Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode

Seekor Lumba-lumba mati terdampar di Pantai Barat Tapsel

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Senin, 22 Mar 2021
  • print Cetak

BATANG TORU (Mandailing Online) – Seekor ikan lumba-lumba atau Dolphin ditemukan mati terdampar di Pantai Barat Sumatera tepatnya di Sitolu-tolu, Desa Muara Upu, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan. 

Lumba-lumba mati itu berukuran lebih satu meter dengan berat lebih 30 kg. Kulitnya sudah mulai tampak mengelupas. 

Dolphin ini diperkirakan terpisah dari ribuan lumba-lumba yang hilir mudik di perairan Batang Toru pada Jum’at.

Dilansir Antara, Kepala Desa Muara Upu, Husnul Amir Harahap yang menghubungi melalui selularnya, Minggu (21/3), mengatakan lumba-lumba itu ditemukan mati oleh warga sekitar lebih kurang lebih 3 meter di bibir pantai.

“Memang pada hari Jumat, (19/3) sekira pukul 11.30 WIB ribuan kawanan lumba-lumba terlihat mundar-mandir di Pantai Muara Upu. Terlihat jelas lebih dari tiga jam,” katanya. 

Bahkan, nelayan yang sedang mencari ikan sempat terusik, sebab tak mendapat hasil tangkapan atas kehadiran lumba-lumba mencari makan yang hingga pinggir pantai. 

“Namun, pada Sabtu,(20/3), diperkirakan salah satu dari seribuan kelompok lumba-lumba itu didapati sudah tidak bernyawa di atas pasir putih Pantai Barat Samudra Hindia itu,” katanya. 

“Diduga lumba-lumba yang hendak menerkam ikan terdampar ke pasir dan tak mampu untuk kembali lagi ke laut. Sehingga mamalia laut itu akhirnya mati,” katanya. 

Ia menjelaskan, jarang terjadi kelihatan kehadiran lumba-lumba hingga ribuan ekor di Pantai Muara Upu yang memiliki garis pantai 17 kilometer itu. Apalagi hingga menyentuh dekat bibir pantai.

“Sekitar 2016 atau 2017 pernah ribuan kelompok Lumba-lumba terlihat melintas di daerah sini, tetapi tidak sampai ke pinggir dekat pasir pantai atau ada yang mati terdampar,” ungkapnya. 

Menurut Kades di perairan Muara Upu kerap bisa menyaksikan pemandangan lumba-lumba berenang. Jenisnya ada warna putih dan hitam. Tetapi, untuk kehadiran hingga ribuan kawanan lumba-lumba jarang sekali terjadi, tutupnya. 

Sumber : Antara

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kantor Camat Berastagi Dibakar

    Kantor Camat Berastagi Dibakar

    • calendar_month Senin, 8 Nov 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    KARO-Aksi teror pasca Pemilukada Karo kembali terjadi, setelah sebelumnya aksi pembakaran ban saat kunjungan Kapolda Sumut, Selasa (2/11) lalu. Kemarin (6/11), Kantor Camat Berastagi dibakar orang tak dikenal ( OTK) sekira pukul 01.15 WIB. Akibatnya, seperangkat peralatan di ruangan kerja camat hangus dilalap api. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, namun sejumlah peralatan dan […]

  • Pejabat Madina Siap-siap Dimutasi

    Pejabat Madina Siap-siap Dimutasi

    • calendar_month Sabtu, 18 Sep 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Menunggu dilaksanakannya Pemilukada ulang di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Kementrian Dalam Negeri mengeluarkan putusan mengangkat pejabat bupati. Kepala Dinas Perkebunan Sumut Aspan Sofian Batubara ditunjuk mengisi jabatan tersebut. Ia dilantik Gubernur Sumut Syamsul Arifin di Aula Martabe Kantor Gubernur, Jl Diponegoro, Medan, Jumat (17/09/2010). Masa jabatan Aspan nantinya terbilang singkat. Besar kemungkinan tak sampai hitungan […]

  • Pilkada Madina, Ahmad Husein Daftar ke PDI Perjuangan 

    Pilkada Madina, Ahmad Husein Daftar ke PDI Perjuangan 

    • calendar_month Selasa, 24 Sep 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN (Mandailing Online) – Ahmad Husein Nasution dipastikan akan maju sebagai calon bupati untuk Pilkada Madina 2020. Kepastian itu setelah pengusaha yang juga putra daerah dari Mandailing Natal (Madina) serta owner PT. SBN Group mendaftarkan diri di DPD PDIPerjuangan Sumatera Utara, Jum’at 20 September pekan lalu. Ketua Tim Penjaringan DPC PDI Perjuangan Madina, Syarifuddin Lintang  […]

  • Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    Di Madina, Ada Guru Tiga Bulan Tidak Masuk Mengajar

    • calendar_month Jumat, 11 Mar 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Komisi A DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menemukan oknum guru yang tidak masuk mengajar selama 3 bulan. Hal ini ditemukan Komisi A saat inspeksi mendadak (Sidak) ke SMU Negeri 1 Panyabungan, Kamis (10/03/2011). Kehadiran Anggota dewan langsung diterima Kepala SMAN 1 Panyabungan Suaidah Lubis di ruang kerjanya. Sementara perwakilan Komisi A yang melakukan sidak […]

  • Hari Ini, Pemeriksaan Hewan Kurban Serentak Dilakukan di Madina

    Hari Ini, Pemeriksaan Hewan Kurban Serentak Dilakukan di Madina

    • calendar_month Selasa, 20 Jun 2023
    • account_circle Muhammad Hanapi
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN( Mandailing Online) :  melibatkan 34 orang petugas teknis dan dokter hewan dari Dinas Pertanian dan Peternakan Pemerintah Daerah Kabupaten Mandailing Natal, hari ini selasa ( 20/6/2023 ) secara serentak dilakukan pemeriksaan hewan kurban, selain memeriksa kesehatan hewan, petugas juga memeriksa kelayakan baik dari segi usia maupun surat vaksin hewan yang di kurban kan. Kepala […]

  • Pepesan Kosong Kebebasan Berpendapat Ala Demokrasi?

    Pepesan Kosong Kebebasan Berpendapat Ala Demokrasi?

    • calendar_month Jumat, 5 Jun 2020
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Oleh : Nahdoh Fikriyyah Islam Dosen dan Pengamatan Politik Ruslan Buton yang ditangkap polisi karena meminta Presiden Joko Widodo (Jokowi) mundur tidak sendirian karena banyak yang memberikan dukungan terhadap Panglima Serdadu Eks Trimata Nusantara itu. Kolonel (Purn) Sugeng Waras mengatakan, tim kuasa hukum Mayjen (Purn) Mayjen Kivlan Zen akan membantu Ruslan Buton. Sugeng Waras memberikan […]

expand_less