Kamis, 5 Mar 2026
light_mode

Jangan Salahgunakan Proses Marpangir

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
  • print Cetak


SIPIROK-
Bagi umat Islam sudah menjadi kebiasaan atau tradisi menggelar mandi taubat atau Marpangir istilah di wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) menjelang datangnya bulan suci Ramadhan.
Namun, entah apa yang terjadi atau mungkin dampak kemajuan zaman atau semakin menurunnya akidah dan akhlak umat sehingga akhir-akhir ini banyak ditemui tradisi marpangir terkesan mengarah pada hura-hura bahkan maksiat, dengan bepergian menuju pemandian terbuka serta sungai danau, laut atau tempat rekreasi sehingga tradisi atau kebiasaan marpangir yang pada hakikatnya membersihkan diri menjelang Ramadhan sama sekali bertolak belakang.
Menanggapi hal tersebut, Roisuryah Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tapsel, H Abdulloh Harahap menghimbau agar umat muslim jangan sampai menyalahgunakan proses mandi Taubat (marpangir) tersebut. Apalagi belakangan kerap dijadikan ajang hura-hura, ugal ugalan dan rekreasi.
“Agama Islam dilarang hura-hura, karena itu merupakan sikap jahiliyah, jangan sampai disalahgunakan kebiasaan mandi taubat itu dengan hal-hal yang mengarah pada maksiat,” katanya. Disampaikannya, pada hakikatnya kebiasaan mandi taubat memang sudah ada sejak lama dan tidak ada larangan bagi umat muslim melaksanakannya dengan maksud membersihkan diri (badan) menjelang puasa.
“Dulu kan wewangian belum ada, jadi digunakanlah rempah-rempah yang memiliki aroma, tujuannya bukan sirik, tapi hanya mandi biasa dirumah atau tempat biasa. Apa salahnya membersihkan diri (badan) dengan wewangian, tapi sekarang saya lihat sudah disalahgunakan, malah terkesan jadi alasan dan ajang hura-hura, Islam tentu melarang itu,” tegasnya.
Hal senada juga diungkapkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sipirok, Akhirul Pane SAg, kalau kebiasaan marpangir seolah-olah sudah disalahgunakan.
“Boleh saja menggelar mandi taubat (marpangir sebutan di Tabagsel ini, red)) tetapi bukan malah ditempat terbuka dan menjadi alasan untuk jalan-jalan. Cukup kita saja yang tahu bahwa kita sedang mandi taubat,” ungkapnya.
Keduanya menghimbau, kiranya umat muslim janganlah menyalahgunakan kebiasaan marpangir mengarah pada pandangan negatif.
“Sambutlah bulan penuh ampunan dengan niat ibadah, dan jangan malah menyambut dengan kebiasaan yang disalahgunakan sehingga dapat merusak ajaran agama,” pesan keduanya. (ran/mer)
Sumber : metrosiantar.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bacakada Ivan Iskandar Batubara ke PKB Madina, Pengurus Kasih Saran Faslah Jadi Wakil nya

    Bacakada Ivan Iskandar Batubara ke PKB Madina, Pengurus Kasih Saran Faslah Jadi Wakil nya

    • calendar_month Sabtu, 25 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Bacakada Madina Ivan Iskandar Batubara saat bersilaturahmi bersama pengurus DPC PKB Madina di jalan Willem Iskandar Aek Galoga Panyabungan Sabtu 25/5) 2024 (nap ). PANYABUNGAN ( Mandailing Online) : Cakada Madina Ivan Iskandar Batubara datangi Kantor DPC Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB) di jalan Willem Iskandar Aek Galoga Panyabungan Sabtu 25/5) 2024. Kedatangan Wakil Ketua Umum […]

  • Pengerjaan Bahu Jalinsum di Madina

    Pengerjaan Bahu Jalinsum di Madina

    • calendar_month Rabu, 2 Nov 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Satu unit beko dan pekerja melakukan pekerjaan di bahu jalan raya jalur Lintas Tengah Sumatera di titik Dalan Lidang, Panyabungan, Mandailing Natal, Sumut, Selasa (1/11/2022). Pemerintah Indonesia saat ini sedang melakukan pemeliharaan jalan raya (preservasi) jalur Lintas Tengah Sumatera (jalinsum) di lintasan wilayah Mandailing Natal (Madina) yang dikerjakan PT Jaya Konstruksi. Menteri PUPR Basuki […]

  • Hidayat Batubara Segera Non Aktif Sebagai Bupati

    Hidayat Batubara Segera Non Aktif Sebagai Bupati

    • calendar_month Jumat, 27 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 9Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jika nantinya Bupati Madina Hidayat Batubara memasuki persidangan di Pengadilan Tipikor Medan, maka statusnya akan menjadi terdakwa. Sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, status terdakwa ini akan berlanjut pada penonaktifan sementara Hidayat Batubara dari jabatan Bupati Mandailing Natal (Madina). Dimikian dikatakan Ketua Perhimpunan Advokad Indonesia (Peradi) wilayah Tabagsel, Ridwan Rangkuti, SH.MH kepada wartawan, […]

  • Pendaftaran Panwaslu Sumut dibuka

    Pendaftaran Panwaslu Sumut dibuka

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    strong>MEDAN – Panitia Pengawas Pemiliahan Umum (Panwaslu) daerah Sumatera Utara telah membukan pendaftaran terhadap calon Panwaslu kabupaten/ kota kecuali Padang Sidimpuan. Dalam merekrutkan para anggota di 32 kabupaten/kota pihak tim seleksi calon anggota Panwaslu Sumut membentuk tiga zona perekrutan. “Hal ini dilakukan karena keterbatasan waktu yang diberikan pemerintah hanya dua bulan sehingga diberlakukan tiga titik […]

  • Ini Penyebab Pindahnya Manuskrip Islam ke Tangan Barat

    Ini Penyebab Pindahnya Manuskrip Islam ke Tangan Barat

    • calendar_month Minggu, 17 Sep 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Ada berbagai aktor dan faktor yang menyebabkan perpindahan manuskrip-manuskrip Islam ke tangan Barat. Sebagian manuskrip diperoleh lewat perampokan dan penjarahan pada masa kolonialisme. Yang lain, melalui proses transaksi jual-beli. Tapi, ada pula yang sengaja dihadiahkan oleh penguasa Muslim. Stefanie Brinkmann dari Institute of Oriental Studies, University of Leipzig, mengatakan, banyak koleksi naskah Islam berasal […]

  • Tewaskan 8 Penumpang, Sopir Gran Max Diburu Polisi

    Tewaskan 8 Penumpang, Sopir Gran Max Diburu Polisi

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Supir Mobil Daihatsu Grand Max BK 1380 KO yang jatuh ke sungai di Jalan Lintas Sumatera, Desa Usor Tolang, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang menyebabkan 8 orang penumpang meninggal, Senin (14/03/2011) dini hari kemarin, hingga kini masih buron. Sopir bernama Heri (32) itu dikabarkan tinggal di kawasan Sukaramai, Kota Medan. Kabarnya lagi, […]

expand_less