Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

Nikah Siri WNI di Malaysia Timbulkan Masalah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 20 Jan 2013
  • print Cetak

Kuala Lumpur, (MO) – Kasus nikah tanpa dokumen atau yang biasa dikenal dengan istilah nikah siri banyak terjadi di kalangan warga negara Indonesia (WNI) di Malaysia sehingga menimbulkan banyak permasalahan seperti ketidakjelasan status kewarganegaraan anak-anak mereka.
Banyaknya kasus nikah siri tersebut diungkapkan oleh sejumlah narasumber dan para peserta dalam acara talk show bertajuk “Status Perkawinan WNI di Malaysia yang diselenggarakan oleh Perum LKBN Antara Biro Kuala Lumpur di Aula Hasanuddin, Gedung Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur, Sabtu.

Talk show tersebut dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Malaysia, Herman Prayitno beserta sejumlah diplomat, Direktur Utama Perum LKBN Antara Saiful Hadi, Direktur Pemberitaan Akhmad Kusaeni dan mantan pemimpin umum LKBN Antara, Asro Kamal Rokan serta sejumlah pejabat di lingkungan KBRI Kuala Lumpur dan perwakilan WNI yang menetap di Malaysia.

Dubes Herman menyambut baik diadakannya dialog yang digagas oleh Perum LKBN Antara Biro Kuala Lumpur dan berharap dirinya mendapatkan informasi lebih mendalam menyangkut permasalahan perkawinan WNI di negara ini.

“Acara ini sangat baik dan bila ada permasalahan terhadap WNI terkait status perkawinan mereka bisa diungkapkan sehingga didapatkan solusinya,” kata dia.

Hal senada disampaikan Dirut LKBN Antara Saiful Hadi yang memberikan apresiasi atas terlaksananya dialog tersebut, bahkan ia mengharapkan acara semacam itu bisa dilanjutkan dengan mengangkat tema yang betul-betul aktual dan langsung bersentuhan dengan masyarakat Indonesia.

“Acara seperti ini akan dilanjutkan dengan mengangkat tema yang banyak dihadapi dan bersentuhan langsung dengan WNI di Malaysia,” ungkapnya.

Acara talkshow tersebut dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia yang hadir untuk menyampaikan permasalahan yang mereka hadapi mulai dari susahnya mendapatkan pengesahan nikah di Malaysia yang akhirnya menyebabkan banyaknya pernikahan siri, hingga pengurusan perceraian WNI di Malaysia yang kawin dengan warga negara setempat.

Sementara itu, acara tersebut menampilkan tiga narasumber utama yaitu Direktur Bimas Islam dan Pembinaan Syariah Departemen Agama, Dr Muchtar Ali, Perwakilan dari Jabatan Agama Islam Wilayah Persekutuan (Jawi) Malaysia, Ustad Mohd Abdullah dan Konselor Konsuler KBRI KL, Dino Nurwahyudi.

Dari ketiga narasumber disepakati bahwa setiap negara punya aturan terkait dengan perkawinan termasuk bila ada permasalahan dalam perkawinan tersebut.

Ustadz Abdullah menjelaskan bahwa pernikahan antar-sesama WNI yang berstatuskan pekerja tidak dibenarkan untuk mendapatkan pengesahan dari pihak Jawi atas pernikahan tersebut.

Tapi untuk mahasiswa S2 ataupun para profesional bisa mendapatkan kebenaran untuk menikah di negara tersebut dengan catatan sudah lebih 90 hari tinggal di Malaysia.

“Pernikahan antar sesama pekerja (TKI) tidak mendapatkan kebenaran, tapi untuk mahasiswa tingkat master dan juga para profesional bisa dibenarkan,” ungkapnya.

Sedangkan Muchtar Ali berharap ada perwakilan pusat yang dapat fokus dalam membantu permasalahan status perkawinan WNI di negara ini.

“Kami siap menfasilitasinya dan berharap ada perwakilan di luar negeri seperti di Malaysia ini mengingat banyaknya jumlah WNI yang membutuhkan perlindungan dalam soal status perkawinan mereka,” ungkap dia.

Di bagian lain, Konselor Konsuler KBRI KL, Dino Nurwahyudi berharap pihaknya bisa menyelenggarakan isbath nikah bagi para pasangan yang telah menikah secara siri untuk disahkan secara negara.

