Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Kaum Ibu Kembali Tolak Jalur Angkutan Logistik Sorikmas Mining

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 17 Okt 2013
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar 100 kaum ibu dari Desa Huta Godang Muda, Siabu mendatangi kantor bupati Mandailing Natal (Madina), Kamis (17/10/2013) menolak jalur angkutan logistik PT. Sorikmas Mining dari desa itu.

Mereka diterima Wakil Bupati Madina, Dahlan Hasan Nasution di halaman kantor bupati. Ini kali kedua kedatangan para ibu rumah tangga itu ke pemkab Madina dalam sepekan terakhir.

Juru bicara kaum ibu, Helmi Suryani Batubara menyatakan mereka menolak Desa Huta Godang Muda dijadikan titik pengangkutan logistik PT. Sorikmas Mining (PT.SM) menuju perbukitan Sihayo.

Suryani tak memberikan alasan penolakan itu dan tidak merinci logistik jenis apa saja yang diangkut via desa itu. Mereka meminta Pemkab Madina memberikan penekanan kepada PT.SM agar menghentikan kegiatan angkutan logistik dari Desa Huta Godang Muda.

Ditempat terpisah, Government and Media Relations Assitant Superintendent PT.SM, Lia Palupi Nasution menyatakan, pilihan Huta Godang Muda sebagai titik kegiatan pengangkutan logistik , sengaja perusahaan lakukan agar bisa memberikan nilai manfaat ekonomi kepada masyarakat dan mengurangi jumlah pengangguran.

Logistik yang diangkut dari desa itu berupa makanan dan minuman untuk karyawan dan kontraktor yang berada di Sihayo dan Sambung.

Wakil bupati dihadapan kaum ibu meminta agar kaum ibu bersabar dan memberikan kepadanya waktu menuntaskan persolan ini.

Wakil bupati menyatakan, pihaknya memang sudah merencanakan berangkat ke Jakarta dalam waktu dekat melanjutkan pembicaraan dengan Kementerian ESDM terkait lanjutan pembahasan renegosiasi kontrak karya PT. SM di Madina.

“Saya tak akan mungkin membiarkan rakyat. Kami memang akan ke Jakarta agar ini selesai dan tidak menjadi beban bagi kita. Keseriusan saya menyelesaikan ini harus dibarengi dengan kesabaran rakyat,” kata wakil bupati.

Dia juga meminta warga Huta Godang Muda tidak mudah terhasut kepentingan orang lain yang justru akan mencerai-beraikan warga.

Peliput/Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • KNPI Madina Sepakat izin PT SMGP Dicabut

    KNPI Madina Sepakat izin PT SMGP Dicabut

    • calendar_month Kamis, 4 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Mandailing Natal satu sikap dengan Komisi VII DPR RI mengenai kasus geothermal yang dikelola PT SMGP di Mandailing Natal, Sumut. Wakil Ketua DPD KNPI Mandailing Natal (Madina), Fahmi Hendrawan Nainggolan S.Sos dalam rilis pers diterima Mandailing Online, Rabu (3/2/2021) menyatakan bahwa pihaknya menolak perusahaan […]

  • Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

    Siapa Wanita yang Mengaku Istri Mantan Pejabat Pemkab Madina Itu? (bagian 1)

    • calendar_month Selasa, 23 Mei 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Pada tanggal 10 April 2017, Basrah Siregar warga Sidimpuan mengadukan nomor seluler 08122415#### ke Polres Sidimpuan atas tuduhan melakukan teror SMS dan telefon kepadanya dan istrinya. Pemilik nomor peneror itu seorang wanita, karena selain SMS, wanita itu juga dinyatakan pernah  via telefon melakukan teror lisan. Wanita peneror via SMS itu mengaku istri H mantan […]

  • PKS: Madina harus buat Perda galundung

    PKS: Madina harus buat Perda galundung

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Maraknya praktik penambangan yang menggunakan galundung (mesin pemisah batu dengan emas), meresahkan warga Mandailing Natal. Pemerintahan daerah setempat diminta segera membuat Peraturan Daerah (Perda) tentang galundung tersebut. Hal itu dikatakan Ketua Fraksi PKS DPRD Madina H Martua Nasution, pagi tadi, di Panyabungan. Pemkab diminta membuat Perda Galundung, sebab sudah meresahkan masyarakat. Tapi sebelumnya, […]

  • Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    Inilah Kronologi Bentrok Warga di Tarakan

    • calendar_month Rabu, 29 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Divisi Humas Mabes Polri merilis kronologi bentrok antar kelompok warga yang terjadi di Kampung Juata Permai, Tarakan, Kalimantan Timur, Selasa (28/9/2010). Peristiwa tersebut mengakibatkan satu orang tewas. Berikut konologi yang dirilis via jejaring sosial facebook oleh Divisi Humas Mabes Polri. Minggu tanggal 26 September 2010 sekitar pukul 22.30 WITA. Pada saat Abdul Rahmansyah, Warga Kel […]

  • Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    Mulai 2015, Seluruh PNS Harus Dilatih Lagi

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – -Banyaknya PNS yang kompetensinya rendah mendorong Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mewajibkan seluruh pejabat pembina kepegawaian (PPK) menggelar diklat untuk aparaturnya. Harapannya, dengan mendapatkan diklat kemampuan PNS akan bertambah. “Seiring dengan akan dilaksanakannya moratorium, daerah harus memberdayaan PNS yang ada. Itu sebabnya, mulai tahun depan seluruh PPK wajib mendiklatkan PNS-nya,” […]

  • Pertumbuhan Transportasi di Mandailing Masa Kolonial

    Pertumbuhan Transportasi di Mandailing Masa Kolonial

    • calendar_month Kamis, 2 Jun 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Askolani Nasution Budayawan Tanggal 15 Desember 1847, Belanda menggalakkan kebijakan tanaman kopi di kawasan Mandailing Angkola. Asisten Residen A.P. Godon melibatkan pemerintahan raja-raja tradisional untuk memobilisasi budi daya kopi secara massal. Pemerintah kolonial memaksa setiap penduduk untuk menanam kopi dan hasilnya wajib dijual kepada Belanda dengan harga yang sudah ditetapkan pemerintah. Tetapi sampai […]

expand_less