Senin, 1 Jun 2026
light_mode

Mengapa H.Aswin Maju ke DPR-RI ? Pengamat : “Demi Perjuangan Pembangunan Daerah”

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 27 Mar 2019
  • print Cetak

H Aswin bersama tokoh masyarakat dan warga

Hanya terhitung jari putra Mandailing Natal yang lahir dan berdomisili di Mandailng Natal yang berani masuk gelanggang Pemilu 2019 untuk DPR-RI.

Bahkan Pemilu sebelum-sebelumnya juga begitu. Akibatnya, dalam beberapa priode terakhir tidak ada tokoh yang berdomisili di Mandailing Natal yang duduk di DPR-RI.

Akibatnya, perjuangan bagi pembanguan Mandailing Natal di DPR-RI menjadi lemah.

“Ini ironis mengingat Mandailing Natal merupakan salah satu lumbung suara terbesar,” kata Sutan Batang Hari, pengamat politik di Mandailing Natal, Rabu (27/3) di Panyabungan.

Oleh karena itu, Sutan mengapresiasi H.Aswin Parinduri yang berani maju menjadi caleg DPR-RI pada Pemilu 2019 ini.

Sutan melihat, masuknya H.Aswin ke gelanggang DPR-RI memiliki keseriusan yang tinggi.

“Gerakan yang beliau lakukan pun terlihat tidak main-main, dengan mengerahkan segala daya, tekad moril hingga materil,” katanya.

Keseriusan H.Aswin ini memberikan secercah harapan untuk hadirnya wakil Mandailing Natal di DPR RI, yakni wakil yang berdomisili di Mandailing Natal.

Ketiadaan wakil yang berbasis di Mandailing Natal selama ini telah menjadikan lemahnya dukungan pusat bagi dinamika pembangunan di Mandailing Natal. Sehingga daerah ini lamban dalam dinamika pembangunan.

Oleh karena itu, Sutan menyatakan, kehadiran H.Aswin ini harus menjadi renungan bagi masyarakat Mandailing Natal, karena sudah saatnya tokoh yang berbasis di Mandailing Natal hadir di DPR-RI.

“Dan ini menunjukkan bahwa pemuda kita masih ada yang bersedia menuju DPR-RI dengan menerobos segala kesulitan. Ini juga harus dinilai sebagai menegakkan harga diri daerah. Sebab jangan tokoh-tokoh dari kota saja yang menguasai suara daerah, putra daerah harus mampu bersaing dan berbuat,” ujarnya.

Gambar mungkin berisi: 1 orang, tersenyum

Menurut Sutan, H.Aswin ini masuk dalam kategori politisi Golkar yang santun dari keluarga sederhana.

“Beliau masa remaja itu sangat miskin, sehingga untuk sekolah pun harus bekerja sebagai penyadap karet untuk biaya sekolah,” katanya.

Dewasa ini H.Aswin suskses sebagai pengusaha dan mampu menciptakalan lapangan kerja.

Latar kehidupan miskin dan sukses sebagai pengusaha menjadikan H.Aswin masuk dalam latar basis ekonomi, yang tentunya menjadi landasan yang kuat bagi perumusan sektor ekonomi daerah dalam tataran legislasi jika kelak H.Aswin dipercaya rakyat duduk di DPR RI.

Peliput : Dahlan Batubara

 

 

 

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Sinabung Aman, Jangan Terprovokasi

    Sinabung Aman, Jangan Terprovokasi

    • calendar_month Rabu, 14 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Tanah Karo, – Masyarakat Tanah Karo, khususnya yang berdomisili di kawasan kaki perbukitan Gunung Sinabung sekitarnya, dan para wisatawan diimbau tidak terpengaruh provokasi isu miring yang menyatakan gunung yang berada di ketinggian 2.460 m dpl itu, meningkat statusnya. “Sesuai laporan bulanan pihak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia, Badan Geologi, Pusat Vulkanologi dan […]

  • Magnitute Wacana Balon Bupati Madina, (Bikin Kriteria atau Cari Tokoh?)

    Magnitute Wacana Balon Bupati Madina, (Bikin Kriteria atau Cari Tokoh?)

    • calendar_month Senin, 23 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Tanpa harus menyoal kenapa harus Pilkada Langsung dan serentak di 2015 ini, bicara tentang bakal calon (Balon) Bupati Madina tetap menantang, bahkan bisa-bisa bikin frustrasi. Kita mengenal Madina sedemikian rupa. Ada problem besar. Butuh resolusi tuntas. Ada perspektif sejarah yang adiluhung. Harus mencapai target-target besar yang terkesan mustahil. Itu satu […]

  • Ditakuti Akan Kena Sanksi, Warga Desa Jambur Baru Batangnatal Terpaksa Setor Material Batu dan Pasir untuk Bangun Jalan yang Dirusak Kades

    Ditakuti Akan Kena Sanksi, Warga Desa Jambur Baru Batangnatal Terpaksa Setor Material Batu dan Pasir untuk Bangun Jalan yang Dirusak Kades

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    Batangnatal||Mandailing Online- Warga Desa Jambur Baru, Kecamatan Batangnatal, Madina, Sumatera Utara, hidup dalam ketakutan. Kepala Desa (Kades) Riswan Haedy diduga memaksa mereka menyerahkan material pasir dan batu kali untuk membangun kembali jalan lingkungan yang dirusaknya sendiri. “Katanya kalau gak bawa, kena sanksi dari tokoh masyarakat dan desa,” kata seorang warga yang tak ingin disebutkan namanya. […]

  • Utang Suami, Siapa yang Membayar?

    Utang Suami, Siapa yang Membayar?

    • calendar_month Senin, 6 Jan 2014
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    Tanggungan utang tidak serta-merta menjadi tanggungan para ahli waris. Dalam kehidupan berumah tangga, kondisi ekonomi keluarga tak selamanya stabil, bahkan membaik. Sering kali, suami, sebagai kepala rumah tangga, memeras otak dan tenaga untuk gali lubang mencari pinjaman di sana-sini. Karena itu, utang pun acap kali menggunung. Tetapi, bagaimana bila ajal menjemput sang suami, sementara utang […]

  • 65 Desa di Madina Akan Terima Bantuan 3,2 Milyar

    65 Desa di Madina Akan Terima Bantuan 3,2 Milyar

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Masing-Masing Desa dapat 50 Juta Panyabungan (MO) -Ini kabar gembira. Sebanyak 65 desa di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan menerima bantuan sebesar Rp.3,250 Milyar. Pencairan ditarget tahun ini. Masing-masing desa akan mendapat jatah Rp.50 Juta. Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Madina, Drs.Awaluddin Nasution MM kepada Mandailing Online, Rabu (22/2) mengungkapkan bantuan tersebut dari bantuan keuangan […]

  • Warga dan Muspika Tinjau Lahan Sangketa Yang Digarap PT.PSU

    Warga dan Muspika Tinjau Lahan Sangketa Yang Digarap PT.PSU

    • calendar_month Rabu, 12 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) – Warga 4 Desa bersama camat, Danramil dan Polsek Muara Soma kembali melakukan peninjauan lahan adat yang dikuasi PT. PSU di Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal (Madina). Laha-lahan tersebut telah ditanami sawit oleh PT. PSU (PT.Perkebunan Sumatera Utara), padahal lahan-lahan itu sudah bersertifikat atas nama masyarakat. Ke-empat desa itu adalah Desa […]

expand_less