Jumat, 16 Okt 2026
light_mode

Kegagalan Program Cetak Sawah Harus Diselidiki

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program cetak sawah merupakan salah satu upaya pemerintah pusat untuk menyelamatkan negara ini dari kekurangan beras. Namun sangat disayangkan dana program cetak sawah diduga deselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Di Kabupaten Mandaling Natal (Madina) dana puluhan milyar yang diperuntukkan untuk cetak sawah diduga sia-sia penyebab program pemerintah tersebut dinilai gagal, hal ini terindikasi dari semua lokasi cetak sawah tersebut sekarang ini banyak yang menjadi semak belukar.

“Kita meminta agar aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas penyebab gagalnya cetak sawah di Kabupaten Mandailing Natal ini, karena kuat dugaan dana tersebut masuk ke kantong oknum pejabat di Dinas Pertanian,” ungkap Wakil Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRa) Madina, Waris Ray kepada wartawan, Rabu (2/7/2014).

Berdasar investigasi LIRa, cetak sawah di Kabupaten Madina tidak ada yang berhasil bahkan sekarang ini ada lokasi cetak swah tersebut sekarang ini sudah berubah fungsi manjadi plasma sawit.

“Berarti ada yang tidak beres dalam pelaksanaan cetak saeah di Kabupaten Madina ini, karena kalau memang benar-benar dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknisnya mana mungkin sekarang ini lokasi cetak sawah tersebut menjadi semak belukar,” tegas Waris.

Lebih lanjut disampaikan Waris bahwa berdasarkan informasi yang diterima di lapangan bahwa kelompok tani sebagai pelaksana cetak sawah tidak menerima dana program tersebut sepenuhnya bahkan diduga ada yang difiktifkan.

“Berdasarkan informasi yang kita terima program cetak sawah ini sudah pernah di selidiki oleh aparat penegak hukum, namun tidak jelas sampai di mana proses hukumnya,” ucap Waris.

Menurutnya, kucuran dana dari APBN mencapai lebih Rp.14,5 milyar sejak tahun 2010- 2012 dan dicurigai bahwa laporan pertanggungjawaban kegiatan cetak sawah tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, malah lahan sekarang ini telah banyak beralih fungsi.

“Kita sudah mendengar sejak tahun 2010 yang lalu proses dana cetak sawah di Kabupaten Mandailing Natal ini sudah ditangani pihak aparat penegak hukum, untuk itu kita sangat mengharapkan agar pihak penegak hukum untuk dapat menuntaskan kasus cetak sawah di Madina ini,” harap waris.

Waris membeber, pada tahun anggaran 2011 yang lalu cetak sawah berada di Desa Banjar Aur Desa Utara Kecamatan Sinunukan seluas 300 hektar, Desa Tunas Karya Kecamatan Natal seluas 300 hektar, jumlah anggaran per hektarnya sebesar Rp. 7,5 juta/hektar.

“Dan tahun 2012, daerah yang dapat program cetak sawah di kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu dengan luas 300 hektar dengan nilai Rp.10 juta/hektar. Dan Desa Huta Puli, Huta Raja dan Desa Huraba Kecamatan Siabu dengan luas 600 hektar dengan nilai anggaran dalam satu hektar Rp. 10 juta,” katanya.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari Dinas Pertanian Madina seputar data yang dilansir LIRa ini. Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra tak berhasil ditemui di kantornya, Rabu karena tak berada di tempat, sementar via HP juga tak berhasil dihubungi kerena non aktif.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

    ResmiTersangka, Penusuk Anak SD Terancam 7,5 Tahun

    • calendar_month Minggu, 19 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – John Kei (JK), preman yang selama ini keberadaannya cukup meresahkan masyarakat karena kerap melakukan keributan dan kekerasan ditangkap aparat Polda Metro Jaya, di Hotel C’One, Pulomas, Jakarta Timur, Jumat (17/2) malam. Preman berdarah Maluku ini ditangkap bersama seorang wanita artis berinsial AF saat tengah mengisap sabu di dalam kamar 501. Saat hendak ditangkap […]

  • 15 Persen Guru Sumut Lulus Sertifikasi Portopolio

    15 Persen Guru Sumut Lulus Sertifikasi Portopolio

    • calendar_month Rabu, 13 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, 13/10 Guru yang lulus sertifikasi melalui penilaian portopolio jumlahnya masih sangat sedikit jika dibandingkan dengan guru yang lulus melalui Pendidikan Latihan Profesi Guru. Pembantu Rektor I Universitas Negeri Medan (Unimed) Prof Selamet Triono Ahmad di Medan, Rabu, mengatakan, berdasarkan pengalaman selama tiga tahun belakangan ini, sedikit sekali guru yang lulus sertifikasi murni melalui penilaian […]

  • Dodol Panyabungan Masih Bertahan

    Dodol Panyabungan Masih Bertahan

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Meski saat ini banyak bermunculan berbagai jenis makanan ringan namun alame atau dodol dari Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tetap bertahan. Ini dibuktikan masih eksisnya pengrajin yang berada di Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan. Alame yang terbuat dari bahan baku tepung ketan, gula merah dan santan ini memiliki cita rasa tersendiri yang dijadikan oleh-oleh […]

  • Batu Tulis dan Girp (Alat Belajar Anak Masa Lalu)

    Batu Tulis dan Girp (Alat Belajar Anak Masa Lalu)

    • calendar_month Jumat, 23 Des 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Dr. M. Daud Batubara, MSi Pembina Forum Pendidik Madina Sada dua tolu ning na gurui Opat lima onom mangiut sipitui Roma si salapan dohot sambilan i Gonop ma bilangan so ro si sapului Ulang di tijuran batu tulis i Um denggan ma di basu dohot aek tawar i Ini bagian syair dari lagu yang […]

  • KPU Madina: Harus Sesuai Materi Iklan Kampanye

    KPU Madina: Harus Sesuai Materi Iklan Kampanye

    • calendar_month Jumat, 13 Nov 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mandailing Natal (Madina) Divisi Hukum dan Pengawasan, Fadhillah Syarief menyampaikan iklan kampanye harus sesuai dengan materi yang disampaikan oleh pasangan calon atau Tim Kampanya pasangan calon. Disebutkannya, materi iklan kampanye dapat memuat informasi mengenai visi, misi, dan program kerja, foto pasangan calon, tanda gambar Partai Politik […]

  • Fahrizal Efendi Nasution Reses di Madina, Holong Mangalap Domu

    Fahrizal Efendi Nasution Reses di Madina, Holong Mangalap Domu

    • calendar_month Kamis, 25 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumatera Utara, H Fahrizal Efendi Nasution,SH melakukan reses di Mandailing Natal, sejak 21 Pebruari 2021. Banyak keluhan dan aspirasi rakyat mencuat dari enam desa lokasi reses itu. Antara lain persoalan infrastruktur dan kebutuhan alsintan pertanian, ekonomi dan sosial. Sama dengan reses-reses sebelumnya, reses di penghujung Pebruari ini juga sangat […]

expand_less