Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Guru di Siantar Pertanyakan Pencairan Dana Insentif dan Tunjangan Profesi

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 31 Jul 2011
  • print Cetak


PEMATANGSIANTAR :
Hingga saat ini dana insentif dan tujangan profesi tahun anggaran 2011,
belum ada diterima para guru di Kota Pematangsiantar. Harusnya triwulan pertama dan kedua (Januari-Juli), dana itu sudah dicairkan. Namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari Pemko Pematangsiantar, untuk segera membayarkan hak para guru yang telah mendapat sertifikasi tersebut.

Untuk mempertanyakan kejelasan dana itu, beberapa pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Pematangsiantar mendatangi kantor Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) setempat, Jumat 29 Juli 2011. Kedatangan mereka untuk mempertanyakan pada Kadis PPKAD, JA Setiawan Girsang. Sayangnya, meskipun para pengurus PGRI ini sudah menunggu berjam-jam, ternyata JA Setiawan Girsang tak masuk
kantor.

Menurut Sekretaris PGRI Kota Pematangsiantar, Timbul Panjaitan,seharusnya insentif dan tunjangan profesi itu dibayarkan setiap tiga bulan sekali. Namun, hingga saat ini tak ada alasan jelas dari pihak pemko, mengapa dana itu belum juga direalisasikan.

“Kami merasa kecewa dari pagi hingga siang menunggu Kadis PPKAD, ternyata tak masuk kantor. Kedatangan kami merupakan perwakilan dari anggota PGRI yang diutus untuk mempertanyakan mengapa dana itu belum dicairkan,” sebut mantan Kepsek SD Percontohan Kota Pematangsiantar ini.

Timbul menambahkan, pihaknya sudah berupaya bertemu dengan pejabat Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Pematangsiantar, untuk mempertanyakan pembayaran dana dimaksud, namun tidak ketemu. Saat Kabid Pendidikan Menengah dan Tinggi (Dikmenti) Disdik, Hermanto Panjaitan ditelepon, menurut Timbul penjelasan yang disampaikan, jika pembayaran terkendala akibat berkas-berkas dari guru belum seluruhnya diserahkan.

Menurutnya, hak itu jelas tidak beralasan, karena informasi yang dihimpun pihaknya, jika berkas para guru telah lengkap. Dia juga menyampaikan, untuk pembayaran dana insentif tahun 2010 saja masih terkatung-katung. Terbukti, ada beberapa guru yang masih menerima dana itu antara empat bulan, hingga dua bulan saja.

Timbul menambahkan, berdasarkan lembar lampiran Rincian Alokasi Tunjangan Profesi Guru Pegawai Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun Anggaran 2011, jumlah tunjangan profesi guru untuk Kota Pematangsiantar Rp 30 miliar lebih. Dimana dana itu berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU( pada APBN tahun 2011. Sedangkan tunjangan profesi, menurutnya, para guru setiap bulannya menerima sebanyak satu bulan gaji yang diterima per triwulan.

“Kami berharap agar pemko segera mencairkan dana tersebut, karena sangat dibutuhkan para guru. Khususnya dalam
menyambut bulan puasa ini,” ucap Timbul.

Kadis PPKAD Kota Pematangsiantar, JA Setiawan Girsang yang dihubungi melalui telepon selulernya, tak bersedia mengangkat, meski terdengar
nada sambung. (js)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Belum Genap Satu Bulan, Siswa MAN 1 Madina Kembali Raih Prestasi Bergengsi

    Belum Genap Satu Bulan, Siswa MAN 1 Madina Kembali Raih Prestasi Bergengsi

    • calendar_month Senin, 13 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Belum genap satu bulan usai meraih medali emas pada ajang  olimpiade sains #2 Global Youth Action (OSN GYA) bidang matematika, Husni Abdillah, siswa Kelas XI MIPA 1 Madrasah Aliyah Negeri 1 Mandailing Natal (MAN 1 Madina) kembali meraih prestasi bergengsi, juara III, pada Math and Essay Competition (MEC I) Himatika Itera […]

  • 2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    2 Karyawan Freeport Tewas Kecelakaan di Timika, Diduga Diserang

    • calendar_month Sabtu, 9 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jayapura, Dua karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI) tewas dalam kecelakaan di luar wilayah operasi Freeport di Timika, Papua. Diduga ada serangan tembakan terhadap mobil yang mereka kendarai. Kedua korban meninggal yakni Security Manager PTFI Daniel Mansawan serta Jensub Security PTFI Aris Siregar. Jenazah saat ini sementara diotopsi di Rumah Sakit Umum Timika. Ramdani Sirait, juru […]

  • Kepala Desa Bingung Mambagi Kartu BLSM

    Kepala Desa Bingung Mambagi Kartu BLSM

    • calendar_month Jumat, 5 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sejumlah kepala desa di Mandailing Natal (Madina) kebingungan tentang data penerima Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM) konpensasi kenaikan harga BBM. Pasalnya, data warga penerima BLSM banyak yang tidak tepat sasaran. Banyak rumah tangga kategori dibawah garis kemiskinan tidak terdata, di sisi lain banyak rumah tangga mampu justru masuk dalam daftar penerima […]

  • Galundung Kian Mencemaskan

    Galundung Kian Mencemaskan

    • calendar_month Kamis, 13 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Unit-unit gelondong batuan emas (galundung dalam bahasa Mandailing-red) kian mengkhawatirkan kerena sudah lama menyebar di pemukiman padat penduduk di Mandailing Natal. Sejauh ini pemerintah daerah terkesan diam membisu. Bahaya mercuri dari limbah gelondongan sangat luar biasa bagi generasi yang akan datang. “Ini dampak negatif dari tambang-tambang liar di Huta Bargot dan […]

  • Ikaperta Kecam Premansime dalam Penanganan Kasus Mangrove

    Ikaperta Kecam Premansime dalam Penanganan Kasus Mangrove

    • calendar_month Sabtu, 23 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        NATAL (Mandailing Online) – Okatan Pemuda Pemudi Ranah Natal (Ikaperta) mengecam tindakan yang mengedepankan sikap ala premanisme dalam penuntasan kasus dugaan pengrusakan hutan mangrove di Natal, Madina. Pernyataan kecaman itu disampaikan Ketua Ikaperta, Ikhwan Ab kepada Mandailing Online via Whatsaap, Sabtu (23/11/2019) terkait pernyataan Eveline Sago yang diduga bernada ancaman yang viral di […]

  • Terkait Dana Desa, Warga Tolang Laporkan Kades ke Kejari

    Terkait Dana Desa, Warga Tolang Laporkan Kades ke Kejari

    • calendar_month Senin, 2 Jan 2023
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penggunaan anggaran dana desa (DD) Tolang, Kecamatan Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tahun 2022 diduga tak sesuai dengan perencanaan sehingga membuat BPD dan warga melaporkan kepala desa ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Panyabungan. Tak hanya itu, warga juga melayangkan surat pengaduan kepada Bupati H. M. Jafar Sukhairi Nasution, Ketua DPRD Erwin […]

expand_less