh Allah beri kesempatan bagi ummat muslim untuk sayembara memperoleh limpahan berkah, rahmat dan ampunan di bulan suci Ramadhan. Di penghujung ramadhan mencapai garis finish kemenangan, semakin banyak rintangan, godaan dari hawa nafsu untuk lengah, hampir menyerah dan kembali berleha-leha dalam ibadah. Tak mudah untuk menang melawan hawa nafsu […]

  • Di Desa Terisolir, Raskin Bukan Beras Miskin

    Di Desa Terisolir, Raskin Bukan Beras Miskin

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailig Online) –  Beras miskin kadang tak lah menjadi beras miskin, terutama bagi penduduk di desa terisolir. Beras miskin untuk Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal sudah masuk pekan lalu. Tetapi penduduk miskin harus mengeluarkan ongkos ojek sebesar 1.000 rupiah per kilo gram. Penduuduk miskin di desa-desa terisolir harus memakai jasa ojek mengangkut […]

  • Ucok Rindang Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    Ucok Rindang Dilantik Jadi Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 13 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ahmad Taufik Siregar atau Ucok Rindang dilantik menjadi anggota DPRD Madina, Rabu (13/5/2020). Di menggantikan Ir.Zubeir Lubis dalam proses penggantian antar waktu (PAW) sesama dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Ir. Zubeir Lubis mengundurkan diri dari keanggotaan dewan beberapa waktu lalu dengan alasan ingin fokus pada keluarga dan usaha. Ucok Rindang dilantik […]

  • Turnamen Catur Piala Bupati Madina Usai

    Turnamen Catur Piala Bupati Madina Usai

    • calendar_month Senin, 30 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penyerahan tropy dan hadiah Turnamen Catur Piala Bupati Madina yang dilaksanakan Percasi Madina resmi diserahkan kepada para pemenang, Senin (30/12/2013) di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina). Turnamen catur tingkat lopo (kedai kopi) se Madina ini yang diikuti 196 pecatur dari 20 kecamatan di Mandailing Natal ini berlangsung dari tanggal 23 hingga 28 […]

  • Penduduk Miskin di Tapsel Bertambah

    Penduduk Miskin di Tapsel Bertambah

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tapsel –  Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Tapanuli Selatan (Tapsel), jumlah penduduk miskin di Kabupaten Tapsel tahun 2013 bertambah 0,23 persen bila dibandingkan tahun 2012 sebesar 11,10 persen. "Jika dibandingkan dengan 4 wilayah kabupaten/kota di kawasan Tabagsel, yaitu Kabupaten Paluta, Palas, Madina dan Kota Padangsidimpuan, jumlah penduduk miskin di Tapsel jauh lebih tinggi," […]

expand_less