Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Menikah Pasti Ada Ujiannya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Aktivis Dakwah dan Pemerhati Keluarga Muslim

Menurut KBBI, nikah adalah perjanjian perkawinan antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Secara istilah, pernikahan adalah akad yang menghalalkan pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya. (Tirto.id)

Jadi, menikah adalah penyatuan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahrom dalam suatu ikatan yang menghalalkan dan menjadikan mereka mahrom.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran surah Ar-Rum ayat 21: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu hidup tentram bersamanya. Dan Dia (juga) telah menjadikan di antaramu (suami, istri) rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir,” (Ar-Rum [30]: 21).

Setelah diucapkan ijab qobul maka seorang lelaki dan perempuan akan terikat dalam sebuah pernikahan yang sangat sakral dan bisa mengguncang Arsy Allah. Dan menikah juga adalah ibadah terlama atau terpanjang dalam kehidupan manusia. Karena menikah adalah ibadah terlama, maka pastinya untuk menjalankan ini setiap umat manusia tidak akan luput dari ujian yang menyertainya. Oleh karenanya, setiap pernikahan itu dibutuhkan kesabaran, ketabahan, perjuangan, dan keikhlasan yang tiada habisnya.

Di dalam pernikahan itu pasti ada pasang surutnya, sebab dijalani oleh dua orang yang memiliki pemikiran, sifat ego dan hawa nafsu. Jadi, setiap proses perjalanannya akan selalu ada perselisihan yang menyertainya. Atau bahkan akan ada ujian orang ketiga yang akan menghancurkan indahnya sebuah pernikahan.

Apalagi saat ini ketika kita hidup dalam sistem kapitalisme, dimana setiap umat manusia lebih banyak mengutamakan kebahagiaan sesaat dalam menjalankan kehidupannya. Jadi bisa saja ujian itu akan datang mulai dari kondisi keuangan, hadirnya para pelakor, atau tidak adanya waktu diantara pasangan suami istri untuk saling memadu kasih sebab sibuknya mereka dalam mengumpulkan pundi-pundi uang.

Iya, hal ini sangat menjadi pemicu yang sering muncul dalam ujian sebuah pernikahan. Karena tidak bisa kita pungkiri, ketika kita hidup dalam sistem kapitalisme mengakibatkan tujuan dari sebuah pernikahan akan menjadi kabur dan tidak lagi sesuai ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Hari ini banyak pasangan suami istri yang bisa saling memaki hanya karena mereka kekurangan uang yang mengakibatkan rasa cinta antara mereka menjadi berkurang. Dan hal ini akan memicu munculnya orang ketiga yang akan lebih memperburuk hubungan suami istri. Iya, semua ini muncul karena kita hidup dalam sistem kapitalisme yang membuat suami istri menjadi musuh yang akan saling menjatuhkan.

Itulah makanya, kita hari ini sangat membutuhkan sistem islam kaffah agar kehidupan kita kembali sesuai fitra manusia yang sudah Allah tetapkan. Dalam sistem islam kaffah seluruh umat manusia akan memahami apa hakikat dan tujuan dari sebuah kehidupan sehingga mereka akan menjalankan sebuah pernikahan sesuai dengan yang Allah perintahkan.

Seorang istri tidak lagi sibuk mengejar karir dunia yang membuat dia menelantarkan keluarganya. Dan seorang suami akan bertanggung jawab kepada seluruh keluarganya dan akan memahami dirinya adalah seorang qowwam yang harus mengayomi keluarganya. Sebab mereka akan paham akan hak dan kewajiban mereka masing-masing.

Dan jika kita hidup dalam sistem islam kaffah maka urusan keuangan, orang ketiga atau persoalan lainnya, tidak akan lagi menjadi pemicu keretakan rumah tangga kaum muslimin sebab kita akan sadar bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara, bersyukur atas segala pemberian Allah akan membuat hati kita tenang dan kita tidak akan lebih mementingkan kebahagiaan semu dalam kehidupan dunia ini sebab apa pun yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya di yaumil hisab nantinya.

Maka untuk menyelesaikan seluruh persoalan kehidupan termasuk pernikahan, kita butuh hidup dalam sistem islam kaffah agar kita bisa merasakan kehidupan yang Rahmatan lil ‘alamiin sesuai yang telah Allah janjikan.

