Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR :
Hingga saat ini dana insentif dan tujangan profesi tahun anggaran 2011,
belum ada diterima para guru di Kota Pematangsiantar. Harusnya triwulan pertama dan kedua (Januari-Juli), dana itu sudah dicairkan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemko Pematangsiantar, untuk segera membayarkan hak para guru yang telah mendapat sertifikasi tersebut.

Untuk mempertanyakan kejelasan dana itu, beberapa pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pematangsiantar mendatangi kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) setempat, Jumat 29 Juli 2011. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan pada Kadis PPKAD, JA Setiawan Girsang. Sayangnya, meskipun para pengurus PGRI ini sudah menunggu berjam-jam, ternyata JA Setiawan Girsang tak masuk
kantor.

Menurut Sekretaris PGRI Kota Pematangsiantar, Timbul Panjaitan,seharusnya insentif dan tunjangan profesi itu dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Namun, hingga saat ini tak ada alasan jelas dari pihak pemko, mengapa dana itu belum juga direalisasikan.

“Kami merasa kecewa dari pagi hingga siang menunggu Kadis PPKAD, ternyata tak masuk kantor. Kedatangan kami merupakan perwakilan dari anggota PGRI yang diutus untuk mempertanyakan mengapa dana itu belum dicairkan,” sebut mantan Kepsek SD Percontohan Kota Pematangsiantar ini.

Timbul menambahkan, pihaknya sudah berupaya bertemu dengan pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pematangsiantar, untuk mempertanyakan pembayaran dana dimaksud, namun tidak ketemu. Saat Kabid Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) Disdik, Hermanto Panjaitan ditelepon, menurut Timbul penjelasan yang disampaikan, jika pembayaran terkendala akibat berkas-berkas dari guru belum seluruhnya diserahkan.

Menurutnya, hak itu jelas tidak beralasan, karena informasi yang dihimpun pihaknya, jika berkas para guru telah lengkap. Dia juga menyampaikan, untuk pembayaran dana insentif tahun 2010 saja masih terkatung-katung. Terbukti, ada beberapa guru yang masih menerima dana itu antara empat bulan, hingga dua bulan saja.

Timbul menambahkan, berdasarkan lembar lampiran Rincian Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2011, jumlah tunjangan profesi guru untuk Kota Pematangsiantar Rp 30 miliar lebih. Dimana dana itu berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU( pada APBN tahun 2011. Sedangkan tunjangan profesi, menurutnya, para guru setiap bulannya menerima sebanyak satu bulan gaji yang diterima per triwulan.

“Kami berharap agar pemko segera mencairkan dana tersebut, karena sangat dibutuhkan para guru. Khususnya dalam
menyambut bulan puasa ini,” ucap Timbul.

Kadis PPKAD Kota Pematangsiantar, JA Setiawan Girsang yang dihubungi melalui telepon selulernya, tak bersedia mengangkat, meski terdengar
nada sambung. (js)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Malangnya TKI korban perkosaan

    Malangnya TKI korban perkosaan

    • calendar_month Minggu, 18 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR, (MO) – Tiga polisi Malaysia yang memperkosa seorang wanita warga negara Indonesia (WNI) di dalam Kantor Polisi di Prai, Pinang mendapatkan penangguhan penahanan dari pengadilan dengan menyetor uang jaminan sebesar 25 ribu ringgit setiap orangnya. Dalam persidangan di Pengadilan Sesyen Pulau Pinang, Jumat, Hakim Nabishah Ibrahim membenarkan setiap tertuduh di “ikat jamin” (bayaran […]

  • Tanggap Darurat: Pendirian Posko Hingga Desakan Tambah Mobil Pemadam

    Tanggap Darurat: Pendirian Posko Hingga Desakan Tambah Mobil Pemadam

    • calendar_month Kamis, 13 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penetapan status Tanggap Darurat terhadap musibah kabut asap yang menyelubungi udara Mandailing Natal (Madina) oleh Pemkab Madina melahirkan beberapa item kebijakan penanganan. Terutama peningkatan koordinasi lintas sektoral, khususnya antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Madina dengan Dinas Kesehatan Madina. Yang paling urgen dari status Tanggap Darurat ini adalah menambah jumlah mobil […]

  • Lubuk Larangan di Madina Ikon Wisata Tahunan

    Lubuk Larangan di Madina Ikon Wisata Tahunan

    • calendar_month Selasa, 12 Agt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lubuk Larangan diberbagai sungai di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang dibuka setiap hari Raya Idul Fitri bisa dijadikan sebagai ikon wisata tahunan, terutama bagi mereka yang mudik dari tanah rantau. Tokoh pemuda Mandailing Julu, Lokot Husda Lubis S.Ag, Selasa (12/8/2014) mengatakan, hampir seluruh kecamatan di Madina memiliki lubuk larangan. “Lubuk larangan […]

  • Golkar Madina Salurkan APD Standar WHO

    Golkar Madina Salurkan APD Standar WHO

    • calendar_month Senin, 13 Apr 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – DPD Partai Golkar Madina, Senin (13/4/2020) menyalurkan Alat Pelindug Diri (APD) berstandar WHO. Disalurkan ke RSU Panyabungan, puskesmas dan posko-posko pemeriksaan Covid-19 di perbatasan Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Jumlah APD itu 1000 set meliputi pakaian, helm, kacamata, sepatu bot, sarung tangan dan masker, hand sanitizer. Selain itu ada juga alat pengukur […]

  • Partai Beringin Karya Rekom Dahlan-Aswin

    Partai Beringin Karya Rekom Dahlan-Aswin

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Partai Beringin Karya (Berkarya) pimpinan Muhdi PR merekomendasikan pasangan Dahlan-Aswin sebagai balon bupati/wakil bupati Madina. Dokumen rekomendasi itu diserahkan di D’San Hotel, Panyabungan, Kamis (27/8/2020) kepada pasangan Dahlan Hasan Nasution – H Aswin Parinduri. Penyerahan dilakukan oleh Sekretaris Partai Beringin Karya Kabupaten Madina, Sutan Paimatua Lubis didampingi anggota DPRD Madina dari […]

  • Kapolda Copot Kapolres Siantar

    Kapolda Copot Kapolres Siantar

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dilaporkan Siksa Wartawan Trans TV, AKBP Fatori Membantah Diusut Propam, Diancam Sanksi Kode Etika dan Pidana MEDAN- Sikap tak terpuji Kapolres Siantar AKBP Drs Fatori SIK membuat Kapoldasu Irjend Pol Oegroseno berang. Dampaknya tak tanggung-tangung, Fatori dicopot dari jabatannya lantaran diduga menganiaya Andi Siahaan (37), wartawan kontributor Trans TV di Pematang Siantar. ”Indikasi ada. Sekarang […]

expand_less