Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Pemkab Madina Saatnya Merampingkan Struktur OPD

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 11 Jul 2025
  • print Cetak

Oleh: Irwan Daulay
Pemerhati Pembangunan Daerah

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) tengah menghadapi tantangan fiskal yang cukup serius pada tahun anggaran 2025. Berdasarkan dokumen APBD 2025, total anggaran belanja daerah direncanakan sebesar Rp2,06 triliun, terdiri atas belanja operasi sebesar Rp1,45 triliun, belanja transfer Rp408,51 miliar, belanja modal Rp186 miliar, dan belanja tidak terduga sebesar Rp10 miliar.

Namun demikian, kebijakan efisiensi anggaran nasional sebesar Rp71,1 triliun dipastikan berdampak langsung terhadap pemerintah daerah, terutama pada komponen belanja modal yang selama ini kerap menjadi sasaran pemangkasan. Bagi Madina, kondisi ini berpotensi menggerus belanja modal yang sudah terbatas, sehingga dapat menghambat kelanjutan berbagai proyek infrastruktur penting yang sangat dibutuhkan masyarakat untuk mendukung aktivitas ekonomi dan pelayanan dasar publik.

Dalam situasi seperti ini, salah satu langkah rasional dan strategis yang patut dipertimbangkan oleh kepala daerah adalah melakukan perampingan struktur organisasi perangkat daerah (OPD). Langkah ini tidak hanya bertujuan untuk efisiensi anggaran, tetapi juga untuk meningkatkan efektivitas dan responsivitas birokrasi.

Struktur organisasi yang terlalu besar dan gemuk sering kali menyulitkan koordinasi antar-unit kerja, memperlambat proses pengambilan keputusan, serta menciptakan tumpang tindih kewenangan yang berdampak negatif terhadap pencapaian program-program strategis. Terlebih lagi, kepemimpinan bupati Madina saat ini dikenal cepat dan progresif, tentu membutuhkan birokrasi yang lincah dan adaptif agar target-target pembangunan dapat dicapai secara optimal.

Pengalaman Kota Medan pada tahun 2022 layak dijadikan rujukan. Saat itu, Pemerintah Kota Medan melebur enam OPD menjadi unit yang lebih ramping dan efisien, menghasilkan penghematan anggaran operasional hingga Rp27,5 miliar.

Jika model serupa diterapkan di Madina — dengan mengkonsolidasikan sekitar 11 OPD yang memiliki fungsi serupa atau tumpang tindih — estimasi penghematan bisa mencapai Rp25 hingga Rp30 miliar. Jumlah ini sangat signifikan untuk memperkuat ruang fiskal pembangunan di tengah tekanan efisiensi anggaran nasional.

Prinsip utamanya adalah menghapus duplikasi kerja, memperjelas fungsi inti, menyederhanakan jalur koordinasi, serta membentuk struktur organisasi yang lebih fokus, fleksibel, dan adaptif.

Pada akhirnya, perampingan OPD bukan sekadar langkah penghematan, melainkan bagian dari reformasi struktural yang penting untuk memperkuat tata kelola pemerintahan.

Pemerintahan yang ramping, gesit, dan efisien akan lebih mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks. Dengan langkah ini, Madina tidak hanya mampu bertahan di tengah tekanan fiskal, tetapi juga menunjukkan kepemimpinan yang progresif dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal. ***

Daftar Potensial Perampingan OPD Pada Pemkab Madina

1. Dinas Pendidikan, Kebudayaan, Perpustakaan dan Kearsipan.

2. Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

3. Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Pertanahan.

4. Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran – Kesatuan Bangsa dan Politik.

5. Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlidungan Anak.

6. Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah dan Perdagangan.

7. Dinas Tenaga Kerja.

8. Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan Dan Perikanan.

9. Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Daerah.

10. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.

11. Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa.

12. Perhubungan, Komunikasi dan Informatika.

13. Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

14. Pengelolaan Keuangan, Aset Daerah dan Pendapatan Daerah.

15. Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

16. Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah.

17. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga.

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    Jasad Dua Petugas LP Tanjung Gusta Ditemukan di Kamar Mandi

    • calendar_month Jumat, 12 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Jasad dua petugas Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta, Medan, Sumatera Utara, yang tewas dalam kericuhan, Kamis (11/7/2013), ditemukan di kamar mandi Lapas. Pada Jumat (12/7/2013) pagi tadi, jenazah keduanya dipindahkan anggota TNI dan Polri. Kedua petugas Lapas yang tewas ini diketahui sebagai Kasi Registrasi LP Tanjung Gusta Bona Situngkir dan stafnya, Richardo […]

  • Syamsul tak Kunjung Disidang, KPK Didemo

    Syamsul tak Kunjung Disidang, KPK Didemo

    • calendar_month Selasa, 15 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA- Ternyata ada yang tidak sabar ingin segera melihat Gubernur Sumut Syamsul Arifin duduk di kursi terdakwa di pengadilan tipikor. Kemarin (14/2), sekitar 50-an massa yang menamakan diri Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (Gemaki), menggelar aksi unjuk rasa di depan gedung KPK, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta. Massa yang dipimpin Aji ini mendesak agar tim […]

  • Soal TKA China di OTP Geothermal, Data Disnaker Madina Beda dengan LIPAN

    Soal TKA China di OTP Geothermal, Data Disnaker Madina Beda dengan LIPAN

    • calendar_month Rabu, 18 Jul 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara (LIPAN) mengungkap temuan tentang jumlah tenaga kerja berbahasa China di OTP Geothermal, Mandailing Natal. Ketua LIPAN Mandailing Natal (Madina), Sutan Batang Hari Nasution kepada Mandailing Online, Selasa (17/7/2018) di Panyabungan mengungkapkan bahwa lembaga itu menemukan sekitar 60 orang tenaga kerja asing berbahasa China di lokasi […]

  • Pemekaran Pantai Barat Ditagih

    Pemekaran Pantai Barat Ditagih

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Masyarakat Pantai Barat kembali menagih realisasi pendirian kabupaten baru pemekaran dari Kabupaten Mandailing Natal. Masyarakat menilai, dengan pemekaran ini akan mengeluarkan mereka dari keterisoliran. Sekretaris Gerakan Mahasiswa Pantai Barat Bersatu (Gema PBB) M Fadri Lubis, Minggu (18/1) yang dilansir surat kabar Metro Tabagsel mengatakan, masyarakat Pantai Barat saat ini mulai […]

  • Kisah Pria Korea Selatan Menemukan Kebenaran Islam

    Kisah Pria Korea Selatan Menemukan Kebenaran Islam

    • calendar_month Senin, 14 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    “Aku menemukan harapan dalam Islam, kemudian saya menjadi muslim,” ujar seorang mualaf dari Korea Selatan, Park Dong Shin yang kini mengubah namanya menjadi Abd Ar-Ra’oof. Park memeluk Islam saat usiannya 24 tahun. Sebelum memeluk Islam, ia merasa hidupnya hanya dipenuhi kegelapan, keraguan, kebingungan dan luka. “Aku menulis ini (artikel kisah perjalanannya menuju Islam) untuk berbagi […]

  • Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    Gelombang 2 Covid-19 Melanda, Butuh Solusi Nyata

    • calendar_month Senin, 28 Jun 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Wanda Maryam Syam Mahasiswi Sudah satu tahun lamanya, Covid-19 menetap di Indonesia. Dari berita tak biasa hingga akhirnya menjadi terbiasa kita dengar. Sempat beredar kabar bahwa virus satu ini akan usai, melihat penurunan lonjakan beberapa waktu lalu. Sayangnya, penurunan tersebut segera dimakan oleh berita lonjakan kedua gelombang Covid-19. Berita melonjaknya Covid-19 ini tentunya […]

expand_less