Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Pegawai Honor Diberhentikan, Klinik Malaria Madina Tutup

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 9 Jan 2012
  • print Cetak

Panyabungan, Pemberhentian pegawai honor di lingkungan Pemkab Mandailing Natal (Madina) mulai 2 Januari 2012 lalu berdasarkan Surat Edaran Sekda M Daud Batubara, berimbas kepada kebutuhan masyarakat endemis malaria tersebut.

Sebab, semua honorer medis yang bertugas Kantor Penanggulangan Malaria Center juga telah diberhentikan. Dampak pemberhentian tersebut, klinik pelayanan pengobatan malaria di Kota Panyabungan terpaksa ditutup karena kurangnya tenaga medis.

Salah seorang warga Desa Siobon, Aminah (40) yang dijumpai wartawan beberapa waktu lalu, saat sedang berdiri di depan klinik malaria di Kelurahan Sipolu-polu, Kecamatan Panyabungan Kota mengatakan, ia sudah sejak pagi berdiri di depan klinik menunggu klinik malaria dibuka. Namun sampai siang klinik yang biasa tempatnya berobat belum juga beroperasi.

“Saya sudah biasa berobat di klinik malaria ini, sebab selain pengobatannya tidak dipungut biaya, obat-obatannya juga sangat bagus dan cocok buat saya,” ujar Aminah.

Tapi entah mengapa kantor ini yang biasa buka pukul 08.00 WIB, sampai saat siang juga belum dibuka. Apabila benar bahwa klinik malaria ini telah ditutup oleh Pemerintah Madina, Aminah amat merasa kecewa. Sebab selain klinik ini pelayanannya bagus kepada pasien, klinik ini juga sebagai salah satu tempat berobat masyarakat yang paling pro masyarakat tak mampu akibat keterbatasan ekonomi, papar Aminah

Masih kata Aminah, apabila klinik malaria ini tetap ditutup, warga Madina yang ekonominya lemah merasa pemerintahan yang sekarang tidak pro akan kesehatan masyarakat.

Lain halnya yang disampaikan Badria (28) warga Panyabungan Timur yang menggendong anaknya yang sedang sakit. Ia mengatakan dengan adanya klinik malaria di Kelurahan Sipolu-polu ini, tempat tinggalnya yang jauh bisa dengan cepat sampai kesini tanpa memakan banyak ongkos atau biaya.

“Kita orang yang kurang mampu, mau berobat ke rumah sakit saja kita takut karena tidak ada biaya dan kita sangat bersyukur dengan adanya klinik malaria ini, karena berobat malaria ke sini kami tidak sepeserpun dikenakan biaya,” ungkap Badria.

Badria menambahkan, secara pribadi selaku warga Madina berharap agar Pemkab Madina sesegera mungkin membuka kembali klinik malaria, karena di klinik inilah orang kecil bisa berobat. (BS-026)

s��� �e=’mso-ansi-language:EN-US’>Pusat bisa tercapai,” katanya.

Darmin Pulungan, salah seorang anggota Kelompok Tani Jeruk Keprok Maga mengatakan, kerinduan untuk menikmati kembali rasa dan hasil buah asli daerah tersebut bisa cepat tercapai, karena Jeruk Keprok punya banyak sejarah yang menjadikan taraf hidup masyarakat di daerah ini menjadi sejahtera bahkan dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia (SDM) dari hasil jeruk tersebut sudah warga rasakan. Karena di masa itu banyak dari daerah ini yang menduduki perguruan tinggi.

