Rabu, 21 Okt 2026
light_mode

PTPN IV DISOMASI

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Selasa, 2 Apr 2013
  • print Cetak

Tenderkan Lahan Bermasalah

Ridwan Rangkuti 260313PANYABUNGAN (Mandailing Online) – PT. Perkebunan Nusantara IV (PTPN IV) Medan akan digugat ke pengadilan karena diduga telah menenderkan lahan yang bermasalah kepada kontraktor untuk Pekerjaan Tanaman Baru Kelapa Sawit Tahun 2012 di proyek Plasma Madina Paket II KUD Setia Budi.

Gugatan ini akan dilayangkan tim advokad dari Kantor Advokat Law Office Ridwan Rangkuti SH MH & Associates selaku kuasa hukum Direktur CV.Pangka Manggi, Safron yang berkedudukan di Natal, Mandailing Natal.

PTPN IV digugat karena sudah tiga kali disomasi, namun belum ada jawaban dari PTPN IV. Tim advokad terdiri dari H.Ridwan Rangkuti,SH.MH, Bandaharo Saipuddin,SH.MH dan Anjas Asmara,SH serta Rafidah,SH.

Ridwan Rangkuti kepada Mandailing Online, Selasa 2 April 2013 menyatakan bahwa pihaknya saat ini tengah memperisapkan berkas-berkas gugatan. Dan dalam waktu dekat akan dilayangkan ke pengadilan.

Diungkapkannya, somasi itu dulunya dilayakan karena PT.PN IV diduga telah melakukan perbuatan melanggar hukum dengan cara menenderkan lahan bermasalah seluas 60 hektar tahun 2012 lalu untuk dibangun perkebunan kelapa sawit pada, menyebabkan CV. Pangka Manggi merugi ratusan juta rupiah.

“Klient kami CV.Pangka Manggi adalah pemenang tender Pekerjaan Tanaman Baru Kelapa Sawit Tahun 2012 di proyek Plasma Madina Paket II KUD Setia Budi tersebut, sebutnya.

Tender itu bernilai kontrak sebesar 770.351.400 rupiah, dan perjanjian kontrak telah ditandatangani Safron selaku direktur CV. Pangka Manggi dengan Ahmad Haslan Saragih selaku Direktur Produksi PTPN IV (Pesero) Medan atas nama Direksi.

Kemudian tanggal 28 September 2012, PTPN IV menerbitkan SPK (Surat Perintah Kerja) Nomor 04.04/SPMPB/13/IX/2012.

Selaku pemenang tender, CV.Pangka Manggi telah mempersiapkan segala sesuatunya dalam pelaksanaan proyek tersebut, termasuk telah membayar panjar sewa alat berat selama 200 jam pertama sebesar 40 juta rupiah dari total kontrak alat berat 175 juta rupiah.

Tidak itu saja, CV. Pangka Manggi juga sudah mendirikan camp karyawan, dan juga sudah melaksanakan sebagian pekerjaan proyek tersebut. Akan tetapi ditengah perjalanan pekerjaan proyek tersebut, tiba-tiba operator eskavator dan kernetnya ditangkap oleh Polres Madina dan menyita eskavator tersebut dengan tuduhan “tindak pidana pengrusakan secara bersama-sama”.

Polisi menahan kedua tersangka di Polres Madina sebagaimana Laporan Polisi No.LP/151/XI/2012/SU/Res-Md tanggal 21 November 2012 jo Surat Perintah Penahanan No.SP-Han/124/XII/2012/Reskrim tanggal 15 Desember 2012, yang dilaporkan oleh seseorang yang mengaku sebagai pemilik lahan yang dikerjakan CV. Pangko Manggi.

“Akibatnya pekerjaan proyek pembangunan kebun kelapa sawit tersebut otomatis terhenti, dan klient kami merasa tertipu dan menderita kerugian materil ratusan juta rupiah,” ungkap Ridwan.

Selaku kuasa hukum CV.Pangka Manggi, lanjut Ridwan, pihaknya telah melayangkan somasi kepada PTPN IV sebanyak 3 kali, namun tidak pernah ditanggapi. Oleh karenanya, pihaknya akan mengajukan gugatan di pengadilan karena PTPN IV telah menenderkan lahan untuk dibangun kebun kelapa sawit yang ternyata lahan tersebut masih bersengketa dengan pihak lain.

