Minggu, 30 Agu 2026
light_mode

Realisasi PBB Tapsel Rp 1,1 Miliar

  • account_circle Redaksi Abdul Holik
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2014
  • print Cetak

Tapsel – Hingga 14 November 2014, capaian Pajak Bumi Bangunan (PBB) Tapanuli Selatan (Tapsel) mencapai Rp 1,12 miliar atau berkisar 75% dari target Rp 1,5 miliar. Capaian tersebut dinilai cukup baik setelah dikelola Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapsel. “Capaian ini dinilai cukup baik, pada tahun pertama Pemkab Tapsel langsung sebagai pengelola setelah diserahkan secara defenitif Tahun 2014 dari pusat atau Pajak Pratama Padangsidimpuan,” ujar Kepala Dinas Pendapatan, Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabuaten Tapsel, H Suleman Lubis SE, melalui Kabid Pendapatan Aswin Rangkuti SH, di ruang kerjanya, Jum’at (21/11).

Dia mengatakan, bahwa pada Tahun 2013 penerimaan pajak pusat dengan bagi hasil dari target Rp 1,4 miliar terealisasi Rp 794,47 juta atau 55%. Dari capaian yang diperoleh Pemkab Tapsel dalam tahun perdana pengelolaan PBB tergolong cukup baik. Menurut Aswin ini dikarenakan tingkat kesadaran masyarakat semakin meningkat.

Selain itu, katanya, sosilalisasi yang gencar dilakukan serta memfungsikan seluruh aparatur mulai kecamatan, kelurahan/desa sampai kadus dan kepling ini sangat membantu dalam mengoptimalkan capaian target PBB.

“Bila dipersentasekan peningkatan kesadaran masyarakat setelah pengelolaan diserahkan pada daerah pada tahun 2014 ini sebanyak 1.000 warga aktif melakukan pendaftaran pajak baru dan melakukan perubahan data pajak,” katanya.

Sampai saat ini, kata Aswin, memperkirakan bahwa setidaknya 50% warga Tapsel sudah memiliki SPT PBB. Sehingga diperkirakan pada akhirnya masyarakat sudah sadar tentang arti pentingnya bayar pajak terhadap pembangunan daerah dan bangsa. Dia mengakui di sejumlah kecamatan perolehan PBB ini tidak maksimal, namun justru kecamatan lainnya melebihi target atau over target dalam capaian. Jadi pada akhir bulan Tahun 2014, Aswin optimis capaian PBB bisa dikejar minimal 90% dari target.

Bagi hasil Pajak Bumi Bangunan (BPHTB) setelah depenitif pengelolaan dilakukan daerah sejak tahun 2011 justru mengalami penurunan yang signifikan dibanding perolehan dari bagi hasil pusat ke daerah. Pada tahun 2014 BPHTB yang dicapai sebesar Rp 90,36 juta dari target Rp 50 juta atau mengalami over target 180,73%.

Sumber : Medanbisnis

  • Penulis: Redaksi Abdul Holik

Rekomendasi Untuk Anda

  • Nasib Miris Petani Cabai Kala Pandemi

    Nasib Miris Petani Cabai Kala Pandemi

    • calendar_month Kamis, 2 Sep 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh: Djumriah Lina Johan Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban   Anggota Komisi IV DPR RI, Slamet menanggapi video viral yang memperlihatkan seorang petani cabai mengamuk dan merusak kebun cabai miliknya. Kemarahan petani diduga akibat harga cabai di pasaran turun. Slamet mengatakan, harga cabai yang anjlok di pasaran menandakan adanya masalah yang seharusnya menjadi perhatian serius […]

  • Darul Mursyid Perpanjang Waktu Penerimaan Siswa Baru

    Darul Mursyid Perpanjang Waktu Penerimaan Siswa Baru

    • calendar_month Rabu, 10 Jul 2013
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    TAPSEL (Mandailing Online) – Pesantren Modern Unggulan Terpadu Darul Mursyid (PDM) memperpanjang rentang waktu pendaftaran siswa baru tahun pemebelajaran 2013/2014. “Gelombang ke-2 atau masa perpanjangan penerimaan siswa baru ini atas permintaan para orang tua calon siswa, sebab kondisi ekonomi belum stabil,” kata Kepala MTs Darul Mursyid, Ali Ibrahim Siregar kepada wartawan, Senin (8/7/2013). Banyak calon […]

  • Elemen Masyarakat dan Mahasiswa Madina Dukung Perampingan SKP

    Elemen Masyarakat dan Mahasiswa Madina Dukung Perampingan SKP

    • calendar_month Minggu, 14 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa Mandailing Natal menyatakan dukungan penuh terhadap draf perampingan SKPD yang diajukan Pj. Bupati Mandailing Natal kepada DPRD pada sidang paripurna yang digelar Kamis (11/11) di ruang Paripurna DPRD. Usulan Pj. Bupati Madina untuk memangkas instansi / SKPD yang dinilai tumpang tindih (Over Lapping) dan tidak efektif merupakan langkah maju […]

  • Menpora Meminta Kasus Nurdin Halid Diproses

    Menpora Meminta Kasus Nurdin Halid Diproses

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Andi Mallarangeng meminta aparat terkait untuk memproses fakta persidangan yang menyebutkan Ketua Umum PSSI Nurdin Halid disebut turut menikmati uang hasil korupsi dari terpidana 1 tahun mantan GM Persisam Putra Samarinda, Aidil Fitri. “Kalau ada fakta persidangan yah harus diproses,” kata Andi kepada pers di kantor Presiden Jakarta, […]

  • Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    Harga Cabai di Madina Naik, Komuditas lainnya Normal

    • calendar_month Selasa, 13 Agt 2024
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online): Kata Rahma pedagang sayuran di pasar baru, Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal ( Madina) dalam sepekan terakhir harga cabai dalam kondisi fluktuatif atau tidak tetap. Kondisi ini akibat cuaca tidak menentu ditambah pasokan kurang. “Cabai merah naik Rp. 10.000, cabai rawit turun Rp. 5000 dan kalo cabai ijo masih tetap harganya,” ucap Rahma […]

  • Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    Dua Perusahaan Akan Investasi di Sektor PLTA dan Industri Kelapa Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Mei 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      JAKARTA (Mandailing Online) – Dua investor akan menanamkan modal di Mandailing Natal. Yakni sektor energi dan industri kelapa. Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution dan Kadin Madina bersama Duta Besar Indonesia untuk Norwegia, Todung Mulya Lubis telah melakukan rangkaian pembicaraan dengan kedua investor. Ketua Kadin (Kamar dagang dan Industri) Madina, Sobir Lubis menjawab Mandailing Online […]

expand_less