Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Penerimaan CPNS Sarat KKN?

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 7 Jan 2011
  • print Cetak


Panyabungan, Fraksi Hanura DPRD Kabupaten Mandailing Natal menyoroti penerimaan CPNS Madina Formasi Tahun 2010 sebanyak 280 orang. Proses penerimaan CPNS diduga sarat KKN dan dugaan adanya sogok menyogok puluhan hingga ratusan juta rupiah dalam penetapan pemenang, juga mencuatnya nama-nama pemenang yang didominasi orang luar Madina.

Demikian ditegaskan Fraksi Hanura dalam pandangan akhirnya terhadap RAPBD 2011 pada rapat paripurna, di gedung dewan, Jumat (31/12/2010). Fraksi ini mendesak Pj Bupati Madina Aspan Sofian agar meninjau ulang kembali hasil pengumuman yang diduga sarat dengan permainan korupsi, kolusi, dan nepotisme serta maraknya isu suap dan menunda sekurang-kurangnya 14 hari setelah tanggal pengumuman pemenang.

Ada dugaan bahwa pemkab selaku yang berwenang menetapkan nama-nama pemenang telah mengeyampingkan data ranking yang dikeluarkan Universitas Padjajaran selaku pemeriksa hasil ujian peserta. Ada kesan pemeritah daerah melakukan KKN berjamaah. “Fraksi kami meminta data ranking secara utuh. Tidak hanya ranking yang lulus, tapi semua yang diumumkan,” tegas Fakhrizal.

Sebab menurut Fraksi Hanura, kemungkinan hasil pengumuman pemenang terindikasi dengan mengutak-atik pemeringkatan yang dilakukan PTN. Permainan ini terjadi di saat pengumuman ranking keluar. Di tingkat kabupaten yang diumumkan tidak sesuai perankingan yang dikeluarkan pihak pemeriksa.

Memang, lanjut Fakhrizal, berdasarkan peraturan BKN Nomor 30 Tahun 2007, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) kabupaten/kota diberi kewenangan penuh untuk melaksanakan tes CPNS, termasuk pilihan perguruan tinggi negeri (PTN) tempat mereka bekerjasama. Dengan peraturan tersebut bukan berarti BKD Kabupaten Mandailing Natal sesuka hati dalam proses pelaksanaan CPNS yang baru saja diselenggarakan.

Terkait pelaksanaan penerimaan CPNS yang tidak transparan dan sarat dengan berbagai persoalan tersebut, DPRD Kabupaten Mandailing Natal telah melayangkan surat kepada Pj Bupati pada tanggal 23 Desember 2010 Nomor: 170/384/DPRD/2010 perihal Permintaan Data Score Pemeriksaan CPNS. “Dan Pj Bupati sampai hari ini belum memberikan jawaban atas surat yang sudah diberikan (dilayangkan),” ungkap Faklhrizal.

Berbagai ketidakpuasan atas proses rekruitmen, pelaksanaan tes dan pengumuman hasil tes masih mewarnai topik pembicaraan yang paling sering diperbincangkan baik media massa begitu juga oleh masyarakat luas di Mandailing Natal.

Seperti kata pepatah tak ada asap bila tak ada api, dan begitulah memang kondisinya. Ada berbagai indikasi “bara api” yang berpotensi berubah menjadi api yang membakar habis kepercayaan masyarakat mandailing natal terhadap birokrasi.

Berbagai temuan kejanggalan pun menyeruak ke hadapan publik. Dengan sejumlah pembayaran yang bervariasi yang dipatok bagi peserta CPNS untuk diluluskan, dan ini sudah tidak rahasia umum lagi bagi kita semua, tandasnya. (BS-026)
Sumber : Beritasumut

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Siabu Tuntut Kepala Sekolah Mundur

    Ratusan Siswa SMA Negeri 1 Siabu Tuntut Kepala Sekolah Mundur

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Sekitar 700-an siswa SMA Negeri 1 Siabu, Mandailing Natal yang tergabung dalam OSIS berunjukrasa dan mogok belajar di halaman sekolah tersebut, Selasa (18/8) menuntut Drs. Aliruddin mundur dari jabatan kepala sekolah. Mereka memampangkan sejumlah stiker yang menginginkan agar kepala sekolah meletakkan jabatan karena dinilai tidak mampu mengemban tugas sebagai kepala sekolah. […]

  • Presiden Diminta Hentikan Pungli di Malaysia

    Presiden Diminta Hentikan Pungli di Malaysia

    • calendar_month Kamis, 11 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono didesak untuk meminta Pemerintah Malaysia melakukan tindakan hukum menghentikan praktik pungutan liar terhadap tenaga kerja Indonesia yang tengah mengikuti program pemutihan tenaga kerja di Malaysia. “Caranya, Presiden Yudhoyono harus berani menekan Pemerintah Malaysia untuk melakukan law enforcement terhadap para calo dan menghentikan praktik pungli tersebut. Sebab, yang bisa dilakukan […]

  • Madina Harus Fokus ke Padi

    Madina Harus Fokus ke Padi

    • calendar_month Selasa, 12 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 4Komentar

    foto areal sawah PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Menyikapi gejala dan fakta terkini tentang potensi daerah berupa lahan pertanian, pengamat pertanian Mandailing Natal (Madina), Adip Nasution mengatakan sebaiknya masyarakat dan Pemkab Madina condong pada pilihan penggunaan lahan untuk pertanian padi. Bahkan, Adip Nasution memberikan pilihan agar Pemkab tidak lagi memberikan izin untuk perkebunan sawit. Dia mengungkapkan […]

  • Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 2)

    Dahlan Hasan, Pembangunan Madina dan Sinergitas Pusat Daerah (bagian 2)

    • calendar_month Senin, 3 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Catatan : Dahlan Batubara   Otonomi Daerah menuntut setiap kepala daerah untuk lebih visioner dan gesit serta inovatif dalam menggenjot laju pembangunan daerah. Di sisi lain, memajukan sektor-sektor penting di daerah serta upaya memakmurkan penduduk bukan perkara mudah. Itu membutuhkan kemauan luar biasa dari pemimpin suatu daerah. Dan, semua orang pasti satu pemahaman bahwa […]

  • Lapak Ditertibkan Pedagang Pasrah

    Lapak Ditertibkan Pedagang Pasrah

    • calendar_month Selasa, 2 Agt 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Puluhan petugas dari Satpol PP, tentara dan polisi menertibkan lapak pabukoan di pinggir Jalan Merdeka, Simpang Empat Gunung Tua hingga dekat BRI Gunung Tua, Senin (1/8) siang. Pedagang yang menyaksikan lapaknya ditertibkan hanya bisa pasrah dan melongo. Penertiban ini dilakukan karena pedagang pabukoan ngotot menggelar lapak dagangannya di pinggir jalan, simpang empat. Padahal, pasar pabukoan […]

  • Masih ada harapan untuk Gus Irawan

    Masih ada harapan untuk Gus Irawan

    • calendar_month Rabu, 7 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Perkembangan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2013 saat ini sudah mencapai tahap verifikasi. Untuk melakukan verifikasi kartu tanda anggota (KTA) adalah tugas komisioner dibantu dengan sekretariat KPU Medan, dimana KPU Medan telah membagi wilayah kecamatan untuk 5 (lima) tim untuk memverifikasi 14 partai politik di 21 kecamatan. Partai Demokrat sudah mulai melirik […]

expand_less