Selasa, 21 Apr 2026
light_mode

PTPN IV DISOMASI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
  • print Cetak

Tenderkan Lahan Bermasalah

Ridwan Rangkuti 260313PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Medan akan digugat ke pengadilan karena diduga telah menenderkan lahan yang bermasalah kepada kontraktor untuk Pekerjaan Tanaman Baru Kelapa Sawit Tahun 2012 di proyek Plasma Madina Paket II KUD Setia Budi.

Gugatan ini akan dilayangkan tim advokad dari Kantor Advokat Law Office Ridwan Rangkuti SH MH & Associates selaku kuasa hukum Direktur CV.Pangka Manggi, Safron yang berkedudukan di Natal, Mandailing Natal.

PTPN IV digugat karena sudah tiga kali disomasi, namun belum ada jawaban dari PTPN IV. Tim advokad terdiri dari H.Ridwan Rangkuti,SH.MH, Bandaharo Saipuddin,SH.MH dan Anjas Asmara,SH serta Rafidah,SH.

Ridwan Rangkuti kepada Mandailing Online, Selasa 2 April 2013 menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah memperisapkan berkas-berkas gugatan. Dan dalam waktu dekat akan dilayangkan ke pengadilan.

Diungkapkannya, somasi itu dulunya dilayakan karena PT.PN IV diduga telah melakukan perbuatan melanggar hukum dengan cara menenderkan lahan bermasalah seluas 60 hektar tahun 2012 lalu untuk dibangun perkebunan kelapa sawit pada, menyebabkan CV. Pangka Manggi merugi ratusan juta rupiah.

“Klient kami CV.Pangka Manggi adalah pemenang tender Pekerjaan Tanaman Baru Kelapa Sawit Tahun 2012 di proyek Plasma Madina Paket II KUD Setia Budi tersebut, sebutnya.

Tender itu bernilai kontrak sebesar 770.351.400 rupiah, dan perjanjian kontrak telah ditandatangani Safron selaku direktur CV. Pangka Manggi dengan Ahmad Haslan Saragih selaku Direktur Produksi PTPN IV (Pesero) Medan atas nama Direksi.

Kemudian tanggal 28 September 2012, PTPN IV menerbitkan SPK (Surat Perintah Kerja) Nomor 04.04/SPMPB/13/IX/2012.

Selaku pemenang tender, CV.Pangka Manggi telah mempersiapkan segala sesuatunya dalam pelaksanaan proyek tersebut, termasuk telah membayar panjar sewa alat berat selama 200 jam pertama sebesar 40 juta rupiah dari total kontrak alat berat 175 juta rupiah.

Tidak itu saja, CV. Pangka Manggi juga sudah mendirikan camp karyawan, dan juga sudah melaksanakan sebagian pekerjaan proyek tersebut. Akan tetapi ditengah perjalanan pekerjaan proyek tersebut, tiba-tiba operator eskavator dan kernetnya ditangkap oleh Polres Madina dan menyita eskavator tersebut dengan tuduhan “tindak pidana pengrusakan secara bersama-sama”.

Polisi menahan kedua tersangka di Polres Madina sebagaimana Laporan Polisi No.LP/151/XI/2012/SU/Res-Md tanggal 21 November 2012 jo Surat Perintah Penahanan No.SP-Han/124/XII/2012/Reskrim tanggal 15 Desember 2012, yang dilaporkan oleh seseorang yang mengaku sebagai pemilik lahan yang dikerjakan CV. Pangko Manggi.

“Akibatnya pekerjaan proyek pembangunan kebun kelapa sawit tersebut otomatis terhenti, dan klient kami merasa tertipu dan menderita kerugian materil ratusan juta rupiah,” ungkap Ridwan.

Selaku kuasa hukum CV.Pangka Manggi, lanjut Ridwan, pihaknya telah melayangkan somasi kepada PTPN IV sebanyak 3 kali, namun tidak pernah ditanggapi. Oleh karenanya, pihaknya akan mengajukan gugatan di pengadilan karena PTPN IV telah menenderkan lahan untuk dibangun kebun kelapa sawit yang ternyata lahan tersebut masih bersengketa dengan pihak lain.