“Kita berharap kepada pemerintah daerah agar tidak setengah hati untuk menjankan program yang membawa kesejahteraan bagi ratusan kepala keluarga di dua desa ini ditambah dengan wakil rakyat yang duduk di gedung yang terhormat agar bisa memberikan anggaran APBD Madina sebagai biaya perawatan lanjutan di tahun ini hingga masa panen karena Jeruk Keprok memasuki masa panen di tahun kelima,” katanya. (BS-026.beritasumut)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Penyuap Bupati Madina Disidang

    Penyuap Bupati Madina Disidang

    • calendar_month Senin, 19 Agt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MEDAN, – Kontraktor yang tertangkap menyuap Bupati Mandailing Natal, Surung Panjaitan selaku Direktur PT Bumi Lestari Energi menjalani sidang perdana di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (19/8/2013). Dalam dakwaannya, tim Jaksa Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi Supardi dan Irene Putri menyebutkan pada tahun 2013 Kabupaten Madina memproleh BDB dari Pemprov Sumut […]

  • Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    Sekolah Sepak Bola Hadir di Muara Sipongi

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      MUARA SIPONGI (Mandailing Online) – Sekolah Sepak Bola (SSB) sudah hadir di Kecamatan Muara Sipongi, Mandailing Natal (Madina). SSB ini didirikan 3 bulan lalu oleh Ibrahim Iksan, pria ini juga Kanit Reskrim di Polsek Muara Sipongi. Meski keseharian sebagai polisi, tetapi kecintaannya kepada sepak bola menyebabkan munculnya keinginan mendirikan sekolah sepak bola. Selain sekolah, […]

  • Atika Nyanyi di Acara Boby-Surya

    Atika Nyanyi di Acara Boby-Surya

    • calendar_month Minggu, 3 Nov 2024
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Calon wakil bupati Mandailing Natal (Madina) nomor 2 Atika Azmi Utammi Nasution datang menghadiri acara hiburan rakyat yang diselenggarakan Tim Kampanye Daerah (TKD) Bobby-Surya Madina di Jalan ABRI, Kelurahan Panyabungan II, Kecamatan Panyabungan, Minggu (3/11/2024). Kedatangan Atika memantik perhatian masyarakat. Terlebih saat calon wakil bupati yang berpasangan dengan Saipullah Nasution itu […]

  • Pemkab Madina Masih Jalan Ditempat

    Pemkab Madina Masih Jalan Ditempat

    • calendar_month Selasa, 6 Mei 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) Saparuddin Haji menilai Pemkab Madina masih lamban merealisasikan pembangunan tahun ini. Padahal APBD Tahun anggaran 2014 telah disahkan pada Desember 2013 lalu, namun hingga Mei ini belum ada titik terang pelaksanaan pembangunan tersebut. “Harusnya dalam mengoptimalkan penyerapan anggaran, dan tidak tercipta […]

  • Mahasiswa Desak Agar Pemkab Madina Bersih dari KKN

    Mahasiswa Desak Agar Pemkab Madina Bersih dari KKN

    • calendar_month Selasa, 16 Feb 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Sekitar tiga puluh mahasiswa yang tergabung dalam Serikat Mahasiswa Masyarakat Anti Korupsi (SIMMAK) berunjukrasa mendesak penegakan pemberantasan korupsi di Madina. Unjukrasa hari Selasa (16/2) itu dimulai dari kantor Dinas Kependudukan Catatan Sipil Sosial Tenaga Kerja Transmigrasi, lalu ke kantor bupati Mandailing Natal (Madina) dan diteruskan ke DPRD Madina. Pengunjukrasa mendesak penghapusan […]

  • Seputar Guru Olahraga Pukuli Wartawan

    Seputar Guru Olahraga Pukuli Wartawan

    • calendar_month Minggu, 24 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Korban Menolak Diajak Berdamai MADINA- Todung Mulya Lubis, wartawan media cetak yang dipukuli guru olahraga SMK Negeri 1 Siabu, Karoche, menolak diajak berdamai, Jumat (22/7). Menurut Todung, Kamis (21/7) malam keluarga Karoche mendatangi keluarganya. Mereka (keluarga Karoche) ingin berdamai agar kasus ini tak berlanjut. Namun, keluarga Todung tidak mau berdamai dan tetap ingin kasus berlanjut. […]

expand_less