Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Mulak Tu Huta Mandailing Malaysia, Manduda “Bulung Gadung” Hingga “Mangan Mangoloi”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 29 Nov 2018
  • print Cetak

Kaum perempuan Mandailing Malaysia bersama kaum ibu Hutapuli “mamutek” bulung gadung

Rombongan etnis Mandailing Malaysia sebanyak 76 orang mengunjungi tanah leluhur mereka, Mandailing, Sumatera.

Kedatangan rombongan ini merupakan program tahunan “Mulak Tu Huta” yang diselenggarakan Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI).

Kegiatan “Mulak Tu Huta” itu diprogramkan sebagai upaya menyahuti dorongan kerinduan para keturunan Mandailing di Malaysia menginjakkan kaki di tanah leluhur mereka di Mandailing.

Keturunan Mandailing di Malaysia hingga kini diperkirakan 500 ribu jiwa yang menyebar di berbagai negeri di Malaysia. Kaum Mandailing bermigrasi ke tanah Semenanjung sejak era 1800-an, jauh sebelum lahirnya negara Malaysia dan negara Indonesia.

Mayoritas dari mereka tak lagi mengetahui letak kampung buyut mereka diakibatkan keterpisahan selama ratusan tahun dari tanah leluhur. Oleh karenanya, menginjakkan kaki di tanah leluhur ini sudah merupakan kebahagiaan dan keterharuan bagi mereka, sebab kerinduan terhadap tanah leluhur dapat terobati.

Rombongan Mandailing Malaysia dipersilahkan melakukan paluan Gordang sambilan di Bagas Godang Gunungtua Tonga, Panyabungan.

Manortor di acara jamuan Perkumupulan Marga Siregar di Poken Jior, Sidimpuan

Raja Panyabungan Tonga mempersembahkan Tor-tor Raja menyambut ketibaan Etnis Mandailing Malaysia

Sejumlah dara dan jaka Mandailing melakukan sambutan dengan Tor-tor di ketibaan rombongan Mandailing Malaysia

Rombongan Mandailing Malaysia di halaman Bagas Godang Panyabungan Tonga

Sejumlah jaka Mandailing menjamu makan malam rombongan Mandailing Malaysia dengan sitem “Mangoloi” di Bagas Godang Gunungtua Tonga

 

Hari ke-1, Rabu malam hingga hari ke-2 Kamis pagi (21 dan 22 Nov 2018) rombongan berada di Panyabungan.

Hari ke-1, rombongan berada di Bagas Godang Gunungtua, Panyabungan menyaksikan tabuhan Gorang Sambilan serta jamuan “Mangan Mangoloi” yang dituanrumahi Bapak Darman Nasution dan Patuan Mandailing Hutasiantar.

Di Bagas Godang ini, rombongan juga memperoleh penjelasan2 mengenai adat dan sejarah Mandailing.

Kamis pagi rombongan melakukan ziarah ke makam Sibaroar Nasakti, leluhur marga Nasution sekaligus mengunjungi Bagas Godang Panyabungan Tonga.

Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan kaum Mandailing Malaysia untuk korban bencana banjir bandang Muara Saladi yang diserahkan kepada Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di rumah dinas Bupati Madina. Bantuan sebesar sekitar 78 juta rupiah itu kemudian diserahkan bupati kepada Camat Ulupungkut yang kemudian ole camat disalurkan kepada 12 keluarga waris yang wafat, 17 pelajar madrasah yang selamat serta untuk perbaikan gedung madrasah.

Hari ke-2 siang, rombongan berada di Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu berbaur dengan warga setempat. Kaum perempuan Mandailing Malaysia berbaur dengan kaum ibu Hutapuli memasak “bulung gadung naiduda”  sementara kaum pria Mandailing Malaysia ada yang “mananggo-naggo manuk” ada juga yang pergi ke lopo untuk menikmati lopo khas tanah leluhur serta “teh manis” dari rebusan air pakai kayu bakar.

Usai memasak bersama, kaum Mandailing Malaysia dan warga setempat melakukan makan bersama sistem “mangoloi”.

Sistem “mangoloi” ini sudah jarang ditemukan di kalangan etnis Mandailing di Malaysia, sehingga suguhan “mangoloi” ini merupakan pengalaman dan pelajaran berharga bagi mereka.

Usai di Hutapuli, pada malam hari rombongan dijamu oleh parsadaan Marga Siregar (Patogar) Madina di rumah Dr. Syafei Siregar di sebelah RSU Permata Madina, Kayujati Panyabungan.

