Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Madina Terbaik Indeks Inovasi Daerah se-Tabagsel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 29 Des 2021
  • print Cetak

JAKARTA (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memperoleh kategori Inovatif dalam Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Tahun 2021.

Perolehan itu tertuang dalam Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor 002-6-5848 Tahun 2021 tanggal 23 Desember 2021 tentang Indeks Inovasi Daerah Provinsi, Kabupaten dan Kota Tahun 2021 ditandatangani Mendagri, Tito Karnavian.

Pemberian penghargaan berlangsung hari ini, Rabu (29/12/2021) dalam ajang Innovative Government Award oleh Menteri Dalam Negeri melalui kanal Badan Litbang Mendagri.

Madina memperoleh skor indeks 44.76 dengan kategori Inovatif.

Perolehan Madina tahun ini meningkat dibanding tahun 2020 yang harus puas di kategori Kurang Inovatif.

Di tingkat regional Tabagsel, posisi Madina berada di peringkat pertama.  Padangsidimpuan kategori Inovatif skor 33,64, Tapsel (Kurang Inovatif skor 14,32), Palas (Kurang Inovatif skor 5,20) dan Paluta (Disclaimer).

Dibanding Kabupaten Pasaman dan Pasaman Barat, posisi Madina justru unggul pada tahun ini. Padahal Pasaman adalah kabupaten tempat Madina berguru tahun lalu.

Tahun ini Pasaman hanya puas di indeks skor 40,49, Pasaman Barat skor 36,32.

Untuk regional Sumut peringkat Madina terbaik ketujuh setelah Deliserdang (Inovatif skor 59,62), Nias Barat (Inovatif skor 53,88), Karo (Inovatif skor 53,24) dan Humbahas (Inovatif skor 51,09), Samosir (Inovatif skor 49,57), Labuhan Batu (Inovatif skor 49,51).

Untuk seluruh Indonesia, posisi Madina tahun ini berada di peringkat 145 dari 415 kabupaten.

Sementara itu, Wakil Bupati Madina, Atika Azmi Utammi Nasution menjawab wartawan, Rabu, mengucap rasa syukur terhadap raihan itu.

Atika menyatakan bahwa raihan ini bukan sekadar angka, tapi suatu tolok ukur bahwa manfaat anggaran bisa lebih dirasakan masyarakat manfaatnya, baik dalam penataan birokrasi dan pelayanan publik.

Inovasi juga identik dengan kaum muda/milenial.

“Artinya, prospek masa depan anak muda kita sedang dalam trend yang bagus dalam memunculkan inovasi. Ini harus didukung oleh semua pihak agar trend ini terjaga,” katanya.

“Tetapi kita tidak boleh berpuas diri. Untuk regional Sumut, Madina masih posisi 7 dan tingkat Nasional posisi 145 dari 415. Inovasi harus terus dikembangkan dan dikombinasikan dengan digitalisasi sehingga di masa-masa mendatang IID terus meningkat atau setidaknya bisa jadi yang terbaik untuk wilayah Sumatera,” katanya.

Semakin tinggi IID, lanjut Atika, semakin besar manfaat langsung anggaran terhadap masyarakat.

Di hari yang sama, Kepala Balitbang Madina, Afandi Lubis menjawab wartawan menyatakan pihaknya dan OPD lain akan terus bekerja keras di tahun-tahun mendatang dalam rangka mendukung komitmen Bupati dan Wakil Bupati mengembangkan inovasi pemerintah daerah.

Untuk tahun 2022, atas arahan bupati dan wakil bupati, pihaknya telah menjajaki kerjasama dengan LAN (Lembaga Administrasi Negara) dalam menggali inovasi di setiap OPD (Organisasi Perangkat Daerah) pada bidang pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan sektor lain yang menjadi urusan pemerintah kabupaten.

Di sisi lain, Kepala Badan Litbang Kemendagri, Agus Fatoni menyatakan, setiap tahun, Kemendagri melakukan pengukuran dan penilaian Indeks Inovasi Daerah.

Dia mengungkap, tahun lalu sebanyak 31 daerah penerima Innovative Government Award diusulkan kepada Kementerian Keuangan untuk mendapat alokasi dana insentif daerah (DID).

Fatoni berharap, berbagai capaian inovasi di daerah tersebut dapat memperkuat kerja sama antardaerah, sehingga hal itu juga mendorong terciptanya pelayanan publik yang optimal.

