Rabu, 15 Apr 2026
light_mode

PR II Memerintah Dekan Fakultas Farmasi

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2015
  • print Cetak

Medan – Mantan Rektor USU, Prof Chairuddin P Lubis, menyebut Pembantu Rektor (PR) II USU, Prof Ir Armansyah Ginting, yang memerintah Dekan Fakultas Farmasi USU, Prof Sumadio, untuk membuat proposal proyek pengadaan peralatan di fakultas itu. enjadi saksi terdakwa Abdul Hadi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK), dalam sidang dugaan korupsi pada pengadaan peralatan di Fakultas Farmasi dan Etnomuskilogi USU tahun anggaran 2010 yang merugikan negara Rp 13,4 miliar.

"Pada pengadaan peralatan farmasi yang kedua saya sudah pension, hanya saja Sumadio pernah bilang dia ada diperintahkan PR II USU untuk mengusulkan proposal pengadaan," ujarnya di hadapan majelis hakim diketuai Dwidayanto, Rabu (18/3).

Menurut Chairuddin, sewaktu sebagai rektor ia tidak pernah memerintah Sumadio mengusulkan proyek pengadaan, namun diakuinya pada tahun tahun 2009 USU pernah mendapat bantuan peralataan dari kementerian sebesar Rp 29 miliar untuk peralatan Etnomusikologi.

Hanya saja, kata Chairuddin, karena saat itu dia akan pension maka dia menyuruh PR II dan PR V USU mengembalikan dana tersebut. "Sewaktu saya tidak menjabat lagi saya tidak tahu siapa yang melaksanakan semua pengadaan. Hanya saja saat saya diperiksa penyidik, sekarang ini yang melaksanakan semua pengadaan PR II USU," jelasnya.

Dia pun mengaku tidak pernah dihubungi pihak-pihak tertentu baik dari DPR maupun kementerian untuk membantu agar dana proyek bisa dicairkan. "Saya juga tidak kenal siapa Mindo. Wajahnya saja saya tidak pernah lihat, apalagi bertemu dengan dia," kata Chairuddin saat majelis hakim mengklarifikasi keterangan Mindo Rosalina Manulang (Mantan Manager Marketing PT Permai Group) yang pada sidang pekan lalu mengatakan pernah bertemu dengannya.

Lebih lanjut Chairuddin menegaskan, dia juga tidak pernah melihat proposal yang diajukan Sumadio pada Februari 2010. "Di zaman saya, saya tidak mau mengurusinya lagi, langsung saya serahkan ke PR II dan PR V. Kalau SK PKK yang menandatangani Sekjend Kemendiknas," katanya.

Dalam perkara itu Kasubbag Rutin dan Pembangunan USU selaku PPK, Abdul Hadi, bersama beberapa orang lainnya dipersangkakan melakukan mark up pengadaan barang senilai Rp 25 miliar untuk peralatan farmasi dan Rp 15 miliar untuk farmasi lanjutan. Sementara itu, pelelangan dilakukan tidak terbuka sehingga dimonopoli satu grup perusahaan dan berdasarkan hasil audit BPKP Sumut timbul kerugian negara Rp 13,4 miliar.

Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    Komnas HAM: Polisi intimidasi wartawan di Bima

    • calendar_month Jumat, 6 Jan 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sejumlah wartawan di Bima, Nusa Tenggara Barat, mengalami intimidasi dari oknum kepolisian. Ketua Komnas HAM Ifdal Kasim mengatakan, intimidasi itu terkait video yang dipunyai oleh Komnas HAM mengenai kasus kekerasan yang dilakukan kepolisian saat membubarkan paksa pengunjuk rasa di Pelabuhan Sape, Bima, pada 24 Desember 2011. “Situasi yang berkembang sekarang menimpa rekan-rekan wartawan. […]

  • Penumpang Betor Melonjak di Panyabungan Jelang Lebaran

    Penumpang Betor Melonjak di Panyabungan Jelang Lebaran

    • calendar_month Rabu, 27 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) –  Jumlah penumpang beca bermotor di Panyabungan, Mandailing Natal, mengalami lonjakan menjelang Idul Fitri. Peningkatan penumpang becak bermotor (betor) ini didominasi kaum ibu rumah tangga dan anak-anak yang ingin belanja baju dan perlengkapan lebaran, meskipun pada dasarnya ada juga yang datang untuk membeli keperluan lainya seperti membeli sayur dan barang dagangan bagi […]

  • Basarnas Kirim Heli Ke Lokasi

    Basarnas Kirim Heli Ke Lokasi

    • calendar_month Jumat, 8 Feb 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Satu unit helikopter terlihat terbang menuju lokasi tambang yang runtuh di Huta Bargot, Mandailing Natal, Jum’at (8/2). Heli ini dikirim Basarnas Sumut untuk membantu tim Basarnas yang sejak Kamis kemarin berupaya melakukan evakuasi korban dari dalam lobang tambang sedalam 150 meter di dalam tanah. Menjawab wartawan, Bupati Mandailing Natal Hidayat Batubara […]

  • Karikatur Jajak Pendapat di Pilkada

    Karikatur Jajak Pendapat di Pilkada

    • calendar_month Senin, 10 Agt 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Karikatur jajak pendapat petugas survey di desa-desa soal pilihan rakyat di Pilkada Desain : JPNN/Dahlan Batubara

  • Rencana Kunker Komisi 1 DPRD Madina ke Tapsel-PSP Peluang Pariwisata dan KEK

    Rencana Kunker Komisi 1 DPRD Madina ke Tapsel-PSP Peluang Pariwisata dan KEK

    • calendar_month Kamis, 27 Feb 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Progres pembentukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batahan, Mandailing Natal (Madina) terus bergulir. Selain telah menjadi agenda pemerintah pusat dan sudah disokong penuh oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin Sumut) progres KEK ini memperoleh perhatian dari DPRD Madina. Komisi 1 DPRD Madina direncanakan melakukan kunjungan kerja ke Tapanuli Selatan dan Padangsidempuan 2 Maret mendatang. Informasi […]

  • KPUD masih Tunggu Dana Untuk Susun Tahapan Pemilukada Ulang Madina

    KPUD masih Tunggu Dana Untuk Susun Tahapan Pemilukada Ulang Madina

    • calendar_month Rabu, 5 Jan 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MADINA- Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mengatakan, tahapan-tahapan pelaksanaan Pemilukada ulang belum juga dijadwalkan atau disiapkan. Ini dikarenakan belum adanya dana yang dibutuhkan. Hal itu disampaikan Ketua KPUD Madina, Jefri Antoni SH saat dihubungi METRO melalui telepon selulernya, Selasa (4/1). “Kita kan masih menunggu dana, karena tanpa dana itu KPUD tidak […]

expand_less