Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode

Menikah Pasti Ada Ujiannya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2021
  • print Cetak

Oleh: Siti Khadijah Sihombing, S.Pd
Aktivis Dakwah dan Pemerhati Keluarga Muslim

Menurut KBBI, nikah adalah perjanjian perkawinan antara laki-laki dan perempuan sesuai dengan ketentuan hukum dan ajaran agama. Secara istilah, pernikahan adalah akad yang menghalalkan pergaulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan mahramnya. (Tirto.id)

Jadi, menikah adalah penyatuan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahrom dalam suatu ikatan yang menghalalkan dan menjadikan mereka mahrom.

Sebagaimana firman Allah SWT dalam Alquran surah Ar-Rum ayat 21: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari jenismu sendiri, supaya kamu hidup tentram bersamanya. Dan Dia (juga) telah menjadikan di antaramu (suami, istri) rasa cinta dan kasih sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir,” (Ar-Rum [30]: 21).

Setelah diucapkan ijab qobul maka seorang lelaki dan perempuan akan terikat dalam sebuah pernikahan yang sangat sakral dan bisa mengguncang Arsy Allah. Dan menikah juga adalah ibadah terlama atau terpanjang dalam kehidupan manusia. Karena menikah adalah ibadah terlama, maka pastinya untuk menjalankan ini setiap umat manusia tidak akan luput dari ujian yang menyertainya. Oleh karenanya, setiap pernikahan itu dibutuhkan kesabaran, ketabahan, perjuangan, dan keikhlasan yang tiada habisnya.

Di dalam pernikahan itu pasti ada pasang surutnya, sebab dijalani oleh dua orang yang memiliki pemikiran, sifat ego dan hawa nafsu. Jadi, setiap proses perjalanannya akan selalu ada perselisihan yang menyertainya. Atau bahkan akan ada ujian orang ketiga yang akan menghancurkan indahnya sebuah pernikahan.

Apalagi saat ini ketika kita hidup dalam sistem kapitalisme, dimana setiap umat manusia lebih banyak mengutamakan kebahagiaan sesaat dalam menjalankan kehidupannya. Jadi bisa saja ujian itu akan datang mulai dari kondisi keuangan, hadirnya para pelakor, atau tidak adanya waktu diantara pasangan suami istri untuk saling memadu kasih sebab sibuknya mereka dalam mengumpulkan pundi-pundi uang.

Iya, hal ini sangat menjadi pemicu yang sering muncul dalam ujian sebuah pernikahan. Karena tidak bisa kita pungkiri, ketika kita hidup dalam sistem kapitalisme mengakibatkan tujuan dari sebuah pernikahan akan menjadi kabur dan tidak lagi sesuai ajaran Allah dan Rasul-Nya.

Hari ini banyak pasangan suami istri yang bisa saling memaki hanya karena mereka kekurangan uang yang mengakibatkan rasa cinta antara mereka menjadi berkurang. Dan hal ini akan memicu munculnya orang ketiga yang akan lebih memperburuk hubungan suami istri. Iya, semua ini muncul karena kita hidup dalam sistem kapitalisme yang membuat suami istri menjadi musuh yang akan saling menjatuhkan.

Itulah makanya, kita hari ini sangat membutuhkan sistem islam kaffah agar kehidupan kita kembali sesuai fitra manusia yang sudah Allah tetapkan. Dalam sistem islam kaffah seluruh umat manusia akan memahami apa hakikat dan tujuan dari sebuah kehidupan sehingga mereka akan menjalankan sebuah pernikahan sesuai dengan yang Allah perintahkan.

Seorang istri tidak lagi sibuk mengejar karir dunia yang membuat dia menelantarkan keluarganya. Dan seorang suami akan bertanggung jawab kepada seluruh keluarganya dan akan memahami dirinya adalah seorang qowwam yang harus mengayomi keluarganya. Sebab mereka akan paham akan hak dan kewajiban mereka masing-masing.

Dan jika kita hidup dalam sistem islam kaffah maka urusan keuangan, orang ketiga atau persoalan lainnya, tidak akan lagi menjadi pemicu keretakan rumah tangga kaum muslimin sebab kita akan sadar bahwa kehidupan di dunia ini hanya sementara, bersyukur atas segala pemberian Allah akan membuat hati kita tenang dan kita tidak akan lebih mementingkan kebahagiaan semu dalam kehidupan dunia ini sebab apa pun yang kita lakukan akan dimintai pertanggungjawabannya di yaumil hisab nantinya.

Maka untuk menyelesaikan seluruh persoalan kehidupan termasuk pernikahan, kita butuh hidup dalam sistem islam kaffah agar kita bisa merasakan kehidupan yang Rahmatan lil ‘alamiin sesuai yang telah Allah janjikan.

