Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode

KUD Batu Mundom-PT MAL Teken MoU Plasma

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 20 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan. PT Madina Agro Lestari (MAL) meneken MoU kerja sama perkebunan plasma dengan KUD Batu Mundom, Rabu (18/1), di aula Kantor Bupati Madina, disaksikan Sekda M Daud Batubara, Sekretaris Dishutbun Muara Ondak, Kadis Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Pasar Lismulyadi, dan notaris Cipto Sunaryo SH.
Ketua KUD Batu Mundom, Kazwan, mengatakan, persoalan antara masyarakat dengan PT MAL sudah tidak ada lagi, karena sekarang ini masyarakat sudah mendapatkan plasma sesuai dengan peraturan perundang undangan yang berlaku.

“Kami atas nama masyarakat Batu Mundom sekarang ini bersyukur karena sudah mendapatkan plasma, yakni kebun sawit yang dikelola koperasi yang ada di desa kami. Dengan adanya plasma ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup kami,” ujar Kazwan.

Kazwan mengatakan, kondisi perkebunan sawit masyarakat sudah mulai berbuah, namun ke depan diharapkan PT MAL untuk terus memantau perkebunan sawit masyarakat.

“Memang sekarang ini kebun sawit masyarakat sudah mulai berbuah sebagian, masyarakat mengharapkan PT MAL terus membimbing dalam mengurus kebun melalui KUD Batu Mundom, sehingga dapat mensejahterakan masyarakat di sekitar PT MAL,” harapnya.

Direktur PT MAL H Rustam Honein MBA, mengatakan, plasma masyarakat melalui KUD Batu Mundom seluas 137 ha sudah ditanam dan dalam waktu dekat ini 103 Ha lagi akan memasuki penanaman.

“Memang sebahagian lahan plasma masyarakat belum tertanam, namun dalam waktu dekat ini sekitar bulan 6-7 akan dilakukan penanaman. Hari ini, secara de facto maupun secara hukum sudah kita buktikan bahwa kita sebagai perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan ikut dalam mensejahterakan masyarakat di sekitar lokasi perkebunan kita,” katanya.

Ia menjelaskan, seluas 240 ha yang disediakan untuk plasma sudah HGU atas nama KUD Batu Mundom.

Kita membuat atas nama KUD HGUinya demi menghindarkan kesenjangan di dalam tubuh KUD. Karena bukan semua lahan yang ada adalah baik, sehingga apabila HGU-nya atas nama perseorangan, akan menimbulkan kesenjangan di antara anggota KUD,” tegas Rustam.

Rustam mengatakan, perusahaan akan terus memantau perjalanan KUD mengelola plasma.
“Sebagai tanda keanggotaan KUD, maka nantinya anggota akan mendapatkan kartu anggota, yang dapat dipergunakan secara turun temurun. Sesuai rencana, dalam jangka waktu 10 tahun ini kredit masyarakat di bank akan selesai, sehingga dalam peremajaan plasma nantinya masyarakat tidak lagi terbebani dengan hutang,” paparnya. (zamharir rangkuti.medanbisnis)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ada Tiga Skenario yang Bisa Batalkan Jokowi Jadi Presiden

    Ada Tiga Skenario yang Bisa Batalkan Jokowi Jadi Presiden

    • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Walau telah ditetapkan sebagai pemenang Pemilu Presiden 2014 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), masih ada beberapa hal yang bisa mengganjal Joko Widodo sebelum dilantik sebagai Presiden RI. Setidaknya, kata Direktur Eksekutif Nurjaman Center for Indonesian Democracy (NCID) Jajat Nurjaman, ada tiga skenario yang dapat batalkan pelantikan Jokowi. Pertama, permohonan untuk mundur dari posisinya sebagai Gubernur […]

  • Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    Celah Sempit dalam ‘Fit and Proper Test’ Calon Anggota KPID Sumut

    • calendar_month Selasa, 11 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Alumni Fakultas Ilmu Komunikasi IISIP Jakarta dan Calon Anggota KPID Sumut 2021-2024 Tim Seleksi telah menyerahkan 21 nama Calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Provinsi Sumatera Utara (KPID Sumut) periode 2021-2024. Komisi A DPRD Sumut pun sudah memulai Fit and Proper Test. Walau nantinya harus melewati celah sempit, bayangan tentang personalitas […]

  • Sofwat Pelopor Perubahan Menguat, Atika Lokomotif Ekonomi Tenggelam

    Sofwat Pelopor Perubahan Menguat, Atika Lokomotif Ekonomi Tenggelam

    • calendar_month Rabu, 4 Nov 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Hari pencoblosan Pilkada Madina tinggal sebulan lagi. Hingga posisi ini pasangan Sofwat-Beir masih unggul di kancah penggiringan opini publik oleh tim media yang solid. Tim publikasi pasangan nomor urut 3 ini sangat teguh dan konsisten menyuarakan idiom-idiom “pelopor perubahan”; “pemimpin tegas dan bersih”; “harapan baru telah lahir”. Idiom-idiom itu begitu kuat mempengaruhi publik, terutama kalangan […]

  • Polisi Amankan 4 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    Polisi Amankan 4 Pelaku Tambang Emas Ilegal di Kotanopan

    • calendar_month Senin, 26 Mei 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Panyabungan ( Mandailing Online ): dikabarkan empat pelaku tambang emas ilegal menggunakan alat berat jenis excavator di Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) ditangkap tim dari Polda Sumatera Utara. Satu diantaranya diduga keluarga kepala desa singengu. Lokasi penangkapan pelaku tambang emas ilegal ini sendiri dikabarkan diwilayah lapangan manja pasar kota nopan tepat nya […]

  • Proyeksi Palsu

    Proyeksi Palsu

    • calendar_month Rabu, 3 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Alfisyah S.Pd Guru dan Pemerhati Masyarakat Sungguh jika manusia yang membuat sebuah proyeksi, apalagi proyeksi ekonomi masa depan, maka siap-siaplah akan keliru. Andaipun jika proyeksi itu tepat, tetap saja akan meleset dan ada galat erornya. Itulah buktinya bahwa manusia itu lemah, serba kurang dan sangat terbatas. Apalagi yang dijadikan sebagai pijakan adalah sistem […]

  • Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    Penerimaan CPNS 2013, tak Ada Istilah Putra Daerah

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulawesi Tenggara (Sultra), Nur Endang Aburaera mengatakan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) kali ini menghilangkan kesan putra daerah. Menurutnya, tak ada lagi prioritas warga lokal untuk diterima jadi CPNS karena semuanya memiliki peluang yang sama. Nur Endang menjelaskan penentuan kelulusan CPNS berdasarkan rangking penilaian yang dilakukan secara […]

expand_less