Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Jabatan Kasek Tak Tersentuh, LSM Merah Putih: Orang Tua Siswa Tinggal Berdoa dan Menunggu

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Kamis, 24 Feb 2022
  • print Cetak

Gedung SDN 001 Sihepeng/Roy Adam.

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jabatan Kepala SDN 001 Sihepeng yang seakan tak tersentuh meski masyarakat, Komisi I, dan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis telah bersuara membuat LSM Merah Putih turut angkat bicara.

Ketua LSM Merah Putih Tabagsel Khairunnisah menilai saat ini yang bisa dilakukan masyarakat hanya tinggal berdoa dan menunggu saja.

“Orang tua siswa sudah tidak dihargai, DPRD tidak dihargai, mendingan orang tua siswa menunggu dengan berdoa agar Bupati Madina dapat membuat kebijakan yang berpihak kepada orangtua siswa,” katanya dengan nada sarkasme.

Nisah menilai, langkah yang diambil oleh Dinas Pendidikan menunjukkan sikap tidak saling menghargai antara OPD dengan DPRD.

” Kalau orangtua siswa, Komisi 1 DPRD dan Ketua DPRD Madina sudah mengeluarkan statemen, tapi Kasek SDN 001 Sihepeng belum juga diganti, sudah tidak menghargai namanya itu,” jelasnya.

Nisah yang dihubungi pada Kamis (24/2) malam menyebutkan, situasi yang terjadi di SDN 001 Sihepeng membuat masyarakat bingung.

“Mengganti kasek itu hak prerogatif Bupati, tapi kalau muncul masalah dari orang tua siswa dan DPRD sudah investigasi dan rapat, juga tidak diganti, kita ikut bingung,” sebutnya mengutip Malintang Pos.

Sementara itu Ketua Dewan Pendidikan Miswaruddin Daulay yang dihubungi lewat pesan WhatsApp tidak memberikan jawaban. Padahal pesan tersebut telah diterima dan dibaca yang bersangkutan.

Untuk diketahui, pada 7 Februari lalu ketika dimintai keterangan, Miswar menjawab timnya butuh waktu satu minggu untuk melakukan investigasi.

“Mengenai SDN 001 Sihepeng, kami meminta persetujuan dulu sama Pak Bupati dan Kadispend, baru kami lakukan pertemuan dengan semua pihak. Mohon kami diberi waktu seminggu untuk investigasi. Kami akan buat laporan ke Pak Bupati dan Buk wakil,” pesannya saat itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, orang tua siswa dan masyarakat Sihepeng I, Sihepeng II, dan Sihepeng III di Kecamatan Siabu menilai Sahnul Pane tidak becus memimpin sekolah tersebut.

Masyarakat juga telah mengirimkan surat permohonan penggantian kepala sekolah kepada pemerintah dan DPRD. Bahkan, surat kedua yang disampaikan masyarakat turut ditandatangani tiga kepala desa.

Selain itu, Komisi I DPRD telah melakukan investigasi lapangan yang dilanjutkan dengan rapat internal komisi. Hasil rapat tersebut telah diserahkan kepada Dinas Pendidikan.

Terkait hal ini, Ketua DPRD turut angkat bicara. Ia menilai terlalu banyak masalah di sekolah tersebut.

“SD 001 Sihepeng terlalu banyak masalah yang timbul. Masa kapur pun tidak bisa disediakan? Itu uangnya ada, dikemanakan oleh kepala sekolahnya?” tanya Erwin.

Erwin pun heran dengan lambatnya langkah pemerintah, dalam hal ini Dinas Pendidikan, mengambil keputusan.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengungsi Rohingya di India Kondisinya Memprihatinkan

    Pengungsi Rohingya di India Kondisinya Memprihatinkan

    • calendar_month Selasa, 7 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    HYDERABAD – Hampir setahun mengungsi di tanah Hyderabad, India, 1.500-an kaum minoritas Muslim Myanmar dari etnis Rohingnya menghadapi situasi serba kekurangan. Kaum Muslim Rohingya tiba di India setelah terusir dari tanah airnya, Myanmar, pascaserangan sektarian bertubi-tubi yang dilakukan terhadap mereka oleh etnis mayoritas Rakhine yang beragama Budha. Sebagaimana dilansir Al Jazeera, kondisi para pengungsi Rohingnya […]

  • Saksi Sejarah yang mulai punah

    Saksi Sejarah yang mulai punah

    • calendar_month Kamis, 27 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Bukti-bukti sejarah di Natal kini terlihat tidak terawat. padahal bukti-bukti sejarah ini merupakan aset daerah yang tidak ternilai harganya (MOL)

  • 2 Diduga Pelaku Pembacokan Dibawa ke TKP

    2 Diduga Pelaku Pembacokan Dibawa ke TKP

    • calendar_month Sabtu, 16 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    POLRES- Hingga Jumat (15/4) Polres Madina belum menetapkan siapa pelaku di balik perampokan yang terjadi di Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, pekan lalu hingga menewaskan Nurazmi (60). Namun, polisi telah mengamankan 2 orang yang diduga pelaku dari Pematangsiantar Kamis (14/4) dan langsung dibawa ke TKP. Hal ini dibenarkan Kapolres Madina melalui Kasat Reskrim AKP […]

  • Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    Saipullah-Atika Prioritaskan Pembangunan Ekonomi Inklusif Berkelanjutan

    • calendar_month Jumat, 18 Okt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor urut 2 Saipullah Nasution – Atika Azmi Utammi Nasution (SAHATA) berkomitmen melanjutkan keberhasilan Pemkab Madina dalam pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan. Pembangunan ekonomi dan infrastruktur yang inklusif dan berkelanjutan ini menjadi program prioritas seperti tertuang dalam poin […]

  • Sejumlah Daerah Laporkan Kelangkaan BBM

    Sejumlah Daerah Laporkan Kelangkaan BBM

    • calendar_month Selasa, 5 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    P. Sidimpuan, Sejumlah daerah di Sumatera Utara menjerit. Soalnya, sepekan terakhir, Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar dan premium mengalami kelangkaan di sejumlah Sentra Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Beberapa daerah di antaranya Kota Padangsidimpuan, Kabanjahe, Serdang Bedagai, dan Sidikalang. Di Sidimpuan, setiap menjelang sore ratusan kenderaan roda dua dan empat harus rela antre berjam-jam […]

  • Bayi Tanpa Batok Kepala Dibawa ke Jakarta

    Bayi Tanpa Batok Kepala Dibawa ke Jakarta

    • calendar_month Rabu, 18 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Ditolak di RUSD Adam Malik Sahrini, bayi berusia 10 bulan yang lahir tanpa batok kepala sejak dilahirkan ibunya, Eliana (24) akan dibawa berobat ke Rumah Sakit Cipta Mangunkusumo atau RSCM di Jakarta. Keberangkatan bayi malang yang sempat ditolak RS Adam Malik, Medan, Oktober 2011 lalu, akan difasilitasi Dewan Pimpinan Daerah Golongan Karya Sumatera Utara (DPD […]

expand_less