Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Kualitas Pembangunan Jalan Setapak Sangat Rendah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
  • print Cetak


Panyabungan,

Sejumlah warga Desa Sundutan Togo, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) meminta Kepala Dinas Pekerjaan Umum Madina meninjau pembangunan jalan setapak sepanjang 180 meter yang mempunyai kualitas yanga sangat rendah sebab campuran semen dan pasir sudah bias dicakar ayam.

“Harapan warga atas sebuah pembangunan dari Pemkab Madina selama ini dengan terbangunnya sebuah jalan setapak di tengah-tengah perkampungan warga dan saat ini sudah terwujud. Akan tetapi pembangunan jalan tersebut diduga tidak akan berumur panjang karena kontraktor yang memegang kuasa penyedia jasa punya niat yang tidak baik. Sebab kualitas bangunan tersebut sangat rendah karena campuran semen dengan pasir sangatlah rendah sehingga bangunan tersebut dipijak anak-anak saja sudah hancur,” sebut Fahruddin (53) salah seorang tokoh masyarakat Sundutan Tigo, Selasa (16/08/2011) lalu.

Dikatakannya, sebelumnya warga sudah menegur pihak pemborong yang melakukan pembanunan jalan setapak diperkampungannya agar memperhatikan kualitas dan kuantitas suatu bangunan sebab pembangunan jalan setapak ini akan dipergunakan warga secara jangka panjang, namun pihak pekerja dan pemborong tidak mengupris apa yang telah disampaikan warga sehingga bangunan yang sudah selesai sudah banyak yang rusak karena dilewati anak-anak.

“Baru berumur satu minggu, pembangunan jalan setapak tersebut sudah hancur, ini diduga akibat dari pemborongan yang ingin mencari keuntungan sebanyak-banyaknya karena jauh dari pantauan berbagai elemen yang melakukan social kontrol, karena dari awal saja niat baik dari pihak pemborong (kontraktor) sudah tidak baik karena plank merek yang memberikan informasi dari mana sumber dana pembangunan tersebut dan berapa besar anggarannya, berapa volumenya, siapa perusahaan yang mengerjakannya serta berapa lama tenggang waktu pekerjaan tersebut tidak diketahui, hanya saja dating membangun jalan setapak dengan anggaran pemerintah,” sebutnya.

Fahruddin juga mengatakan, pihak pengawas hingga hari ini belum terlihat melihat kondisi pembangunan jalan setapak tersebut di desa kami, karena pembangunan ini kami anggap hanya membuang uang Negara saja karena tidak lama daya tahan bangunan tersebut dan keuntungan sepihak akan di dapat oleh pemborong.

“Pengawas lapangan atau PPTK jangan coba-coba untuk merekomendasikan pekerjaan ini sesuai dengan Bestek, sebab warga tidak terima dengan bangunan yang tidak mempunyai kualitas sebab uang yang digunakan untuk membuat pembangunan tersebut juga uang rakyat yang di berikan kepada pemerintah melalui pajak yang dikembalikan lagi kepada rakyat,” sebutnya.

Anggota DPRD Madina dari Fraksi Golkar Plus, Arsidin Batubara yang juga purta Pantai Barat Barat Madina mengatakan, fungsi pengawasan terhadap setiap pembangunan harus segera dimaksimalkan oleh Pemkab Madina sebab pengawasan yang lemah inilah yang menjadi setiap temuan selama ini.

“Pejabat yang berwenang melakukan fungsi pengawasan terkait pembangunan jalan setapak di Desa Sundutan Tigo, Kecamatan Natal harus benar-benar menjanlankan fungsinya, jangan mengedepankan kepetingan pribadi di atas kepentingan rakyat banyak, sebab selama ini lemahnya fungsi pengawasan akibat dari del-del antara kontaktor dengan pengawasan demi untuk memuluskan segala proses admintrasi di lapangan,” sebutnya.

Kepala UPT Dinas PU Bagian Pantai Barat Madina Firman Lubis mengatakan, setiap pembangunan dari Dinas PU Madina di wilayahnya akan diawasi, baik kualitas dan kuantitas, sebab di pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati yang baru ini, harus ada sebuah perubahan tugas dan fungsi serta kewengan dalam menjalankan tugas sebab setiap pembangunan yang sedang dan akan berjalan harus mengedepankan kualitas demi untuk mewujudkan pembangunan yang jujur dan bersih.

