Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Pandemi Sebabkan Jumlah Siswa SMP di Madina Berkurang

  • account_circle Roy Adam
  • calendar_month Senin, 29 Nov 2021
  • print Cetak

BUKIT MALINTANG (Mandailing Online) – Pandemi Covid-19 telah menyebabkan terjadinya pergeseran cara hidup masyarakat. Bukan saja terjadi pada sektor kesehatan, tapi juga pada penentuan tempat sekolah anak-anak.

Tingginya kasus Covid-19 pada 2020 lalu membuat pemerintah mengeluarkan kebijakan belajar di rumah. Namun, awal tahun ini pemerintah membuaka sekolah untuk jenis pesantren.

Hal ini memeengaruhi para orang tua dalam memilih sekolah untuk anaknya. Banyak orang tua memilih pesantren karena menghindari sekolah daring.

Kondisi ini menyebabkan sekolah-sekolah non pesantren, termasuk sekolah negeri di banyak wilayah Mandailing Natal (Madina) mengalami penurunan siswa. Salah satu sekolah yang terpengaruh adalah SMP Nageri 1 Bukit Malintang.

Dari pengakuan Kepala Sekolah Zulkarnain ketika menerima kunjungan Komisi I DPRD Madina, Senin (29/11) terjadi penurunan jumlah yang signifikan.

“Tahun-tagun sebelumnya jumlah siswa kita lebih dari 200, tapi tahun ini hanya 140 saja,” katanya.

Zulkarnaen mengatakan pihak sekolah telah melakukan berbagai upaya untuk membujuk orang tua agar menyekolahkan anaknya di SMP tersebut.

“Bahkan kita menjumpai masyarakat secara door to door. Sekolah daring membuat para orang tua siswa memilih menyekolahkan anaknya di yayasan (pesantren),” ujarnya.

Ketua Komisi I Zubaidah Nasution mengaku prihatin dengan keadaan sekolah tersebut.

“Kita akan sampaikan persoalan ini kepada Dinas Pendidikan. Fasilitas sekolah ini tergolong lengkap, tapi siswanya sangat sedikit,” katanya.

Selain itu Zubaidah juga menyarankan agar pihak sekolah melakukan inisiatif sehingga anak-anak merasa nyaman sehingga minat untuk sekolah di SMP ini kembali muncul.

Komisi I menekankan agar sekolah meningkatkan prestasi akademik dan non akademik siswa sehingga bisa bersaing dengan sekolah lain sederajat.

“Sehingga untuk tahun-tahun berikutnya menjadi pemicu bagi masyarakat menyekolahkan anaknya di SMPN 1 Bukit Malintang,” terangnya.

Saat ini vaksinasi menjadi satu indikator penentu level PPKM yang artinya juga menentukan bisa tidaknya sekolah tatap muka dilangsungkan. Kunjungan Komisi I ke Bukit Malintang pun pada dasarnya untuk mengecek persentase vaksinasi di tingkat pelajar.

Terkait hal ini, pihak SMPN 1 Bukit Malintang telah melakukan pendekatan yang bagus sehingga capaian vaksinasi di sekolah tersebut sudah hampir 100 persen.

“Kita ingin sekolah tatap muka terus berlangsung, untuk itu kita mendorong capaian target vaksinasi. Dari 140 siswa tinggal 6 orang lagi yang belum divaksin,” jelas Zulkarnain.

Kondisi penurunan jumlah siswa juga terjadi di sekolah-sekolah lain yang jauh dari Kota Panyabungan, misalnya di SMPN 1 Hutabargot dan SMPN 1 Panyabungan Barat.

 

Peliput: Roy Adam

  • Penulis: Roy Adam

Rekomendasi Untuk Anda

  • Atlet Panahan Madina Ikuti Seleksi Popnas di Medan

    Atlet Panahan Madina Ikuti Seleksi Popnas di Medan

    • calendar_month Jumat, 24 Feb 2017
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Perpani Kabupaten Mandailing Natal mengirim 10 atlet untuk mengikuti seleksi Pekan Olahraga Pelajar Nasional (Popnas). Kesepuluh atlet panahan dan official berangkat dari Panyabungan, Kamis (23/2/2017) menuju Medan. “Seleksi digelar di Medan, Sumatera Utara pada tanggal 24,25 dan 26 Februari 2017,” kata Ketua Perpani Madina Sahminan Rangkuti didampingi Sekretaris Mukhtar Hanafi Rangkuti. […]

  • Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    Tak Punya Alat, Bawaslu Madina Belum Tertipkan Peraga Kampanye Dipasang di Billboard

    • calendar_month Jumat, 17 Nov 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN,( Mandailing Online )- Serentak dilaksanakan di Mandailing Natal, Baliho berbau kampanye mulai ditertipkan Bawaslu Mandailing Natal ( Madina ), namun ada sejumlah alat peraga kampanye yang tak disentuh seperti Billboard dengan alasan kurangnya fasilitas sehingga tidak bisa di tertipkan. “Beberapa Billboard tadi belum bisa kita turunkan, karena keterbatasan alat. Untuk itu kami akan berkoordinasi […]

  • Kabut Asap Kian Tebal

    Kabut Asap Kian Tebal

    • calendar_month Rabu, 12 Mar 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Hingga saat ini kabut asap belum ada tanda-tanda berkurang, malah semakin hari semakin tebal. Ini mengganggu aktivitas serta kesehatan masyarakat Kabupaten mandailing Natal (Madina). Pantauan Rabu (12/3/2014) di sepanjang jalan Willem Iskander ketebalan asap sangat tinggi dan jarak pandang berkisar 300 Meter. Sejauh ini Dinas Kesehatan Madina belum terdengar pernyataanya seputar […]

  • Foto Briptu Norman

    Foto Briptu Norman

    • calendar_month Senin, 9 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Pakar Telematika yang juga anggota Komisi Pertahanan DPR Roy Suryo memastikan bahwa foto heboh mirip Anggota Brimob Polda Gorontalo, Briptu Norman Kamaru merupakan foto asli dan bukan rekayasa. “Sebenarnya hal ini tidak perlu didokumentasikan dan saya harus katakan memang foto itu betul dia,” kata Roy usai diskusi Polemik Trijaya di Warung Daun, Cikini, Jakarta […]

  • Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

    Warga Hutarimbaru Tolak Tirta Madina

    • calendar_month Jumat, 22 Apr 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Warga Desa Hutarimbaru Kecamatan Kotanopan menolak Aek Garingging sebagai sumber pengambilan air untuk perusahaan daerah air bersih Tirta Madina. Alasan warga, jangankan untuk Tirta Madina, untuk kepentingan pengairan areal persawahan petani saja debit air Aek Garingging masih kurang, apalagi jika musim kemarau. Salah seorang tokoh masyarakat Desa Hutarimbaru, M. Darwin menjelaskan […]

  • Isu Gempa dan Tsunami Beredar, Camat Natal Umumkan Tak Ada Gempa

    Isu Gempa dan Tsunami Beredar, Camat Natal Umumkan Tak Ada Gempa

    • calendar_month Kamis, 25 Okt 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      NATAL (Mandailing Online) – Terkait meredarnya isu akan terjadi gempa bumi dan tsunami tanggal 26 Oktober 2018 di Pantai Barat, Kabupaten Madina, pemerintah Kecamatan Natal menerbitkan pengumuman resmi mengeliminir isu tersebut. Pengumuman dari pemerintah Kecamatan Natal itu bertanggal 24 Oktober 2018 yang ditandatangani Camat Natal, Riplan, S.Sos. Pengumunan itu telah disebaran ke seluruh desa […]

expand_less