Minggu, 19 Jul 2026
light_mode

Mengapa H.Aswin Maju ke DPR-RI ? Pengamat : “Demi Perjuangan Pembangunan Daerah”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
  • print Cetak

H Aswin bersama tokoh masyarakat dan warga

Hanya terhitung jari putra Mandailing Natal yang lahir dan berdomisili di Mandailng Natal yang berani masuk gelanggang Pemilu 2019 untuk DPR-RI.

Bahkan Pemilu sebelum-sebelumnya juga begitu. Akibatnya, dalam beberapa priode terakhir tidak ada tokoh yang berdomisili di Mandailing Natal yang duduk di DPR-RI.

Akibatnya, perjuangan bagi pembanguan Mandailing Natal di DPR-RI menjadi lemah.

“Ini ironis mengingat Mandailing Natal merupakan salah satu lumbung suara terbesar,” kata Sutan Batang Hari, pengamat politik di Mandailing Natal, Rabu (27/3) di Panyabungan.

Oleh karena itu, Sutan mengapresiasi H.Aswin Parinduri yang berani maju menjadi caleg DPR-RI pada Pemilu 2019 ini.

Sutan melihat, masuknya H.Aswin ke gelanggang DPR-RI memiliki keseriusan yang tinggi.

“Gerakan yang beliau lakukan pun terlihat tidak main-main, dengan mengerahkan segala daya, tekad moril hingga materil,” katanya.

Keseriusan H.Aswin ini memberikan secercah harapan untuk hadirnya wakil Mandailing Natal di DPR RI, yakni wakil yang berdomisili di Mandailing Natal.

Ketiadaan wakil yang berbasis di Mandailing Natal selama ini telah menjadikan lemahnya dukungan pusat bagi dinamika pembangunan di Mandailing Natal. Sehingga daerah ini lamban dalam dinamika pembangunan.

Oleh karena itu, Sutan menyatakan, kehadiran H.Aswin ini harus menjadi renungan bagi masyarakat Mandailing Natal, karena sudah saatnya tokoh yang berbasis di Mandailing Natal hadir di DPR-RI.

“Dan ini menunjukkan bahwa pemuda kita masih ada yang bersedia menuju DPR-RI dengan menerobos segala kesulitan. Ini juga harus dinilai sebagai menegakkan harga diri daerah. Sebab jangan tokoh-tokoh dari kota saja yang menguasai suara daerah, putra daerah harus mampu bersaing dan berbuat,” ujarnya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum

Menurut Sutan, H.Aswin ini masuk dalam kategori politisi Golkar yang santun dari keluarga sederhana.

“Beliau masa remaja itu sangat miskin, sehingga untuk sekolah pun harus bekerja sebagai penyadap karet untuk biaya sekolah,” katanya.

Dewasa ini H.Aswin suskses sebagai pengusaha dan mampu menciptakalan lapangan kerja.

Latar kehidupan miskin dan sukses sebagai pengusaha menjadikan H.Aswin masuk dalam latar basis ekonomi, yang tentunya menjadi landasan yang kuat bagi perumusan sektor ekonomi daerah dalam tataran legislasi jika kelak H.Aswin dipercaya rakyat duduk di DPR RI.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rusak Keindahan Kota dan Berpotensi Banjir

    Rusak Keindahan Kota dan Berpotensi Banjir

    • calendar_month Kamis, 28 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    ek Panyabungan, (MO) – Kesadaran Masyarakat Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terhadap kebersihan lingkungan masih rendah. Bahkan sungai pun  masih kerap dijadikan sebagai tempat pembuangan sampah seperti yang terjadi   di sungai Aek Mata  pusat kota Panyabungan. Selain memicu munculnya berbagai penyakit dan merusak keindahan kota, juga bakal berpotensi terhadap banjir. Demikian disampaikan salah seorang aktivis […]

  • Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

    Potensi Banjir dan Longsor di Madina Untuk September-Nopember

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 6Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kecamatan Panyabungan dan Muara Batang Gadis, Mandailing Natal (Madina) berpotensi mengalami bencana banjir tingkat menengah dan rendah di bulan September 2013. Sementara pada bulan Oktober potensi banjir tingkat rendah berada di Kecamatan Siabu, Panyabungan dan Muara Batang Gadis. Di bulan Nopember, lagi-lagi Kecamatan Panyabungan, Muara Batang Gadis dan Siabu berpotensi banjir […]

  • Aksi Tari Ular, Ketua DPRD Madina Harusnya Arif dan Bijaksana

    Aksi Tari Ular, Ketua DPRD Madina Harusnya Arif dan Bijaksana

    • calendar_month Jumat, 28 Jan 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Persoalan tari ular di restauran Dapoer Nenek, Panyabungan yang menghebohkan Kabupaten Madina dalam dua hari ini terus memunculkan stigma baru. Sudah banyak yang mengklarifikasi dan memohon maaf. Tetapi beberapa oknum memplintir persoalan tari ular tersebut sebagai kelalaian Pemkab Madina. “Perlu diketahui bersama, Saudara Ketua DPRD Madina yang hadir di acara tersebut […]

  • Bupati dan Ketua DPRD Akhirnya Kunjungi Korban Kebakaran

    Bupati dan Ketua DPRD Akhirnya Kunjungi Korban Kebakaran

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Sepekan lamanya setelah kejadian, akhirnya Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution datang juga menjeguk korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan. Bupati dan Ketua DPRD Madina Hj. Leli Hj. Leli Hartati Butar-butar serta rombongan PKK datang ke desa itu, Selasa (9/6). Dalam kesempatan itu, bupati meminta agar pembangunan […]

  • Pengawasan jajanan sekolah lemah!

    Pengawasan jajanan sekolah lemah!

    • calendar_month Selasa, 8 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Sebanyak 8,5 persen jajanan anak di sekolahan tidak memenuhi standar kesehatan, karena menggunakan berbagai bahan baik itu pemanis maupun pewarna. Hal ini menimbulkan keraguan bagi para orang tua murid, terlebih baru-baru ini ditemukan siswa SD keracunan usai makan bakso kojek. Menurut anggota Komisi B DPRD Kota Medan, T Bahrumsyah, pengawasan terhadap jajanan anak […]

  • SKPD Madina harus direalisasikan

    SKPD Madina harus direalisasikan

    • calendar_month Senin, 6 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN – Realisasi perampingan satuan kerja perangkat daerah (SKPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) harus secepatnya direalisasikan dengan mengirim langsung ke Menteri Dalam Negeri (Mendagri) untuk dieksaminasi. Ketua DPC PPP Madina, Yulizar Parlagutan Lubis, mengatakan pengiriman hasil rapat paripurna DPRD tentang pengesahan Ranperda, khususnya penciutan SKPD bersama rancangan peraturan daerah tentang retribusi […]

expand_less