Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Insiden Madina ke Komnas HAM

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 1 Jun 2011
  • print Cetak


MEDAN –
Komnas HAM (Komisi Nasional Hak Azasi Manusia) diminta untuk melakukan penyelidikan insiden penembakan warga Huta Godang Muda Mandailing Natal, Sholat Boru Batubara, yang terjadi pada Minggu (29/5) kemarin. Peristiwa itu terjadi aksi demo di lokasi tambang PT Sorik Mas Mining (SMM) di Mandailing Natal.

Hal tersebut ditegaskan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) dan LSM Bitra Indonesia. Menurut Direktur LBH Medan, Nuryono, pihaknya masih melakukan investigasi terkait insiden penembakan tersebut. “Kejadian ini ada latar belakangnya pemicunya yaitu PT SMM, jadi kami minta Polda dapat mengedepankan rasa keadilan dan penegakkan hukum yang benar,” ujarnya, pagi ini.

Dia mengatakan, pihkanya meminta Komnas HAM bersama Polda Sumut untuk membentuk tim pencari fakta. “Kami meminta kepolisian dan Komnasham untuk memback up tim pencari fakta,” ujarnya.

Sementara itu, orang tua korban penembakan, Sholat Batubara, Hasanuddin Batubara saat ditemui Waspada Online mengatakan kasus penembakan anaknya dapat dipertanggung jawabkan secara hukum oleh pihak yang melakukan.

Sementara itu, Polda Sumut terus mengusut aksi bentrok antara warga dengan Brimob dikawasan Base Camp Sihayo II PT Sorikmas Mining (SMM) di Desa Huta Godang Muda Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kemarin.

Polisi telah memeriksa 16 saksi dan masih mencarai provokator dalam dalam hal ini. Kabid Humas Poldasu AKBP R Heru Prakoso, menyebutkan dari 16 saksi tersebut diantaranya, dua orang dari petugas polisi setempat, dua orang dari pihak PT SMM, empat orang dari masyarakat setempat dan delapan orang dari massa tersebut.

“Kita sudah memeriksa 16 saksi untuk dimintai keterangannya guna mendalami motif dari amuk massa tersebut,” ungkap Heru, tadi malam.

Selanjutnya Heru mengatakan, saat ini polisi masih terus menyelidiki kasus tersebut untuk mengetahui lebih jauh apa penyebab hal itu bisa terjadi. “Polisi akan terus selidiki kasus ini untuk mengetahui apa sebenarnya yang terjadi,” ucapnya.

Para korban yang terluka akibat peristiwa tersebut, menurut Heru berjumlah dua orang yakni Kapolsek Siabu AKP Syahril Daulay dan Solatiah yang merupakan salah satu dari massa yang menderita luka diketiak. “Kapolsek mengalami luka dibagian bibir karena terkena pukulan. Kemudian kedua lengan mengalami luka memar dan terkena senjata tajam serta punggung dan kepala hingga benjol,” jelas Heru.

Heru juga menjelaskan belum ada yang dijadikan tersangka dalam hal ini dan polisi terus menyelidiki dalang (provokator) yang menyulut kemarahan warga yang berujung bentrok tersebut.
Sumber : Waspada

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengumuman Calon Kapolri Tertunda

    Pengumuman Calon Kapolri Tertunda

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Kompolnas Tunggu Permintaan SBY JAKARTA, – Kapolri Jenderal Timur Pradopo akan diganti bulan ini. Namun, hingga empat hari jelang upacara HUT Kemerdekaan RI, belum ada pengumuman nama calon orang nomor satu di kepolisian Indonesia. Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) sudah memilih tiga orang terbaik dari sembilan nama jenderal. “Tinggal tunggu permintaan Bapak Presiden,” ujar anggota Kompolnas […]

  • 207 Pengaduan Dugaan Korupsi di Sumut Masuk ke KPK

    207 Pengaduan Dugaan Korupsi di Sumut Masuk ke KPK

    • calendar_month Senin, 29 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menanggapi serius catatan Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (Fitra) yang menyebut Sumatera Utara peringkat pertama provinsi terkorup di Indonesia. Pasalnya bukan saja catatan yang dirilis Fitra tersebut berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) semata, namun lembaga antirasuah ini sendiri mencatat dari total 6.111 pengaduan masyarakat yang masuk sepanjang […]

  • Harun Mustafa Nasution Dorong Penegakan Hukum yang Setimpal Bagi Tersangka Pembunuh Anak Paskibra di Madina

    Harun Mustafa Nasution Dorong Penegakan Hukum yang Setimpal Bagi Tersangka Pembunuh Anak Paskibra di Madina

    • calendar_month Selasa, 5 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Harun Mustafa Nasution seorang politikus dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) Sumut meminta penegakan hukum yang tepat bagi pelaku pembunuhan terhadap Diva Febriani siswa Paskibra di Kecamatan Natal, Mandailing Natal ( Madina ) Harun yang juga putra daeah madina itu mengatakan masalah pembunuhan adalah isu serius yang memerlukan penanganan hukum […]

  • MK Kukuhkan Kemenangan Incumbent

    MK Kukuhkan Kemenangan Incumbent

    • calendar_month Kamis, 10 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    JAKARTA, (Mandailing Online) – Pasangan Ali Sutan Harahap-Ahmad Zarnawi dipastikan akan menjadi Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas, Sumatera Utara periode 2014-2019. Ali Sutan merupakan calon incumbent. Kepastian diketahui setelah Sidang Mahkamah Konstitusi (MK) menolak permohonan tiga pasangan calon Bupati yang menggugat Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pemilihan Bupati Padang Lawas, di Jakarta, Rabu (9/10) […]

  • Masyarakat Simpang Gambir Siap Menangkan Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    Masyarakat Simpang Gambir Siap Menangkan Harun – Ichwan di Pilkada Madina

    • calendar_month Sabtu, 9 Nov 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Simpang Gambir (Mandailing Online ) – Masyarakat Kelurahan Simpang Gambir Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) antusias sambut kedatangan Tim pemenangan Calon Bupati nomor urut 01 Harun-Ichwan. Antusiasme masyarakat menyambut Tim pemenangan yang dipimpin oleh Mudir Pesantren Musthafawiyah Purba Baru. Musthafa Bakri Nasution (Tuan Bakri) itu seketika membuat suasana di wilayah itu menjadi meriah. […]

  • Nasrul Hilmi Nasution Bantah Sering Absen Sebagai Anggota DPRD Madina

    Nasrul Hilmi Nasution Bantah Sering Absen Sebagai Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Jumat, 21 Nov 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ) – Nasrul Hilmi Nasution, anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang beberapa hari ini menjadi sorotan karena sering absen membantah. Dia mengatakan, tugas dari seorang anggota DPRD tidak seperti eksekutif yang harus selalu hadir setiap hari. Sehingga dirinya merasa tingkat kehadiran tak terlalu penting. “Anggota DPRD itu bukan seperti pemerintah […]

expand_less