Rabu, 12 Agu 2026
light_mode

Pemprovsu Harus Tinjau Proyek Dek Rantopuran di Madina

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 28 Okt 2019
  • print Cetak

 

Muhammad Rusdi Batubara

PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Provinsi Sumatera Utara diminta memeriksa pelaksanaan pembanguan dek penahan banjir Sungai Rantopuran di Panyabungan, Mandailing Natal (Madina).

Pasalnya, terjadi perbedaan pandang antara pihak kontraktor dengan pihak UPT SDA Batang Gadis Batang Natal soal bahan material untuk cor dek.

Itu dikatakan Muhammad Rusdi Batubara dari Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) Madina kepada Mandailing Online di Panyabungan, Senin (28/10/2019).

Rusdi yang akrab dipanggil Parkuas ini menyatakan, perbedaan pendapat antara pihak kontraktor dengan UPT SDA Batang Gadis mengindikasikan adanya ketidakberesan mutu bangunan.

Dia menyatakan, berdasar klasifikasi mutu untuk K 175, campuran material harusnya perbandingan semen 326 kg, pasir 760 kg dan krikil 1.029 kg.

“Jika pasir dan krikil langsung diambil dari sungai bagaimana mereka menakarnya?,” imbuh Rusdi.

Oleh karena itu, dia mendesak Pemprovsu untuk melakukan pemeriksaan material serta mengkaji ulang apakah pengawasan berjalan dengan baik atau tidak.

Rusdi juga melihat anggaran dana untuk proyek ini sebesar 2, 2 mlyar rupiah terlalu mahal, sebab material pasir dan krikil sebagai bahan utama diambil di sungai lokasi proyek.

Pekerja sedang mengaduk material untuk pembangunan dek penahan banjir Sungai Rantopuran

Di sisi lain, pembesian juga dinilai janggal berdasar amatan JPKP Madina. Pasalnya terjadi beda pendapat antara PPTK dengan pihak kontraktor.

“Pemprovsu harus tegas memberikan kepastian apakah 30 cm jarak antar tulang besi atau 25 cm. Agar masyarakat tidak dibingungkan. Sebab, keterangan yang kami terima berbeda antara yang disampaikan pihak kontraktor dengan PPTK UPT SDA” ujarnya.

Tulang besi dek di pembangunan dek penahan banjir Sungai Rantopuran TA 2019

“Aneh PPTK tak bawa bestek saat meninjau pekerjaan. Katanya di medan. Bagaimana mereka bisa kontrol tanpa bawa RAB?,” katanya.

Sementara itu, PPTK Rehabilitasi Pengandalian Banjir Sungai Aek Rantopuran, Sugiono ketika dikonfirmasi Mandailing Online di kantornya, Panyabungan, Senin (21/10/2019) menjelaskan dan membenarkan bahwasanya material yang dipakai pada proyek Rehabilitasi Pengandalian Banjir Sungai Rantopuran diambil dari lokasi proyek.

Sugino menjelaskan bahwa campuran beton proyek Rehabilitasi Pengendalian Banjir Sungai Rantopuran itu adalah semen, pasir dan siplit.

Sugiono membantah jika pasir yang dipakai untuk beton Rantopuran itu pasir jenis uruk.

“Sesuai pengawasan kami, tidak ada dipakai pasir uruk. Yang dipakai adalah pasir siplit,” katanya.

Sebelumnya, Qualiti Control CV Denny Utama, Irpan Syuhdi Pulungan menjawab Mandailing Online, Minggu (20/10/2019) di lokasi, menyatakan pasir yang dipakai jenis pasir uruk.

Pasir uruk itu diambil dari badan sungai lokasi proyek.

Dan menurut Irpan, jenis pasir yang dipakai itu sudah sesuai dengan kontarak kerja dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan ini.

