Rabu, 4 Mar 2026
light_mode

Kemana Gaddafi Setelah Tripoli Jatuh?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 23 Agt 2011
  • print Cetak


TRIPOLI :
Kekuasaan pemimpin Libya, Moammar Khadafi, di ujung tanduk. Para pemberontak telah memasuki Ibukota Tripoli. Bagaimana nasib pemimpin eksentrik ini jika terguling?

Seperti dilaporkan Al Jazeera, Khadafi diduga bakal kabur. Dua pesawat terbang dilaporkan diparkir di landasan Bandara Tripoli, siap membawanya ke lokasi pelarian yang belum diketahui. Sementara, ‘putra mahkota’ Said Khadafi yang saat ini ditahan dan terancam diadili di Mahkamah Internasional di Den Haag, dikabarkan akan dibawa ke Jenewa, Swiss.

Salah satu negara yang paling mungkin jadi lokasi pelariannya adalah Venezuela. Sebab, Presiden Venezuela, Hugo Chavez dikenal dekat dengan Khadafi. Chavez belakangan sering mengatakan tentang pengebom Amerika yang menghancurkan Tipoli. Selain itu, sekitar 18 bulan yang lalu, Khadafi sempat terlihat sedang berbelanja di sebuah pulau di Venezuela.

Kemungkinan kedua, Khadafi lari ke Arab Saudi. Negara itu adalah negara yang cukup baik untuk mengakhiri hari, tapi Arab sendiri juga memiliki kekhawatirannya sendiri sekarang.

Selain itu, ada kemungkinan dia akan lari ke Afrika. Tunisia tampaknya cocok untuknya, meskipun istri dan putri Khadafi sempat keluar dari sana sekitar bulan Mei lalu. Namun, Tunisia adalah tempat yang cukup nyaman bagi Khadafi.

Kemungkinan lain adalah Zimbabwe. Uganda juga mungkin menjadi tempat pilihan, tetapi hubungan yang erat antara Presiden Yoweri Museveni dan Amerika membuat hal tersebut tidak mungkin.

Afrika Selatan juga menjadi alternatif tempat pelarian Khadafi. Presiden Jacub Zuma pernah mengunjungi Khadafi agar dia menyetujui gencatan senjata. Tapi gagal. Selain itu, Nelson Mandela adalah teman lama Khadafi.

Selain itu, Spanyol juga disebut-sebut tempat yang tepat untuk melarikan diri. Karena Presiden Teodoro Obiang Nguema adalah penggemar Khadafi. Dia juga seorang diktator. Sebuah Jalan di Libya terdapat tulisan. “Di mana akan Gaddafi pergi?” “Ke Neraka.” (rtr/afp/al jazeera)
Sumber : eksposnews.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lampu Jalan di Kecamatan Panyabungan Barat Tidak Beres

    Lampu Jalan di Kecamatan Panyabungan Barat Tidak Beres

    • calendar_month Kamis, 7 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Tiap Bulan Rakyat Bayar PPJ, Kemana Dananya? PANYABUNGAN BARAT (Mandailing Online) – Lampu penerangan jalan di sepanjang jalur utama Kecamatan Panyabungan Barat banyak tak hidup akibat bola yang mati tak diganti. “Kita tak tahu manajemen pengelolaan lampu jalan ini, sebab para pelanggan listrik tiap bulan membayar Pajak Penerangan Jalan, tapi lampu jalan tak nyala” kata […]

  • LBH Jakarta Protes Dituduh Terima Duit Rp 300 Juta untuk Serang Prabowo

    LBH Jakarta Protes Dituduh Terima Duit Rp 300 Juta untuk Serang Prabowo

    • calendar_month Minggu, 6 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta menepis terima menerima uang sebesar Rp 300 juta dari capres Joko Widodo untuk menyerang capres Prabowo Subianto, seperti dituduhkan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fahri Hamzah. "Tuduhan yang disampaikan Fahri itu adalah fitnah dan tidak dilandasi fakta," tegas Direktur LBH Jakarta Feby Yonesta dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta Pusat, […]

  • Anggota Dewan: Kok Pramugari Garuda Tua-tua

    Anggota Dewan: Kok Pramugari Garuda Tua-tua

    • calendar_month Kamis, 25 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi V DPR RI mempertanyakan kenapa pramugari Garuda tua-tua dibandingkan dengan maskapai-maskapai penerbangan lainnya. Menjawab pertanyaan tersebut Direktur Utama, PT Garuda, Emirsyah Safar, menjelaskan bahwa memang hal tersebut merupakan aturan dari bagian kepagawaian Garuda. “Untuk Pramugari, berdasarkan aturan dari kepegawaiaan, ini prinsipnya sampai 56 tahun, tetapi kita tetap merekrut yang baru-baru dan saat […]

  • Rajut Silaturahmi, Karang Taruna Panyabungan Barat Gelar Coffee Inspirasi

    Rajut Silaturahmi, Karang Taruna Panyabungan Barat Gelar Coffee Inspirasi

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sebagai upaya meningkatkan kesolidan di antara pemuda, Karang Taruna Panyabungan Barat menggelar Coffee Inspirasi. Kegiatan yang dilaksanakan di D’ Urban Cafe ini menghadirkan Kepala Desa Hutabaringin Miswaruddin, SE. Miswaruddin merupakan kepala desa milenial dengan usia yang relatif muda. Sekretaris Karang Taruna Panyabungan Barat Ridwan Nasution menjelaskan kegiatan ini merupakan bentuk silaturahmi […]

  • Rakor Penyempurnaan DPT, DPK Madina 4.767 Pemilih

    Rakor Penyempurnaan DPT, DPK Madina 4.767 Pemilih

    • calendar_month Kamis, 20 Mar 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Daftar Pemilih Khusus (DPK) Mandailingnatal (Madina) hingga digelarnya rapat koordinasi penyempurnaan Daftar Pemilih Khusus (DPK) pada Selasa, 18/3 di Aula KPU Madina Panyabungan, sebanyak 4.767 pemilih. Sedangkan jumlah DPT yang telah ditetapkan pada 16/1 lalu dan tidak boleh diubah lagi sebanyak 297.171 pemilih. Berdasarkan penjelasan Ketua KPU Madina yang didampingi empat […]

  • 75 Persen Guru Honorer K2 Hanya Lulusan SMA dan D3

    75 Persen Guru Honorer K2 Hanya Lulusan SMA dan D3

    • calendar_month Kamis, 30 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB) Azwar Abubakar mendesak seluruh kepala daerah untuk menyekolahkan guru honorer kategori dua (K2) yang nantinya lulus CPNS. Pasalnya, dari latar belakang pendidikan guru honorer K2, terbanyak lulusan SMA-D3. “Dari pertemuan dengan para sekda, seluruh daerah rata-rata mengaku kekurangan guru. Itu sebabnya guru kita prioritaskan diangkat. […]

expand_less