Sabtu, 30 Mei 2026
light_mode

Seputar Kasek Tampar Murid

  • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
  • calendar_month Sabtu, 30 Okt 2010
  • print Cetak


ST: Saya Telah Minta Maaf
TAPTENG-; Kepala SMP Swasta Al Maidar Pandan, ST yang menampar siswanya Syaiful Amri (16) pada Senin (25/10) lalu telah menunjukkkan itikad baiknya dengan mendatangi orangtua siswa Kamis (28/10) lalu untuk meminta maaf. Kepala sekolah tersebut mengakui bahwa dirinya telah emosi dan khilaf, hingga menampar siswanya.

Demikian dikatakan ST yang menemui METRO di Pandan, Jumat (29/10). Disebutkannya, sesungguhnya dirinya tak ada maksud dan niat untuk mencelakakan Syaiful Amri.

“Saya hanya berniat dan sesungguhnya untuk memberikan “pelajaran” kepada Syaiful Amri. Karena selama ini, si Syaiful Amri ini termasuk siswa yang agak bandel, dan telah berulangkali kami beri nasehat dan bimbingan serta berupaya untuk mendatangkan orangtuanya ke sekolah agar dilakukan pembinaan. Ketika peristiwa itu terjadi, memang dia agak melawan dan bahkan wali kelasnya, seakan tak mampu untuk mengatasi kebandelannya, makanya Syaiful Amri dihadapkan kepada saya. Ketika itu, memang saya akui saya khilaf, hingga menamparnya. Tapi yang pasti, niat saya hanya untuk memberikan “pelajaran” dan pembinaan kepada beliau. Tak mungkin saya ingin mencelakakannya. Ketika saya tampar, sebenarnya tak ada yang luka, karena tamparan saya tak keras,” kata ST dengan nada menyesal.

Masih menurut ST, dia dan Pengurus Yayasan Al Maidar Pandan telah mendatangi rumah orangtua siswa Syaiful Amri pada Kamis lalu dan menunjukkan itikad baik untuk meminta maaf kepada orangtuanya. “Melalui Kepala Lingkungan tempat domisili orangtua siswa Syaiful Amri yang memfasilitasi saya dan Pengurus Yayasan, kami telah mendatangi rumah orangtua siswa Syaiful Amri untuk meminta maaf. Saat itu, melalui Kepala Lingkungan telah disepakati agar masalah ini tak lagi diperpanjang, karena telah dilakukan perdamaian secara kekeluargaan,” ujar ST lagi.

Disebutkannya juga, bahwa dengan adanya peristiwa ini telah ada oknum pihak ketiga yang berupaya untuk memanas-manasi agar peristiwa ini seolah-olah didramatisir untuk menjadi besar. “Untuk itu saya berharap agar jangan ada pihak-pihak ketiga dan pihak tertentu yang ingin memanas-manasi, karena kami telah mempunyai itikad baik dengan mendatangi orangtua siswa dan telah melakukan permintaan maaf. Saat itu juga Kepala Lingkungan telah memberitahukan kepada Lurah Kalangan, agar persoalan ini telah diselesaikan dengan kekeluargaan,” pungkas ST. (kta)
Sumber : metro tabagsel

  • Penulis: Dahlan Batubara (Redaksi)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pilkada DKI bisa jadi acuan Sumut

    Pilkada DKI bisa jadi acuan Sumut

    • calendar_month Minggu, 15 Jul 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    MEDAN – Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta, Rabu (11/7) yang berlangsung aman, lancar dan tertib diparesiasi berbagai pihak. Salah satunya datang dari analis politik dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Shohibul Ansor Siregar. Menurutnya, pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta tergolong pilkada yang sukses di tanah air. Gugatan yang diajukan tentang pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta […]

  • Pegawai KPK: Kami Tidak Takut

    Pegawai KPK: Kami Tidak Takut

    • calendar_month Minggu, 7 Okt 2012
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    JAKARTA, (MO) – Dukungan untuk kerja Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam memberantas korupsi terus mengalir. Ketua Wadah Pegawai KPK Nanang Faridz Syam mengatakan, sebagai bagian dari lembaga antikorupsi tersebut, ia dan rekan-rekannya tak ragu menuntaskan kasus-kasus dugaan korupsi, meskipun berbagai terpaan kini tengah melanda KPK. “Kami tidak benci Polri karena yang diperangi adalah perilaku dan […]

  • 1.445 Guru Belum Sertifikasi

    1.445 Guru Belum Sertifikasi

    • calendar_month Minggu, 8 Mei 2011
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    PADANGBOLAK- Sebanyak 1.445 guru PNS di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) belum sertifikasi. Dari total guru PNS sebanyak 1.637 ini hanya 192 guru yang sudah lulus sertifikasi, atau hanya sekitar 11 persen saja. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Paluta Drs Hazairin Hasibuan melalui Kabid Pengendalian Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Drs Hasmy Siregar, Jumat […]

  • Bupati dan Ketua DPRD Akhirnya Kunjungi Korban Kebakaran

    Bupati dan Ketua DPRD Akhirnya Kunjungi Korban Kebakaran

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2015
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

      KOTANOPAN (Mandailing Online) – Sepekan lamanya setelah kejadian, akhirnya Bupati Mandailing Natal (Madina) Dahlan Hasan Nasution datang juga menjeguk korban kebakaran di Desa Ujung Marisi, Kecamatan Kotanopan. Bupati dan Ketua DPRD Madina Hj. Leli Hj. Leli Hartati Butar-butar serta rombongan PKK datang ke desa itu, Selasa (9/6). Dalam kesempatan itu, bupati meminta agar pembangunan […]

  • Wabub Aceh Tenggara Silaturrahmi ke Madina

    Wabub Aceh Tenggara Silaturrahmi ke Madina

    • calendar_month Jumat, 17 Okt 2014
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

        PANYABUNGAN (Mandailing Online) – Wakil Bupati Aceh Tenggara (Agara) H. Ali Basrah bersilaturrahmi ke Kabupaten Mandailing Natal (Madina) sekaligus saling tukar informasi pembangunan daerah, Jum’at (17/10/2014). Rombongan diterima langsung oleh Bupati Madina Dahlan Hasan Nasution di ruang kerjanya. Dalam acara silaturrahmi tersebut bupati Madina memaparkan perkembangan Kabupaten Mandailing Natal dan kebijakan-kebijakan yang dilakukan […]

  • MARSIDAO-DAO (episode 10)

    MARSIDAO-DAO (episode 10)

    • calendar_month Senin, 21 Mar 2016
    • account_circle Dahlan Batubara (Redaksi)
    • 0Komentar

    Novel Mandailing Naisuratkon : Dahlan Batubara Durus ni udan na santak gogona, ima udan borngin. Si Imran dohot amang-amang i huta i mar marsakan i lopo Si Leman i. Angke ngada targuris bona ni apea muda nalitak ibaen aek ni udan.  Adongma tar dua poken na madung parudan i. Poken nasolpu pe ngada sadia halak […]

expand_less