Peliput : Dahlan Batubara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Reses Fakhrizal Efendi Nasution : Disambut Raja-Raja, Diminta Jadi Bupati

    Reses Fakhrizal Efendi Nasution : Disambut Raja-Raja, Diminta Jadi Bupati

    • calendar_month Selasa, 6 Mar 2018
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Sumut, H. Fakhrizal Efendi Nasution melakukan reses di dua kecamatan di Mandailing Natal, Selasa (6/3/2018). Di Kecamatan Panyabungan, politisi dari Partai Hanura ini berlokasi di Kelurahan Kotasiantar pada Selasa pagi. Dia disambut Raja-raja Mandailing Godang, yakni Patuan Mandailing Hutasiantar, Mangaraja Gunung dan Sutan Parluhutan serta tabuhan Gordang Sambilan. […]

  • Pusuk Ni Otang Masih Primadona Menu Buka Puasa

    Pusuk Ni Otang Masih Primadona Menu Buka Puasa

    • calendar_month Rabu, 8 Jun 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Pusuk ni otang atau lebih populernya disebut pangkat masih jadi primadona menu buka puasa di bulan Ramahan tahun ini. Arifin salah seorang pembeli menjawab Mandailing Online di Pasar Lama Panyabungan, Rabu, (8/6)  mengaku bahwa pucuk rotan ini sudah merupakan menu pavorit saat berbuka puasa bagi keluarganya. Disebutkannya,  setiap bulan Ramadan […]

  • Oknum Brimob Diduga Aniaya dan Peras Warga Labura

    Oknum Brimob Diduga Aniaya dan Peras Warga Labura

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LABUHANBATU: Oknum Brimob yang di BKO kan di PTPN4 Kebun Berangir berinisial Her, Har, dan AR alias Bdl diduga kuat melakukan tindak pemerasan terhadap warga Pulo Dogom Desa Silumajang Kabupaten Labura. Warga diporoti sebesar Rp 10 juta. Kejadian itu, Rabu 10 Agustus 2011 sekitar pukul 07.10 Wib. Tak hanya itu, ketiga oknum tersebut juga memborgol […]

  • Pengolahan Kakao Bagian 1

    Pengolahan Kakao Bagian 1

    • calendar_month Sabtu, 11 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Biji Kakao merupakan salah satu komoditi yang mempunyai peluang besar untuk dikembangkan di Indonesia. Produksi biji kakao secara signifikan terus meningkat, namun mutu yang dihasilkan sangat rendah dan beragam, antara lain disebabkan karena belum difermentasi, belum cukup kering, ukuran biji tidak seragam, kadar kulit tinggi, keasaman tinggi,cita rasa sangat beragam dan tidak konsisten. Hal tersebut […]

  • Kuasa Hukum Saipullah-Atika Optimis Hakim MK Menguatkan Keputusan KPU Madina

    Kuasa Hukum Saipullah-Atika Optimis Hakim MK Menguatkan Keputusan KPU Madina

    • calendar_month Jumat, 24 Jan 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA (Mandailing Online) – Kuasa hukum pasangan calon bupati Mandailing Natal (Madina) Sumut, Saipullah Nasution-Atika Azmi Utammi Nasution (Sahata) optimis hakim panel 1 pada Mahkamah Konstitusi (MK) akan menguatkan Keputusan KPU Madina. Mandailing Natal (Madina) yang menyatakan pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 2, H. Saipullah Nasution dan Atika Azmi Utammi […]

  • Jalur Natal-Batahan, Jalur Lumpur Tebal

    Jalur Natal-Batahan, Jalur Lumpur Tebal

    • calendar_month Senin, 7 Nov 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Jalan raya menuju Kecamatan Batahan, Mandailing Natal selalu membuat miris. Selalu berlumpur tebal. Entah sampai kapan rakyat di sana dapat menikmati indahnya merdeka. Badan jalan jalur Natal-Batahan di titik Desa Pardamean Baru ini difoto oleh Ikhsan Nby.   Sumber : akun Facebook Iksan Nby Editor    : Dahlan Batubara

expand_less