Rabu, 22 Jul 2026
light_mode

Presiden Surati Pemimpin Myanmar Soal Rohingya

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Minggu, 5 Agt 2012
  • print Cetak

Bogor, (MO- Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengatakan dirinya telah mengirim surat kepada Presiden Myanmar Thein Sein untuk menyelesaikan masalah etnis Rohingya dengan sebaik-baiknya.
“Tadi malam saya siapkan surat. Insya Allah terkirim kepada Presiden Thein Sein (Presiden Myanmar), ungkapkan harapan Indonesia ke Pemerintah Myanmar untuk selesaikan permasalahan etnis Rohingya dengan sebaik-baiknya,” kata Presiden dalam konferensi pers di kediamannya Puri Cikeas, Sabtu.

Presiden menilai, masalah konflik Rohingya dan Rakhine harus didudukkan dalam konteks yang objektif.

Menurut Presiden, konflik ini merupakan konflik horizontal yang terjadi antaretnis, dimana kedua etnis memiliki agama yang berbeda. Rohingya beragama Islam yang minoritas, sementara Rakhine beragama Budha yang merupakan mayoritas.

Berdasarkan laporan dari Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa dan Duta Besar Indonesia di Myanmar, menurut Presiden sejauh ini tidak ada genosida (pembersihan etnis) dalam konflik komunal tersebut.

Menurut Presiden, tercatat 77 korban jiwa meninggal dalam konflik tersebut, 109 luka-luka, 17 masjid rusak, 15 monastry (rumah ibadah agama Budha) rusak dan 5.000 rumah rusak atau terbakar.

“Bukan seperti yang diberitakan,” katanya.

Sementara akibat konflik yang terjadi di bulan Mei dan Juni tersebut, jum lah pengungsi Rohingya meningkat menjadi 53 ribu, sementara pengungsi dari etnis Rakhine mencapai 24 ribu.

Menurut Presiden, memang terdapat persepsi penanganan pengungsi yang dinilai diskriminatif dari Pemerintah Myanmar terhadap penanganan pengungsi etnis Rohingya.

Untuk itu, Presiden mengungkapkan perlunya membenahi penanganan pengungsi yang lebih baik dan menangani konflik etnis tersebut secara lebih baik.

Menurut Presiden, Pemerintah Myanmar telah berupaya untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan membentuk komite investigasi pascakerusuhan, mengundang UNHCR dan Worl Food Programme dalam penanganan pengungsi dan melihat langsung ke tempat kejadian.

Selain itu, juga mengundang para duta besar negara Islam, seperti Indonesia, Kuwait dan Arab Saudi untuk melihat langsung ke lapangan.

Namun dia juga mengusulkan agar dalam hal ini selain mengundang Perserikatan Bangsa-Bangsa, juga lembaga-lembaga regional lainnya seperti Organisasi Konferensi Islam maupun ASEAN untuk dapat melihat langsung apa yang terjadi sebenarnya di lapangan.

Secara Tepat

Di tempat yang sama, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono meminta agar bantuan solidaritas kepada etnis Rohingnya disalurkan secara tepat dengan berkonsultasi terlebih dahulu kepada pemerintah terutama kementerian laur negeri.

“Saya terima kasih dan berikan penghargaan atas bantuan dan solidaritas. Agar bentuk kepedulian dan solidaritas bisa diwujudkan dengan sasaran yang tepat, saya berharap konsultasikan dengan pemerintah Indonesia, dalam hal ini kementerian luar negeri,” kata Presiden Yudhoyono.

Presiden mengatakan, beberapa waktu lalu, banyak solidaritas yang diberikan masyarakat terhadap peristiwa di dunia yang tidak terkoordinasi dengan pemerintah Indonesia. Akibatnya terjadi masalah diplomatik dan pemerintah harus turun tangan menyelesaikan masalah tersebut.

“Di waktu lalu banyak spontanitas, begitu saja komponen masyarakat Indonesia datang ke negara lain, begitu ada masalah diplomatik, akhirnya pemerintah turun tangan dan menyelesaikannya. Kita tidak berharap itu terjadi di masa depan, saya hargai solidaritasnya,” katanya.

Presiden mengharapkan solidaritas tersebut juga tidak menimbulkan persepsi yang salah yang justru memperunyam permasalahan terutama dengan Myanmar sebagai sesama anggota ASEAN.

Ia mengungkapkan, dalam pengalaman Indonesia menangani konflik Ambon, pihaknya tidak bisa menerima begitu saja bantuan dari negara lain.

