Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Kegagalan Program Cetak Sawah Harus Diselidiki

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Kamis, 3 Jul 2014
  • print Cetak

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Program cetak sawah merupakan salah satu upaya pemerintah pusat untuk menyelamatkan negara ini dari kekurangan beras. Namun sangat disayangkan dana program cetak sawah diduga deselewengkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

Di Kabupaten Mandaling Natal (Madina) dana puluhan milyar yang diperuntukkan untuk cetak sawah diduga sia-sia penyebab program pemerintah tersebut dinilai gagal, hal ini terindikasi dari semua lokasi cetak sawah tersebut sekarang ini banyak yang menjadi semak belukar.

“Kita meminta agar aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas penyebab gagalnya cetak sawah di Kabupaten Mandailing Natal ini, karena kuat dugaan dana tersebut masuk ke kantong oknum pejabat di Dinas Pertanian,” ungkap Wakil Bupati Lumbung Informasi Rakyat (LIRa) Madina, Waris Ray kepada wartawan, Rabu (2/7/2014).

Berdasar investigasi LIRa, cetak sawah di Kabupaten Madina tidak ada yang berhasil bahkan sekarang ini ada lokasi cetak swah tersebut sekarang ini sudah berubah fungsi manjadi plasma sawit.

“Berarti ada yang tidak beres dalam pelaksanaan cetak saeah di Kabupaten Madina ini, karena kalau memang benar-benar dilaksanakan sesuai dengan petunjuk teknisnya mana mungkin sekarang ini lokasi cetak sawah tersebut menjadi semak belukar,” tegas Waris.

Lebih lanjut disampaikan Waris bahwa berdasarkan informasi yang diterima di lapangan bahwa kelompok tani sebagai pelaksana cetak sawah tidak menerima dana program tersebut sepenuhnya bahkan diduga ada yang difiktifkan.

“Berdasarkan informasi yang kita terima program cetak sawah ini sudah pernah di selidiki oleh aparat penegak hukum, namun tidak jelas sampai di mana proses hukumnya,” ucap Waris.

Menurutnya, kucuran dana dari APBN mencapai lebih Rp.14,5 milyar sejak tahun 2010- 2012 dan dicurigai bahwa laporan pertanggungjawaban kegiatan cetak sawah tersebut tidak sesuai dengan kenyataan di lapangan, malah lahan sekarang ini telah banyak beralih fungsi.

“Kita sudah mendengar sejak tahun 2010 yang lalu proses dana cetak sawah di Kabupaten Mandailing Natal ini sudah ditangani pihak aparat penegak hukum, untuk itu kita sangat mengharapkan agar pihak penegak hukum untuk dapat menuntaskan kasus cetak sawah di Madina ini,” harap waris.

Waris membeber, pada tahun anggaran 2011 yang lalu cetak sawah berada di Desa Banjar Aur Desa Utara Kecamatan Sinunukan seluas 300 hektar, Desa Tunas Karya Kecamatan Natal seluas 300 hektar, jumlah anggaran per hektarnya sebesar Rp. 7,5 juta/hektar.

“Dan tahun 2012, daerah yang dapat program cetak sawah di kelurahan Tapus Kecamatan Lingga Bayu dengan luas 300 hektar dengan nilai Rp.10 juta/hektar. Dan Desa Huta Puli, Huta Raja dan Desa Huraba Kecamatan Siabu dengan luas 600 hektar dengan nilai anggaran dalam satu hektar Rp. 10 juta,” katanya.

Sejauh ini belum diperoleh konfirmasi dari Dinas Pertanian Madina seputar data yang dilansir LIRa ini. Kepala Dinas Pertanian Madina Taufik Zulhandra tak berhasil ditemui di kantornya, Rabu karena tak berada di tempat, sementar via HP juga tak berhasil dihubungi kerena non aktif.

