Sabtu, 28 Feb 2026
light_mode

Polres Madina titip 9 pengeroyok ke Poldasu

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Sabtu, 31 Jan 2015
  • print Cetak

PANYABUNGAN – Kepolisian Resort Mandailing Natal (Polres Madina) mengirimkan Sembilan orang tersangka pengeroyokan yang menewaskan Ade (40) warga Desa Maga Lombang Kecamatan Lembah Sorik Marapi untuk dititipkan ke Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu), kemarin.

Kapolres Madina AKBP Bony Johanes Sirait Sik melalui Kasat Reskrim AKP Wira Prayatna, membenarkan sembilan orang dari sebelas tersangka pengeroyokan yang menewaskan Ispara Sakti Alias Ade, Selasa (20/1),dititipkan ke Polda Sumut dengan pertimbangan untuk kelancaran proses penyelidikan.

Para tersangka dikenakan pasal komulatif, berencana, perusakan terhadap barang, pengeroyokan, pembakaran, serta penghasutan. Untuk pembunuhan dikenakan Subs 338 dengan hukuman ancaman 15 tahun kurungan, dan Pasal 170 ancaman 5 tahun kurungan, pembakaran pasal 187 ancaman 8 tahun kurungan dan penghasutan pasal 160 ancaman 6 tahun kurungan.

“para tersangka akan dikenakan hukuman ancaman sesuai perannya masing – masing. Untuk tersangka penghasut sekitar 3 orang namun juga terlibat pengusakan juga telah melakukan pembacokan, maka masing – masing para tersangka ada dikenakan 2 pasal dan ada yang lebih, katanya.

Menurutnya masih ada tersangka lain yang belum tertangkap sekitar 20 orang lagi. Namun polisi menghimbau agar tersangka yang belum tertangkap segera menyerahkan diri. Mengenai yang sudah ditetapkan tersangka antara lain Solah (32) petani Banjar Lombang Kel.Pasar Maga, Samsuardi, Pelajar warga banjar Lombang Kel.Pasar Maga, Elwin Hamonangan (46) PNS Banjar Dolok Kel.Pasar Maga, Taswin Rangkuti (37) Petani Kel.Pasar Maga, Harun (40) wiraswasta Kampung Lamo Kec.Puncak Sorik Marapi, Latifah (52) petani Pasar Maga Kec.Lembah Sorik Marapi, Sumarno (45) warga Kel.Pasar Maga, Rosman Als Codang (59) Tani Banjar Paya Batu Kel.Pasar Maga, Lahuddin Pane (32) Maga Lombang, Zulkifli Rkt (54) Desa Pasar Maga Kec.Lembah Sorik Marapi, dan Herman Als Ompung Herman Als Ayah Maga Als Ayah Mandailing (64) Kel.Pasar Maga Kec.Lembah Sorik Marapi.

Tersangka lainnya yang masih dibawah umur tapi berperan melakukan pengerusakan dan seorang ibu rumah tangga berperan melakukan penghasutan, mempropokasi warga juga melakukan perusakan rumah korban diamankan di Polres Madina.

AKP Wira Prayatna menambahkan sampai saat ini di Keluarahan Pasar Maga 2 kompi personil Sat Brimobdasu disiagakan dan 1 kompi bersiaga di Polres Madina.(wasp)

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siboru Deak Parujar dan Tanah Mandailing

    Siboru Deak Parujar dan Tanah Mandailing

    • calendar_month Senin, 14 Jan 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Edi Nasution (in memorial) *Dikutip dari artikel “Mandala Holing”   Meskipun kelompok etnik (suku-bangsa) Mandailing memiliki aksara tradisional yang disebut Surat Tulak-tulak, dan biasa digunakan untuk menuliskan kitab-kitab kuno yang dinamakan Pustaha, namun Pustaha itu umumnya bukan berisi tentang ‘cacatan sejarah’ orang Mandailing, melainkan tentang hal-hal yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan pengobatan tradisional, ilmu-ilmu […]

  • Nama 12 Wafat Sudah Diketahui

    Nama 12 Wafat Sudah Diketahui

    • calendar_month Jumat, 29 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LINGGABAYU (Mandailing Online) – Nama-nama 12 orang perempuan yang tewas tertimpa longsor bekas tambang emas ilegal telah teridentifikasi. Persistiwa itu terjadi di Desa Banjar Limabung, Kecamatan Lingga Bayu, Kabupaten Mandailing Natal, Sumut, Kamis (28/4/2022) sekira pukul 16.00 WIB. Selain 12 wafat, terdapat 2 orang dinyatakan selamat yang kini masih dirawat di puskesmas terdekat. Berikut daftar […]

  • 5 Orang Saling Bacok, Gara-gara Beda Pendapat Soal Panen Ganja

    5 Orang Saling Bacok, Gara-gara Beda Pendapat Soal Panen Ganja

    • calendar_month Kamis, 21 Mei 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Peristiwa berdarah diduga dipicu persoalan ladang ganja  terjadi di Desa Pardomuan, Kecamatan Panyabungan Timur, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Selasa (19/5) malam. Setidaknya empat orang dari 5 orang yang terikat hubungan famili mengalami luka-luka akibat saling bacok yang terjadi sekira pukul 20.00 WIB. Informasi dihimpun, Rabu (20/5), akibat saling bacok tersebut, […]

  • Pemalsu Pupuk Diciduk

    Pemalsu Pupuk Diciduk

    • calendar_month Selasa, 19 Apr 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SERGAI- Dua orang tersangka pelaku pemalsu pupuk ditangkap Polres Sergai dari kediamannya masing masing. Dari lokasi penangkapan (TKP) petugas mengamankan 140 karung berisi pupuk palsu yang siap edar serta peralatan untuk produksi, Senin (18/4). Menurut keterangan yang diperoleh wartawan koran ini, awalnya polisi mendapat info bahwa tersangka Herianto alias Ateng (34), warga Dusun IV, Desa […]

  • Puting Beliung Sapu 7 Rumah

    Puting Beliung Sapu 7 Rumah

    • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL; Angin puting beliung melanda Dusun Siregar Matogu dan Dusun Tor Godang, Desa Pal XI dan Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (17/3) sekira pukul 17.00 WIB. Akibatnya, tujuh rumah rusak karena ditimpa pohon dan diterpa angin kencang. Camat Angkola Timur Darwin Dalimunthe SPd kepada METRO, Kamis (17/3) menuturkan, ketujuh rumah yang […]

  • Bupati Madina Dahlan Hasan Tinjau Perkebunan Percontohan

    Bupati Madina Dahlan Hasan Tinjau Perkebunan Percontohan

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PAKANTAN (Mandailing Online) – Bupati Mandailing Natal Dahlan Hasan Nasution didampingi beberapa pimpinan SKPD serta tokoh masyarakat meninjau lokasi kebun percontohan di Kecamatan Pakantan. “Adapun tujuan dibuatnya kebun percontohan tidak lain untuk kepentingan Kecamatan Pakantan pada khususnya, bukan untuk kepentingan maupun keuntungan saya sendiri,” kata Dahlan Hasan di Pakantan, Kamis. “Untuk pemerintah pusat agar dapat […]

expand_less