“Namun, hingga saat ini belum jelas sikap PTPN IV Medan terhadap tuntutan ganti rugi klien kami CV.Pangka Manggi yang kami ajukan,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kejar Target Presiden, Atika Cek Gedung RSU Panyabungan Panatapan

    Kejar Target Presiden, Atika Cek Gedung RSU Panyabungan Panatapan

    • calendar_month Sabtu, 17 Mei 2025
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution memantau kesiapan gedung baru RSUD Panyabungan di Panatapan, Panyabungan, Jumat (16/5/2025). Atika sering memantau perkembangan bakal rumah sakit itu dalam beberapa pekan terakhir. “Pak Presiden punya beberapa program prioritas di sektor kesehatan, salah satunya peningkatan kelas RSUD dengan dukungan sarana prasarana,” […]

  • Di Madina Ribuan Rumah Kebanjiran, 5 Rumah Hanyut, Sejumlah Ruas Jalan Longsor

    Di Madina Ribuan Rumah Kebanjiran, 5 Rumah Hanyut, Sejumlah Ruas Jalan Longsor

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Curah hujan yang masih tinggi di Mandailing Natal (Madina) menyebabkan 11 kecamatan mengalami bencana banjir dan tanah longsor. Demikian data yang dihimpun dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah ) Madina, Kamis (27/11). Di Kecamatan Muara Batanggadis dilaporkan 28 unit rumah terendam dan 5 unit rumah hanyut terbawa derasnya arus air. Di […]

  • MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (5)

    MANDAILING DALAM LINTASAN SEJARAH (5)

    • calendar_month Kamis, 21 Nov 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 3Komentar

    oleh : Z. Pangaduan Lubis Pasukan Belanda Memasuki Mandailing Pada tanggal 29 November 1833, pasukan Belanda yang melarikan diri dari Rao meninggalkan Limau Manis menuju Desa Tamiang. Pasukan Belanda tiba di Desa Tamiang pada tanggal 02 Desember 1833 dan mereka bertangsi di sebuah mesjid (Radjab, 1964: 297). Selanjutnya pasukan Belanda membangun perbentengan di Singengu untuk […]

  • Iskandar Hasibuan Diteror

    Iskandar Hasibuan Diteror

    • calendar_month Rabu, 28 Nov 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    MADINA, (MO) – Kerap menyerukan agar seluruh masyarakat Mandailing Natal (Madina) sama-sama menjaga kondusifitas dan stabilitas sosial serta tidak terprovokasi, Ketua Komisi 1 DPRD Madina, Iskandar Hasibuan malah dihujani pesan singkat bernada “teror” dan ancaman. Namun Iskandar menegaskan tidak akan gentar. Sebab menurut dia apa yang dia sampaikan adalah suatu hal yang normatif demi menjaga […]

  • Pemberian Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Soal Waktu

    Pemberian Gelar Pahlawan Nasional bagi Soeharto Soal Waktu

    • calendar_month Kamis, 11 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA-: Presiden RI ke-2 Soeharto dan Presiden RI ke-4 Abdurrahman Wahid dipastikan tidak akan menerima gelar pahlawan nasional setelah pihak Istana mengumumkan sejumlah nama yang berhak menyandang gelar pahlawan. Bagi Golkar, hal ini hanya merupakan persoalan waktu. Hal ini disampaikan oleh Ketua DPP Golkar Priyo Budi Santoso kepada wartawan di Jakarta, Kamis (11/11). “Saya duduk […]

  • Guru Sekoah di Desa Tor Naincat, Jalan Kaki 2,5 Kilometer

    Guru Sekoah di Desa Tor Naincat, Jalan Kaki 2,5 Kilometer

    • calendar_month Rabu, 13 Jan 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    BATANG NATAL (Mandailing Online) : Guru yang mengajar di Desa Tor Naincat Kecamatan Batang Natal, Mandailing Natal harus berjalan kaki sepanjang 2,5 kilometer. Jalan kaki pulang pergi itu melewati jalanan jenis tanah liat berlumpur. Kondisi ini akibat belum adanya jalan aspal menuju desa itu. Pantauan wartawan, Selasa (12/1), jarak tempuh dari Muara Soma, ibukota kecamatan […]

expand_less