Minggu, 28 Jun 2026
light_mode

BANDARA DI TENGAH JALAN ASPAL (bagian 2)

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Rabu, 13 Mei 2026
  • print Cetak

 

Oleh: Tim Mandailing Epicentrum

Mengapa Bus, Travel, dan Moda Darat Tetap Menjadi Tulang Punggung Madina

Dalam euforia membicarakan bandara, ada satu kelompok yang tidak boleh dilupakan:

para pelaku angkutan umum darat.

Karena jauh sebelum bandara hadir, yang menjaga keterhubungan Madina dengan dunia luar adalah:

* bus AKAP,
* travel Medan–Madina,
* trayek Madina–Padang,
* sopir lintas provinsi,
* dan jaringan transportasi rakyat yang tumbuh organik selama puluhan tahun.

Mereka bukan sekadar moda transportasi.

Mereka adalah:

* pengangkut mahasiswa,
* pengantar pasien,
* jalur ekonomi kecil,
* penghubung kampung,
* hingga urat sosial masyarakat perantauan.

Dan ketika moda udara pernah melemah, merekalah yang tetap bertahan.

Tiga foto di atas armada darat yang selama ini melayani rute Madina-Medan, Madina Padang

Publik tentu masih ingat ketika Susi Air pernah melayani rute Aek Godang–Kualanamu dengan dukungan subsidi lima pemerintah daerah, termasuk Mandailing Natal (Madina).

Saat itu harapan besar juga pernah dibangun.

Tetapi ketika rute itu perlahan berhenti, siapa yang tetap menjaga mobilitas rakyat?

Bukan pesawat.
Bukan subsidi.
Bukan proyek.

Melainkan:

* bus malam,
* travel lintas provinsi,
* dan angkutan rakyat yang terus berjalan meski jalan rusak, BBM naik, dan keuntungan makin tipis.

Karena itu, pembukaan jalur Lion Air hari ini tidak boleh dibangun dengan mentalitas:

“pesawat menggantikan moda darat.”

Itu keliru.

Transportasi modern bukan soal siapa yang menang dan siapa yang mati.

Tetapi:

bagaimana semua moda saling menopang.

Pesawat unggul di kecepatan.
Moda darat unggul di jangkauan dan fleksibilitas.

Keduanya harus hidup bersama.

Yang dibutuhkan Madina sekarang adalah:

* shuttle bandara,
* integrasi jadwal travel dan penerbangan,
* terminal terpadu,
* konektivitas antarkecamatan,
* dan dukungan nyata bagi pengusaha angkutan lokal.

Sebab tanpa moda darat yang sehat, bandara juga akan lumpuh.

Pesawat hanya membawa penumpang sampai satu titik.

Tetapi yang mengantarkan masyarakat masuk ke denyut kehidupan sehari-hari tetap jalan raya.

Karena itu pemerintah harus berhati-hati.

Jangan sampai modernisasi transportasi justru:

* meminggirkan sopir kecil,
* membuat trayek rakyat mati perlahan,
* dan memindahkan keuntungan hanya ke sektor yang terlihat lebih modern.

Karena pembangunan yang sehat bukan pembangunan yang membuat satu moda tumbang demi moda lain.

Melainkan pembangunan yang memastikan:

langit hidup, jalan raya tetap bernapas, dan rakyat kecil tidak tersingkir. (bersambung)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • MENGKRITISI PERATURAN PRESIDEN NOMOR 33 TAHUN 2020 

    MENGKRITISI PERATURAN PRESIDEN NOMOR 33 TAHUN 2020 

    • calendar_month Selasa, 3 Jun 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TENTANG STANDAR HARGA SATUAN REGIONAL : SENTRALISASI FISKAL DAN KETIMPANGAN KEBIJAKAN ANGGARAN ANTAR DAERAH   Oleh : Rahmad Daulay, ST*   Indonesia sebagai negara kepulauan dengan karakteristik geografis, ekonomi, dan sosial yang sangat beragam memerlukan pendekatan kebijakan anggaran yang adaptif dan responsif terhadap dinamika wilayah. Dalam konteks tersebut, hadirnya Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2020 […]

