Sabtu, 7 Nov 2026
light_mode

Laju pertumbuhan ekonomi Sumut 2012 melambat

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 5 Feb 2013
  • print Cetak

MEDAN, (MO) – Laju pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2012 melambat dibandingkan 2011 dan 2010, meski secara kinerja, perekonomian tahun ini naik 6,22 persen dari 2011 dengan tertinggi dicapai sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan.

“Kinerja perekonomian tahun 2011 sudah 6,63 persen dan 2010 bahkan mencapai 6,42 persen, sementara 2012 hanya 6,22 persen.Secara kinerja memnag tetap nak, tetapi laju pertumbuhan sedikit menurun dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut, Suharno di Medan, hari ini.

Penurunan laju pertumbuhan ekonomi Sumut itu merupakan dampak krisis global.

“Tetapi harus disyukuri karena meski melambat, tetapi perekonomian tetap bertumbuh,”katanya.
Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi Sumut tahun 2012 yang diukur berdasarkan kenaikan angka PDRB (produk domestik regional bruto) atas dasar harga konstan 2.000 itu tertinggi dicapai sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan sebesar 11,20 persen.

Setelah sektor keuangan, persewaan dan jasa perusahaan, tertinggi lainnya adalah sektor pengangkutan dan komunikasi 8,26 persen, jasa-jasa 7,54 persen dan perdagangan, hotel dan restoran mencapai 7,23 persen.

Adapun sektor lainnya masing-masing tumbuh di bawah 7 persen.

Dia menjelaskan, besaran PDRB Sumut pada 2012 atas dasar harga berlaku sebesar Rp351,12 triliun, sementara atas dasar harga konstan 2.000 sejumlah Rp134,46 triliun.

Sementara itu, kata Suharno, berdasarkan pendekatan penggunaan sebagian besar PDRB Sumut di tahun lalu sebagian besar atau 59,29 persen digunakan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga, disusul pembentukan modal tetap bruto 21,12 persen, konsumsi pemerintah 10,03 persen, konsumsi lembaga nirlaba 0,33 persen dan perubahan stok 0,03 persen.
“Mudah-mudahan tahun ini laju pertumbuhan ekonomi Sumut semakin bagus di tengah kekhawatiran krisis global masih berlangsung,”katanya.

Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sumut, Parlindungan Purba, menyebutkan, kinerja perekonomian Sumut yang naik itu karena barang ekspor dari daerah tersebut masih dibutuhkan pasar internasional.

“Jadi meski permintaan dan harga melemah, tetap aja ada ekspor,” katanya.

Pengusaha sendiri tetap saja optimistis bahwa tahun ini kinerja perekonomian semakin membaik meski diakui krisis global yang masih berlangsung masih menjadi hambatan.(antara)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    Polemik Pipa Tambang Emas Martabe

    • calendar_month Jumat, 21 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Terkait persoalan pemasangan pipa limbah sisa proses ke Sungai Batangtoru, Tim Advance sepakat dibentuk untuk menuntaskan permasalahan antara warga dan PT Agincourt Resources, pengelola tambang emas Martabe di Desa Aek Pining, Batangtoru, Tapanuli Selatan (Tapsel). Demikian salah satu hasil rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) Propinsi Sumut yang dipimpin Plt Gubsu […]

  • Bela Palestina Tak Cukup Dengan Retorika

    Bela Palestina Tak Cukup Dengan Retorika

    • calendar_month Jumat, 27 Des 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Novida Sari, S.Kom Ketua Majelis Taklim Islam Kaffah Madina Pidato Presiden Prabowo dalam Forum KTT Developing Eight (D-8) dinilai bagus tapi terkesan menggurui dan abai atas apa yang dilakukan oleh negara-negara tersebut, demikian menurut Pengamat Timur Tengah, Smith Alhadar. Menurutnya, Prabowo tidak mendapatkan cukup informasi tentang perkembangan di Gaza. Meskipun Indonesia sendiri begitu vokal […]

  • Payabulan

    Payabulan

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Salah satu tujuan wisata lokal di Mandailing Natal adalah Payabulan, Desa Pangkat Kec. Puncak Sorik Marapi. Alam Payabulan yang sejuk, asri, dengan latar pegunungan Tor Sihite salah satu daya tarik wisatawan lokal di Mandailing Natal.(hol)

  • Kemasan Plastik Daur Ulang, Halalkah?

    Kemasan Plastik Daur Ulang, Halalkah?

    • calendar_month Kamis, 7 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Akhir-akhir ini banyak pesan broadcast yang tersebar secara berantai mengenai dampak pemakaian plastik daur ulang kemasan berwarna hitam yang membahayakan tubuh. Selain bahaya terhadap kesehatan perlu diperhatikan juga kehalalan bahan pembuatnya. Dr Roy Sparringa, Deputi Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPPOM) mengatakan, plastik hitam atau yang sering disebut sebagai […]

  • Korban Kebakaran Banjar Pagur Terima Uang Tunai

    Korban Kebakaran Banjar Pagur Terima Uang Tunai

    • calendar_month Rabu, 22 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Keluarga yang kebakaran rumah di Banjar Pagur, Kelurahan Panyabungan III, Kecamatan Panyabungan, mendapat bantuan dana dari Pemkab Mandailing Natal. Total bantuan itu senilai Rp74 juta untuk sebanyak 8 keluarga. Masing-masing kepala keluarga berbeda perolehan nilai bantuan dananya, tergantung tingkat kerusakan rumah, ada yang Rp 10 juta; ada juga Rp 7 juta. […]

  • Tim Gabungan BNNK Madina Temukan 1,5 Ha Ladang Ganja

    Tim Gabungan BNNK Madina Temukan 1,5 Ha Ladang Ganja

    • calendar_month Selasa, 5 Sep 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Badan Narkotika Nasional Kabupaten ( BNNK ) Mandailing Natal( Madina ) menemukan ladang ganja seluas 1,5 hektar diwilayah tor sihite, Desa Rao Rao Dolok, Kecamatan Tambangan Selasa 5/9/2023. Pada Mandailing Online, Kepala BNNK Madina AKBP. Eddy Mashuri Nasution mengatakan, penemuan ladang ganja 1,5 hektar itu berada di ketinggian 800 MDPL. […]

expand_less