Selasa, 20 Okt 2026
light_mode

Mengapa H.Aswin Maju ke DPR-RI ? Pengamat : “Demi Perjuangan Pembangunan Daerah”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
  • print Cetak

H Aswin bersama tokoh masyarakat dan warga

Hanya terhitung jari putra Mandailing Natal yang lahir dan berdomisili di Mandailng Natal yang berani masuk gelanggang Pemilu 2019 untuk DPR-RI.

Bahkan Pemilu sebelum-sebelumnya juga begitu. Akibatnya, dalam beberapa priode terakhir tidak ada tokoh yang berdomisili di Mandailing Natal yang duduk di DPR-RI.

Akibatnya, perjuangan bagi pembanguan Mandailing Natal di DPR-RI menjadi lemah.

“Ini ironis mengingat Mandailing Natal merupakan salah satu lumbung suara terbesar,” kata Sutan Batang Hari, pengamat politik di Mandailing Natal, Rabu (27/3) di Panyabungan.

Oleh karena itu, Sutan mengapresiasi H.Aswin Parinduri yang berani maju menjadi caleg DPR-RI pada Pemilu 2019 ini.

Sutan melihat, masuknya H.Aswin ke gelanggang DPR-RI memiliki keseriusan yang tinggi.

“Gerakan yang beliau lakukan pun terlihat tidak main-main, dengan mengerahkan segala daya, tekad moril hingga materil,” katanya.

Keseriusan H.Aswin ini memberikan secercah harapan untuk hadirnya wakil Mandailing Natal di DPR RI, yakni wakil yang berdomisili di Mandailing Natal.

Ketiadaan wakil yang berbasis di Mandailing Natal selama ini telah menjadikan lemahnya dukungan pusat bagi dinamika pembangunan di Mandailing Natal. Sehingga daerah ini lamban dalam dinamika pembangunan.

Oleh karena itu, Sutan menyatakan, kehadiran H.Aswin ini harus menjadi renungan bagi masyarakat Mandailing Natal, karena sudah saatnya tokoh yang berbasis di Mandailing Natal hadir di DPR-RI.

“Dan ini menunjukkan bahwa pemuda kita masih ada yang bersedia menuju DPR-RI dengan menerobos segala kesulitan. Ini juga harus dinilai sebagai menegakkan harga diri daerah. Sebab jangan tokoh-tokoh dari kota saja yang menguasai suara daerah, putra daerah harus mampu bersaing dan berbuat,” ujarnya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum

Menurut Sutan, H.Aswin ini masuk dalam kategori politisi Golkar yang santun dari keluarga sederhana.

“Beliau masa remaja itu sangat miskin, sehingga untuk sekolah pun harus bekerja sebagai penyadap karet untuk biaya sekolah,” katanya.

Dewasa ini H.Aswin suskses sebagai pengusaha dan mampu menciptakalan lapangan kerja.

Latar kehidupan miskin dan sukses sebagai pengusaha menjadikan H.Aswin masuk dalam latar basis ekonomi, yang tentunya menjadi landasan yang kuat bagi perumusan sektor ekonomi daerah dalam tataran legislasi jika kelak H.Aswin dipercaya rakyat duduk di DPR RI.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kontraktor Mulai Kerjakan Peningkatan Jalan Simpang Siobon-Aek Mata dan Aek Godang -Hutabargot

    Kontraktor Mulai Kerjakan Peningkatan Jalan Simpang Siobon-Aek Mata dan Aek Godang -Hutabargot

    • calendar_month Kamis, 16 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ):Dinas Pekerjaan Umum dan Penata Ruang (PUPR) Madina lewat pemenang tender proyek mulai mengerjakan Pembangunan ruas jalan simpang Siobon – Aek Mata Kecamatan Panyabungan. Kepala Bidang Binamarga Dinas PUPR Madina Rajab Asri mengatakan Pembangunan jalan tersebut dikerjakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2024.” Ruas Jalan tersebut dibangun secara bertahap, tahun […]

  • Sulit Atasi Hama Tikus pada Padi, Dosen IPB Bagikan Solusinya

    Sulit Atasi Hama Tikus pada Padi, Dosen IPB Bagikan Solusinya

    • calendar_month Jumat, 8 Jul 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Hama tikus saat ini masih menjadi ancaman bagi pertanian, khusunya padi. Untuk mengatasinya, telah dilakukan berbagai upaya pengendalian terpadu yang dianggap cocok agar bisa menekan kerugian. Dosen IPB University dari Departemen Proteksi Tanaman, Fakultas Pertanian, Swastiko Priyambodo mengatakan, relief Candi Borobudur menunjukkan bahwa tikus sejak dulu telah menjadi hama padi sejak dulu. Sampai dengan saat […]

  • Rp50 Juta untuk Website Mubazir

    Rp50 Juta untuk Website Mubazir

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KISARAN (Mandailing Online) – Website http://pemkab-asahan.go.id/ dinilai mubazir dan tidak bermanfat. Meski masih bisa dibuka, namun sejak tahun 2010 hingga 2013, tampilan website tidak ada perubahan. Sebagaimana diketahui, data yang dimasukan terbaru juga tahun 2009 yakni tentang panitia Pengadaan Barang/Jasa di Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan yang mengadakan Pemilihan Umum dengan pascakualifikasi untuk pengadaan barang/jasa borongan […]

  • Undang-Undang 32 Tahun 2004 Bisa Dipakai Mengangkat Wakil Bupati Madina

    Undang-Undang 32 Tahun 2004 Bisa Dipakai Mengangkat Wakil Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Bila Perpu Nomor 1 Tahun 2014 belum bisa diterapkan akibat belum dibahas oleh DPR RI, maka untuk mengisi kekosongan kursi wakil Bupati Madina harusnya menerapkan Undang-Undang 32 tahun 2004, yakni pengusulan kursi wakil yang lowong oleh partai pengusung. Itu diujarkan Wakil Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa Madina, Abdul Waris Ray kepada […]

  • DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    DPRD Desak Kejaksaan Usut Korupsi Dana Proyek di Pemkab Madina

    • calendar_month Kamis, 31 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina Sahriwan Nasution mendesak aparat penegak hukum menyelidiki korupsi di Pemkab Madina, terutama dugaan pemerasan pejabat kepada para kontraktor. “Kita sudah melihat langsung selama ini di lapangan bahwa banyak proyek fisik yang kualitasnya kurang bagus, ini akibat banyaknya kutipan yang dilakukan kepada kontraktor dan juga pengawasan dari pihak PU […]

  • MPC Pemuda Pancasila: Aksi Emak-emak di Tabuyung Pintu Masuk bagi APH

    MPC Pemuda Pancasila: Aksi Emak-emak di Tabuyung Pintu Masuk bagi APH

    • calendar_month Selasa, 4 Jan 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aksi emak-emak Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis (MBG), Mandailing Natal (Madina), yang mendatangi rumah terduga bandar narkoba disebut bisa menjadi pintu masuk bagi aparat penegak hukum (APH) untuk melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus peredaran narkoba di daerah tersebut. Hal itu disampaikan Ketua Bidang Keagamaan dan Kerohanian MPC Pemuda Pancasila Madina […]

expand_less