  • Dahlan Iskan Turun Tangan Atasi Krisis Listrik di Sumut

    Dahlan Iskan Turun Tangan Atasi Krisis Listrik di Sumut

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    JAKARTA, – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan telah menginstruksikan Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menanggani krisis pasokan listrik di Sumatera Utara (Sumut) dan sekitarnya. Menurutnya, masalah listrik di Sumut sudah darurat sehingga perlu penanganan yang serius. “Saya sudah perintahkan PLN untuk membuat langkah darurat yang selama ini PLN enggak berani mengambil langkah […]

  • Ingin Nagih “Hutang Pilkada” TGSC Datangi Kantor Saipullah Nasution di Kantor Bupati Madina

    Ingin Nagih “Hutang Pilkada” TGSC Datangi Kantor Saipullah Nasution di Kantor Bupati Madina

    • calendar_month Kamis, 30 Apr 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA||Mandailing Online –Pemandangan tak biasa terjadi di Kantor Bupati Mandailing Natal, Bukit Payaloting, Kamis (30/4/2026). Rombongan mengatasnamakan Tim Gordang Sambilan Canter (TGSC) mendatangi ruang kerja Bupati Saipullah Nasution. Tujuan mereka satu” menagih utang Pilkada”. Ketua TGSC Miswaruddin Daulay memimpin langsung rombongan itu. Namun upaya mereka kandas. Bupati Saipullah tak ada di kantor. “Harus dijadwalkan dulu […]

  • Surat Edaran Gubsu, Kapolres Diminta Tindak Tegas Galian C Tanpa Izin

    Surat Edaran Gubsu, Kapolres Diminta Tindak Tegas Galian C Tanpa Izin

    • calendar_month Senin, 10 Jul 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN ( Mandailing Online) – Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP HM. Reza Chairul AS, diminta untuk tegas menindak Galian C tanpa izin di kawasan Kabupaten Madina. Hal ini diungkapkan oleh Zakaria Rambe, selaku Ketua Jaringan Masyarakat Pemantau Kepolisian (Jampi) yang menanggapi keluarnya Surat Edaran Gubernur Sumatera Utara No 900.1.13.1/7845/2023, tentang penggunaan material pekerjaan kontruksi dari […]

  • Kadis Perkim Madina : Proyek Jalan yang Dirusak di Desa Jambur Baru Batang Natal Statusnya Belum Pelepasan Asset

    Kadis Perkim Madina : Proyek Jalan yang Dirusak di Desa Jambur Baru Batang Natal Statusnya Belum Pelepasan Asset

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    MADINA || Mandailing Online –Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Pemkab Madina, Ruly Andriady ST, memastikan bahwa proyek pembangunan jalan lingkungan di Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, yang dibangun dari APBD tahun 2022, statusnya belum ada pelepasan aset. “Sudah dicek dan benar ada pembangunan jalan lingkungan di desa Jambur Baru Batang Natal tahun […]

  • Buntut Kades Laporkan Warganya, Pemuda Desa Sirambas Surati Bupati Madina 

    Buntut Kades Laporkan Warganya, Pemuda Desa Sirambas Surati Bupati Madina 

    • calendar_month Kamis, 12 Sep 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Buntut tindakan Kepala Desa Sirambas Ilman Suhdi yang melaporkan warganya ke Polisi dengan tuduhan pengrusakan kantor desa. Persatuan Naposo Nauli Bulung (PNNB) melakukan perlawanan dengan melaporkan Ilman Suhdi Ke Bupati Madina, Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD). Selain membuat laporan ke Pemerintah Daerah, PNNB dan masyarakat sirambas berencana akan […]

expand_less