Kamis, 16 Apr 2026
light_mode

Tak Ada Traffic Light, Jalan Alternatif Lingkar Timur Rawan Laka Lantas

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
  • print Cetak


MADINA;
Jalan alternatif lingkar timur di Kota Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal rawan laka lantas. Soalnya, sepanjang jalan itu tidak satupun kelihatan traffic light, sebagai pengatur lalu lintas.
Pantauan METRO, di sepanjang jalan sekitar 15 kilometer tersebut terlihat ada beberapa simpang empat. Di simpang tersebut juga termasuk lokasi ramai pengendara dan terletak di pemukiman masyarakat.
Di sepanjang jalan lingkar Timur mulai dari rumah makan Ladang Sari atau terminal bus ALS yakni pintu masuk ke lingkar Timur apabila dari arah Psp, tidak terlihat ada rambu-rambu lalu-lintas. Di sepanjang jalan lingkar Timur itu ada beberapa simpang empat. Yakni pertama dari arah Psp terdapat di Kelurahan Sigalapang yang menghubungkan dengan Desa Hutapadang, simpang empat menuju Kelurahan Kotasiantar dekat Pasar Lama Panyabungan. Selanjutnya di Jalan Bermula menuju Desa Pagaran Sigatal, simpang tiga menuju Pasar Baru Panyabungan, dan terakhir di simpang empat Kelurahan Dalan Lidang dua arah Jalinsum. Di mana satu arah menuju Kampus STAI Madina dan satu lagi Jalan lingkar Timur.
Kondisi jalan alternatif yang sudah ramai kendaraan tersebut sangat rawan lakalantas, karena saat ini bus besar dan truk juga melewati jalan lingkar. Para pengguna jalan lebih memilih jalan lingkar Timur dari jalan di pusat Kota Panyabungan untuk menghindari kemacetan lalu-lintas.
Sarwedi Nasution (27), warga Kelurahan Jalan Bermula kepada METRO mengatakan, kondisi jalan yang tidak memiliki rambu-rambu atau lampu traffic light ini sering mengancam keselamatan pengguna jalan baik pengendara bermotor atau pejalan kaki. Dan bukan hanya satu kali saja telah terjadi kecelakaan, tapi sudah berulang kali terjadi lakalantas di simpang empat yang ada di sepanjang jalan lingkar Timur tersebut.
”Memang sepengetahuan saya yang korban nyawa belum ada, tapi kalau korban luka sering terjadi. Karena akibat tak adanya rambu-rambu dan lampu traffic light para pengendara bermotor selalu tancap gas tanpa menyadari bahwa di jalan arah lain juga ada pengendara lain. Bahkan pengguna jalan sering jadi korban,” sebut Sarwedi, Kamis (10/3).
Senada dikatakan Rivai warga Kelurahan Sipolupolu Kecamatan Panyabungan saat ditemui METRO di simpang menuju Pasar Baru Panyabungan. Dirinya mengeluhkan kondisi tersebut karena jalan lingkar Timur sebagai jalan alternaf saat ini lebih disukai pengendara dari pada jalan utama yang ada di pusat kota. Tapi dengan jumlah kendaraan yang cukup banyak, Pemkab Madina hingga saat ini belum memasang rambu-rambu lalu lintas atau traffic light.
”Memang dulu ada rambu-rambu atau marka jalan tapi kondisinya sudah rusak dan tak tahu ke mana. Tapi yang pasti saat ini jalan lingkar timur ini sudah sering terjadi kecelakaan meski hanya kecelakaan ringan, dan pemerintah belum memperhatikannya,” sebut Rivai.
Anggaran Tak Ada
Sementara itu, Pj Kadis Perhubungan Madina, Harlan Batubara SH saat dikonfirmasi METRO, Kamis (10/3) mengatakan, tidak terpasangnya traffic light karena dalan anggaran tahun 2011 tidak ditampung. Alasannya anggarannya cukup besar. Meski demikian, Dinas Perhubungan berjanji mengusulkan anggaran trafffic light tahun depan. ”Kita akan upayakan untuk anggaran traffic linght tahun depan,” janji Harlan
Disebutkan Harlan, pengadaan rambu-rambu lalu lintas itu sebanyak 60 unit. Jumlah ini akan ditempatkan di titik-titik tertentu dan dianggap rawan lakalantas. (wan)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dirjen Kemen ESDM Imbau Warga Nagajuang