Peliput : Maradotang Pulungan
Editor : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tampil di Ina Craft, Tenun dan Batik Tapsel Jadi Rebutan

    Tampil di Ina Craft, Tenun dan Batik Tapsel Jadi Rebutan

    • calendar_month Kamis, 24 Mar 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Dua produk asal Tapanuli Selatan (Tapsel), tenun dan batik yang turut ditampilkan pada Pameran Ina Craft di Jakarta Convention Center (JCC) Rabu (23/3), menjadi rebutan pengunjung. Kadis Perdagangan dan Koperasi UKM, Achmad Raja Nasution menyampaikan sejak hari pertama tenun dan batik Tapsel sudah banyak terjual. “Bahkan ada yang mau pesan Batik […]

  • Ima-Tabagsel Apresiasi Kejatisu

    Ima-Tabagsel Apresiasi Kejatisu

    • calendar_month Selasa, 10 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) –  Ikatan Mahasiswa Tabagsel mengapresiasi Kejatisu yang telah menahan 3 pejabat Dinas PU Madina dalam kasus pembangunan Taman Raja Batu. Kejatisu telah menetapkan sekaligus menahan pejabat Dinas Pekerjaan Umum (PU) Madina, Syahruddin (kepala Dinas), Nasarudin S (pejabat pembuat komitmen) dan Lianawat (pejabat pembuat komitmen) Selasa (10/9/2019). Dengan demikian Kejaksaan Tinggi Sumatera […]

  • KKN 09 STAIN Madina Sosialisasikan Konsep Moderasi Beragama Pada Siswa SD di Tambiski

    KKN 09 STAIN Madina Sosialisasikan Konsep Moderasi Beragama Pada Siswa SD di Tambiski

    • calendar_month Selasa, 2 Sep 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Uapaya menciptakan kerukunan beragama Kelompok Kerja Kuliah Nyata (KKN) 09 STAIN Madina sosialisasikan konsep moderasi beragama kepada peserta didik di SD Negeri 056 Aek Nauli, Desa Tambiski Nauli, Kecamatan Naga Juang. Abdur Rahman Humasi KKN 09 mengatakan, kegiatan itu salah satu kegiatan Program Kerja KKN serta pengabdian masyarakat dalam rangka menjalankan […]

  • Sumut masih akan krisis listrik

    Sumut masih akan krisis listrik

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA  –  Dewan Energi Nasional (DEN) yang dipimpin oleh  Menteri ESDM selaku Ketua Harian  DEN, Sudirman Said hari menggelar sidang ke-13 yang  berlangsung di Kementerian ESDM, Jakarta. Sidang anggota DEN dengan agenda membahas isu-isu strategis dibidang energi dan pembahasan penetapan langkah-langkah penanggulangan kondisi krisis tenaga listrik. Dalam sambutannya Sudirman Said menyorot  kondisi kelistrikan nasional. Dikatakan, […]

  • UMK Palas Rp1.605.000

    UMK Palas Rp1.605.000

    • calendar_month Jumat, 20 Des 2013
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PALAS – Sesuai kesepakatan bersama Dewan Pengupahan yang diwakili berbagai Serikat Pekerja, Pengusaha bersama Dinas Sosial Rabu (20/11) yang lalu, telah menetapkan besaran Upah Minimum Kabupaten Padang Lawas (Palas) sebesar Rp1.605.000. Kabid Naker Dinsos Palas Haris Partaonan Siregar mengatakan, terkait hal penetapan UMK tersebut dimana dikatakannya sudah ditetapkan. “Besaran upah yang kita tetapkan adalah kesepakatan […]

  • BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    BBM Langka, Sopir Angkot Nginap di SPBU

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Terhitung kemarin, sudah sebulan lebih BBM sulit diperoleh di Madina. Kelangkaan BBM ini sontak membuat sopir angkutan kota atau angkot yang beroperasi di Madina menginap di SPBU. Lho kok? Syahbudin (31) misalnya. Sopir angkutan umum di Panyabungan ini mengaku, sudah beberapa kali menginap di SPBU demi beberapa liter bensin. Pasalnya, dalam kurun waktu sebulan […]

expand_less