Sabtu, 29 Agu 2026
light_mode

PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
  • print Cetak

Medan – Mantan Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, menyebut Pembantu Rektor (PR) II USU, Prof Ir Armansyah Ginting, yang memerintah Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof Sumadio, untuk membuat proposal proyek pengadaan peralatan di fakultas itu. enjadi saksi terdakwa Abdul Hadi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dalam sidang dugaan korupsi pada pengadaan peralatan di Fakultas Farmasi dan Etnomuskilogi USU tahun anggaran 2010 yang merugikan negara Rp 13,4 miliar.

"Pada pengadaan peralatan farmasi yang kedua saya sudah pension, hanya saja Sumadio pernah bilang dia ada diperintahkan PR II USU untuk mengusulkan proposal pengadaan," ujarnya di hadapan majelis hakim diketuai Dwidayanto, Rabu (18/3).

Menurut Chairuddin, sewaktu sebagai rektor ia tidak pernah memerintah Sumadio mengusulkan proyek pengadaan, namun diakuinya pada tahun tahun 2009 USU pernah mendapat bantuan peralataan dari kementerian sebesar Rp 29 miliar untuk peralatan Etnomusikologi.

Hanya saja, kata Chairuddin, karena saat itu dia akan pension maka dia menyuruh PR II dan PR V USU mengembalikan dana tersebut. "Sewaktu saya tidak menjabat lagi saya tidak tahu siapa yang melaksanakan semua pengadaan. Hanya saja saat saya diperiksa penyidik, sekarang ini yang melaksanakan semua pengadaan PR II USU," jelasnya.

Dia pun mengaku tidak pernah dihubungi pihak-pihak tertentu baik dari DPR maupun kementerian untuk membantu agar dana proyek bisa dicairkan. "Saya juga tidak kenal siapa Mindo. Wajahnya saja saya tidak pernah lihat, apalagi bertemu dengan dia," kata Chairuddin saat majelis hakim mengklarifikasi keterangan Mindo Rosalina Manulang (Mantan Manager Marketing PT Permai Group) yang pada sidang pekan lalu mengatakan pernah bertemu dengannya.

Lebih lanjut Chairuddin menegaskan, dia juga tidak pernah melihat proposal yang diajukan Sumadio pada Februari 2010. "Di zaman saya, saya tidak mau mengurusinya lagi, langsung saya serahkan ke PR II dan PR V. Kalau SK PKK yang menandatangani Sekjend Kemendiknas," katanya.

Dalam perkara itu Kasubbag Rutin dan Pembangunan USU selaku PPK, Abdul Hadi, bersama beberapa orang lainnya dipersangkakan melakukan mark up pengadaan barang senilai Rp 25 miliar untuk peralatan farmasi dan Rp 15 miliar untuk farmasi lanjutan. Sementara itu, pelelangan dilakukan tidak terbuka sehingga dimonopoli satu grup perusahaan dan berdasarkan hasil audit BPKP Sumut timbul kerugian negara Rp 13,4 miliar.

Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Program Tiga Pilar di Siabu Jalan, Jadwalnya Tentatif

    Program Tiga Pilar di Siabu Jalan, Jadwalnya Tentatif

    • calendar_month Kamis, 10 Jul 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    SIABU (Mandailing Online) – Kecamatan Siabu dalam rentang Juli-Agustus 2025 melakukan rangkaian Sosialisasi Kantibmas serta Pembinaan Mental dan Disiplin yang dilaksanakan oleh tiga pilar. Camat Siabu Sudrajat Putra, SH, MH, Rabu (9/7) mengungkapkan kegiatan tengah mulai dilaksanakan. Pelaksanaannya berlangsung di masing-masing desa. Seperti Desa Sihepeng 1 sudah melaksanakannya kemarin mengusung tema Kegiatan Pembinaan Mental dan […]

  • Sodomi 12 Remaja, Pelaku Bisa Dihukum 15 Tahun

    Sodomi 12 Remaja, Pelaku Bisa Dihukum 15 Tahun

    • calendar_month Minggu, 29 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    LUBUKPAKAM- Eston Purba (35), warga Kecamatan Namorambe yang berprofesi sebagai sopir angkot bisa dihukum 15 tahun penjara akibat perbuatannya. Perlakuan sadis yang menurut pengakuan pelaku hanya sebagai kesenangan saja itu bisa dijerat Pasal 81 dan 82.Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. Ketua Pokja Pengaduan dan Fasilitas Pelayanan Komisi Perlindungan Anak Daerah […]

  • Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    Buku Santri Terbakar Akan Diganti Pesantren

    • calendar_month Rabu, 5 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Pesantren Mustofawiyah Purba Baru menyatakan akan mengganti seluruh peralatan sekolah santri putri yang terbakar. Sebanyak 6 ruang asrama santri putri Pesantren terbesar dan tertua di Kabupaten Mandailing Natal ini terbakar Selasa (4/9) menyebabkan pakaian dan perlengkapan sekolah santri putri ludes. Kepala Keamanan Musthafawiyah, Ustadz M Ridwan Nasution menyatakan, berdasar pembicaraannya dengan […]

  • Debu Vulkanik Sinabung Makin Dekat

    Debu Vulkanik Sinabung Makin Dekat

    • calendar_month Selasa, 17 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 2Komentar

    KABANJAHE, – Debu vulkanik yang keluar dari kawah Gunung Sinabung terus menebal dan semakin hitam. Sekitar pukul 23.00 WIB, Senin (16/9), debu vulkanik mulai terasa bertebaran di udara hingga di Desa Tiga Pancur, tempat Tribun melakukan pantauan. Padahal sehari sebelumnya, ketika pertama kali erupso terjadi, debu tersebut tidak menjangkau Desa Tiga Pancur. Pengamanan di posko […]

  • KPU Sumut: Kasasi Atau Tidak Tunggu Instruksi

    KPU Sumut: Kasasi Atau Tidak Tunggu Instruksi

    • calendar_month Senin, 28 Des 2015
    • account_circle Redaksi Abdul Holik
    • 0Komentar

      MEDAN– KPU Sumatera Utara mengklaim belum menerima instruksi apapun dari KPU RI terkait tindak lanjut putusan Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan yang memenangkan gugatan Jopinus Ramli (JR) Saragih-Amran Sinaga. Anggota KPU Sumut divisi hukum Evi Novida Ginting mengatakan, PT TUN Medan memberikan batas waktu 14 hari untuk menyampaikan tanggapan terhadap putusan tersebut. “Kami […]

  • Obama kutip filosofi Pancasila?

    Obama kutip filosofi Pancasila?

    • calendar_month Senin, 15 Apr 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO)  – Pesan politik Nasionalisme Baru yang diusung Presiden Barack Obama diduga terinspirasi politik Indonesia. Politisi Partai Republik, Michael Patrick Leahy, mengatakan ada inti pesan Obama dalam pidatonya yang sangat mirip dengan pidato Presiden Indonesia yang pertama, Soekarno, tentang Pancasila. Analisis Leahy ini dimuat dalam laman American Thinker beberapa waktu lalu. Dengan lugas Leahy […]

expand_less