Minggu, 1 Mar 2026
light_mode

Ribuan anak korban banjir Singkil tidak sekolah

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 17 Nov 2012
  • print Cetak


Banda Aceh, (MO) – Ribuan anak dari puluhan desa yang diterjang banjir di Kabupaten Aceh Singkil dilaporkan tidak bisa sekolah karena sarana sekolah mereka rusak akibat bencana alam tersebut.

“Memprihatinkan pelajar yang sekolahnya terendam banjir dipastikan tidak bisa beraktivitas, karena sebagian besar sarana tidak bisa digunakan,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh Jarwansyah yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.

Dia menyebutkan, misalnya bangku atau meja sekolah yang terbuat dari bahan triplek tentunya tidak bisa digunakan karena rusak akibat berhari-hari terendam air, selain juga buku pelajaran yang hancur saat banjir.

“Kondisi itu nantinya akan saya laporkan juga kepada Gubernur Aceh Zaini Abdullah atau Wagub Muzakkir Manaf,” katanya dia menambahkan.

Tapi, Jarwansyah menjelaskan kondisi air yang sebelumnya sempat merendam puluhan desa di sejumlah desa di Aceh Singkil kini mulai surut dan tidak ada lokasi penumpukan warga mengungsi.

“Sebagai persiapan memang sudah dibangun dapur umum dan tempat pengungsian, tapi masyarakat korban lebih banyak yang mengungsi sementara di rumah saudaranya yang tidak terkena banjir,” kata dia menjelaskan.

Sementara Pemkab Aceh Singkil saat ini sedang melakukan pendataan kerugian material yang ditimbulkan sebagai dampak banjir terburuk sepanjang tahun 2012.

Dipihak lain, Jarwansyah menjelaskan pihaknya kini sedang dalam perjalanan ke Kutacane Kabupaten Aceh Tenggara untuk membawa bantuan yang akan disalurkan ke korban banjir bandang di daerah tersebut.

“Banjir bandang merendam sejumlah desa di Kutacane sejak Kamis Rabu (14/11). Kami membawa bantuan yang akan disalurkan kepada masyarakat korban di daerah itu,” kata dia menambahkan.

Ia menyebutkan, pihak Dinas Sosial Aceh telah menyalurkan bantuan ke korban banjir di Kutacane antara lain berupa sebanyak 150 kardus mie instan, 3000 kaleng ikan sarden, kecap dan sambal masing-masing 480 botol, 100 paket makanan siap saji dan 240 kiter minyak goreng.

Selanjutnya paket family kit, kit were dan food were masing-masing sebanyak 50 paket, serta tercatat 200 lembar tenda gulung untuk korban banjir Aceh Tenggara.

(A042/S023)

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lira Medan Minta Penegak Hukum Usut Pembangunan CBD

    Lira Medan Minta Penegak Hukum Usut Pembangunan CBD

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Medan, Central Business District (CBD) dibangun di lahan eks Lapangan Golf Polonia, Medan. Saat ini pengerjaannya sedang berlangsung. Namun pembangunan CBD menuai protes dari masyarakat setempat dan yang lainnya karena dinilai merusak lingkungan. Pembangunan CBD juga dianggap mengganggu keamanan dan kenyamanan aktivitas Bandara Polonia. Pasalnya, jarak proyek CBD hanya 150 meter dari landasan pacu dari […]

  • ATM Nasabah BNI Dibobol

    ATM Nasabah BNI Dibobol

    • calendar_month Jumat, 4 Feb 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Sidimpuan, Muhammad Ikbal Siregar (38) penduduk Batunadua, Kota Padang Sidimpuan, menjadi korban kriminal atas pengambilan uang melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) BNI Padang Sidimpuan yang berada di Kantor PLN Padang Sidimpuan. Kepada wartawan di Sidimpuan, Jumat (28/01/2011), Ikbal mengatakan nasib naas yang dialaminya terjadi pada Kamis (27/01/2011). “Pada hari itu saya bermaksud mengambil sejumlah uang […]

  • Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    Legalitas Badan Pemangku Adat Dipertanyakan

    • calendar_month Selasa, 3 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 1Komentar

    Panyabungan (MO) – Pihak Harajaan Hutasiantar memprotes Kepengurusan Badan Pemangku Adat (BPA) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) priode sekarang. Pasalnya, pemilihan pengurus tidak sesuai anggaran dasar BPA. Raja Harajaan Hutasiantar, Hasanul Arifin Nasution, S.Sos Gelar Patuan Mandailing, mengaku terkejut setelah mengetahui pengurus baru BPA Madina sudah terbentuk dan sudah pula dikukuhkan. Diungkapkannya, selaku raja Harajaan Hutasiantar, […]

  • Pansus DPRD Madina: Manajemen SMGP Cendrung Eksklusif

    Pansus DPRD Madina: Manajemen SMGP Cendrung Eksklusif

    • calendar_month Rabu, 10 Mar 2021
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Anggota DPRD Madina, Arsidin Batubara menilai manajemen PT SMGP cendrung eksklusif. Penilaian itu disampaikan Arsidin di Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Pansus DPRD dengan pihak SMGP di gedung dewan, Rabu (10/3/2021). Dia menyatakan masyarakat Mandailing Natal sejatinya adalah masyarakat yang santun dan ramah. Kerelaan keluarga korban tewas pada tragedi keracunan H2S […]

  • Tari Ular Waria, Bagaimana Islam Menyikapinya?

    Tari Ular Waria, Bagaimana Islam Menyikapinya?

    • calendar_month Jumat, 18 Feb 2022
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Radayu Irawan, S.Pt Anggota Majelis Taklim Islam Kaffah   Akhir Januari lalu, jagat maya dihebohkan dengan video tari ular yang digelar pada acara pesta ulang tahun seorang waria di salah satu kafe di Panyabungan, Sumatera Utara. Dalam video yang beredar, Kamis (27/1) orang-orang yang hadir di pesta itu turut berjoget dan bersorak gembira […]

  • Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    Meski Kemarau, Pasokan Tirta Madina Masih Aman

    • calendar_month Kamis, 20 Feb 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Oline) – Di tengah kemarau berkepanjangan pihak Tirta Madina mengaku masih mampu menyuplai air bersih dengan normal kepada para pelanggan. Itu dikatakan Bagian Umum PDAM Tirta Madina, Sahril Lubis menjawab wartawan, Kamis (20/2/2014). Dia menyebutkan bahwa hingga saat ini tidak ada gangguan tentang debit maupun pasokan. “Biasanya kalau musin kemarau seperti ini yang […]

expand_less