    Dirjen Kemen ESDM Imbau Warga Nagajuang

    • calendar_month Senin, 17 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Merkury Sangat Berbahaya Bagi Kesehatan – Kasi Pegawasan Eksplorasi Dirjen Mineral dan batubara ESDM, Syamsu Dalie memberikan keterangan dihadapan warga Naga Juang tentang bahayanya limbah merkuri dan sianida bagi kesehatan tubuh.(MO,wan,MT)

  • Dua Personil Polres Sidimpuan Dipecat

    Dua Personil Polres Sidimpuan Dipecat

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Akibat melanggar kode etik kepolisian, dua bintara Polres Padangsidimpuan masing-masing Bripda Romi Chandra dan Bripda Yusriwan dipecat. Upacara pelepasan seragam dinas kepolisian kedua bintara tersebut dipimpin langsung Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik, S.Ik, M.Si di halaman Mapolres setempat, Sabtu (30/7). Dalam amanatnya Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Taufik mengatakan, secara pribadi dirinya […]

  • Kelola Inalum, Sumut butuh pihak swasta

    Kelola Inalum, Sumut butuh pihak swasta

    • calendar_month Rabu, 6 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandsailing Online)– Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) berserta 10 kabupaten/kota yagn berada di sekitar kawasan PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) telah mendapat jatah 30 persen terhadap pengelolaan PT Inalum dari Pemerintah Pusat. Namun nilai ini belum fix, karena belum ada keputusan dari Menteri BUMN, Dahlan Iskan terkait hal itu. Bahkan Dahlan mengatakan, pembagian […]

  • Mungkinkah Banwas Rekomendasi Pansus Palmaris Juga Menjadi Munafik?

    Mungkinkah Banwas Rekomendasi Pansus Palmaris Juga Menjadi Munafik?

    • calendar_month Rabu, 4 Mei 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Catatan : Dahlan Batubara DPRD Mandailing Natal (Madina) membentuk Badan Pengawas Rekomendasi Pansus Palmaris pada Senin (2/5) pada rapat Paripurna DPRD Madina. Badan Pengawas (Banwas) ini berfungsi dan bekerja mengawasi atau melakukan pengusutan terhadap nasib Rekomendasi Pansus Palmaris. Rekomendasi Pansus Palmaris adalah rekomendasi Panitia Khusus DPRD Madina tanggal 3 Januari 2013 lalu yang merekomendasikan pencabutan […]

  • Laporan Keuangan Pemerintah Masih "Amburadul"

    Laporan Keuangan Pemerintah Masih "Amburadul"

    • calendar_month Selasa, 20 Sep 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jakarta, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terus mengingatkan pemerintah memperbaiki laporan keuangannya yang amburadul. Menumpuknya hasil temuan BPK dalam Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) menunjukkan masih banyaknya pekerjaan rumah yang mesti dibereskan pemerintah. “Berdasarkan pemeriksaan atas LKPP 2010, masih terdapat area-area yang mengharuskan pemerintah untuk meningkatkan perbaikan kinerja transparansi pengelolaan keuangan negara,” ungkap Anggota BPK Taufiequrrahman […]

  • Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 1)

    Tantangan Era TV Digital bagi Komisioner Baru Sumut (Bagian 1)

    • calendar_month Kamis, 2 Des 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Muhammad Ludfan Nasution Tenaga Ahli Pimpinan DPRD Mandailing Natal   TAK bisa dielakkan, era televisi digital sudah di depan mata. Ketua KPI Pusat, Agung Suprio menggambarkan (koran-jakarta.com), migrasi dari siaran analog ke siaran digital, bakal memaksa KPI Pusat dan KPID untuk mengawasi tidak lagi hanya 18 stasiun televisi, melainkan bisa bertambah hingga 68 stasiun. […]

expand_less