“KBRI KL sudah ditetapkan sebagai perwakilan luar negeri yang bisa menyelenggarakan Isbath Nikah. Jadi silahkan daftar ke kami yang ingin mengikuti isbath nikah tersebut dengan melengkapi dokumentasi yang diperlukan,” ungkapnya. (Ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kasus Video Penganiayaan Anak di Madina, Kades Tegal Sari Dilaporkan ke Polisi

    Kasus Video Penganiayaan Anak di Madina, Kades Tegal Sari Dilaporkan ke Polisi

    • calendar_month Minggu, 23 Jun 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA: Mandailing Online – Kasus penganiayaan anak yang terjadi di kantor Desa Tegal Sari, Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) yang videonya viral diduga melibatkan Kepala Desa setempat. Sumarni Ibu kandung PI ( 15 th ) korban penganiayaan resmi melaporkan 7 orang yang diduga menjadi pelaku penganiayaan anaknya termasuk Kepala Desa Tegal Sari. Laporan […]

  • Pemukiman Desa Tabuyung Yang Kian Terancam

    Pemukiman Desa Tabuyung Yang Kian Terancam

    • calendar_month Jumat, 8 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MUARA BATANG GADIS ( Mandailing Online) – Badai dan ombak besar yang terus menerus menerpa pantai Desa Tabuyung mengakibatkan pohon kelapa kembali bertumbangan dan air laut sudah mulai merayap masuk kepemukiman warga. Seperti terlihat dalam photo yang diabadikan jurnalis ini di lokasi merupakan gambaran situasi pada Jumat (8/5/2020) pukul 08.00 wib pagi ini di Desa […]

  • Lagi, Orok Bayi Dibuang di Madina

    Lagi, Orok Bayi Dibuang di Madina

    • calendar_month Sabtu, 16 Nov 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali dihebohkan kasus pembuangan orok bayi. Warga Desa Pidoli Lombang, Kecamatan Panyabungan, Madina menemukan orok bayi sudah meninggal, Sabtu (16/11/2019) di saluran irigasi Pardu Bondar Godang. Orok itu ditemukan sekira pukul 18.00 WIB. Saluran irigasi itu tergolong panjang dan melintasi desa tersebut. Pihak polisi telah […]

  • Anak Madina Ipong Brothers Ikut Seleksi IMB 2 ke Jakarta

    Anak Madina Ipong Brothers Ikut Seleksi IMB 2 ke Jakarta

    • calendar_month Selasa, 2 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Anak-anak Madina Ipong Brothers akan berangkat ke Jakarta untuk mengikuti seleksi terahkir setelah lulus seleksi di Medan dalamajang bergengsi Indonesia Mencari Bakat 2 (IMB 2) yang di adakan di Jakarta dan akan di gelar beberapa hari lagi di saluran televise swasta TransTV. Masyarakat Sumatera Utara umumnya dan Kabupaten Madina Khususnya di minta untuk mendukung Ipong […]

  • Kasus DBD di Madina Mulai Makan Korban

    Kasus DBD di Madina Mulai Makan Korban

    • calendar_month Jumat, 1 Des 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online )- Kasus demam berdarah ( DBD ) di Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) mulai mengkhawatirkan. Sejumlah warga dikabarkan meninggal dunia akibat penyakit tersebut. Kekhawatiran akibat jangkitan penyakit yang bersumber dari gigitan nyamuk itu pun mulai menjadi perbincangan khususnya kaum ibu. Derlina, warga Kelurahan Sipolu Polu pada Mandailing Online bercerita, di […]

  • Kadis PUPR Madina Ingatkan Kontraktor Selesaikan Pekerjaan Tepat Waktu

    Kadis PUPR Madina Ingatkan Kontraktor Selesaikan Pekerjaan Tepat Waktu

    • calendar_month Rabu, 11 Okt 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Pastikan pengerjaan proyek berjalan, Plt Kepala Dinas PUPR Madina Elpiyanti Harahap monitoring lapangan. Ada beberapa proyek di pusat kota panyabungan yang dikunjunginya termasuk lanjutan pmbangunan RSUD Panyabungan, lanjutan pembangunan pasar baru, lanjutan pembangunan pasar eks bioskop tapanuli panyabunga, kemudian pembangunan Aula Pemkab Madina serta pembersihan saluran irigasi. Elpiyanti Harahap dalam […]

expand_less