Dan sekali lagi setiap pernikahan itu pasti ada ujiannya, tetapi jika kita hidup dalam sistem islam kaffah, maka kehidupan kita akan lebih terarah dan kita akan lebih memahami arti ujian yang Allah berikan kepada kita tanpa harus takut tidak mendapatkan segala kemewahan dunia yang fatamorgana ini. Sebab dalam sistem islam kaffah ketaqwaan seorang hamba akan selalu terjaga karena mereka hanya memikirkan bagaimana cara untuk selalu menjadi hamba yang taat kepada Allah, sehingga dengan ketaqwaan itu membuat Allah meridhoi mereka dan mereka mendapatkan ganjaran pahala yang luar biasa serta layak menjadi penghuni surga-Nya.

Sebagai hamba kita harus sadar bahwa setiap manusia pasti akan Allah berikan ujian, baik itu ujian keburukan ataupun kebahagiaan. Jadi, nikmati saja setiap ujian yang kita alami dengan tetap bertaqwa kepada Allah dan berprasangka baiklah selalu kepada Allah. Sebab apa yang Allah berikan pastilah yang terbaik untuk hamba-hambaNya.

Wallahu’alam Bishawwab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Madina Diharapkan Proaktif Kembangkan E-Government

    Pemkab Madina Diharapkan Proaktif Kembangkan E-Government

    • calendar_month Sabtu, 3 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal diharapkan lebih proaktif mengembangkan E-government di lingkungan pemerintah daerah. Harapan itu terkait adanya rencana pembentukan Dinas Kominfo sebagai bagian dari Suorta yang baru, sehingga kinerja Dinas Kominfo nantinya akan bisa lebih maksimal. Demikian disampaikan praktisi IT di Mandailing Natal, Muhammad Rizki Lubis kepada Mandailing Online, Jum’at […]

  • Sah! UMK Madina ditetapkan Rp.2.911.736

    Sah! UMK Madina ditetapkan Rp.2.911.736

    • calendar_month Kamis, 7 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Berdasarkan keputusan Gubernur Sumatera Utara Nomor 188.44/911/KPTS 2023 Upah Minimum Kota Atau Kabupaten Mandailing Natal( Madina )  ditetapkan senilai Rp.2.911.736. Sebelumnya, Pada bulan November 2023 lalu. Dewan Pengupahan Kabupaten Madina membuat membuat rekomendasi upah minimum di angka Rp.2.911.736. Yang secara langsung di tanda tangani Bupati Madina H.M. Ja’far Sukhairi Nasution. Kata […]

  • Polres Madina Investigasi Dugaan Data Palsu Covid-19

    Polres Madina Investigasi Dugaan Data Palsu Covid-19

    • calendar_month Selasa, 7 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Penetapan Kabupaten Madina PPKM Level 4 sebaran covid-19 oleh Mendagri diduga akibat data palsu yang dikirim oknum pejabat Dinas Kesehatan kepada pemerintah pusat. Kapolres Madina, AKBP Horas Tua Silalahi kepada media menjelaskan akan melakukan penyelidikan terkait indikasi data palsu penyebab penetapan PPKM Level 4 untuk Kabupaten Madina. “Kita akan investigasi masalah […]

  • Madina Diselimuti Kabut Asap

    Madina Diselimuti Kabut Asap

    • calendar_month Selasa, 26 Okt 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Selama sepekan terakhir, Kabupaten Mandailing Natal (Madina) diselimuti kabut asap. Kabut asap ini diduga kiriman dari kebakaran lahan gambut yang terjadi di Provinsi Pekanbaru, Riau, belum lama ini. Suasana salah satu kampung di Madina yang diselimuti kabut asap, Senin (2510). Amatan METRO di beberapa daerah di Madina, seperti di Dolok (Gunung) Tor Sihite yang dikenal […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 38)

    MARSIDAO-DAO (episode 38)

    • calendar_month Kamis, 18 Agt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Nanisuratkon : Dahlan Batubara Muli tingon sikola, na mangan gomos ma Si Poso i bagas. Sidung marsalin pakeanna, idokonsa tu inangna nangkan kehe paijur arambir dohot udana Si Mulhan. “Bo, andigan langa marsuo ho dohot uda Mulhan mu,” ning inangna sian gulungan i pantar tonga i. “Tuari, Umak. Iontang uda au paijur arambir […]

  • Cirus Diduga Jual Kebun Sawit Rp6 Miliar

    Cirus Diduga Jual Kebun Sawit Rp6 Miliar

    • calendar_month Kamis, 28 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    DELI SERDANG- Cirus Sinaga SH belum berhenti memberi kejutan. Jaksa yang kini mendekam di tahanan Mabes Polri ini ditengarai memiliki banyak harta berupa property dan tanah ini sepertinya sedang butuh uang. Indikasinya, beredar kabar Cirus akan menjual kebun sawit miliknya seluas 33,2 hektar yang berada di Dusun Ujung Suka, Desa Renggit Git, Kecamatan STM Hulu. […]

expand_less