“Selain berkompetisi dalam inovasi, daerah juga perlu membina kerja sama, berkolaborasi, saling mengisi, saling belajar dan mengoptimalkan ke-khasan daerah,” terangnya.

Fatoni mengimbau daerah untuk tidak semata-mata hanya ingin mendapatkan penghargaan dalam melakukan inovasi. Namun yang terpenting adalah agar tercipta budaya kerja yang kreatif dan inovatif.

“Inovasi bukan tujuan, tapi cara meningkatkan kinerja daerah dalam mencapai tujuan otonomi daerah yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, pelayanan publik, dan daya saing daerah,” sambung Fatoni.

Peliput: Dahlan Batubara/Roy Adam Lubis

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Penyerangan Lapas Cebongan Segera Disidangkan

    Kasus Penyerangan Lapas Cebongan Segera Disidangkan

    • calendar_month Selasa, 11 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JOGJA – Oditurat Militer (Otmil) II-11 Yogyakarta telah menyerahkan berkas perkara kasus Lapas Cebongan, Sleman, ke Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Senin (10/6/2013). Namun jadwal persidangan militer belum ditetapkan. “Iya, sudah ada empat berkas (diserahkan). Sekarang sedang dipelajari,” terang Kepala Tata Usaha Urusan Dalam (Kataud) Pengadilan Militer II-11 Yogyakarta, Kapten (Sus) Aulisa Dandel, Senin (10/6/2013). Ia […]

  • Rahim Nasution Mundur dari PDIP, Khoirul Amri Bakal Jadi Anggota DPRD Madina

    Rahim Nasution Mundur dari PDIP, Khoirul Amri Bakal Jadi Anggota DPRD Madina

    • calendar_month Rabu, 4 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, M. Rahim Nasution,S.Sos menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan di PDI Perjuangan. Pengunduran diri itu karena Rahim Nasution akan pindah ke Partai Golkar. Surat pengunduran diri Rahim Nasution itu tertanggal 3 Juli 2018 yang ditujukan kepada DPP PDI Perjuangan di Jakarta; DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumut dan DPC […]

  • Gerakan Mangalap Holong Fraksi Golkar

    Gerakan Mangalap Holong Fraksi Golkar

    • calendar_month Rabu, 4 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Fraksi Partai Golkar di DPRD Madina menggagas “Gerakan Mangalap Holong” dalam memperkuat penyerapan aspirasi konstituen. Ketua Fraksi Golkar, Arsidin Batubara menjawab Mandailing Online di ruang Fraksi Golkar DPRD Madina, Rabu (4/9/2019) menyatakan setiap anggota Fraksi Partai Golkar akan melakukan “Gerakan Mangalap Holong” dalam arti setiap masa reses, setelah masing-masing anggota […]

  • Lagi, Pembakar Camp PT ALM Ditangkap

    Lagi, Pembakar Camp PT ALM Ditangkap

    • calendar_month Selasa, 24 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Pelarian Kepala Desa Sukamakmur Khoirun Nasution dan Ketua LSM Badan Investigasi Nasional (BIN) Parlindungan Hasibuan, berakhir. Dua tersangka pembakaran camp PT Anugerah Langkat Makmur (ALM) di Desa Sukamakmur, Kecamatan Muara Batang Gadis, Madina ini, ditangkap petugas dari dua lokasi berbeda di Kota Padangsidimpuan. “Kita berhasil mengamankan keduanya dari lokasi berbeda di Padangsidimpuan pada Sabtu […]

  • Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    Proses Tender DPRD Madina Panggil Kadis Pendidikan

    • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan. Komisi I DPRD Mandailing Natal (Madina) melayangkan surat panggilan kepada Kadis Pendidikan Musaddad Daulay terkait proses tender pengadaan barang dan jasa yang dananya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) 2010. Pasalnya, proses tender itu diduga menyalahi undang-undang. Ketua Komisi I M Jafar Rangkuty, Kamis (28/10), mengatakan, Kadis Pendidikan dinilai terlalu berani melaksanakan tender, padahal […]

  • Korban Keracunan H2S PT SMGP di Madina Sudah 75 Orang

    Korban Keracunan H2S PT SMGP di Madina Sudah 75 Orang

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) : Sampai berita ini di muat, total korban keracunan H2S dari perusahaan panas bumi PT. Sorik Marapi Geotermal Power ( SMGP ) yang beroperasi di Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) sudah mencapai 75 orang. Ke 75 orang tersebut dirawat di RSUD Panyabungan 40 orang  dan […]

expand_less