Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Pendukung Jokowi Mulai Kampanye Tangkap Tiga Jenderal Ini

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 24 Jul 2014
  • print Cetak

Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan pasangan Joko Widodo dan Jusuf Kalla sebagai pemenang Pilpres 2014.

Dalam waktu dekat Jokowi yang didukung PDI Perjuangan, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Hanura dan Partai Keadilan Persatuan Indonesia (PKPI) akan membuka “kantor transisi”. Di kantor ini ia akan mempersiapkan segala sesuatu yang berkaitan dengan pemerintahan yang akan dibentuknya setelah pelantikan pada 20 Oktober nanti.

Sementara itu, pasangan Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa yang dinyatakan kalah dalam perolehan suara hasil penghitungan KPU telah menyatakan akan mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.

Di luar dari kontestasi yang memasuki babak baru itu, di kalangan relawan pendukung Jokowi mulai muncul kewaspadaan terhadap wajah pemerintahan baru yang akan dibentuk Jokowi bersama pasangannya JK.

Beberapa kelompok relawan ada yang mewanti-wanti agar Jokowi tidak merekrut tokoh dari kalangan tertentu yang dianggap a-nasionalis.

Ada juga pendukung Jokowi dari kelompok aktivis HAM dan prodemokrasi yang mulai kampanye menolak jenderal purnawirawan yang selama ini ikut membantu kemenangan Jokowi.

Di laman Facebook seorang pendukung Jokowi dari kalangan aktivis HAM misalnya, dipasang foto Wiranto, AM Hendropriyono dan Sutiyoso saat ketiganya masih aktif di dinas militer.

Di foto itu Hendropriyono masih berpangkat mayor jenderal diapit Wiranto yang masih berpangkat brigardir jenderal di sebelah kanan, dan Sutiyoso yang masih berpangkat kolonel di sebelah kiri.

Di bagian bawah foto terdapat tulisan dengan tinta merah bebunyi: “Kejar dan Tangkap!!!”

Dalam bagian komentar untuk foto itu, pemilik laman Facebook menulis:

Tugas kita berikutnya:
Mencegah orang yang menumpahkan darah rakyat masuk ke kabinet.
Dan tentunya menuntaskan pengadilan HAM bagi pembunuh dan penculik aktivis. #revolusimental
.”

Hendropriyono sejatinya bukan tokoh baru di kalangan PDIP. Ia adalah Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) dalam pemerintahan Megawati Soekarnoputri (2001-2003).

Sementara Wiranto adalah Ketua Umum Partai Hanura, yang di pernah duduk sebagai Menteri Pertahanan di era pemerintahan Abdurrahman Wahid-Megawati Soekarnoputri (1999-2001).

Wiranto pernah dua kali mengikuti pemilihan presiden. Di tahun 2004 ia menjadi capres berpasangan dengan Salahuddin Wahid, dan di tahun 2009 ia menjadi cawapres berpasangan dengan Jusuf Kalla.

Sementara Sutiyoso yang kini adalah Ketua Umum PKP juga memiliki hubungan istimewa dengan Megawati. Ia menjabat sebagai Pangdam Jaya ketika peristiwa serangan terhadap kantor PDI di Jalan Diponegoro, Jakarta, pada 27 Juli 1996.

Di tahun 1997 ia dipercaya Soeharto menjadi Gubernur DKI Jakarta. Pada tahun 2002, giliran Megawati yang mendukung Sutiyoso menjadi Gubernur DKI Jakarta untuk periode 2002-2007.

