Selasa, 14 Jul 2026
light_mode

Pemprovsu Harus Tinjau Proyek Dek Rantopuran di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
  • print Cetak

 

Muhammad Rusdi Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta memeriksa pelaksanaan pembanguan dek penahan banjir Sungai Rantopuran di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina).

Pasalnya, terjadi perbedaan pandang antara pihak kontraktor dengan pihak UPT SDA Batang Gadis Batang Natal soal bahan material untuk cor dek.

Itu dikatakan Muhammad Rusdi Batubara dari Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Madina kepada Mandailing Online di Panyabungan, Senin (28/10/2019).

Rusdi yang akrab dipanggil Parkuas ini menyatakan, perbedaan pendapat antara pihak kontraktor dengan UPT SDA Batang Gadis mengindikasikan adanya ketidakberesan mutu bangunan.

Dia menyatakan, berdasar klasifikasi mutu untuk K 175, campuran material harusnya perbandingan semen 326 kg, pasir 760 kg dan krikil 1.029 kg.

“Jika pasir dan krikil langsung diambil dari sungai bagaimana mereka menakarnya?,” imbuh Rusdi.

Oleh karena itu, dia mendesak Pemprovsu untuk melakukan pemeriksaan material serta mengkaji ulang apakah pengawasan berjalan dengan baik atau tidak.

Rusdi juga melihat anggaran dana untuk proyek ini sebesar 2, 2 mlyar rupiah terlalu mahal, sebab material pasir dan krikil sebagai bahan utama diambil di sungai lokasi proyek.

Pekerja sedang mengaduk material untuk pembangunan dek penahan banjir Sungai Rantopuran

Di sisi lain, pembesian juga dinilai janggal berdasar amatan JPKP Madina. Pasalnya terjadi beda pendapat antara PPTK dengan pihak kontraktor.

“Pemprovsu harus tegas memberikan kepastian apakah 30 cm jarak antar tulang besi atau 25 cm. Agar masyarakat tidak dibingungkan. Sebab, keterangan yang kami terima berbeda antara yang disampaikan pihak kontraktor dengan PPTK UPT SDA” ujarnya.

Tulang besi dek di pembangunan dek penahan banjir Sungai Rantopuran TA 2019

“Aneh PPTK tak bawa bestek saat meninjau pekerjaan. Katanya di medan. Bagaimana mereka bisa kontrol tanpa bawa RAB?,” katanya.

Sementara itu, PPTK Rehabilitasi Pengandalian Banjir Sungai Aek Rantopuran, Sugiono ketika dikonfirmasi Mandailing Online di kantornya, Panyabungan, Senin (21/10/2019) menjelaskan dan membenarkan bahwasanya material yang dipakai pada proyek Rehabilitasi Pengandalian Banjir Sungai Rantopuran diambil dari lokasi proyek.

Sugino menjelaskan bahwa campuran beton proyek Rehabilitasi Pengendalian Banjir Sungai Rantopuran itu adalah semen, pasir dan siplit.

Sugiono membantah jika pasir yang dipakai untuk beton Rantopuran itu pasir jenis uruk.

“Sesuai pengawasan kami, tidak ada dipakai pasir uruk. Yang dipakai adalah pasir siplit,” katanya.

Sebelumnya, Qualiti Control CV Denny Utama, Irpan Syuhdi Pulungan menjawab Mandailing Online, Minggu (20/10/2019) di lokasi, menyatakan pasir yang dipakai jenis pasir uruk.

Pasir uruk itu diambil dari badan sungai lokasi proyek.

Dan menurut Irpan, jenis pasir yang dipakai itu sudah sesuai dengan kontarak kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan ini.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 2)

    SIDIMPUAN EPISENTRUM TABAGSEL, GEJOLAK DAN BARA SEKAM (Bagian 2)

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Sidempuan Membangun: Kota Tua Itu Harus Berhenti Bertengkar dengan Dirinya Sendiri Dari konflik elite menuju gagasan besar membangun pusat baru Tabagsel Tetapi mungkin Sidimpuan memang sedang membutuhkan satu kejutan besar: sebuah alasan untuk berhenti bertarung kecil. Karena sesungguhnya, problem terbesar kota ini bukan kekurangan elite. Justru terlalu banyak elite. Terlalu banyak tokoh. Terlalu banyak […]

  • Pemudik Jalan Kaki Jalinsum Aek Latong

    Pemudik Jalan Kaki Jalinsum Aek Latong

    • calendar_month Sabtu, 27 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Licin dan Berlumpur Jalinsum Aek Latong, Kecamatan Sipirok, Tapanuli Selatan menebar ancaman bagi pengguna jalan atau pemudik. Lima hari menjelang Lebaran, Kamis (25/8), kondisi jalan tersebut licin dan berlumpur akibat turunnya hujan sejak sepekan terakhir. {msimage}Pantauan METRO, Kamis (25/8) pagi hingga sore, beberapa kendaraan bermotor seperti mobil atau bus berjalan satu persatu dan lambat karena […]

  • Keberhasilan Dunia Pendidikan Madina Dimata Pengamat” Rapor Merah “

    Keberhasilan Dunia Pendidikan Madina Dimata Pengamat” Rapor Merah “

    • calendar_month Kamis, 2 Mei 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ) Hari Pendidikan Nasional ( Hardiknas ) yang diperingati setiap tanggal 2 Mei menjadi salah satu hari yang bertujuan tidak hanya mengenang jasa Ki Hajar Dewantara dalam mencerdaskan bangsa, namun dijadikan sebagai momentum untuk menumbuhkan rasa patriotisme dan nasionalisme bagi seluruh insan pendidikan. Momen hari pendidikan juga kerap dijadikan untuk mengkaji […]

  • Ke Medan, Prabowo Bantah Antietnis Tionghoa

    Ke Medan, Prabowo Bantah Antietnis Tionghoa

    • calendar_month Senin, 21 Okt 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (MAndailing Online) – Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Prabowo Subianto melakukan kunjungan ke Medan, Sumatera Utara (Sumut) untuk menghadiri dialog kebangsaan. Kehadirannya dalam dialog mengenai tantangan masalah bangsa menuju Indonesia Raya itu atas undangan Komunitas Tionghoa Medan. Dalam kesempatan itu, Prabowo menjawab berbagai isu-isu miring terkait sikapnya terhadap etnis Tionghoa. Ia membantah tuduhan bahwa […]

  • Bertemu Sandiaga, Atika Minta Pemerintah Pusat Dukung Wisata Daerah

    Bertemu Sandiaga, Atika Minta Pemerintah Pusat Dukung Wisata Daerah

    • calendar_month Selasa, 24 Mei 2022
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Dalam pertemuan antara kepala daerah dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno, Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution meminta dukungan pemerintah pusat untuk pengembangan wisata daerah. “Untuk mewujudkan kemajuan pariwisata dibutuhkan dukungan dan bantuan dana dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” kata […]

  • Hujan Meteor di Malam Bulan Ramadhan

    Hujan Meteor di Malam Bulan Ramadhan

    • calendar_month Selasa, 26 Jul 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Dua hujan meteor akan memuncak di malam Ramadhan tepatnya pada Sabtu, 13 Agustus 2011, yakni hujan meteor Perseids dan Delta Aquarids. Kedua hujan meteor tersebut akan dilengkapi dengan bulan purnama, yang sayangnya justru mengganggu pandangan ke hujan meteor. Puncak hujan meteor Delta Aguarids akan terjadi saat puncak hujan meteor Perseids dimulai. Keduanya akan menghasilkan 15 […]

expand_less