Dan sekali lagi setiap pernikahan itu pasti ada ujiannya, tetapi jika kita hidup dalam sistem islam kaffah, maka kehidupan kita akan lebih terarah dan kita akan lebih memahami arti ujian yang Allah berikan kepada kita tanpa harus takut tidak mendapatkan segala kemewahan dunia yang fatamorgana ini. Sebab dalam sistem islam kaffah ketaqwaan seorang hamba akan selalu terjaga karena mereka hanya memikirkan bagaimana cara untuk selalu menjadi hamba yang taat kepada Allah, sehingga dengan ketaqwaan itu membuat Allah meridhoi mereka dan mereka mendapatkan ganjaran pahala yang luar biasa serta layak menjadi penghuni surga-Nya.

Sebagai hamba kita harus sadar bahwa setiap manusia pasti akan Allah berikan ujian, baik itu ujian keburukan ataupun kebahagiaan. Jadi, nikmati saja setiap ujian yang kita alami dengan tetap bertaqwa kepada Allah dan berprasangka baiklah selalu kepada Allah. Sebab apa yang Allah berikan pastilah yang terbaik untuk hamba-hambaNya.

Wallahu’alam Bishawwab.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • TNI Kodim 0212/TS Lakukan Sosialisasi dan Penertiban PETI di Madina

    TNI Kodim 0212/TS Lakukan Sosialisasi dan Penertiban PETI di Madina

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA-Mandailing Online :  Upaya pencegahan aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) terus digencarkan oleh jajaran TNI dari Kodim 0212/TS di wilayah Kabupaten Mandailing Natal (Madina). Pada Senin (20/10/2025) hingga Rabu (22/10/2025), jajaran personel TNI Kodim 0212/TS kembali melakukan sosialisasi dan penertiban di beberapa lokasi aktivitas penambangan emas tanpa izin. Adapun lokasi yang didatangi personel TNI tersebut […]

  • Warga Sihepeng Blokade Jalinsum Protes Tangkap Lepas Narkoba. Polisi Temukam Belasan Bungkus Narkoba Jenis Sabu

    Warga Sihepeng Blokade Jalinsum Protes Tangkap Lepas Narkoba. Polisi Temukam Belasan Bungkus Narkoba Jenis Sabu

    • calendar_month Senin, 10 Feb 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA ( Mandailing Online ): Ratusan masyarakat sehepeng di Kecamatan Siabu Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) menggelar aksi blokade jalan lintas sumatera. Aksi ini dilakukan warga sebagai bentuk protes terhadap dugaan tangkap lepas pelaku pengguna narkoba. Senin 10/2/2024 Aksi yang digelar warga sihepeng raya itu sempat menimbulkan kemacetan jalur lintas sumatera. aksi warga ini […]

  • Kuasa Hukum Pemkab Tapteng Desak KPK Usut Ketua DPRD

    Kuasa Hukum Pemkab Tapteng Desak KPK Usut Ketua DPRD

    • calendar_month Kamis, 30 Jul 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hubungan Pemkab Tapanuli Tengah (Tapteng) dengan Ketua DPRD Tapteng, Bakhtiar Ahmad Sibarani, memanas. Dari persoalan proyek, berpotensi merembet ke kasus suap sengketa pilkada Tapteng yang sudah menyeret Bonaran Situmeang. Kuasa Hukum Pemkab Tapteng, Roder Nababan, berencana segera mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), mendesak agar Bakhtiar diusut dalam dugaan keterlibatan dia dalam kasus […]

  • Rencana Kunker Komisi 1 DPRD Madina ke Tapsel-PSP Peluang Pariwisata dan KEK

    Rencana Kunker Komisi 1 DPRD Madina ke Tapsel-PSP Peluang Pariwisata dan KEK

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Progres pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batahan, Mandailing Natal (Madina) terus bergulir. Selain telah menjadi agenda pemerintah pusat dan sudah disokong penuh oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin Sumut) progres KEK ini memperoleh perhatian dari DPRD Madina. Komisi 1 DPRD Madina direncanakan melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan dan Padangsidempuan 2 Maret mendatang. Informasi […]

  • Harga Kakao di Madina Makin Manis

    Harga Kakao di Madina Makin Manis

    • calendar_month Senin, 4 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Harga kakao kering di tingkat petani di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) dalam beberapa bulan terakhir terus mengalami trend naik. Mulai dari Rp.20.000 hingga saat ini mencapai Rp.26.000 per kolgramnya. Darwin Lubis, petani kakao di Desa Hutagodang Muda Kecamatan Siabu menjawab wartawan, Minggu (3/10/2013) mengungkapkan terus membaiknya harga salah satu komiditi andalan […]

  • Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    Serial HUT Madina : Orok Bayi Ditemukan Terbuang di Hutabargot

    • calendar_month Senin, 5 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      HUTABARGOT (Mandailing Online) – Pada 9 Maret 2018 Kabupaten Mandailing Natal akan merayakan Hari Lahir-nya yang ke-19. Nun, di Hutabargot satu orok bayi ditemuakan di aliran irigasi dalam kondisi tak bernyawa. Kondisi ini menggambarkan dekadensi moral masih menyelimuti Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang bermotto “Madina Yang Madani” dan dijabarkan dalam “Negeri Beradat Taat Beribadat” […]

expand_less