“Setiap bangunan harus sesuai dengan ketentuan yang ada dalam kontrak yang diterima oleh setiap perusahaan yang menawarkan jasanya sebab dalam kontrak tersebut juga sudah terhitung keuntungan yang didapatkan, sehingga tidak selalu warga yang dikorbankan,” katanya. (BS-026)
Sumber : beritasumut.com

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selamat Datang Virus Covid Varian Baru

    Selamat Datang Virus Covid Varian Baru

    • calendar_month Senin, 8 Feb 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah S.Pd Guru dan Pegiat Literasi Islam Varian baru virus covid-19 B117 yang berasal dari Inggris kini semakin menghantui negeri-negeri yang menjadi lahan subur pandemi. Boris Johnson mengatakan bahwa virus varian baru ini lebih menular dan lebih mematikan (kompas.com, 23/01/2021). Jubir satgas covid 19 menyatakan bahwa Indonesia mesti bersiap akan kemungkinan penularan virus […]

  • Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    Rahudman Harahap: Menyandang Status Terdakwa itu Sangat Berat

    • calendar_month Jumat, 16 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    WALI KOTA Medan non-aktif, Rahudman Harahap, divonis bebas oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan. Vonis itu dijatuhkan atas kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rahudman Harahap saat menjabat Sekda Pemkab Tapsel sekitar delapan tahun silam. Bagaimana perasaannya secara pribadi dan apa pertama kali akan dilakukannya bila kembali bertugas menjadi Wali Kota Medan. Berikut […]

  • Kemenag Madina Adakan Bimtek Pengeloalaan Keuangan Haji

    Kemenag Madina Adakan Bimtek Pengeloalaan Keuangan Haji

    • calendar_month Kamis, 19 Mei 2016
    • account_circle webmaster
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –   Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal adakan bimbingan tekhnis (Bimtek) Pengelolaan Keuangan BPIH dan Prospek Keuangan Haji di aula Hotel Rindang Dalan Lidang Panyabungan, Rabu,(19/5). Bimbingan tehnis pengelolaana keuangan BPIH dan prospek haji ini dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Drs. H.Muksin Batubara.M.Pd dan  dihadiri  sebanyak 40 orang peserta yang terdiri […]

  • Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    Runding Farm dan Kampoeng Kaos Madina, Sinergi Para Penggiat Nilai Tambah (1)

    • calendar_month Kamis, 22 Agt 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sesungguhnya Madina membutuhkan pengusaha-pengusaha. Usahawan, pebisnis, enterpreneur. Wiraswasta. Karena para usahawan ini memiliki peran besar menggerakkan roda perekonomian daerah di Mandailing Natal (Madina). Baik itu pengusaha berkaliber industri rumah tangga, UMKM hingga usaha berskala besar, Dan sesungguhnya merintis usaha, menjalankan perusahaan, mengembangkan skala usaha, hingga mempertahankan usaha bukan hal mudah. Itu memiliki tingkat kesulitan […]

  • "Air Force One" Siap Terbang Agustus 2013

    "Air Force One" Siap Terbang Agustus 2013

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pesawat tipe 737-800 Boeing Business Jet 2 tersebut sudah diserahterimakan kepada pemerintah Indonesia, namun masih dalam bentuk kosongan. Indonesia akan mempunyai pesawat kepresidenan pada Agustus tahun depan. Saat ini pesawat senilai USD 91.209.560,61 (sekitar Rp 814 miliar), dibuat di pabrik Boeing Company, sudah selesai pada tahap green aircraft, dan sudah diserahterimakan kepada pemerintah Indonesia. Lambock […]

  • Gatot Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karo

    Gatot Lantik Bupati dan Wakil Bupati Karo

    • calendar_month Sabtu, 26 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Pelayanan Buruk KABAJAHE- Dari hasil evaluasi penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2010, Kabupaten Karo berada di urutan ke-22 dari 25 kabupaten/kota se-Sumatera Utara dalam memberikan pelayanan kepada masyarakatnya. Diharapkan dengan kepala daerah yang baru ini, Karo dapat berbenah ke arah yang lebih baik. Demikian pesan Plt Gubernur Sumatera Utara, H Gatot Pudjonugroho ST pada acara pengambilan […]

expand_less