“Oleh karena itu, marilah kita jaga semua ini, percayalah Pemerintah Indonesia akan berbuat apa yang perlu diperbuat untuk misi kemanusiaan, tapi sebagai negara ASEAN kita juga ingin kontribusi sehingga bawa kebaikan bagi Myanmar, Indonesia, dan dunia,” katanya.

Sementara itu, dalam konferensi pers tersebut, Presiden didampingi Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan Djoko Suyanto, Menteri Pendidikan M Nuh, Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar dan Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi. (Ant)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapoldasu: Demo pengaruhi investasi Medan

    Kapoldasu: Demo pengaruhi investasi Medan

    • calendar_month Minggu, 23 Sep 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN, (MO) – Penutupan Konjen Amerika Serikat akan berdampak pada investasi di kota Medan. “Lihat sekarang pemerintah Amerika Serikat sudah menutup konsulatnya di Medan. Sebenarnya kita malu tidak dapat memberi rasa aman di wilayah ini. Dengan begini, investor yang akan ke Medan juga takut,” Kapolda Sumut, Irjen Wisjnu Amat Sastro, hari ini. Menyikapi berbagai unjuk […]

  • Rindu Perubahan, Ribuan Orang Hadiri Kampanye Haji-Miswaruddin

    Rindu Perubahan, Ribuan Orang Hadiri Kampanye Haji-Miswaruddin

    • calendar_month Jumat, 4 Des 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Ribuan orang memadati lapangan Aek Godang, panyabungan menghadiri kampanye pasangan calon bupati dan wakil bupati Madina nomor urut 3, Saparuddin Haji-Miswaruddin Daulay, Kamis (3/12). Kampanye akbar pasangan berslogan “Sahabat Muda” dan “Ulang Ra Rundut Be” ini mengambil thema ‘Bershalawat bersama Sahabat Muda” menghadirkan musisi religi Opick, artis Odang CS serta penceramah […]

  • Apresiasi Terhadap Bupati Madina Terus Mangalir

    Apresiasi Terhadap Bupati Madina Terus Mangalir

    • calendar_month Senin, 25 Apr 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Apresiasi terhadap Bupati Madina, Ja’far Sukhairi Nasution terus mengalir menyusul penandatanganan perpanjangan SK honorer dan TKS hari ini. Setidaknya apresiasi itu datang dari pihak legislatif, advokad hingga kalangan pegawai honor. Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina) Erwin Efendi Lubis mengapresiasi kearifan Bupati  Ja’far Sukhairi Nasution dan Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution […]

  • Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    Kemendagri Sudah Fahami Soal Kelalaian Input Data di Madina

    • calendar_month Kamis, 9 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Kementerian Dalam Negeri telah memahami data covid-19 di Madina sebagai akibat kelalaian input data. Meski begitu, menganulir Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) yang terlanjur terbit tidak dapat serta merta dilakukan di tengah jalan mengingat siklus terbit Inmendagri hanya dapat dilakukan sekali dalam dua minggu. “Perkembangannya, saya tadi bertelefon dengan Dirjen Bina […]

  • H2S Dari SMGP Kembali Serang Warga Sibanggor Madina

    H2S Dari SMGP Kembali Serang Warga Sibanggor Madina

    • calendar_month Kamis, 22 Feb 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online ): Kebocoran pipa gas milik PT SMGP kembali terulang. Informasi yang didapat Mandailing Online, sekitar pukul 19.15 wib Kamis 22/2/2024. kebicoran terjadi saat percobaan pembukaan lubang bor berlokasi di sibanggor julu, Kecamatan Punvak Soruk Marapi, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. Dugaan bocornya gas H2S terjadi sehingga warga yang bermukim disekitar pengeboran […]

  • Melagukan Bacaan Alquran, Bolehkah?

    Melagukan Bacaan Alquran, Bolehkah?

    • calendar_month Kamis, 19 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Ustaz Nashih Nashrullah Melagukan bacaan Alquran harus sesuai kaidah. Keindahan Alquran tak hanya terbatas pada susunan huruf, kalimat, atau makna yang terkandung di baliknya. Tetapi, Alquran juga indah kala dibaca. Kedahsyatan pengaruh yang terdapat dalam bacaan Alquran konon dapat meluluhkan hati Umar bin Khatab yang lantas memeluk Islam. Karena, ayat-ayat Alquran tersebut bila dilantunkan niscaya […]

expand_less