Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Harga Minyak Tanah Capai Rp 7.000/Liter Seluruh Kades di Panyabungan Timur Ajukan Keberatan

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan.
Melambung tingginya harga minyak tanah (mitan) di tingkat pedagang pengecer di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dan dirasakan telah snagat membebani masyarakat, direspon para kepala desa (kades) di Kecamatan Panyabungan Timur, Madina.
Pada Selasa (16/8) lalu, seluruh Kades se-Panyabungan Timur mengajukan keberatan kepada Pemkab Madina c/q Bagian Perekonomian, atas tingginya harga mitan. Para Kades ini pun meminta kepada Pemkab untuk segera turun tangan dan menertibkan para pedagang pengecer yang menjual mitan dengan harga sesuka hatinya. Pasalnya, berdasar laporan masyarakat, harga mitan di tingkat pedagang pengecer saat ini mencapai Rp7.000 per liter dan bahkan ada pula yang menjual seharga Rp9.000 per liter.

Padahal, menurut para Kades, Pemkab Madina menetapkan Harga Eceran Tertinggi (HET) mitan di Madina seharga Rp3.700 per liter. “Tingginya harga mitan di Madina khususnya di Panyabungan Timur saat ini jelas-jelas akibat ulah para pedagang yang ingin mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Karenanya kita meminta Pemkab berkordinasi dengan aparat terkait untuk segera menertibkan hal ini dan jika perlu menindak para pedagang yang nakal karena telah snagat merugikan masyarakat,” kata para Kades dalam suratnya yang ditujukan ke Bagian Perekonomian Pemkab Madina.

Secara terpisah, Ketua DPC PPP Madina, M Dahler Nasution SP, kepada MedanBisnis, menyatakan sangat mendukung tindakan yang dilakukan para kepala desa itu dalam menyahuti keluhan masyarakat. Dahler juga meminta agar Pemkab Madina segera menindaklanjuti apa yang telah disampaikan para Kades tersebut serta menindak tegas para pelaku penyimpangan yang telah membuat masyarakat resah.

“Kita tahu di Madina ini program konversi mitan ke gas elpiji belum berjalan sepenuhnya, sehingga Madina masih mendapatkan kouta mitan bersubsidi dan masih ada ketentuan HET-nya.
Tapi kenyataan di lapangan masyarakat membeli mitan dengan harga yang sangat jauh di atas HET dengan alasan mitan langka. Tentunya kelangkaan ini juga perlu dipertanyakan dan perlu ditelusuri oleh aparat terkait kenapa ini bisa terjadi. Tentunya pasti ada yang melakukan penyimpangan, dan ini perlu ditindak tegas,” ujarnya.

Sementara, Kabag Perekonomian Madina Ir Donna Dameria melalui Kasubbag Produksi Industri dan Perdagangan membenarkan tentang pengaduan para Kades di Panyabungan Timur terkait tingginya harga mitan dan pihaknya akan segera menindaklanjutinya.

“Kita sudah menerima laporan dari para kepala desa di Panyabungan Timur, dan dalam waktu dekat kita akan menurunkan tim untuk menertibkan ini. Jika nantinya ada pedagang yang memang dengan sengaja menjual mitan jauh diatas HET yang telah ditentukan maka kita akan beri tindakan,” katanya. (zamharir rangkuti)
Sumber : medanbisnisdaily.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Forum Mahasiswa Desak Bupati Madina Minta Maaf

    Forum Mahasiswa Desak Bupati Madina Minta Maaf

    • calendar_month Senin, 29 Apr 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANG (Mandailing Online) – Forum Mahasiswa Mandailing Natal di Sumatera Barat  mendesak Bupati Madina meminta maaf kepada masyarakat Mandailing Natal (Madina). Itu dinyatakan Forum Mahasiswa Mandailing Natal-Sumbar  dalam rilis pers yang dikirim kepada Mandailing Online, Senin (29/4/2019), terkait surat Permohonan Berhenti Dari Jabatan Bupati oleh bupati Madina kepada Presiden Jokowi. Rilis pers itu dikirim Haris […]

  • Mahasiswa Asal Hutabaringin Julu Minta Anggaran Desa Mereka Diaudit Kejaksaan

    Mahasiswa Asal Hutabaringin Julu Minta Anggaran Desa Mereka Diaudit Kejaksaan

    • calendar_month Jumat, 14 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA – Mandailing Online- Mahasiswa Minta Pihak berwenang audit Dana Desa Hutabarigin Julu, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Tahun 2023 dan 2024. Intensif Guru Magrib mengaji diduga tak dibayar penuh Kades Hutabarigin Julu, serta bagunan desa tak kelar sejak tahun 2022 hingga 2024. Munawir Ahmad Mahasiswa sekaligus Warga di Desa itu menduga Kades Hutabarigin Julu Darman […]

  • Gatot: Sengketa Tapal Batas Sumut-Riau Tunggu Mendagri

    Gatot: Sengketa Tapal Batas Sumut-Riau Tunggu Mendagri

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KOTAPINANG : Permasalahan sengketa tapal batas antara Propinsi Sumatera Utara (Sumut) dan Propinsi Riau masih menunggu kepastian dari Kementrian Dalam Negeri RI. Perbatasan tersebut melibatkan tiga Kabupaten di Sumut dan dua Kabupaten di Riau. Yakni, Kabupaten Padang Lawas, Labuhanbatu Selatan (Labusel) dan Labuhabatu, Sumut. Sementara di Propinsi Riau di antaranya Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) dan […]

  • 40 Anggota DPRD Madina Dilantik, Erwin Efendi Lubis Ketua Sementara

    40 Anggota DPRD Madina Dilantik, Erwin Efendi Lubis Ketua Sementara

    • calendar_month Senin, 2 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA- Mandailing Online : Sebanyak 40 anggota DPRD Mandailing Natal ( Madina), Sumatera Utara periode 2024-2029 resmi dilantik. Erwin Efendi Lubus Ketua Partai Gerakan Indonesia Raya ( Gerindra) Madina jadi ketua sementara. Senin 2/9/2024 Sekretaris Dewan (Sekwan) Afrizal Nasution mengatakan, sesuai surat keputusan Parpol. Erwin Efendi Lubis selaku Ketua DPRD Sementara dan Indah Anisah sebagai […]

  • STOP TAMBANG RAKYAT

    STOP TAMBANG RAKYAT

    • calendar_month Rabu, 6 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua DPC Peradi Tabagsel Padangsidimpuan, Ridwan Rangkuti SH MH menyatakan bahwa tambang rakyat di Huta bargot dan Naga Juang harus ditutup untuk menghindari korban nyawa yang lebih banyak di kemudian hari. Hal itu dikatakannya kepada Mandailing Online, Rabu (6/2) menyikapi peristiwa runtuhnya tambang batu emas di perbukitan Sarahan, Huta Bargot Julu, […]

  • Masuk Islam, Mualaf Ini Tulis Dua Kalimat Syahadat di Twitter

    Masuk Islam, Mualaf Ini Tulis Dua Kalimat Syahadat di Twitter

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sejatinya hingga Desember 2011, Arnoud Van Doorn adalah Wakil Ketua Partai Kebebasan di Dewan Kota Den Haag. Sebagian orang tentu tahu kalau Partai Kebebasan sangat resisten dengan kaum Imigran, khususnya muslim. Namun, Maret 2013, bapak dua anak ini dikutip dari Amsterdam Herald, mengumumkan awal yang baru melalui media Twitter. Ia mengaku menjadi seorang Muslim dan […]

expand_less