Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Laju pertumbuhan ekonomi Sumut 2012 melambat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Feb 2013
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Laju pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2012 melambat dibandingkan 2011 dan 2010, meski secara kinerja, perekonomian tahun ini naik 6,22 persen dari 2011 dengan tertinggi dicapai sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan.

“Kinerja perekonomian tahun 2011 sudah 6,63 persen dan 2010 bahkan mencapai 6,42 persen, sementara 2012 hanya 6,22 persen.Secara kinerja memnag tetap nak, tetapi laju pertumbuhan sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Suharno di Medan, hari ini.

Penurunan laju pertumbuhan ekonomi Sumut itu merupakan dampak krisis global.

“Tetapi harus disyukuri karena meski melambat, tetapi perekonomian tetap bertumbuh,”katanya.
Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2012 yang diukur berdasarkan kenaikan angka PDRB (produk domestik regional bruto) atas dasar harga konstan 2.000 itu tertinggi dicapai sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 11,20 persen.

Setelah sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, tertinggi lainnya adalah sektor pengangkutan dan komunikasi 8,26 persen, jasa-jasa 7,54 persen dan perdagangan, hotel dan restoran mencapai 7,23 persen.

Adapun sektor lainnya masing-masing tumbuh di bawah 7 persen.

Dia menjelaskan, besaran PDRB Sumut pada 2012 atas dasar harga berlaku sebesar Rp351,12 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2.000 sejumlah Rp134,46 triliun.

Sementara itu, kata Suharno, berdasarkan pendekatan penggunaan sebagian besar PDRB Sumut di tahun lalu sebagian besar atau 59,29 persen digunakan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga, disusul pembentukan modal tetap bruto 21,12 persen, konsumsi pemerintah 10,03 persen, konsumsi lembaga nirlaba 0,33 persen dan perubahan stok 0,03 persen.
“Mudah-mudahan tahun ini laju pertumbuhan ekonomi Sumut semakin bagus di tengah kekhawatiran krisis global masih berlangsung,”katanya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Parlindungan Purba, menyebutkan, kinerja perekonomian Sumut yang naik itu karena barang ekspor dari daerah tersebut masih dibutuhkan pasar internasional.

“Jadi meski permintaan dan harga melemah, tetap aja ada ekspor,” katanya.

Pengusaha sendiri tetap saja optimistis bahwa tahun ini kinerja perekonomian semakin membaik meski diakui krisis global yang masih berlangsung masih menjadi hambatan.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dampak Kelangkaan Gas 3 Kg di Panyabungan, Sejumlah Pedagang Makanan Tutup

    Dampak Kelangkaan Gas 3 Kg di Panyabungan, Sejumlah Pedagang Makanan Tutup

    • calendar_month Sabtu, 29 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online ) Langkanya tabung LPG 3 kilogram di kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal beberapa minggu terakhir membuat sejumlah pedagang makanan tutup dari biasanya. Seperti warung makan, penjual gorengan, sate, warung kopi, dan mie ayam. Seminggu belakangan, mereka mengaku masih bisa mengirit penggunaan gas agar bisa memperpanjang durasi penjual. Sekarang mereka justru tidak bisa […]

  • "Balita Diculik di Teras Rumah"

    "Balita Diculik di Teras Rumah"

    • calendar_month Minggu, 28 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Aksi penculikan anak di Jakarta kembali merebak. Seorang bayi diculik saat tengah ditinggal menjemur pakaian oleh neneknya di rumahnya kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sementara polisi kesulitan mengidentifikasi penculik karena minimnya data. Siti Rokayah menangis histeris meratapi penculikan yang menimpa cucunya Firzansah Erza Gifari satu setengah tahun. Ia terpukul sebab kejadian penculikan saat Siti Rokayah […]

  • BMKG: Ada Potensi Gelombang Laut 6 Meter Perairan Sumut-Sumbar

    BMKG: Ada Potensi Gelombang Laut 6 Meter Perairan Sumut-Sumbar

    • calendar_month Senin, 5 Apr 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MEDAN (Mandailing Online) – BMKG menyampaikan potensi gelombang laut perairan antara Sumut dan Sumbar.  Dilansir dari Merdeka.com, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Maritim Belawan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara menyampaikan peringatan kepada berbagai kalangan tentang kewaspadaan terhadap tinggi gelombang laut mencapai enam meter yang melanda perairan Sumut-Sumbar. “Gelombang laut sangat […]

  • Polisi dan Pemda Pasaman Barat Dinilai Lemah Hadapi Mafia Ilegal Mining dan Ilegal Logging

    Polisi dan Pemda Pasaman Barat Dinilai Lemah Hadapi Mafia Ilegal Mining dan Ilegal Logging

    • calendar_month Rabu, 24 Agt 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PASAMAN BARAT (Mandailing Online) – Hingga saat ini kasus dugaan aktivitas ilegal mining di hulu Sungai Batang Batahan dan Batang Taming, Pasaman Barat, Sumatera Barat, belum juga menemui titik terang. Pasalnya, baru beberapa unit exavator yang ditangkap polisi dari total perkiraan 80 unit exavator yang menggali emas (ilegal mining) di hulu dua sungai itu. “Kami […]

  • Buras Na Peto  (1)  : Mandemo Dot Marambeng

    Buras Na Peto (1) : Mandemo Dot Marambeng

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Girang doma ilala si Jarokek mardalan tu lopo si Jatondi i. Taru piulna pe logu India ma, logu ni Daramendra. Pincur doma bibir nia namarpiul i laos masuk tu lopo i. “Baen susu tes i,” ningia tu parlopo i laos juguk lanom di bangku nailambung pintu lopo i. “Bo, songon na sak-sak uida muko muyu, […]

  • Sekda Palas meringkuk di sel

    • calendar_month Minggu, 15 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Direktorat Rerserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian DaeraH Sumatera Utara (Polda Sumut) terus melakukan pemeriksaan terhadap Sekertaris Daerah (Sekda) Pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Gusnar Hasibuan yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus pengadaan tiga unit mobil fiktif senilai Rp 933.639.000. Sekda Palas tersebut akhirnya dimamsukkan sel oleh penyidik Subdit III/Tipikor (Tindak Pidana Korupsi) Ditreskrimsus […]

expand_less