Minggu, 11 Okt 2026
light_mode

Puting Beliung Sapu 7 Rumah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Jumat, 18 Mar 2011
  • print Cetak


TAPSEL;
Angin puting beliung melanda Dusun Siregar Matogu dan Dusun Tor Godang, Desa Pal XI dan Desa Marisi, Kecamatan Angkola Timur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kamis (17/3) sekira pukul 17.00 WIB. Akibatnya, tujuh rumah rusak karena ditimpa pohon dan diterpa angin kencang.
Camat Angkola Timur Darwin Dalimunthe SPd kepada METRO, Kamis (17/3) menuturkan, ketujuh rumah yang rusak itu milik Sainuddin Siregar (70), Hapal Siagian (48), Elvi Harahap, Tiro Harahap, Kartini (60), Nikmat Nauli, Rodiah dan satu rumah lagi yang belum diketahui nama pemiliknya.
Diutarakan camat, dalam peristiwa itu tidak ada korban jiwa. Hanya saja kerugian diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.
Dikatakan Darwin, dari hasil pendataan yang dilakukan pihaknya, ada beberapa rumah yang dinding dan atapnya rusak. Ada juga rumah yang rusak berat karena tertimpa pohon dan juga ada yang rusak karena atapnya diterbangkan angin.
Selain kerusakan rumah, ujar Darwin, warga juga mengalami kerugian dengan kerusakan barang-barang elektronik dan juga alat-alat rumah tangga lainnya seperti kursi, meja, lemari dan lain sebagainya.
Pihaknya, sebut Darwin, sudah melaporkan kejadian ini kepada Bupati Tapsel Syahrul Pasaribu untuk penanganan selanjutnya atas kejadian tersebut.
Sahruddin Siregar dan Amangtua Pakpahan warga Desa Pal XI, dan warga lainnya kepada METRO, Kamis (17/3) menceritakan, saat itu hujan turun deras sejak pukul 16.00 WIB yang dibarengi angin kencang.
Tiba-tiba, tampak pusaran angin yang sangat cepat dan melewati jalan, kebun dan juga rumah warga, sehingga rumah banyak yang rusak. Sementara pohon yang dilalui angin kencang tersebut bertumbangan.
“Pusaran angin yang datang ini warnanya putih menyerupai salju dan terus bergulung disertai hujan deras,” ucapnya.
Sementara itu Khairul Pakpahan (42) warga lainnya menuturkan, dirinya melihat jelas putaran angin tersebut melintas di jalan raya. Kemudian membelok ke arah kebun dan menumbangkan pohon durian. Sehingga dahan pohon tersebut menimpa atap rumah bagian belakang orangtuanya serta merusak seluruh perabotan rumah orantuanya.
“Melihat kekuatan angin itu, kalaulah angin itu lewat dari rumah ini, pasti sudah hancur rumah ini, karena saya jelas melihatnya. Kami jadi takut melihatnya apalagi hujan deras. Saya harus menyelematkan diri dan kedua anak saya yang masih kecil-kecil,” ceritanya.
Sementara itu Kepala Desa Pal XI, Syarifuddin Harahap menceritakan, pada saat kejadian itu warga sempat berlarian dan berlindung ke luar rumah untuk melihat arah angin yang bergerak.
“Angin puting beliung ini bergerak sekitar 3 menit, tapi akibatnya merusak sekitar 7 rumah warga dan membuat listrik padam,” ucapnya. (ran)
Sumber : Metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    Dinasti dan Aji Mumpung Politik Demokrasi Kapitalis

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamat Politik Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan akhirnya angkat bicara soal pemberian “tiket” kepada putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) Gibran Rakabuming Raka di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) Solo yang disebut-sebut bagian dari dinasti politik. Pencalonan Gibran telah melalui proses politik elektoral sejak di internal PDI Perjuangan dan […]

  • Abdul Latif Minta Pemda Tak Ganggu Perusahaan Gegara Politik

    Abdul Latif Minta Pemda Tak Ganggu Perusahaan Gegara Politik

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KAUM IBU JANGAN DIPERALAT PANYABUNGAN (Mandailing Online) – “Kepada pemerintah daerah, tolong lindungi pengusaha yang punya izin. Jangan karena politik kenyamanan kami terganggu”. Itu dinyatakan pegusaha pemilik perusahaan pemecah batu, Abdul Latif Lubis di hadapan wartawan, Selasa (15/9/2020). Pernyataan itu meresfon adanya rombongan kaum ibu dari Desa Sipapaga Kecamatan Panyabungan yang bertemu bupati Madina, Dahlan […]

  • Peradi Tabagsel Nilai KPU Inkonsisten

    Peradi Tabagsel Nilai KPU Inkonsisten

    • calendar_month Jumat, 12 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pemilu di Indonesia tidak mempunyai kewenangan untuk mengatur persyaratan calon legislatif, baik persyaratan menjadi anggota DPR, DPRD Propinsi, mapun DPRD Kabupaten/Kota. “Karena persyaratan untuk menjadi anggota legislatif telah ditetapkan dalam UU No.8 tahun 2012 tentang Pemilu Anggota DPR, DPD, dan DPRD,” kata Ketua DPC Perhimpunan […]

  • Warga Desa Laru Dolok Terima BLT DD Tahap I

    Warga Desa Laru Dolok Terima BLT DD Tahap I

    • calendar_month Kamis, 27 Mei 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Pemerintah Desa Laru Dolok Kecamatan Tambangan,  Mandailing Natal (Madina) menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa (DD) tahap I Tahun 2021. Penyaluran berlangsung pada Senin (24/05/21) di desa itu dihadiri Pendamping Kecamatan, Pendamping Lokal Desa (PLD), tokoh masyarakat, tokoh agama serta jajaran Pemdes Laru Dolok. Pada kesempatan itu Kepala Desa Laru […]

  • Pemkab Madina Tegaskan Tidak ada Kenaikan Tarif PBB

    Pemkab Madina Tegaskan Tidak ada Kenaikan Tarif PBB

    • calendar_month Rabu, 20 Agt 2025
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Maraknya isu tentang kenaikan  PBB ( pajak bumi dan bangunan )  oleh Pemerintah diberbagai daerah di Indonesia membuat masyarakat Kabupaten Mandailing Natal ( Madina ) waswas. Memastikan hal itu, pemerintah daerah Kabupaten Mandailing Natal tegaskan tak ada kenaikan tarif PBB. Melalui Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Madina Ahmad Yasir Lubis mengakui […]

  • Kutipan di Aek Sijorni Kecewakan Pengunjung

    Kutipan di Aek Sijorni Kecewakan Pengunjung

    • calendar_month Jumat, 3 Jan 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        TAPSEL – Pengunjung Aek Sijorni kecewa akibat banyaknya kutipan di beberapa titik di lokasi wisata itu. Alhasil, himbauan Pemkab Tapanuli Selatan (Tapsel) tak mempan untuk mempertahankan nama baik Aek Sijorni yang berada di Kecamatan Sayur Matinggi itu. Betapa tidak, soalnya saat libur Tahun Baru, Rabu 1 Januari 2020 banyak pengunjung berbagai daerah yang […]

expand_less