Hari ke-3, rombongan berada di Sipirok menghadiri undangan Pemkab Tapanuli Selatan merayakan HUT Tapanali Selatan. Dilanjutkan dengan memenuhi undangan jamuan dan manortor oleh persatuan marga Siregar (Patogar) di Sidimpuan.

Hari ke-4 robongan berada di Padang Lawas Utara mengunjungi Candi Bahal 1 di Portibi.

Oleh : Dahlan Batubara

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Natal Batahan Sebaiknya Diajukan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus

    Natal Batahan Sebaiknya Diajukan Menjadi Kawasan Ekonomi Khusus

    • calendar_month Jumat, 2 Jun 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – Pemkab Mandailing Natal sebaiknya mengajukan Natal Batahan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Itu dicuatkan mantan Calon Bupati Madina, Irwan H Daulay di laman Facebook-nya, Jum’at (2/6/2017). Disebitkannnya, kawasan Natal dan Batahan memiliki prospek menjadi kawasan ekonomi khusus, terutama di sektor industri, mengingat melimpahnya sumber daya alam di kawasan Madina, Tapanuli […]

  • Ketua Komisi DPRD Tapsel Dilapor ke Badan Kehormatan

    Ketua Komisi DPRD Tapsel Dilapor ke Badan Kehormatan

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tapsel, Tindakan salah seorang oknum Ketua Komisi DPRD Tapanuli Selatan berinisial HT yang menemui pihak PTP Nusantara III Batangtoru ditengah sengketa lahan pengembangan PTPN III Batangtaoru yang diperkirakan tumpang tindih dengan lahan Transmigrasi Swadaya Mandiri, memperoleh kecaman dan cemoohan dari sejumlah elemen masyarakat. Aktifis LSM Tapsel Laidin Pohan kepada wartawan di Padangsidimpuan, Sabtu (07/05/2011) menilai […]

  • Bawaslu Madina : ASN Terlibat Kampanye Paslon Kena Sangsi Pidana Pemilu

    Bawaslu Madina : ASN Terlibat Kampanye Paslon Kena Sangsi Pidana Pemilu

    • calendar_month Senin, 30 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Menanggapi maraknya pemberitaan sejumlah acara keagamaan melibatkan ASN dan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) , Ketua Bawaslu Madina Aliaga Hasibuan mengatakan kalau Kepala Desa dan / Lurah atau ASN berkampanye itu sanksinya Pidana ( Pidana Pemilu). ” Bagi ASN, Kades atau Pegawai BUMN terlibat […]

  • Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    Lembaga Keuangan Non Riba Saatnya Berdiri di Daerah

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Lembaga keuangan non riba atau pinjaman tanpa bunga menjadi solusi penting menyelamatkan keterpurukan usaha kecil menengah di daerah. Cara ini patut ditiru oleh Pemkab Mandailing Natal (Madina). Pemerintah daerah bisa bekerjasama dengan sejumlah bank dan OJK (Otoritas Jasa Keuangan) mendirikan lembaga keuangan non riba ini. Lembaga keuangan non riba ini menjadi solusi penting bagi […]

  • Penganiayaan Wartawan, Arsidin: Ini Bahaya Secara Demokrasi

    Penganiayaan Wartawan, Arsidin: Ini Bahaya Secara Demokrasi

    • calendar_month Sabtu, 5 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kasus penganiayaan wartawan atas nama Jefry Barata Lubis yang terjadi pada Jumat (4/3) malam turut menjadi perhatian Ketua Fraksi Golkar DPRD Mandailing Natal (Madina) Arsidin Batubara. Arsidin menilai kasus ini bahaya bagi demokrasi yakni pers diperlakukan dengan kekerasan dan dibungkam. “Ini Bahaya secara demokrasi, di mana pers diperlakukan dengan kekerasan dan […]

  • Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    Tympanum dan Nila Sari Pro Garap Film “Si Bisuk Na Oto”

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tympanum Novem Multimedia kembali memproduksi film Mandailing. Film yang diproduksi ini berjudul “Si Bisuk Na Oto”. Ini merupakan film ke-9 yang diproduksi Tympanum Novem Multimedia. Kali ini Tympanum tak sendirian, tetapi menggandeng Nila Sari Pro, sebuah production house milik penyanyi Nila Sari. Shooting perdananya dilakukan  Minggu (29/3/2015) lalu di […]

expand_less