Rabu, 15 Jul 2026
light_mode

Seputar Kasek Tampar Murid

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
  • print Cetak


ST: Saya Telah Minta Maaf
TAPTENG-; Kepala SMP Swasta Al Maidar Pandan, ST yang menampar siswanya Syaiful Amri (16) pada Senin (25/10) lalu telah menunjukkkan itikad baiknya dengan mendatangi orangtua siswa Kamis (28/10) lalu untuk meminta maaf. Kepala sekolah tersebut mengakui bahwa dirinya telah emosi dan khilaf, hingga menampar siswanya.

Demikian dikatakan ST yang menemui METRO di Pandan, Jumat (29/10). Disebutkannya, sesungguhnya dirinya tak ada maksud dan niat untuk mencelakakan Syaiful Amri.

“Saya hanya berniat dan sesungguhnya untuk memberikan “pelajaran” kepada Syaiful Amri. Karena selama ini, si Syaiful Amri ini termasuk siswa yang agak bandel, dan telah berulangkali kami beri nasehat dan bimbingan serta berupaya untuk mendatangkan orangtuanya ke sekolah agar dilakukan pembinaan. Ketika peristiwa itu terjadi, memang dia agak melawan dan bahkan wali kelasnya, seakan tak mampu untuk mengatasi kebandelannya, makanya Syaiful Amri dihadapkan kepada saya. Ketika itu, memang saya akui saya khilaf, hingga menamparnya. Tapi yang pasti, niat saya hanya untuk memberikan “pelajaran” dan pembinaan kepada beliau. Tak mungkin saya ingin mencelakakannya. Ketika saya tampar, sebenarnya tak ada yang luka, karena tamparan saya tak keras,” kata ST dengan nada menyesal.

Masih menurut ST, dia dan Pengurus Yayasan Al Maidar Pandan telah mendatangi rumah orangtua siswa Syaiful Amri pada Kamis lalu dan menunjukkan itikad baik untuk meminta maaf kepada orangtuanya. “Melalui Kepala Lingkungan tempat domisili orangtua siswa Syaiful Amri yang memfasilitasi saya dan Pengurus Yayasan, kami telah mendatangi rumah orangtua siswa Syaiful Amri untuk meminta maaf. Saat itu, melalui Kepala Lingkungan telah disepakati agar masalah ini tak lagi diperpanjang, karena telah dilakukan perdamaian secara kekeluargaan,” ujar ST lagi.

Disebutkannya juga, bahwa dengan adanya peristiwa ini telah ada oknum pihak ketiga yang berupaya untuk memanas-manasi agar peristiwa ini seolah-olah didramatisir untuk menjadi besar. “Untuk itu saya berharap agar jangan ada pihak-pihak ketiga dan pihak tertentu yang ingin memanas-manasi, karena kami telah mempunyai itikad baik dengan mendatangi orangtua siswa dan telah melakukan permintaan maaf. Saat itu juga Kepala Lingkungan telah memberitahukan kepada Lurah Kalangan, agar persoalan ini telah diselesaikan dengan kekeluargaan,” pungkas ST. (kta)
Sumber : metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Guru SD Dibantai 11 Liang

    Guru SD Dibantai 11 Liang

    • calendar_month Selasa, 14 Des 2010
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Panyabungan, Seorang Guru Sekolah Dasar ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya, Desa Bandar Panjang, Kecamatan Muara Sipongi, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (13/12/2010) pagi. Korban yang bernama Eliza (49) diduga merupakan korban korban perampokan disertai pembunuhan karena di sekujur tubuh korban ditemukan 11 luka tusukan dan kepala pecah. Mayat korban ditemukan masyarakat diduga setelah dua hari dibunuh […]

  • Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    Kejari Tetapkan Kadis dan Mantan Kadis Kelautan Madina Tersangka Korupsi

    • calendar_month Kamis, 23 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      PANYABUNGAN (Mandailing Onine) – Kejaksaan Negeri Panyabungan, Mandailing Natal (Madina) telah menetapkan mantan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial KS dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Madina berinisial ZMN menjadi tersangka terkait dugaan tindak pidana korupsi dana APBD 2012 dan 2013 di instansi itu. “Hingga saat ini kita baru bisa menetapkan dua oknum […]

  • Petani Tapsel dan Kementan Kembangkan Bawang Merah

    Petani Tapsel dan Kementan Kembangkan Bawang Merah

    • calendar_month Selasa, 15 Okt 2019
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      TAPSEL – Kementerian Pertanian RI menjalankan program pengembangan bawang merah di wilayah Tapsel, tahun anggaran 2019. Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Ir. Bismark Muaratua, di Sipirok, Senin (14/10),  mengatakan pengembangan tahap awal bawang merah tersebut untuk 10 kelompok tani. Dengan rincian tiga kelompok tani di wilayah Kecamatan Angkola Muara Tais, dua di […]

  • Wisata Memikat, Upaya Minim

    Wisata Memikat, Upaya Minim

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      Kabupaten Mandailing Natal memiliki banyak potensi wisata yang mampu menghipnotis wisatawan, baik waisatawan lokal maupun manca negara. Hanya saja konsentrasi pemerintah daerah, kalangan swasta dan masyarakat luas belum begitu besar mengembangkannya. Dari sisi promosi, brosur pariwisata yang dikeluarkan Pemkab Madina sejauh ini masih Bendungan Batang Gadis, Air Panas Siabu, Gordang Sambilan, Bagas dan Sopo […]

  • Pengurus Mabicab dan Kwarcab Pramuka Madina Masa Bakti 2021-2026 Resmi Dilantik

    Pengurus Mabicab dan Kwarcab Pramuka Madina Masa Bakti 2021-2026 Resmi Dilantik

    • calendar_month Kamis, 16 Des 2021
    • account_circle Roy Adam
    • 0Komentar

    PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) dan LPK Kwartir Cabang (Kwarcab) gerakan Pramuka Kabupaten Mandailing Natal (Madina) masa bakti 2021-2026 resmi dilantik, Kamis (16/12). Pelantikan yang berlangsung di gedung serbaguna Parbangunan, Panyabungan dipimpin oleh Kakwarda (Ketua kwartir daerah) Pramuka Sumut H. Nurdin Lubis, SH, MM. Adapun agenda pada acara pelantikan ini antara lain […]

  • Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    Kaki Santri Darul Ikhlas Dalan Lidang Terancam Diamputasi

    • calendar_month Jumat, 16 Sep 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Aldi Subhandi Hasibuan, santri Pesantren Darul Ikhlas Dalanlidang, Panyabunga, Mandailing Natal terancam diamputasi pada kaki kirinya. Dia terjatuh enam bulan lalu. Karena awalnya tak terasa sakit, dia baru berobat sepekan kemudian. Setelah menjalani proses pengobatan hingga enam bulan, bagian lututnya semakin bengkak dan pihak medis memvonisnya harus diamputasi alias […]

expand_less