Sumber : rmol

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Madina Desak Pemerintah Pusat Bantu Desa Terisolir

    Bupati Madina Desak Pemerintah Pusat Bantu Desa Terisolir

    • calendar_month Minggu, 18 Okt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      BATANG NATAL (Mandailing Online/Antara) – Bupati Madina mengharapkan pemerintah pusat dan Pemprovsu turut menanggulangi anggaran pembukaan akses jalan ke desa-desa terisolir. Itu dikatakanya menjawab wartawan kala meninjau sejumlah desa terisolir di Kecamatan Batang Natal, Jum’at (16/10). Dalam kunjungan kerja itu turut serta beberapa anggota DPRD dan SKPD meninjau infrastruktur jalan di Desa Banjar Melayu […]

  • Wakil Bupati Tapsel Hadiri Jamuan Idul Fitri Kaum Mandailing di Malaysia

    Wakil Bupati Tapsel Hadiri Jamuan Idul Fitri Kaum Mandailing di Malaysia

    • calendar_month Senin, 25 Jul 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SELANGOR, MALAYSIA (Mandailing Online) –   Wakil Bupati Kabuaten Tapanuli Selatan, Aswin Efendi Siregar menghadiri Jamuan Aidil Fitri kaum Mandailing di Selangor, Malaysia, Minggu (24/7/2016). Acara Jamuan Aidil Fitri  yang diselenggarakan oleh Ikatan Mandailing Malaysia Indonesia (IMAMI)  Malaysia ini berlangsung di Latar Siswa, Fakulti Bahasa Moden & Komunikasi, Universiti Putra Malaysia (UPM), Serdang, Selangor. Aswin Efendi […]

  • Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    Polres Madina Percepat Pemeriksaan Kasus Kebakaran Pasar Hilir

    • calendar_month Selasa, 11 Okt 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Tim Percepatan Pemeriksaan Polres Madina terjun langusung di lokasi melakukan pemeriksaan tambahan dalam memproses penyebab kebakaran di Pasar Hilir, Panyabungan, Selasa (11/10). Tim berada di lokasi membawa peralatan lengkap dan menemui para korban kebakaran untuk mengumpulkan bukti-bukti tambahan penyebab kebakaran yang menghaguskan 17 rumah penduduk yang terjadi tanggal 26 September lalu […]

  • FRB SU Demo Mapolres Deli Serdang

    FRB SU Demo Mapolres Deli Serdang

    • calendar_month Jumat, 19 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUK PAKAM- Diperkirakan ratusan massa yang tergabung dalam Forum Rakyat Bersatu Sumatera Utara (FRB SU) menggelar aksi unjuk rasa, di depan Mapolres Deliserdang, Jalan Sudirman Lubuk Pakam, Kamis (18/8) sekira pukul 14.00 WIB. Pengunjuk rasa meminta, agar tiga orang teman mereka, masing-masing Eko Sofianto, Kanang dan Senja, anggota kelompok petani penggarap ‘Jas Merah’, yang ditahan […]

  • Jelang Didakwa, LHI Ambeien

    Jelang Didakwa, LHI Ambeien

    • calendar_month Rabu, 19 Jun 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sidang Perdana Terancam Molor JAKARTA – Sidang perdana kasus suap pengaturan kuota daging impor dengan terdakwa Luthfi Hasan Ishaaq (LHI) terancam molor. Mantan presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) itu sedianya menjalani sidang minggu depan. Namun, jadwal tersebut bisa jadi mundur karena LHI mengeluh sakit. Pengacara LHI, Zainuddin Paru, kemarin (18/6) mendatangi gedung Komisi Pemberantasan Korupsi […]

  • 13 Anak Punk Terjaring Razia

    13 Anak Punk Terjaring Razia

    • calendar_month Rabu, 22 Feb 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BINJAI- Dalam beberapa bulan terakhir, anak punk semakin menjamur di Kota Binjai. Untuk melakukan penertiban terhadap anak-anak punk itu, Pemerintah Kota (Pemko) Binjai, menggelar razia yang dilakukan langsung oleh Satuan Polsi Pamung Peraja (Sat Pol PP), Senin (20/2) pagi pukul 09.00 WIB. Dalam razia yang dilakukan itu, petugas Sat Pol PP mengamankan 13 anak punk […]

expand_less