Selasa, 13 Okt 2026
light_mode

Masyarakat Hutapuli Keluhkan Sertifikat Gratis dari BPN Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 1 Okt 2010
  • print Cetak

Madina,
Terkait program pemerintah pusat tentang Program Nasional Pembaharuan Agararia Negara (PPAN) Tahun 2009 memberikan sertifikat secara gratis kepada masyarakat khususnya lahan persawahan dari Badan Pertanahan Nasional (BPN)

Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tidak semulus sebagaimana disebutkan waktu sosialisasi sebab hingga saat ini belum juga terealisasi sepenuhnya.

Dari hasil investigasi yang dilakukan Analisa di lapangan masyarakat petani mulai mengeluhkan sertifikat gratis tersebut tidak pernah muncul. Padahal sudah dilengkapi semua administrasinya. Karena sebanyak 900 bidang tanah lebih sudah dilaksanakan pengukurannya di areal persawahan di Desa Huta Puli Kecamatan Siabu.

Dahrul Ependi (36) Masyarakat Desa Huta Puli Kecamatan Siabu Madina, Jumat (24/9), mengatakan mereka sangat kecewa terhadap BPN Kabupaten Mandailing Natal yang dinilai pilih bulu untuk mengeluarkan sertifikat tanah persawahan mereka, padahal tanah mereka sudah diukur pada tahun 2009 yang lalu dan sesuai dengan informasi dari pihak BPN bahwa tidak ada masalah lagi.

Kami menilai bahwa dalam pelaksanaan program nasional ini ada permainan pihak BPN Madina. Karena sebagian kecil saja yang keluar sertifikatnya, kita yakin bahwa program nasional tersebut sudah direncanakan dengan sebaik-baiknya namun kenyataannya berbeda dengan apa yang ada dilapangan.

Kita berharap kepada BPN Provinsi Sumatera Utara untuk segera menanggapi permasalahan ini karena ini program nasional, jangan program nasional ini dipermainkan oleh petugas yang ada di daerah Madina.

“Kita yakin kalau pesoalan ini tidak segera ditindaklanjuti BPN Provinsi Sumatera Utara maka program nasional ini akan disalahgunakan oleh petugas yang ada di daerah ini,” katanya.

Kepala Desa Hutapuli Kecamatan Siabu Madina Idham Kholid mengatakan memang pada sekitar bulan Juli 2009 yang lalu BPN Kabupaten Mandailing Natal telah melaksanakan pengukuran terhadap tanah persawahan masyarakat di Desa Huta Puli ini sebanyak 960 bidang yang akan disertifikatkan namun sampai hari ini baru sekitar 100 sertifikat yang sudah masyarakat terima.

Sementara itu Kakan BPN Kabupaten Mandailing Natal yang dikonfirmasi melalui ponselnya via pesan singkat tidak memberikan jawaban apa-apa dan di telepon ke ponselnya tidak diangkat. (man)
sumber: analisadaily

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kadisbun Madina: Pemberian Izin PT.ALN Sesuai Prosedur

    Kadisbun Madina: Pemberian Izin PT.ALN Sesuai Prosedur

    • calendar_month Rabu, 11 Des 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pengakuan Bupati Mandailing Natal non aktif Hidayat Batubara bahwa dia tidak pernah mengeluarkan izin lokasi perkebunan kepada PT. Agro Lintas Nusantara (ALN), membuat Kepala Dinas Kehutanan Perkebunan Madina, Mara Ondak membela diri. Kepada wartawan di sela-sela pembahasan R.APBD Madina, Selasa (10/12/2013) Mara Ondak membantah pemberian izin kepada PT.ALN sebagai prosedur terburu-buru. […]

  • Pecat Anggota DPRD Amoral!

    Pecat Anggota DPRD Amoral!

    • calendar_month Senin, 13 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Kasus dugaan amoral oknum anggota DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) BEH terus bergulir. Masyarakat 14 desa Daerah Pemilihan Madina (Dapem) IV mengadukan BEH ke Badan Kehormatan DPRD Madina dan kepada Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI). Masyarakat menuntut pemberhantian BEH dari anggota DPRD Madina. Selain masyarakat, pengaduan juga dilayangkan tiga […]

  • Atika Tinjau Pengerjaan Proyek Jalan Pagur

    Atika Tinjau Pengerjaan Proyek Jalan Pagur

    • calendar_month Kamis, 8 Sep 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) meninjau progres pengerjaan peningkatan kualitas ruas jalan Pagur – Panyabungan, Kabupaten Madina, Sumatera Utara, Kamis (8/9/2022). Atika mengatakan progres pengerjaan proyek tersebut baru mencapai 30 persen dan ditargetkan selesai pada Oktober 2022. Atika menyebut dana proyek peningkatan ruas jalan Pagur – Panyabungan ini bersumber dari Dana […]

  • Ridwan Rangkuti: Bupati Tidak Dapat Membubarkan Badan Pemangku Adat

    Ridwan Rangkuti: Bupati Tidak Dapat Membubarkan Badan Pemangku Adat

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal (Madina) tidak dapat membubarkan atau membekukan kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) karena BPA adalah organisasi yang tumbuh dari unsur raja-raja adat dari berbagai marga-marga di seluruh wilayah Mandailing. Itu dikatakan Ketua DPC Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Tabagsel, H.Ridwan Rangkuti SH.MH, Jum’at (14/11/2014), berpijak pada ketentuan Permendagri Nomor […]

  • Terkait Teror ke Jurnalis TVRI, Pengelola SPBU Lingga Bayu Diduga Terlibat

    Terkait Teror ke Jurnalis TVRI, Pengelola SPBU Lingga Bayu Diduga Terlibat

    • calendar_month Senin, 12 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online)- Pengelola SPBU 15229022 di Kecamatan Linggabayu bernama Bertua diduga berada di belakang pengancaman pengerahan massa ke rumah wartawan TVRI merangkap jurnalis StartNews.co.id, Agussalim Hasibuan, di Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) pada Jumat (9/8/2024) lalu. Pasalnya, nama Bertua disebut-sebut dalam pesan WhatsApp yang dikirimkan Nopiansyah alias Pian kepada Agussalim Hasibuan. Pian […]

  • Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    Akankah Narkoba Tertuntaskan Ketika Grasi Massal Napi Narkoba Justru Direkomendasikan

    • calendar_month Jumat, 29 Sep 2023
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Hj. Nuryati Apsari, S.Hut, MM Aktivitas Muslimah Peduli Generasi Patut dipertanyakan keseriusan pemerintah menuntaskan kasus narkoba di negeri ini, ketika ada usulan untuk memberikan grasi massal kepada napi narkoba. Tim Percepatan Reformasi Hukum merekomendasikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memberi grasi massal kepada narapidana pengguna narkoba. Langkah itu sebagai upaya mengatasi over crowded lapas. […]

expand_less