Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode

Pemerintah Seleksi Tenaga Honorer untuk Diangkat Jadi CPNS

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 11 Jan 2011
  • print Cetak


MEDAN : Pemerintah melalui Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara telah menyeleksi sekitar 890 ribu lebih tenaga honorer yang diusulkan dari seluruh provinsi untuk diangkat menjadi pegawai negeri sipil.

Usai peresmian “Samsat Drivethru” di lingkugan Bank Sumut di Medan, Rabu, 29 Desember 2010 Sekretaris Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (PAN) Tasdik Kinanto mengatakan, setelah pemberlakuan PP 48/2005 tentang Tenaga Honorer pihaknya mendapatkan usulan pengangkatan sebanyak 920.702 honorer.

Dari proses yang telah dilakukan, pihaknya telah meneliti kebenaran berkas terhadap sekitar 890 ribu tenaga honorer yang diusulkan.

Salah satu syaratnya adalah sesuai dengan ketentuan PP 48/2005 yakni berusia tidak lebih dari 46 tahun pada 1 Januari 2006.

Dari proses penyeleksian yang dilakukan, diketahui bahwa tidak semua tenaga honorer yang diusulkan itu sesuai dengan ketentuan dalam PP tersebut.

Meski sebagian data itu telah diseleksi tetapi pihaknya belum dapat mengeluarkan SK pengangkatan sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Selain belum tuntasnya penyeleksian, sejumlah provinsi masih mengajukan lagi daftar tenaga honorer untuk diangkat sebagai PNS di instansi masing-masing.

Hingga pertengahan Desember 2010, Kementerian Negara PAN telah menerima usulan tersebut untuk 30 ribu tenaga honorer lebih.

“Diperkirakan jumlah yang akan dimasukkan akan lebih besar. Mungkin hingga akhir tahun masih banyak lagi,” katanya.

Untuk membuktikan kebenaran usulan itu, Kementerian Negara PAN telah membentuk tim verifikasi yang akan diterjunkan ke daerah yang mengusulkan pengangkatan tersebut.

Pihaknya menetapkan dua prioritas yakni prioritas pertama terhadap tenaga honorer yang telah bekerja lima tahun dan digaji melalui dana APBD.

Sedangkan prioritas kedua adalah tenaga honorer yang bekerja di instansi pemerintahan tetapi tidak digaji melalui dana APBD Pemprov/Pemkab/Pemko tertentu.

Penyeleksian itu dilakukan untuk menghormati pengabdian selama ini dan merealisasikan harapan berupa tidak ada lagi tenaga honorer di instansi pemerintahan.

Ke depan, kata Tasdik Kinanto, berbagai instansi pemerintahan itu harus mencari tenaga kerja berupa Pekerja Tidak Tetap (PTT) jika masih kekurangan PNS.

“Semacam `outsourcing`. Aturannya sudah dipersiapkan,” katanya.(an)
Sumber : Eksposnews

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mandailing Natal kaya Dengan  Batu Meteor/Badar Emas

    Mandailing Natal kaya Dengan Batu Meteor/Badar Emas

    • calendar_month Minggu, 7 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Siapa bilang Daerah Mandailing Natal tidak kaya dengan hasil alam khususnya pertambangan? Setelah dimekarkan dari eks Kabupaten Tapanuli Selatan hasil hasil tambang mulai terlihat di tanah Gordang Sembilan baik emas, tembaga,timah dsb. Namun menurut penilitian dan investigasi salah satu LSM di Kabupaten Mandailing Natal menyebutkan bahwa Tanah Mandailing Natal ternyata memiliki batuan yang secara Geologi […]

  • Jalur Jembatan Merah-Simpang Gambir Menyedihkan

    Jalur Jembatan Merah-Simpang Gambir Menyedihkan

    • calendar_month Rabu, 23 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Jalan jalur Jembatan Merah – Simpang Gambir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) di beberapa titik kondisinya sangat menyedihkan. Di banyak titik badan jalan terdapat lubang besar, sehingga sangat menyulitkan bagi pengguna jalan, bahkan rawan terjadi kecelakaan. Kondisinya yang paling parah antara lain mulai dari titik Desa Tano Bato Kecamatan Panyabungan Selatan hingga […]

  • Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    Pengakuan Ismed Harahap, Keluarga Honorer yang Mengaku Ditiduri Anggota DPRD

    • calendar_month Sabtu, 12 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Widuri Diimingi Lulus CPNS MADINA; Pihak keluarga Widuri (nama samaran) membantah jika mereka ada melakukan pemerasan terhadap Djakfar S Nasution, anggota DPRD Madina. Sebaliknya, keluarga korban mengungkapkan, Djakfar pernah menjanjikan kepada Widuri akan diluluskan CPNS asalkan tidak memberitahukan kejadian asusila tersebut kepada orang lain. Hal itu dikatakan sepupu Widuri, Ismed Harahap (30), warga Sihepeng, Kecamatan […]

  • Syamsul jangan angkat Sekda!

    Syamsul jangan angkat Sekda!

    • calendar_month Rabu, 15 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pasca pensiunnya RE. Nainggolan dari jabatannya sebagai Sekretaris Daeraha (Sekda) Sumut, beberapa nama muncul menjadi kandidat penggantinya. Wacana pengangkatan Sekda definitif pun meruak. Namun ada beberapa kalangan yang menilai agar hal ini jangan terburu-buru dilakukan karena status hukum yang dipanggul Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), Syamsul Arifin. “Jika dipaksakan penetapan Setdapropsu bisa `bumerang` di […]

  • Lebaran, Tambang Emas Ilegal Stop Operasi Buat Sungai Batang Natal Terlihat Jernih

    Lebaran, Tambang Emas Ilegal Stop Operasi Buat Sungai Batang Natal Terlihat Jernih

    • calendar_month Rabu, 2 Apr 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batang Natal ( Mandailing Online ): berhentinya aktifitas tambang emas ilegal di Kecamatan Batang Nata dan Lingga Bayu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) membuat sungai batang natal terlihat bersih dan bening. Menurut warga karena aktifitas tambang emas ilegal yang berhenti beroperasi karena libur lebaran. ” palingan berapa hari ini aja pak sungainya bersih. Itupun […]

  • Dirjen Kemen ESDM Imbau Warga Nagajuang

    Dirjen Kemen ESDM Imbau Warga Nagajuang

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Merkury Sangat Berbahaya Bagi Kesehatan – Kasi Pegawasan Eksplorasi Dirjen Mineral dan batubara ESDM, Syamsu Dalie memberikan keterangan dihadapan warga Naga Juang tentang bahayanya limbah merkuri dan sianida bagi kesehatan tubuh.(MO,wan,MT)

expand_less