“Namun, hingga saat ini belum jelas sikap PTPN IV Medan terhadap tuntutan ganti rugi klien kami CV.Pangka Manggi yang kami ajukan,” katanya. (dab)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • SI RARA

    SI RARA

    • calendar_month Jumat, 19 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    I tandai homu dope le Si Rara? Ninna, najolo ompung ni ompungnia alak naro juo dei sian Aek Nabara, ro alai sabara mamota-mota arangan dohot rura sampe tu paya-paya na ilambung ni Gunungtua. Dung tolap tu Huta Sabariba, nida alai mada sada amporik Ambaroba atia martata-tata paida-ida ulok Sa manolon Si Bodak na mata, sangkot […]

  • Ribut Tambang Emas, Komisi VII DPR Segera Bergerak

    Ribut Tambang Emas, Komisi VII DPR Segera Bergerak

    • calendar_month Sabtu, 6 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Komisi VII DPR RI memastikan akan segera memanggil Pemerintah Provinsi Sumatera Utara maupun pihak perusahaan tambang Martabe di Tapanuli Selatan (Tapsel) Sumut. Hal ini sebagai buntut polemik terkait masalah pembuangan limbah, yang mengakibatkan belum juga beroperasinya tambang tersebut. Padahal sebelumnya, Pemprovsu sendiri telah menawarkan penyelesaian melalui tim advance. “Jadi untuk itu saya […]

  • Satu Unit Rumah Ludes Terbakar Di Tambangan

    Satu Unit Rumah Ludes Terbakar Di Tambangan

    • calendar_month Kamis, 13 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAMBANGAN (Mandailing Online) – Satu unit rumah semi permanen milik Basri (58) ludes terbakar di desa Angin Barat Lama, Kecamatan Tambangan, Mandailing Natal Madina. Peristiwa itu terjadi pada Rabu (12/2/2014) sekitar pukul 11.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran ini, sementara kerugiaan diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Berdasar pengakuan sejumlah warga, penyebab kebakaran berasal […]

  • Bintang porno AS Janji Cium Andik Jika Jebol Gawang Malaysia

    Bintang porno AS Janji Cium Andik Jika Jebol Gawang Malaysia

    • calendar_month Sabtu, 1 Des 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Bintang porno Amerika Serikat Vicky Vette terus memberikan dukungannya pada Tim Nasional Sepakbola Indonesia. Bahkan bintang porno kategori hot mom ini berjanji memberikan sebuah ciuman panas untuk penyerang Indonesia Andik Vermansyah jika bisa membuat gol di gawang Malaysia. “If @andik_vermansah scores again for #Indonesia vs. #Malaysia I will give him a #kiss,” […]

  • SOLUSI ISLAM DALAM MASALAH KEMISKINAN

    SOLUSI ISLAM DALAM MASALAH KEMISKINAN

    • calendar_month Sabtu, 2 Mei 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nurhabibah, S.Pd. Kemiskinan adalah fenomena yang begitu mudah dijumpai di mana-mana. Kelaparan kian hari yang semakin bertambah. Di balik kemegahan gedung-gedung pencakar langit di Jakarta, misalnya, tidak terlalu sulit kita jumpai rumah-rumah kumuh berderet di bantaran sungai, atau para pengemis yang berkeliaran di perempatan-perempatan jalan. Anehnya, secara statistik jumlah mereka bukan berkurang, tetapi […]

  • Pendidikan Harus Tanamkan Budaya Anti Korupsi

    Pendidikan Harus Tanamkan Budaya Anti Korupsi

    • calendar_month Senin, 29 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    YOKYAKARTA :Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi Chandra Hamzah mengatakan dunia pendidikan harus berperan tanamkan budaya anti korupsi. “Efektivitas penegakan hukum tidak hanya ditentukan oleh aparatnya, tetapi juga ditentukan oleh produk hukum dan budaya masyarakat untuk mematuhi hukum. Dunia pendidikan berperan untuk mengajarkan budaya patuh hukum,” katanya saat menjadi pembicara seminar nasional `Peran Korupsi terhadap Dehumanisasi Pendidikan […]

expand_less