Jumat, 6 Mar 2026
light_mode

Kabareskrim: Teror Aceh belum terungkap

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 3 Jan 2012
  • print Cetak

JAKARTA – Kepala Badan Reserse Kriminal Kepolisian Republik Indonesia (Kabareskrim Polri) Komisaris Jenderal Sutarman belum menemukan dugaan motif tiga penembakan di Aceh, sejak malam pergantian tahun 2012.

“Belum terungkap motifnya, dugaannya kriminal murni, tapi apakah ada motif lain karena mau pemilukada, masih dalam penyelidikan,” ujar Sutarman tadi malam.
Dari tiga peristiwa penembakan yang menewaskan lima orang warga sipil, polisi belum menangkap satu pun pelaku penembakan. “Pelaku belum ditangkap, saksi yang sudah kita periksa sudah sembilan orang,” imbuh Sutarman.

Sebagaimana diketahui, dua peristiwa penembakan terjadi di Banda Aceh pada malam pergantian tahun baru 2012. Penembakan pertama terjadi di mess pekerja kabel Telkom, di Bireun, Banda Aceh. Aksi penembakan membabi buta ini menewaskan tiga pekerja dan melukai tujuh orang. Penembakan kedua terjadi di Toko Istana Boneka, di Kampung Doi Ulee Karang, Banda Aceh. Aksi ini menewaskan seorang karyawan toko.

Kemudian Minggu (1/1/2012) malam kembali terjadi penembakan di Lhokseumawe, Aceh, yang menewaskan seorang warga.

Sebelumnya, Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM), Mayjen TNI Adi Mulyono, menegaskan bahwa aksi penembakan yang menewaskan warga Aceh di malam pergantian tahun baru 2012 tidak terkait unsur politik jelasng pemilihan umum kepala daerah (pemilukada). “Saya tegaskan aksi penembakan yang terjadi selama ini sama sekali tidak mengarah untuk menganggu berlangsungnya pemilukada di Aceh,” katanya.

Ia menyatakan, aksi tersebut berat dugaan dilakukan oleh oknum kelompok tertentu yang hanya memiliki kepentingan pribadi dan tidak ada kaitannya mengarah pada mengacaukan suasana pemilukada yang akan berlangsung medio Februari 2012.

Adi Mulyono mengakui masih ada peredaran senjata ilegal ditangan orang yang tidak benar di wilayah Aceh, meskipun 227 pucuk senjata api illegal terhitung satu tahun kepemimpinannya sudah berhasil diamankan. “Menyangkut suasana pemilukada sampai hari ini saya fikir masih kondusif berjalan sebagaiman sudah ditetapkan dan yang melakukan aksi brutal penembakan itu memiliki kepentingan lain,” ujarnya.(waspada)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kabut Asap di Langit Madina Kian Tebal

    Kabut Asap di Langit Madina Kian Tebal

    • calendar_month Kamis, 3 Sep 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Dalam beberapa hari terakhir asap menyelimuti wilayah Mandailing Natal (Madina). Dan sejak Rabu hingga hari ini Kamis (2-3/9) ketebalan asap kian meningkat. Pantauan Mandailing Online, Kamis (3/9), asap ini membuat warga resah. Sejumlah pengendara sepeda motor terlihat memakai masker saat melaju di jalanan. Sejauh ini data resmi belum diperoleh dari pemerintah […]

  • Berantas Judi di Paluta!

    Berantas Judi di Paluta!

    • calendar_month Rabu, 8 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PALUTA- Sedikitnya 30 mahasiswa dari Gerakan Mahasiswa Peduli Padang Lawas Utara (GMMPP) melakukan aksi di Kantor DPRD Paluta, Senin (6/2) siang. Dalam aksinya mereka menuntut DPRD Paluta, menginstruksikan Polsek Padang Bolak agar menyelesaikan atau memberantas perjudian, minum-minuman keras serta meminta DPRD Paluta meningkatkan kerjanya sebagai fungsi pengawasan terhadap seluruh kebijakan eksekutif di Paluta. Amatan METRO, […]

  • Sofwat Nasution Mendaftar ke Partai Berkarya

    Sofwat Nasution Mendaftar ke Partai Berkarya

    • calendar_month Senin, 11 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) -Brigjend TNI (Purn) M. Sofwat Nasution, Senin (11/11) mendaftar di DPD Partai Berkarya Madina. Dengan demikian, bakal calon bupati Madina ini sudah terdaftar di lima partai politik. Yaitu, Gerindra, PKS, Perindo, PKPI, dan Berkarya. “InsyaAllah masih ada beberapa partai lagi yang akan kami daftarkan juga. Ini sebagai bukti keseriusan kami memenangkan […]

  • Golkar Siapkan Pengacara Untuk Syamsul Arifin Saat ini Syamsul Arifin dititipkan di Rutan Salemba selama 20 hari.

    Golkar Siapkan Pengacara Untuk Syamsul Arifin Saat ini Syamsul Arifin dititipkan di Rutan Salemba selama 20 hari.

    • calendar_month Senin, 25 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Partai Golkar akan menyiapkan tim pengacara untuk Gubernur Sumatera Utara, Syamsul Arifin. Tim pengacara itu akan mendampingi Syamsul yang tersandung kasus korupsi dana APBD. “Sebanyak 10 pengacara akan ditunjuk langsung oleh DPP Partai Golkar,” kata Sekjen Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar Idrus Marham, saat dihubungi VIVAnews, Sabtu 23 Oktober 2010. Seperti diketahui, KPK telah menetapkan […]

  • Polisi Perketat Penerbitan SIM untuk Pelajar

    Polisi Perketat Penerbitan SIM untuk Pelajar

    • calendar_month Rabu, 25 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kepolisian memperketat penerbitan Surat Izin Mengemudi (SIM) untuk kalangan pelajar. Hal ini sebagai respon atas makin banyaknya tingkat kecelakaan berkendaraan di kalangan usia pelajar, akhir-akhir ini. “Yang ambil SIM kita adakan peningkatan pengecekan baik prakteknya maupun kegiatan yang berkaitan dengan ujian praktek,” ujar Kepala Bagian Produksi dan Dokumentasi Divisi Hubungan Masyarakat Polri, Kombes […]

  • PLN dan KJPP Gagal Menghitung Resiko Kerugian Pemilik Lahan Yang Dilintasi Sutet

    PLN dan KJPP Gagal Menghitung Resiko Kerugian Pemilik Lahan Yang Dilintasi Sutet

    • calendar_month Kamis, 29 Des 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Pihak PLN melalui Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP) dinilai sudah mengabaikan azas keadilan bagi warga yang terkena lintasan SUTET di titik lintasan Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. KJPP selaku pihak yang bertanggungjawab dalam melakukan penafsiran harga pasaran tanah, dinilai tidak melakukan perhitungan terhadap resiko kerugian yang diderita pemilik tanah kawasan pemukiman […]

expand_less